p-Index From 2021 - 2026
7.613
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Kesehatan Masyarakat Indonesia NUTRIRE DIAITA Media Gizi Mikro Indonesia Indonesian Journal of Human Nutrition Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Darussalam Nutrition Journal Ilmu Gizi Indonesia AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal Gizi Klinik Indonesia Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman (JGPS) Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan Amerta Nutrition Jurnal Kreativitas PKM JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Media Karya Kesehatan Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Abdi Insani Jurnal Dunia Gizi Journal of Food Technology and Health Health Publica : Jurnal Kesehatan Masyarakat GHIDZA MEDIA JURNAL Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Nutrisia Indonesian Journal of Public Health Nutrition (IJPHN) Indonesian Community Journal Aptekmas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi Jurnal Gizi dan Kuliner Journal of Health and Nutrition Research Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia DEVOTE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Medika Nusantara E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Info Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

KEPATUHAN DIET DAN AKTIVITAS FISIK PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 YANG SUDAH MENGIKUTI PROLANIS Herawati, Nida; Sa'pang, Mertien; Harna, Harna
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 12, No 01 (2020): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v12i01.3154

Abstract

Indonesia menempati peringkat ke tujuh penderita diabetes terbanyak di dunia. Menurut Riskesdas prevalensi DM di Indonesia mencapai 2,0% dan pada Provinsi Jawa Barat mencapai 1,7%. Upaya promotif dan preventif yang dikembangkan BPJS Kesehatan dengan Fasilitas Kesehatan primer adalah Prolanis untuk penyandang DM dan hipertensi agar penderita dan keluarganya dapat mengawasi kesehatan diri secara mandiri sehingga tercapai keadaan yang baik dan stabil. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui distribusi frekuensi kepatuhan diet dan aktivitas fisik pasien DM tipe 2 yang sudah mengikuti Prolanis. Metode yang digunakan analitik observasional, desain cross sectional. Jumlah subjek sebanyak 50 responden pada usia ≥45 tahun. Analisis data melihat frekuensi karakteristik, kepatuhan diet, dan aktivitas fisik pasien DM  tipe 2 yang sudah mengikuti Prolanis minimal 2 bulan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa rata-rata skor kepatuhan diet 47,22 (cut off mean >41) artinya responden patuh dalam menjalankan terapi diet. Rata-rata total aktivitas fisik 2808,76 METs aktivitas tinggi. Kesimpulan yaitu kepatuhan diet responden yang mengikuti Prolanis paling banyak didapatkan kategori patuh 47 responden (94,0%)  dalam menjalankan terapi diet DM dan tidak patuh 3 responden (6%) dalam menjalankan terapi diet DM. Aktivitas fisik responden yang mengikuti Prolanis paling banyak didapatkan kategori aktivitas sedang yaitu 36 responden (72,0%) dan didapatkan kategori aktivitas tinggi yaitu 14 responden (28,0%). Saran bagi responden diharapkan untuk terus dijaga kerutinan mengikuti kegiatan Prolanis.
EDUKASI GIZI EFEKTIF TERKAIT SISTEM IMUN ANAK MELALUI MEDIA KOMIK DI MASA PANDEMI COVID 19 DI KECAMATAN TANAH SEREAL, KOTA BOGOR Harna, Harna; Sa’pang, Mertien; Swamilaksita, Prita Dhyani; Novianty, Anugrah
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 8, No 03 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v8i03.5192

Abstract

Masalah pada mitra terkait dengan Covid 19 terutama pada kelompok anak-anak yaitu yaitu : 1) Sebagian besar anak-anak di lingkungan mitra tidak menggunakan masker; 2) Tidak menerapkan prinsip gizi seimbang di dalam lingkungan keluarga; dan  3) Anak-anak tidak menjaga jarak saat bermain. Masalah-masalah yang dihadapi mitra saat ini akan beresiko sistem imun anak menurun, sehingga mudah terinfeksi Covid 19. Sistem imun atau daya tahan tubuh tidak hanya mencegah agar tidak mudah terjangkit, namun juga mempercepat penyembuhan dan pemulihan dari penyakit. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu mitra mengatasi masalah yang dihadapi dengan memberikan edukasi gizi efektif terkait peningkatan sistem imun melalaui media komik di masa pandemi Covid 19. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kecamatan Tanah Sereal Kota Bogor. Kegiatan abdimas ini dibagi menjadi dua bentuk kegiatan yaitu 1) Pengembangan media edukais berupa komik dan 2) Penyuluhan yang dilaksanakan pada tanggal 31 September 2021. Penyuluhan dilakukan secara luring dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, materi yang diberikan berupa materi terkait dengan sistem imun di masa pandemik Covid 19. Penyuluhan diberikan melalui presentasi power point dan pembagian media komik. Selain itu, peserta diberikan masker sebagai bentuk pencegahan Covid 19. Kegiatan abdimas ini dihadiri sekitar 29 orang yaitu ibu-ibu yang memiliki anak. Setelah diberikan edukasi, terjadi peningkatan pengetahuan signifikan (p<0.05), yang berarti bahwa kegiatan ini cukup efektif mendorong perubahan perilaku responden. Kata Kunci: sistem imun, media edukasi, Covid 19
PENINGKATAN PEMAHAMAN POLA MAKAN SEHAT UNTUK KELUARGA SELAMA PANDEMIK COVID 19 Angkasa, Dudung; Harna, Harna; Khasanah, Nurul
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 7, No 03 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v7i03.4113

Abstract

Rendahnya pemahaman tentang bagaimana masalah gizi dan masalah kesehatan terkait gizi (nutrition-related health problem) muncul meningkatkan resiko masyarakat terkena penyakit degeneratif seperti stroke, jantung dan sebagainya. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperbaiki pemahaman peserta terhadap konsep gizi seimbang terutama bagi keluarga selama pandemik. Kegiatan dilakukan di bulan September 2020 dan metode yang dilakukan untuk edukasi ialah ceramah yang diikuti dengan pre-post test dan diskusi. Terjadi peningkatan pemahaman konsep gizi seimbang tetapi belum lengkap terutama berkaitan pada identifikasi makanan bergizi seimbang dan manfaat gizi seimbang. Mayoritas peserta merasa puas dengan pemberian materi yang disampaikan. Pelatihan intensif melibatkan praktik seperti demo makanan bergizi dapat dilakukan untuk lebih meningkatkan pemahaman gizi seimbang secara lengkap. Kata kunci: gizi seimbang, pandemik, keluarga
PROGRAM PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL MELALUI MEDIA APLIKATIF DI PUSKESMAS KECAMATAN KEBON JERUK JAKARTA BARAT Harna, Harna; Sa’pang, Mertien; Dewanti, Lintang Purwara
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 6, No 2 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT ABDIMAS
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v6i2.3176

Abstract

AbstractPregnant women (pregnant women) are one of the groups at high risk of anemia, although anemia is generally a relative anemia due to physiological changes during pregnancy. Anemia in pregnancy has an unfavorable effect on the mother, both in pregnancy, childbirth, and the puerperium and the subsequent period. Based on the Riskesdas report, the prevalence of anemia in 2013 was 37.1% and increased in 2018 to 48.9%. One of the triggers for the increased incidence of anemia in pregnant women is the decreased coverage of iron-giving interventions in pregnant women.The main objective of this activity is to increase knowledge about anemia in pregnant women in the working area of the Kebon Jeruk Puskesmas. The hope of this program is that pregnant women have awareness in order to improve quality of life so as to prevent anemia. The technical implementation is starting from the preparation stage, the development of applicative media, pre-test, media giving, and evaluation. The socialization method used is using the lecture method. The result of this activity is a change in knowledge from before and after the socialization which means that this activity is quite effective in encouraging changes in the eating behavior of pregnant women. Keywords:Pregnant women, anemia, iron AbstrakKelompok ibu hamil (bumil) merupakan salah satu kelompok yang berisiko tinggi mengalami anemia, meskipun anemia yang dialami umumnya merupakan anemia relatif akibat perubahan fisiologis tubuh selama kehamilan.Anemia dalam kehamilan memberi pengaruh kurang baik bagi ibu, baik dalam kehamilan, persalinan, maupun nifas dan masa selanjutnya.Berdasarkan laporan Riset Kesehatan Dasar menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada tahun 2013 sebesar 37.1% dan mengalami peningkatan pada tahun 2018 menjadi 48,9 %. Salah satu pemicu meningkatnya kejadian anemai pada ibu hamil yaitu menurunnya cakupan intervensi pemberian zat besi pada ibu hamil.Tujuan utama dari kegiatan ini yaitu meningkatan pengetahuan mengenai anemia pada ibu hamil di wilayah kerja puskesmas kebon jeruk.Harapan dari program ini yaitu ibu hamil memiliki kesadaran agar dapat meningkatkan kualitas hidup sehingga dapat mencegah terjadinya anemia.Teknis pelaksanaan yaitu mulai dari tahap persiapan, pengembangan media aplikatif, pre test, pemberian media dan penyuluhan, dan evaluasi.Metode sosialisasi yang digunakan yaitu menggunakan metode ceramah.Hasil dari kegiatan ini yaitu terjadi perubahan pengetahuan dari sebelum dan setelah sosialisasi yang berarti bahwa kegiatan ini cukup efektif mendorong perubahan perilaku ibu hamil. Kata Kunci: ibu hamil, anemia, zat besi
Hubungan Kualitas Diet, Durasi Tidur, dan Kelelahan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja di Masa Pandemi Covid-19 Juliana Juliana; Harna Harna; Erry Yudhya Mulyani; Khairizka Citra Palupi
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2022): February
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v15i4.544

Abstract

Produktivitas kerja dipengaruhi beberapa faktor seperti kualitas diet, durasi tidur, dan kelelahan kerja. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kualitas diet, durasi tidur, dan kelelahan kerja terhadap produktivitas kerja dimasa pandemi covid-19. Metode penelitian dengan desain studi cross sectional menggunakan data primer. Sampel sebanyak 52 responden berusia 17-52 tahun yang terdiri dari pekerja laki-laki dan perempuan. Variabel yang diteliti yaitu variabel independen terdiri dari kualitas diet, durasi tidur, kelelahan kerja dan variabel dependen yaitu produktivitas kerja. Kualitas diet diperoleh dari food recall 1x24 jam selama 2 hari, dan durasi tidur, kelelahan kerja, produktiivtas kerja di peroleh dengan kuesioner. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian adanya hubungan kualitas diet dengan produktivitas kerja dimasa pandemi covid-19, adanya hubungan durasi tidur dengan produktivitas kerja, dan tidak terdapat hubungan yang signifikan kelelahan kerja dengan produktivitas kerja. Kesimpulan yang diperoleh kualitas diet dan durasi tidur pada pekerja dapat mempengaruhi produktivitas kerja dan pada kelelahan kerja tidak mempengaruhi produktivitas kerja dimasa pandemi covid-19
Status Gizi, Asupan Zat Gizi Makro dan Kaitannya dengan Kadar HbA1c PADA Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Harna Harna; Lia Efriyanurika; Anugrah Novianti; Mertien Sa’pang; Andi Muh Asrul Irawan
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2022): February
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v15i4.806

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit menahun degeneratif yang ditandai dengan kenaikan glukosa di dalam darah yang disebabkan oleh kerusakan kelenjar pankreas sebagai penghasil hormon insulin sehingga terjadi gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang dapat menimbulkan berbagai keluhan serta komplikas. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis status gizi dan asupan zat gizi makro serta hubungannya dengan kadar HbA1c pada pasien Diabetes Mellitus. Metode penelitian yaitu menggunakan desain penelitian cross-sectional. Responden penelitian ini yaitu pasien Diabetes Melitus tipe II yang berobat jalan di Rumah Sakit Siloam Hospitals Lippo Village selama periode penelitian yaitu pada bulan Januari 2019 sebanyak 70 responden. Data dianalisis dengan menggunakan uji Kolerasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar HbA1C responden sebanyak 81,4% tidak terkontrol. Sebanyak 87,1% responden masuk dalam kategori status gizi lebih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi dan kadar HbA1c pada responden (p>0.05). Ada hubungan yang signifikan antara asupan karbohidrat, lemak, dan serat dengan kadar HbA1c (p<0.05), dengan median asupan karbohidrat 254,25 gram, asupan lemak 96.09 gram dan serat 19,1 gram. Sedangkan untuk asupan protein tidak berhubungan signifikan dengan kadar HbA1c (p>0.05). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu status gizi dan asupan zat gizi makro berhubungan dengan kadar HbA1c pada pasien Diabetes Melitus di Siloam Hospitals Lippo Village
INTERVENSI SUSU TINGGI PROTEIN TERHADAP TINGKAT KONSUMSI ZAT GIZI MAKRO DAN STATUS GIZI PADA KELOMPOK USIA DEWASA Harna Harna; Clara M. Kusharto; Katrin Roosita
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 13 No. 4: DESEMBER 2017
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.846 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v13i4.3157

Abstract

Susu tinggi protein merupakan makanan kompleks yang mengandung beberapa senyawa bioaktif potensial, kemungkinan memiliki efek terhadap berat badan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh pemberian susu tinggi protein terhadap tingkat konsumsi susu tinggi protein, status gizi dan menganalisis hubungan antara tingkat konsumsi zat gizi makro dengan status gizi. Penelitian ini menggunakan metode eksprimental dengan desain Randomized Control Trial (RCT). Subjek dibagi menjadi dua kelompok yaitu 24 subjek pada kelompok perlakuan dan 23 subjek pada kelompok kontrol. Kelompok perlakuan diberikan susu tinggi protein dan pendidikan gizi selama 90 hari. Kelompok kontrol diberikan pendidikan gizi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan asupan energi antara kedua kelompok (p<0,05; 422,08±333,9 kkal pada kelompok perlakuan). Intervensi susu tinggi protein dapat meningkatkan asupan protein secara signifikan (p<0,05;26,8±13,95 gram). Terdapat peningkatan signifikan berat badan pada kelompok perlakuan dibandingkan dengan kelompok kontrol (p<0,05;2,37±1,3 kg). IMT meningkat signifikan pada kelompok perlakuan (p<0,05; 0,92±0,53 kg/m2). Terdapat korelasi positif yang signifikan antara konsumsi energi dan protein dengan IMT dan berat badan (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa intervensi susu tinggi protein dapat meningkatkan status gizi melalui peningkatan berat badan dan dapat meningkatkan asupan energi dan protein.
Pengaruh Pemberian Susu Tinggi Protein terhadap Tingkat Nafsu Makan dan Kadar Glukosa Postprandial Harna Harna; Clara M.Kusharto; Katrin Roosita; Andi Muh Asrul Irawan
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 14 No. 4: DESEMBER 2018
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.48 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v14i4.4881

Abstract

High protein milk is a complex food that contains several potential bioactive compounds that might effecton appetite control. However, the mechanism of high protein milk effect on appetite is still poorly understood inunderweight adults. This study aimed to analyze the effect of high protein milk on appetite level and postprandialglucose. This study used experimental trial with design randomized controlled trial. The subjects were divided intotwo groups, 24 subjects in the treatment group and 23 subjects in the control group. Treatment group was givenhigh protein milk and control group was given glucose. Subjective feelings including hunger, satisfaction, anddesire to eat were evaluated using Visual Analogue Scale (VAS), which is analyzed in the incremental Area Underthe Curve (iAUC). The results showed that there was a significant increase in iAUC value of hunger level in thetreatment group compared with control (p<0.05), 8881±638.4 min.mm treatment group and 7297.8±439.6 min.mm control group. There was no significant difference in the level of satisfaction and desire to eat between the twogroups (p>0.05). Postprandial glucose levels in the treatment group were significantly (p<0.05) lower than thecontrol group. The study concluded that high protein milk intervention was increase hunger levels in underweightadults.
HUBUNGAN ASUPAN ZAT GIZI MIKRO DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN FUNGSI KOGNITIF LANSIA DI PUSKESMAS KEBON JERUK JAKARTA BARAT Harna Harna; Jesi Arianti; Rachmanida Nuzrina
Media Gizi Mikro Indonesia Vol 11 No 2 (2020): Media Gizi Mikro Indonesia Juni 2020
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.975 KB) | DOI: 10.22435/mgmi.v11i2.2501

Abstract

Latar Belakang. Seiring bertambahnya usia, tubuh akan mengalami proses penuaan, termasuk otak. Otak akan mengalami perubahan fungsi, termasuk fungsi kognitif berupa sulit mengingat kembali, berkurangnya kemampuan dalam mengambil keputusan dan lebih lamban bertindak. Fungsi memori merupakan salah satu komponen intelektual yang paling utama, karena sangat berkaitan dengan kualitas hidup. Banyak lansia mengeluh kemunduran daya ingat yang disebut sebagai mudah lupa. Tujuan. Untuk mengetahui hubungan asupan zat gizi mikro dan aktivitas fisik dengan fungsi kognitif lansia. Metode. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel sebanyak 45 responden anggota Kelompok Lansia Bahagia di Puskesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2018. Data fungsi kognitif diperoleh dengan menggunakan kuesioner Mini Mental State Examination (MMSE), data asupan menggunakan food record dan data aktivitas fisik diperoleh menggunakan metode Physical Activities Scale for the Elderly (PASE). Hasil. Responden berusia 61-65 tahun dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 55,6 persen. Rata-rata asupan vitamin B6 yaitu 1,547±0,315 mg, asupan asam folat yaitu 200,99±10,26 mcg, asupan vitamin B12 yaitu 1,796±0,193 mcg, rata-rata aktivitas fisik yaitu 17,64±3,588 poin, riwayat penyakit yaitu 0,73±0,447 poin dan fungsi kognitif 25,01±3,103 poin. Terdapat hubungan signifikan antara asupan asam folat, asupan vitamin B12, dengan fungsi kognitif (p<0,05). Tidak terdapat hubungan antara asupan vitamin B6, aktivitas fisik, dan riwayat penyakit dengan fungsi kognitif (p>0,05). Kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan asupan asam folat dan vitamin B12 dengan fungsi kognitif pada lansia. Tetapi tidak terdapat hubungan antara asupan vitamin B6, aktivitas fisik, dan riwayat penyakit dengan fungsi kognitif.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KECUKUPAN LEMAK TIDAK JENUH TUNGGAL, MINERAL, DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI POSBINDU PTM PUSKESMAS TAJUR KOTA TANGERANG Kristina Rosalia Pakpahan; Nadiyah Nadiyah; Harna Harna; Mertien Sa'pang; Yulia Wahyuni
Media Gizi Mikro Indonesia Vol 12 No 2 (2021): Media Gizi Mikro Indonesia Edisi Juni 2021
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/mgmi.v12i2.2962

Abstract

Latar Belakang. Hipertensi dapat menyebabkan berbagai penyakit yang saling berhubungan. Semakin bertambahnya umur maka fungsi fisiologis tubuh juga semakin berkurang dan terjadi perubahan-perubahan terutama pada perubahan fisiologis karena dengan semakin bertambahnya umur, fungsi organ tubuh akan semakin menurun baik karena faktor alamiah maupun karena penyakit. Hipertensi juga sering dikaitkan dengan status gizi karena seseorang yang memiliki berat badan lebih cenderung mengalami hipertensi daripada orang dengan berat badan normal. Salah satu gangguan kesehatan yang paling banyak dialami oleh lansia yaitu berkurangnya kekuatan jantung. Asupan makan sangat berperan penting dalam menunjang kesehatan dan kontrol tekanan darah. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecukupan lemak tidak jenuh tunggal, kalsium, magnesium, kalium, dan status gizi dengan kejadian hipertensi pada lansia di Posbindu PTM Puskesmas Tajur Kota Tangerang. Metode. Rancangan penelitian menggunakan desain cross-sectional. Rancangan dipilih secara proportional stratified random berjumlah 108 responden. Analisis data menggunakan Chi Square. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecukupan lemak tidak jenuh tunggal (96,3%), kalsium (81,5%), dan kalium (54,6%) tergolong kurang (<77% AKG) namun untuk tingkat kecukupan magnesium tergolong cukup (68,5%) dan sebagian besar responden dengan status gizi overweight (74%). Oleh karena itu, tidak terdapat hubungan antara tingkat kecukupan lemak tidak jenuh tunggal, kalsium, magnesium, kalium, dan status gizi dengan kejadian hipertensi (p>0,05). Kesimpulan. Tidak ada hubungan antara kecukupan konsumsi lemak tidak jenuh tunggal, kalsium, magnesium, kalium, dan status gizi dengan kejadian hipertensi pada lansia di Posbindu PTM Puskesmas Tajur Kota Tangerang. Akan tetapi kemungkinan disebabkan faktor resiko lain yang berhubungan dengan hipertensi yang tidak dianalisa dalam penelitian ini. Selain itu, perlu diperhatikan asupan untuk menunjang kesehatan lansia.
Co-Authors Adinda Dian Permata Dewi Adrianto, Yudhi Alfiah, Elma Am, Kaylifa Ramadhanti Amir Su’udi Aodrey Amelia Rania Nur Hanifah Ashari, Chica Riska Asti Puji Lestari Audrey Natashia Azizah, Anik Hanifatul Chairunissa Aulia Zikrika Chica Riska Ashari Cholidhazia, Putri Clara M. Kusharto Clara M.Kusharto Clara Meliyanti Kusharto Daniel Hartanto Daniel Hartanto Devi Angeliana Kusumaningtiar Devi Angelina Kusumaningtiar Dewanti, Lintang Purwara Dewi Septi Medinawati Dian Rahayuningsih Dudung Angkasa Durotunisa, Siti Irma Elika Mareta Rahim Elisabeth Lasmaida Pakpahan Elisabeth Lasmaida Pakpahan Erry Yudha Mulyani Erry Yudhya Muliani Erry Yudhya Mulyani Eugidia Mayang Ghiffari Farhana Farhana Fatmawati, Iin Fitrawan, Ahmad Gifari, Nazhif Hanifah Reviana Hartono Harvianto, Audrey Zalika Herawati, Nida Hosizah Hosizah Idrus Jus'at Idrus Jus’at Idrus Jus’at Jennifer Vanka Jesi Arianti Jihan Salsabila Putri Azazi Juliana Juliana Kamilia, Nisrina Katrin Roosita Khalda Rahmah Orchidhea Kristina Rosalia Pakpahan Kusumaningtiar, Devi Angelina Kyla Denaneer Laili, Nur Ahzaini Laras Sitoayu Lia Amelia Lia Efriyanurika Lintang Purwara Maria Tambunan Milka Alana Sabu Mira Asmirajanti Muh Asrul Irawan, Andi Muhandiyah, Megi Mury Kuswari Nadhifa Ramadhani Nadiyah Nadiyah Nailufar, Jasmine Nanda Septiana Novelita Hanauli Noven, Andreas Novianti, Anugrah Novianty, Anugrah Nur Azizah Nurmalasari, Mieke Nurshabrina, Nurshabrina Palupi, Khairizka Citra Permatasari, Bella Prisca Prita Dhyani Swamilaksita Puspita Sari, Dian Putri Ronitawati Putri, Rizkansa Insyira Rachmanida Nuzrina Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Rahmayanti R, Andi Ramadhanti, Kaylifa Rani Lutfiani Reni Purnama Indah Lestari Reni Purnama Indah Lestari Reza Fadhilla Risa Martiana Rudi Hendro Putranto Rudi Putranto Ruhmayanti, Nur Ayu Sa'pang, Mertien Sabililhaq, Muhammad Adnan Salma Rasyidah Salsabila, Lutfia Salsabila, Unik Hanifah Sarah Ameilia Subagyo Seprianto, Seprianto Septiasari, Afradina Siti Fatimah Zahra Sukma Wati Syukriah Usman Tenti Apriza Titik Koiriyah Titis Retno Sawitri Venicia Eflin Vira Cindyana Vitria Melani, Vitria Wahyuni, Yulia Yayuk Farida Baliwati Yulia Wahyuni Yulia Wahyuni Yulia Wahyuni Yusuf, Andi Mukramin Zahra Zakiyah Komarudin Zakia Umami