p-Index From 2021 - 2026
7.613
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Kesehatan Masyarakat Indonesia NUTRIRE DIAITA Media Gizi Mikro Indonesia Indonesian Journal of Human Nutrition Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Darussalam Nutrition Journal Ilmu Gizi Indonesia AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal Gizi Klinik Indonesia Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman (JGPS) Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan Amerta Nutrition Jurnal Kreativitas PKM JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Media Karya Kesehatan Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Abdi Insani Jurnal Dunia Gizi Journal of Food Technology and Health Health Publica : Jurnal Kesehatan Masyarakat GHIDZA MEDIA JURNAL Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Nutrisia Indonesian Journal of Public Health Nutrition (IJPHN) Indonesian Community Journal Aptekmas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi Jurnal Gizi dan Kuliner Journal of Health and Nutrition Research Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia DEVOTE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Medika Nusantara E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Info Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Aktivitas Fisik, Durasi Tidur dan Tingkat Kecukupan Energi pada Anak Obesitas di SD Islam Al Azhar 1 Andi Muh Asrul Irawan; Zakia Umami; Andi Mukramin Yusuf; Harna Harna
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 5, No 4 (2020)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v5i4.424

Abstract

Abstrak – Obesitas merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dapat meningkatkan prevalensi kesehatan yang buruk dimasa depan. Data riskesdas 2018 menunjukan bahwa prevalensi obesitas meningkat dari tahun 2007 sampai 2018. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui durasi tidur aktivitas fisik, asupan energi dan status obesitas SD Islam Al Azhar 1. Desain penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional yang bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah anak yang terlibat sampai akhir penelitian sebanyak 50 anak. Hasil penelitian menunjukan 60% anak memiliki status gizi gemuk/obesitas. Aktivitas fisik anak dengan kategori rendah sebanyak 55% pada anak non obesitas dan 47% pada anak obesitas. Sebagian besar anak memiliki durasi tidur yang baik yaitu kelompok non obesitas (95%) dan obesitas (83%). Tingkat kecukupan energi dengan kategori lebih pada kelompok non obesitas sebesar 35%, sedangkan kelompok obesitas sebesar 37%. Asupan energi yang berlebih beresiko terhadap status gizi anak, walaupun durasi tidur anak sudah baik, namun sebagian besar anak masih memiliki aktivitas yang rendah. Diharapkan pihak sekolah dapat meningkatkan aktivitas fisik melalui ekstrakurikuler yang menunjang aktivitas fisik, selain itu anak perlu mengurangi kebiasaan yang menghambat aktivitas anak seperti menonton TV dan bermain gadget dalam waktu lama.Abstract – Obesity is one of the public health problems that can increase the prevalence of poor health in the future. Data from Riskesdas shows that the prevalence of obesity increased from 2007 to 2018. This study aimed to determine the duration of sleep, physical activity, energy intake, and obesity status at SD Islam Al Azhar 1. This study was a descriptive quantitative observational study with a cross-sectional design. The number of children involved until the end of the study was 50 children. The results showed that 60% of children had nutritional status as being overweight/obese, the results showed that 60% of children had nutritional status as being overweight/obese. Physical activity of children in the low category was 55% in non-obese children and 47% in obese children. Most children have good sleep duration were the non-obese group (95%) and obese (83%). The level of energy sufficiency with high categories in the non-obese group was 35%, while the obese group was 37%. Excessive energy intake is at risk of children's nutritional status, even though the child's sleep duration was good, but most children still have low activity. It is expected that the school can increase physical activity through extracurricular activities that support physical activity, besides that children need to reduce habits that inhibit activities such as watching TV and playing gadgets for a long time.Keyword - Physical activity, Children, Sleep Duration, Obesity
Penambahan Ekstrak Serai (Cymbopogon citratus) dan Ekstrak Tomat (Solanum lycopersicum)Terhadap Nilai Gizi, Kandungan Fe, dan Vitamin C pada Permen Jelly Elika Mareta Rahim; Reza Fadhilla; Putri Ronitawati; Prita Dhyani Swamilaksita; Harna Harna
JURNAL NUTRISIA Vol 21 No 2 (2019): September 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.659 KB) | DOI: 10.29238/jnutri.v21i2.145

Abstract

Latar Belakang: Serai memiliki kandungan zat besi yang berasal dari nabati. Selama ini kandungan gizi pada produk permen jelly yang beredar di pasaran belum optimal, sehingga dibuatlah produk permen jelly dengan penambahan ekstrak serai dan tomat sebagai fortifikasi pangan. Tujuan: Mengetahui kadar proksimat, Fe, dan vitamin C serta daya terima produk permen jelly. Metode: Penelitian ini adalah eksperimental. Terdapat 4 jenis perlakuan (rasio dalam gram) dengan dua kali pengulangan yaitu, F0 (0 serai : 0 tomat), F1 (75 serai : 25 tomat), F2 (50 serai : 50 tomat), dan F3 (25 serai : 75 tomat) terhadap konsentrasi kandungan ekstrak. Penilaian organoleptik dilakukan menggunakan instrumen Visual Analog Scale (VAS). Analisis statistik perbedaan nilai gizi dan daya terima menggunakan One Way Anova dan Duncan. Hasil: Formulasi permen jelly yang paling disukai yaitu formulasi F1 yang memiliki kadar air 52,29%, kadar abu 0,28%, protein 11,76%, lemak 0,02%, karbohidrat 35,65%, serta total kalori 189,68%, dan kandungan zat besi 0,71% mg dan vitamin C 14,1%. Kesimpulan: Penambahan ekstrak serai dan ekstrak tomat meningkatkan kandungan zat besi dan vitamin C produk permen jelly. Secara organoleptik disukai oleh panelis.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KECUKUPAN GIZI MIKRO (VITAMIN D, NATRIUM, KALSIUM) DAN STATUS GIZI TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMSIA Tenti Apriza; Harna Harna; Dudung Angkasa; Nadiyah Nadiyah
Media Gizi Mikro Indonesia Vol 13 No 2 (2022): Media Gizi Mikro Indonesia Edisi Juni 2022
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/mgmi.v13i2.5400

Abstract

Latar Belakang. Tingkat kecukupan vitamin D dapat membantu mengurangi kejadian hipertensi atau preeklamsia. Kekurangan kalsium, serum, dan seng dapat menjadi salah satu faktor risiko preeklamsia dibandingkan pada wanita hamil yang sehat. Beberapa ahli menyampaikan bahwa status gizi juga sering dikaitkan dengan kejadian preeklamsia. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan tingkat kecukupan zat gizi mikro dan status gizi terhadap kejadian preeklamsia pada ibu hamil. Metode. Penelitian ini mengunakan desain cross-sectional. Rancangan dipilih secara simple random sampling sebanyak 71 responden. Analisis data menggunakan chi-square. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecukupan vitamin D (80,3%), natrium (46,5%), dan kalsium (78,9%). Tidak terdapat hubungan antara tingkat kecukupan zat gizi mikro dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil (p>0,05) dan sebagian besar responden dengan status gizi lebih (40,8%). Terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil (p<0,05). Kesimpulan. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan tidak ada hubungan asupan gizi mikro terhadap kejadian preeklamsia pada ibu hamil. Akan tetapi kemungkinan disebabkan faktor risiko lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini. Status gizi lebih mempunyai hubungan dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil. Hasil penelitian tersebut membuktikan bahwa ibu hamil dengan status gizi lebih, lebih berisiko dibandingkan dengan ibu hamil dengan status gizi normal.
HUBUNGAN POLA KONSUMSI DAN TINGKAT KECUKUPAN SERAT DENGAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PASIEN POLIKLINIK JANTUNG Reni Purnama Indah Lestari; Harna Harna; Anugrah Novianti
Jurnal Gizi dan Kuliner Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Gizi dan Kuliner
Publisher : Program Studi Gizi UNSIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/giziku.v1i1.4551

Abstract

Kadar kolesterol yang tinggi merupakan 56% faktor yang berkontribusi besar dalam penyebab terjadinya PJK. Penyakit jantung koroner (PJK) adalah penyakit jantung dan pembuluh darah yang disebabkan karena penyempitan arteri koroner. Tujuan dari analisis ini adalah untukmengetahui hubungan kebiasaan olahraga, RLPP, pola konsumsi, tingkat kecukupan serat, dan kebiasaan merokok dengan kadar kolesterol total pasien poliklinik jantung RSUD Banten.Jenis penelitian ini menggunakan desain cross sectional, dengan sampel sebanyak 96responden yaitu pasien poliklinik jantung. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi-Square. Hasil analisis didapatResponden dengan status gizi normal sebanyak 66.70%, responden yang mengonsumsi obat penurun kolesterol sebanyak 55.2%. Responden dengan kadar kolesterol normal sebanyak 53.10%. Responden dengan pola konsumsi baik sebanyak 68.75%. Responden dengan asupan serat cukup sebanyak 47.90%. Terdapat hubungan antara pola konsumsi dan tingkat kecukupan serat, terhadap kadar kolesterol total(p<0,05). Kesimpulan pada penelitian ini adalah pola konsumsi, dan tingkat kecukupan serat,mempengaruhi kadar kolesterol total.
Analisis Kondisi Geografis dan Ketersediaan Peralatan di Puskesmas Terpencil/Sangat Terpencil di Indonesia Amir Su’udi; Rudi Hendro Putranto; Harna Harna; Andi Muh Asrul Irawan; Iin Fatmawati
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2022): August
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i2.1246

Abstract

Puskesmas merupakan salah satu fasilitas pelayanan kesehatan primer atau tingkat pertama dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan yang optimal dan berkualitas. Kondisi geografis dan ketersedian peralatan yang belum memadai di puskesmas daerah terpencil/sangat terpencil dapat menurunkan kualitas pelayanan sehingga berdampak pada kesehatan masyarakat setenpat. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui dan menganalisis kondisi wilayah dan geografis serta ketersediaan set peralatan di puskesmas daerah tertinggal/sangat tertinggal di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian adalah cross sectional. Penelitian ini merupakan bagian dari Studi Validasi Lokus Penempatan Tim NS Tahun 2019. Penelitian dilaksanakan bulan Februari-Desember 2019. Lokasi penelitian dilakukan di 25 provinsi di Indonesia dan terdapat 193 puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 73.1% puskesmas memiliki keterbatasan aksesibilitas yang menjadi hambatan puskesmas mencapai wilayah kerja. Kondisi geografis yang memisahkan wilayah kerja dengan puskesmas yaitu adanya sungai, laut, gunung, lembah dan hutan belantara. Lebih dari 50% puskesmas sudah memiliki set peralatan standar minimal 80%, namun masih kurangnya ketersediaan set peralatan lainnya. Tidak tercukupinya ketersediaan obat esensial 33 jenis dan vaksin pada sebagian besar puskesmas. Saran bagi pemerintah yaitu perlunya perhatian khusus untuk meningkatkan ketersediaan peralatan standar minimal dan obat pada puskesmas terpencil/sangat terpencil
Kuantitas dan Keseimbangan Asupan Zat Gizi Makro dengan Kadar Glukosa Darah Puasa Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Mertien Sa&#039;pang; Laras Sitoayu; Prita Dhyani Swamilaksita; Harna Harna
Jurnal Dunia Gizi Vol 5, No 1 (2022): Edisi Juni
Publisher : Study Program of Nutrition, Public Health Faculty, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jdg.v5i1.5325

Abstract

Pendahuluan; Pengelolaan pola makan berkaitan dengan kuantitas dan keseimbangan zat gizi makro merupakan salah satu tujuan utama dalam penatalaksanaan asuhan gizi pada pasien penyakit kronis seperti diabetes mellitus (DM). Tujuan; Untuk menganalisis korelasi kuantitas dan keseimbangan asupan zat gizi makro dengan kadar glukosa darah (GD) puasa pasien DM tipe II. Metode; Penelitian ini dilaksanakan dengan desain penelitian cross sectional. Lokasi pelaksanaan penelitian di Puskesmas Kebon Jeruk pada April-Mei 2019. Penarikan sampel menggunakan metode purposive sampling berdasarkan beberapa kriteria inklusi yaitu pasien DM tipe 2, umur 36-65 tahun, mampu berkomunikasi baik, dan berkenan untuk berpartisipasi tanpa paksaan. Sehingga didapatkan responden sebanyak 84 orang. Hasil; Karakteristik responden dalam penelitian ini sebagian besar berada di kelompok umur 46-55 tahun (57,1%), jenis kelamin perempuan (69%) dan memiliki kadar GD puasa tidak terkontrol (88.1%). Terdapat korelasi positif yang signifikan antara kadar GD puasa dengan tingkat kecukupan karbohidrat (p=0.025; r=0.245), namun tidak terdapat korelasi yang signifikan dengan tingkat kecukupan protein (p= 0.982; r=-0.003) dan lemak (p=0.651; r=0.050). Korelasi antara kadar GD puasa dengan keseimbangan zat gizi makro tidak signifikan secara statistik. Kesimpulan; Adanya korelasi positif yang signifikan dengan kadar GD menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kecukupan karbohidrat berhubungan dengan semakin tingginya kadar GD puasa pasien.
Effect of high-protein milk on lipid profiles and blood glucose in young adult Harna Harna; Clara Meliyanti Kusharto; Katrin Roosita; Andi Muh Asrul Irawan; Mertien Sa’pang; Prita Dhyani Swamilaksita
Jurnal Gizi Klinik Indonesia Vol 19, No 1 (2022): Juli
Publisher : Minat S2 Gizi dan Kesehatan, Prodi S2 IKM, FK-KMK UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijcn.64579

Abstract

Background: High-protein milk is a complex food that contains several potentially bioactive compounds that might affect blood glucose and cholesterol. Epidemiological data indicate that high-protein milk consumption is associated with a decrease in the prevalence of metabolic disorders or maintaining metabolic health.Objective: This study aimed to analyze the effect of high-protein milk on cholesterol, low-density lipoprotein (LDL), high-density lipoprotein (HDL), triglycerides, and fasting blood glucose.Methods: This study used an experimental trial with the designed randomized controlled trial. The subjects were divided into two groups: 24 subjects in the treatment group and 23 subjects in the control group. The treatment group was given high-protein milk and nutritional education for 90 days. The control groups were given nutritional education.Results: The results showed that blood glucose did not have a significant difference between the two groups (p>0.05), but it decreased 1.75±3.6 mg/dl after high-protein milk intervention. Blood cholesterol and LDL showed significant differences between the two groups (p<0.05). HDL and triglycerides showed no significant difference between the two groups (p>0.05).Conclusion: Intervention of high-protein milk could significantly reduce cholesterol and LDL levels and reduce blood glucose after 90 days of intervention in the young adult age group. High-protein milk can be a recommendation to prevent metabolic syndrome.
Praktik Pemberian Makan dan Status Gizi Balita di Masa Pandemi Covid 19 : Praktik Pemberian Makan dan Status Gizi Balita di Masa Pandemi Covid 19 Salma Rasyidah; Anugrah Novianti; Dudung Angkasa; Idrus Jus'at; Harna
Amerta Nutrition Vol. 6 No. 1SP (2022): AMERTA NUTRITION SUPPLEMENTARY EDITION Special 2nd Amerta Nutrition Conferenc
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v6i1SP.2022.92-98

Abstract

Background: Nutritional problems in children under five in Indonesia, such as stunting, obesity, and wasting, are still nutritional problems that are a concern to be addressed, especially during this Covid-19 pandemic. There are limitations in several ways, including access to get healthy food. These influences mothers' feeding practices to fulfill their children's needs less to fulfilled. The feeding practiced  to children under five is one of the indirect factors which changes in nutritional status. Objectives: To identify the association between feeding practices and the nutritional status children under five during the Covid-19 pandemic. Methods: The research design was using cross-sectional with a sample of 57 respondents of mothers with children 3-5 years old in Cikupa Health Center Tangerang District. Feeding practice data using the CFPQ (Comprehensive Feeding Practice Questionnaire) from 12 aspects of feeding practiced characteristics there are giving pressure when eating, limitations food for controlling body weight, using food for rewards, using food for controlling children's emotions, limitations food for healthy, controlling children eating behavior, education about food nutrition, encourage children eating variations and balanced food, using the healthy environment for eating healthy at home, influence children for planning and serving food, monitoring children intake, and giving the example of good and right eating and for the nutritional status data using the Z-score indicators of weight for age, height for age, and weight for height. For bivariate analysis using Spearman rho correlation. Results: The results of the analysis using Spearman rho correlation showed there is a positive relationship between feeding practices where mothers involved children in meal planning and nutritional status of weight for age (p=0,019; r=0,3116), monitoring intake and nutritional status of height for age (p=0,005; r=0,366), encouraging varied and balanced children's food intake in weight for height (p=0,012; r=0,331). Conclusion: Feeding practice with aspect of involving children in meal planning, a monitoring children intake and encouraging varied and balanced diet of children has a positive relationship with children nutritional status changes in pandemic Covid-19.
Model Media Edukasi untuk Meningkatkan Pengetahuan Food Loss and Waste (FLW) Behavior pada Ibu Rumah Tangga selama Pandemi Covid-19 Prita Dhyani Swamilaksita; Harna Harna; Mertien Sa’pang; Anugrah Novianti; Jihan Salsabila Putri Azazi; Elisabeth Lasmaida Pakpahan
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i2.919

Abstract

Kondisi pandemi Covid-19 mempengaruhi pangan Indonesia, dimana terjadi peningkatan kebutuhan pangan akibat masyarakat dianjurkan untuk dirumah saja. Selain itu, akses pangan mengalami penurunan dikarenakan sebagian besar masyarakat harus mengalami Pemutusan Hubungan Kerja sehingga tidak memiliki penghasilan. Kesadaran masyarakat diperlukan dalam mengurangi kebiasaan FLW karena dampak kehilangan zat gizi yang diakibatkan dapat mempengaruhi asupan zat gizi individu. Tujuan penelitian yaitu menganalisa perbedaan pengetahuan ibu rumah tangga sebelum dan setelah diberikan media edukasi berupa buku saku mengenai FLW. Penelitian quasi experimental dilakukan selama 7 bulan, yaitu dimulai pada bulan Juni-Desember 2021. Penelitian dilakukan pada ibu rumah tangga di Tanah Sareal, Kota Bogor. Lebih dari separuh responden memiliki pengetahuan yang baik sebelum edukasi dan perilaku FLW yang kurang baik. Edukasi dengan media buku saku meningkatkan pengetahuan ibu rumah tangga khususnya, mengenai penyebab dan dampak FLW terhadap lingkungan, status gizi, dan ekonomi, serta strategi penanggulangannya. Meskipun contoh sisa makanan, terjadinya FLW, dan pemilihan bahan makanan sudah meningkat skornya tetapi masih sangat rendah (< 50%). Mayoritas ibu rumah tangga masih belum memahami benar mengenai materi tersebut sehingga pengembangan buku saku diperlukan, khususnya untuk lebih menjelaskan detail mengenai item pertanyaan yang belum dipahami. Penambahan contoh dan gambar mungkin membantu para ibu untuk memahami lebih baik lagi.
The Effectiveness of NEM (Nutrizone Educational Media) Compared with Knowledge and Attitudes in Early Adults in The West Jakarta Region Laras Sitoayu; Daniel Hartanto; Lintang Purwara Dewanti; Harna Harna; Mertien Sa&#039;pang
Indonesian Journal of Public Health Nutrition Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Faculty of Public Health Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/ijphn.v3i2.6362

Abstract

AbstractMetabolic syndrome is a disease that often occurs in early adulthood. Maintaining a good lifestyle to prevent non-communicable diseases is very important to maintain a good quality of life. In early adulthood, most of them are still not exposed to information related to metabolic syndrome, so it is necessary to provide interventions associated with it. This study uses the Nutrizone gameboard intervention media. Good early adults’ knowledge and attitude about Metabolic Syndrome may lead to a good lifestyle that prevents them from suffering from NCDs.  An intervention media may improve their knowledge and attitude. The research design used was pre-experimental one with subjects of 40 early adults. They received one-time education using Nutrizone Media and showed Significance difference scores before and after intervention based on paired sample t-test and Wilcoxon test. Nutrizone board games can improve early adult knowledge and attitudes to be used as educational media. Keywords: Nutrizone, knowledge of metabolic syndrome, attitude toward metabolic syndrome AbstrakSindrom metabolik adalah suatu penyakit yang sering terjadi dikalangan dewasa awal. Menjaga gaya hidup yang baik untuk mencegah penyakit tidak menular terjadi sangatlah penting untuk menjaga kualitas hidup yang baik. Pada masa dewasa awal juga Sebagian besar masih kurang terpapar informasi terkait sindrom metabolik sehingga perlu diberikan intervensi terkait sindrom metabolik. Penelitian ini menggunakan media intervensi permainan papan (gameboard) nutrizone. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nutrizone terhadap pengetahuan dan sikap dewasa awal terhadap sindrom metabolik. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Pre dan Post-test design dan jumlah responden sebanyak 40 orang dewasa awal. Responden mendapat edukasi menggunakan media nutrizone, berdasarkan uji Paired Sample T-test, dan Wilcoxon didapatkan hasil ada perbedaan pengetahuan serta sikap sindrom metabolik (p<0.05). Permainan papan nutrizone dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap dewasa awal sehingga dapat digunakan sebagai media edukasi. Kata kunci: Nutrizone, pengetahuan sindrom metabolik, sikap sindrom metabolik
Co-Authors Adinda Dian Permata Dewi Adrianto, Yudhi Alfiah, Elma Am, Kaylifa Ramadhanti Amir Su’udi Aodrey Amelia Rania Nur Hanifah Ashari, Chica Riska Asti Puji Lestari Audrey Natashia Azizah, Anik Hanifatul Chairunissa Aulia Zikrika Chica Riska Ashari Cholidhazia, Putri Clara M. Kusharto Clara M.Kusharto Clara Meliyanti Kusharto Daniel Hartanto Daniel Hartanto Devi Angeliana Kusumaningtiar Devi Angelina Kusumaningtiar Dewanti, Lintang Purwara Dewi Septi Medinawati Dian Rahayuningsih Dudung Angkasa Durotunisa, Siti Irma Elika Mareta Rahim Elisabeth Lasmaida Pakpahan Elisabeth Lasmaida Pakpahan Erry Yudha Mulyani Erry Yudhya Muliani Erry Yudhya Mulyani Eugidia Mayang Ghiffari Farhana Farhana Fatmawati, Iin Fitrawan, Ahmad Gifari, Nazhif Hanifah Reviana Hartono Harvianto, Audrey Zalika Herawati, Nida Hosizah Hosizah Idrus Jus'at Idrus Jus’at Idrus Jus’at Jennifer Vanka Jesi Arianti Jihan Salsabila Putri Azazi Juliana Juliana Kamilia, Nisrina Katrin Roosita Khalda Rahmah Orchidhea Kristina Rosalia Pakpahan Kusumaningtiar, Devi Angelina Kyla Denaneer Laili, Nur Ahzaini Laras Sitoayu Lia Amelia Lia Efriyanurika Lintang Purwara Maria Tambunan Milka Alana Sabu Mira Asmirajanti Muh Asrul Irawan, Andi Muhandiyah, Megi Mury Kuswari Nadhifa Ramadhani Nadiyah Nadiyah Nailufar, Jasmine Nanda Septiana Novelita Hanauli Noven, Andreas Novianti, Anugrah Novianty, Anugrah Nur Azizah Nurmalasari, Mieke Nurshabrina, Nurshabrina Palupi, Khairizka Citra Permatasari, Bella Prisca Prita Dhyani Swamilaksita Puspita Sari, Dian Putri Ronitawati Putri, Rizkansa Insyira Rachmanida Nuzrina Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Rahmayanti R, Andi Ramadhanti, Kaylifa Rani Lutfiani Reni Purnama Indah Lestari Reni Purnama Indah Lestari Reza Fadhilla Risa Martiana Rudi Hendro Putranto Rudi Putranto Ruhmayanti, Nur Ayu Sa'pang, Mertien Sabililhaq, Muhammad Adnan Salma Rasyidah Salsabila, Lutfia Salsabila, Unik Hanifah Sarah Ameilia Subagyo Seprianto, Seprianto Septiasari, Afradina Siti Fatimah Zahra Sukma Wati Syukriah Usman Tenti Apriza Titik Koiriyah Titis Retno Sawitri Venicia Eflin Vira Cindyana Vitria Melani, Vitria Wahyuni, Yulia Yayuk Farida Baliwati Yulia Wahyuni Yulia Wahyuni Yulia Wahyuni Yusuf, Andi Mukramin Zahra Zakiyah Komarudin Zakia Umami