Claim Missing Document
Check
Articles

MODEL TWO STAY TWO STRAY BERBANTUAN PETA KONSEP BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V ., Ni Luh Putu Yaspita Dewi; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray berbantuan peta konsep dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus II Kecamatan Tampaksiring Tahun Ajaran 2013/2014. Desain penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen semu yaitu “Nonequivalent Control Group Design” dengan memberikan pre test sebelum pemberian treatment dan post test sesudah pemberian treatment. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus II Kecamatan Tampaksiring Tahun Ajaran 2013/2014 yang berjumlah 180 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling sehingga diperoleh sampel. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 1 Tampaksiring sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD N 6 Tampaksiring sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes objektif dengan bentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung > ttabel yaitu 4,14 > 2,000 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Nilai rata-rata kelas eksperimen yang menggunakan model kooperatif Two Stay Two Stray berbantuan peta konsep adalah 81,54 sedangkan nilai rata-rata pada kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional adalah 77,04 Setelah memenuhi tahap uji prasyarat dan hipotesis, data hasil pre test kelompok eksperimen dan kontrol dilakukan normalisasi gain score dengan post test kelompok eksperimen dan kontrol, berdasarkan analisis normalisasi gain score kelompok eksperimen termasuk dalam kategori sedang sebesar 0,51 sedangkan kelompok kontrol juga termasuk dalam kategori sedang yaitu sebesar 0,41. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray berbantuan peta konsep berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus II Kecamatan Tampaksiring Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : model pembelajaran Two Stay Two Stray, peta konsep, hasil belajar IPA This research was perpused knowing the significantly deferences a result of science learning between student that learned by Cooperatif Learning Model Two Stay Two Stray helping map concept with student which used convensional learning at elementary school student at 2th cluster Tampaksiring subdistrict 2013/2014 academic year. Using design of research was appearance experiment design”Nonequivalent Control Group Design at this pre test before giving the treatment and post test after giving the treatment. The population of that research were of all the elementary school student 2th cluster Tampaksiring subdistrict 2013/2014 academic year with 180 students. Taking the sample using random sampling technique. In this research take the sample from elementary school student grade V N 1 Tampaksiring as a experiment class and elementary school student from grade V N 6 Tampaksiring as a control class. Collecting the data was using objectif test. The data analyse used uji-t based on the analyse result uji-t is getting thitung > ttabel that 4,14 > 2,00 was Ho refused and Ha was received. The level point experiment the class that used cooperatif Two Stay Two Stray model helped by map concept was 81,54 while the level point at a control class who was using convensional learning was 77,04 after done test step of prerequisite and hypothesis. The data result of pre-test from group experiment class and control class done a normality gain score with post test on the group of experiment and control class, based on the normality analysis gain score the group of experiment class going in medium category was 0,51 that the control class was the same going in medium category this was 0,41. So the conclusion was that the model cooperatif Two Stay Two Stray learning helped by concept map influenced to the study result science for elementary school student 2th cluster Tampaksiring subdistrict 2013/2014 academic year.keyword : learning Two Stay Two Stray model, map concept, science learning outcomes
MODEL BRAIN BASED LEARNING (BBL) BERNUANSA LINGKUNGAN SEKITAR BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Wayan Ardiani; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model brain based learning (BBL) bernuansa lingkungan sekitar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Sukawati tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD gugus IV Kecamatan Sukawati tahun ajaran 2013/2014 sebanyak 270 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, dan yang diacak adalah kelas sehingga didapatkan dua kelas yaitu kelas V SD Negeri 2 Batubulan Kangin dengan 44 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD Negeri 1 Batubulan Kangin dengan 43 siswa sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Tes yang digunakan adalah tes hasil belajar IPA dengan bentuk tes pilihan ganda biasa. Data hasil belajar IPA yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan melalui model brain based learning (BBL) bernuansa lingkungan sekitar lebih tinggi daripada rata-rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional (77,02 > 70,09). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 3,208 > ttab (α= 0,05, 85) = 2,000, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model Brain Based Learning (BBL) bernuansa lingkungan sekitar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Sukawati tahun ajaran 2013/2014. Hal ini juga didukung dari nilai N-gain yang diperoleh, yaitu N-gain kelompok eksperimen berada pada kategori sedang, sedangkan N-gain kelompok kontrol berada pada kategori rendah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model brain based learning (BBL) bernuansa lingkungan sekitar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD gugus IV Kecamatan Sukawati tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model Brain Based Learning, lingkungan sekitar, hasil belajar IPA This study was aimed to determining the significance difference in learning outcomes between students that learned science through models of brain based learning (BBL) with nuanced of the surrounding environment with students that learned through conventional teaching in fifth class’s students of elementary school 4th cluster of Sukawati subdistrict 2013/2014 academic year.This research was type of a quasi experimental research designed with nonequivqlent control group design. The object of the research was fifth class students of elementary school 4th cluster subdistrict of Sukawati 2013/2014 academic year as many 270 student. Determination of the samples was done by random sampling technique, and that randomized were classes, with the result that was got two classes, the fifth grade students of SD Negeri 2 Batubulan Kangin as the experimental group with 44 students, and the fifth grade students of SD Negeri 1 Batubulan Kangin as the control group with 43 students.The results showed that the average of student’s learning outcames that learned through models of brain based learning(BBL) with nuanced of the surrounding environment gained higher score than students learned through conventional teaching method (77,02 > 70,09). The collected data were analyzed using t-test statistical analysis. Based on the result of t-test was found tobs = 3.208 > ttab (α= 0,05, 85) =2.000, so Ho was rejected and Ha was accepted. This proves that there were significance difference between learning outcomes through models of brain based learning (BBL) with nuanced of the surrounding environment with students that learned through conventional teaching in fifth class, students of elementary school 4th cluster of Sukawati subdistrict 2013/2014 academic year. This result was also supported by N-gain score, that was N-gain of the experimental class in medium category while N-gain of control class in low category. Thus, it can concluded that the application of the Brain Based Learning model with nuanced of the surrounding environment affects the science learning outcomes in the fifth class students of elementary school 4th cluster of Sukawati Subdistrict 2013/2014 academic year.keyword : Brain Based Learning model, the environment, science learning outcomes
PENGARUH STRATEGI INKUIRI SOSIAL BERBANTUAN POWER POINT TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD ., Ni Luh Putu Muri Adnyani; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui strategi pembelajaran inkuiri sosial berbantuan media power point dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada kelas V SD Gugus II Mengwi Badung tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu, dengan desain nonequevalent control group design. Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas V SD gugus II Mengwi Badung tahun ajaran 2013/2014. Sampel penelitian ditentukan melalui teknik purposive random sampling untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen adalah kelas VB SD No. 1 Buduk yang berjumlah 37 siswa dan kelas kontrol adalah kelas V SD No. 2 Buduk yang berjumlah 43 siswa. Data hasil belajar IPS dikumpulkan menggunakan metode tes, kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui strategi pembelajaran inkuiri sosial berbantuan media power point dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada kelas V SD Gugus II Mengwi Badung tahun ajaran 2013/2014. Hal tersebut dibuktikan dari t_hitung = 3,35 > ttabel(α=0,05,78)= 2,000 dengan dk = 37 + 43 – 2 = 78, serta taraf signifikansi 5%, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Selain itu, nilai rata-rata kelas eksperimen X ̅ = 81,07 > X ̅ = 73,29 pada kelas kontrol. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran inkuiri sosial berbantuan media power point berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD gugus II Mengwi Badung tahun ajaran 2013/2014. Kata Kunci : strategi pembelajaran, inkuiri sosial, media power point, hasil belajar IPS. This research aimed to determine a significant difference in social science learning’s outcomes between the students who learned through the social inquiry learning strategy assisted by power point media and the students who learned through the conventional teaching method in fifth grade of elementary school Cluster II Mengwi, Badung in 2013/2014 academic year. This research was a quasi experimental research that used none-equivalent control group design. The populations of this research were all the fifth grade students in elementary school Cluster II Mengwi, Badung in 2013/2014 academic year. The samples of this research were determined through the purposive random sampling technique to define the experimental class and the control class. The experimental class was the fifth grade B of elementary school number 1st Buduk which has 37 students and the control class was the fifth grade students of elementary school number 2nd Buduk which has 43 students. The students’ results in the social science subject in this research were collected through the test method and it would be analyzed through the t-test. The result of the data analysis shows that there are a significant difference in the social science learning’s outcomes between the students who learn through the social inquiry learning strategy assisted by power point media and the students who learn through the conventional teaching method in fifth grade of elementary school Cluster II Mengwi, Badung in 2013/2014 academic year. This result can be proved through t_value = 3,35 > ttable(α=0,05,78) = 2,000 with df = 37 + 43 – 2 = 78, and also a significant level up to 5 %. Therefore, H0 is rejected and Ha is accepted. In addition, the mean value of the experimental class X ̅ = 81,07 > X ̅ = 73,29 for control class. So, it can be concluded that the implementation of the social inquiry learning strategy assisted by power point media has an effect on the social science learning’s outcomes of the fifth grade students in elementary school Cluster II Mengwi, Badung in 2013/2014 academic year.keyword : learning strategy, social inquiry, power point media, the social science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT BERBASIS ENTREPRENEUR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Ni Wayan Wiwin Sapitri; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan model pembelajaran sains teknologi masyarakat berbasis entrepreneur (wirausaha) dengan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus 4 Samplangan Gianyar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi exsperimental) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus 4 Samplangan Gianyar yaitu sebanyak 179 siswa. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik Purposive sampling. Sehingga diperoleh sample penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Samplangan dan SD Negeri 3 Beng. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPA siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen berbentuk tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan uji-t. Dari hasil perhitungan diperoleh t hitung sebesar 8,34. Sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5 % dan dk = 63, adalah 2,00. Oleh karena nilai thitung>ttabel, maka terdapat perbedaan yang signifikan antara model pembelajaran sains teknologi masyarakat berbasis entrepreneur dengan pembelajaran konvensional. Selain itu perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan di kelas kontrol dan kelas eksperimen terlihat dari nilai rata-rata siswa. Di kelas eksperimen nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 81,8 sedangkan di kelas kontrol nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 63,03. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan model pembelajaran sains teknologi masyarakat berbasis entrepreneur (wirausaha) dengan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus 4 Samplangan GianyarKata Kunci : Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat Berbasis Entrepreneur, Pembelajaran Konvensional, Hasil Belajar IPA The purpose of this research was to knowing about significant differences about the outcomes of math between students who taught by Sains Technology Society based of entrepreneur with the students who taught by conventional learning in grade five of Goverment Elementary School Cluster 4 Samplangan Gianyar. This research was a quasi-experimental study (quasi experiment) with the design of the study was Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all students in grade five of Goverment Elementary School Cluster 4 Samplangan Gianyar which consist of 179 students. The sample used a purposive sampling technique. And then got the research sample were student in grade five at Goverment Elementary School of 1st Samplangan and Goverment Elementary School of 3rd Beng.The data were collected was sains outcome of experiment class and control class. The data of outcome sains were collected by instrument with the multiple choice items. Data were analyzed by t-test. Based on analysis of outcome got tcalculate= 8,34> ttable with significancy level 5% and degree of freedom (df=63) is 2,00. Because the value of tcalculate>ttable, so there were significant differences between sains technology society based of entrepreneur with conventional learning. Beside that,differences the sains outcome students who taught in control class and experiment class were looked from the value of mean student. At experiment class, the outcome mean the student was 81,8, excatly at control class the outcome mean the student was 63,03. Thus, can concluded that there were significant differences sains technology society model based of entrepeneur with conventional learning to sains outcome the student in grade five of Goverment Elementary School Cluster 4 Samplangan Gianyar.keyword : Problem Sains Technology Society based of Entrepreneur, Conventional learning , Sains outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TPS (THINK, PAIR, SHARE) BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS V SD ., Ni Made Dewi Sekarini; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model TPS (Think, Pair, Share) berbantuan Media Audio Visual dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran Konvensional di SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Penatih.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Penatih tahun ajaran 2013/2014 berjumlah 456 siswa. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas VB SD Negeri 1 Penatih sebanyak 32 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 2 Penatih yang berjumlah 39 siswa sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model TPS (Think, Pair, Share) berbantuan Media Audio Visual dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil uji- t diperoleh thitung = 8,60 dan ttabel = 2,000. Berdasarkan kriteria pengujian, thitung > ttabel (8,60 > 2,000) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar IPS yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model TPS (Think, Pair, Share) berbantuan Media Audio Visual lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (75,42>56,41). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran TPS (Think, Pair, Share) berbantuan Media Audio Visual terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Penatih tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : TPS, hasil belajar, media audiovisual This study aims to determineing significantcy differences of social science learning outcomes between students that learned by implementing TPS (Think, Pair, Share) with media audiovisual with students who learned with the conventional learning in fifth grade goverment elementary school cluster I Gusti Ngurah Rai Penatih of 2013/2014 academic year. This research was a quasi experimental study with research design that is used is Non Equivalent Control Group Design. The population in this research were all students of fifth grade in goverment elementary school cluster I Gusti Ngurah Rai Penatih of 2013/2014 academic year totaling 456 students. The samples in this study were fifth grade students of goverment elementary school 1st Penatih totaling 32 students as experimental groups and five grade students of goverment elementary school 2nd Penatih the control group numbered 39 people. Social science learned outcomes data collected by test instrument. The results showed that there were significant differences of Social science learning outcomes between students that learned through implementing TPS (Think, Pair, Share) media audiovisual with students who learned with conventional learning. Based on the t-test results obbained tvalue = 8,60 and ttable = 2,000. Based on the testing criteria that tvalue> ttable (8,60>2,000), then Ho was rejected and Ha accepted. The average of social students outcomes between students who learned with TPS (Think, Pair, Share) media audiovisual higher than students who learned with conventional learning (75,42>56,41). It can be concluded that the TPS media audiovisual influence against the outcomes of social science studies fifth grade students in goverment elementary school cluster I Gusti Ngurah Rai Penatih of 2013/2014 academic year. keyword : TPS, audiovisual media,outcomes learning
KORELASI ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS V GUGUS PANGERAN DIPONOGORO KECAMATAN DENPASAR BARAT TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ni Made Wardani; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3199

Abstract

Jenis penelitian ini bersifat kerelasional dan merupakan bagian penelitian ex-post facto. Data - data yang diperlukan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode dokumentasi dan metode angket/kuisioner. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar IPA; Populasi pada penelitian ini seluruh siswa kelas V SD gugus Pangeran Diponegoro tahun ajaran 2013/2014 yaitu 650 orang siswa yang terdiri dari 8 SD. Penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik proporsional sampling berjumlah 87 siswa. Sebelum melakukan analisis statistika, peneliti melakukan persyaratan uji hipotesis yaitu uji normalitas, uji linearitas garis regresi, uji autokorelasi. Setelah uji prasyarat terpenuhi dilakukan analisis data dengan rumus regrasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rxy = 0,92. Maka dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar IPA siswa kelas V Gugus Pangeran Diponegoro yaitu sebesar 84%. Kata Kunci : Motivasi, prestasi belajar IPA The type of research is correlational and part of ex-post facto research. Data which required in the research is collected by documentation method and questionnaire method. The objective of this research is to find out the correlation between learning motivation and natural science learning achievement. Populations in this research are all of grade V elementary school student cluster of Pangeran Diponegoro academic year of 2013/2014 that is 650 students consists of 8 elementary schools. The sample taken in this research is using proportional sampling technique with total of 87 students. Prior to conducting statistical analysis, the researcher was performing hypothesis test requisite namely normality test, regression line linearity test, auto-correlation test. After prerequisite test is fulfilled, data analysis is performed with regression formula. The result of data analysis shows that the value of rxy = 0.92. Then it can be concluded that there is a significant correlation between learning motivation and natural science learning achievement of grade V students cluster of Pangeran Diponegoro that is at 84%. keyword : Motivation, natural science learning achievement.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TTW (THINK TALK WRITE) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 KECAMATAN KEDIRI, TABANAN TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ni Luh Putu Yeni Sugiarti; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3220

Abstract

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TTW (THINK TALK WRITE) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 KECAMATAN KEDIRI, TABANAN TAHUN AJARAN 2013/2014 Oleh Ni Luh Putu Yeni Sugiarti, NIM. 1011031120 Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa Indonesia antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran TTW (Think Talk Write) berbantuan media gambar berseri dan yang dibelajarkan secara konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 1 Kecamatan Kediri,Tabanan Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian TTW (Think Talk Write). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus 1 Kecamatan Kediri,Tabanan Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 232 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling yang diacak adalah kelasnya untuk menentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan hasil pengundian yaitu siswa kelas VE SD Negeri 1 Kaba-kaba sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 32 orang siswa dan siswa kelas VK SD Negeri 2 Kaba-kaba sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 35 orang siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes jenis Esay. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 5,07 ≥ ttab = 2,000 pada taraf signifikansi 5%. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa Indonesia antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajara TTW (Think Talk Write) berbantuan media gambar berseri dan yang dibelajarkan secara konvensional, dan dilihat dari nilai rata-rata kelompok eksperimen = 84,17 > = 77,52 pada kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran TTW (Think Talk Write) berbantuan media gambar berseri berpengaruh terhadap hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas V SD Gugus 1 Kecamatan Kediri,Tabanan Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata kunci: TTW (Think Talk Write) berbantuan media gambar berseri, hasil belajar bahasa Indonesia. Kata Kunci : Kata kunci: TTW (Think Talk Write) berbantuan media gambar berseri, hasil belajar bahasa Indonesia. THE INFLUENCE OF TTW (THINK TALK WRITE) LEARNING MODEL ASSISTED WITH SERIES OF IMAGES MEDIA TOWARDS WRITING SKILLS OF INDONESIAN FIFTH GRADE STUDENTS OF ELEMENTARY SCHOOL CLUSTER 1 SUB-DISTRICT KEDIRI, TABANAN ACADEMIC YEAR 2013/2014 BY: Ni Luh Putu Yeni Sugiarti, Nim: 1011031120 ELEMENTARY SCHOOL EDUCATION DEPARTMENT ABSTRAK This study aims to determine significant differences in learning outcomes among Indonesian students that learned to use TTW learning model (Think Talk Write) assisted with series of images and learned conventionally in fifth grade elementary school students cluster 1 sub-district of Kediri, Tabanan Academic Year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research with TTW (Think Talk Write) design research. The study population was all students in the fifth grade in elementary school Cluster 1 sub-district of Kediri, Tabanan Academic Year 2013/2014, which amounts to 232 people. The samples in this study conducted by random sampling technique were randomized class to determine the experimental group and the control group with the results of the draw that VE grade students of SD Negeri 1 Kaba-kaba as an experimental group numbering 32 students and VK grade students of SD Negeri 2 Kaba-kaba as a control group numbering 35 students. Methods of data collection in this study using the test method essay. Collected data were analyzed using methods of inferential statistical analysis (t-test). Based on the analysis of the data, Obtained ≥ tabs hit = 5.07 = 2.000 at significance level of 5%. So it can be interpreted that there are significant differences outcomes in learning Indonesian language by students that learned TTW (Think Talk Write) learning media assisted with series of images and those who use conventionally learning model, and the views of the average value of the experimental group = 84.17> = 77.52 in the control group. It can be concluded that the application of learning models TTW (Think Talk Write) media-assisted with series of images takes effect on learning outcomes Indonesian language for fifth grade elementary school students cluster 1 sub-district of Kediri, Tabanan Academic Year 2013/2014. Keywords: TTW (Think Talk Write) media-assisted radiant image, the result of learning Indonesian Language. keyword : Keywords: TTW (Think Talk Write) media-assisted radiant image, the result of learning Indonesian Language.
PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS II SD NO. 6 DALUNG ., Putu Ida Pratiwi; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4127

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan melalui penerapan Pendekatan Kontekstual berbantuan media gambar pada siswa kelas II SD No. 6 Dalung. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas model PTK adaptasi dari Kemmis dan Mc Tanggart. Subyek penelitian ini adalah sebanyak 46 siswa kelas II SD No. 6 Dalung. Data penelitian tentang hasil penilaian keterampilan membaca dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi. Data analisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan presentase hasil penilaian keterampilan membaca pada siklus I sebesar 68,15% berada kriteria sedang dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 71,63% tergolong pada kriteria tinggi. Simpulan dari penelitian ini adalah model pendekatan kontekstual dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan berbantuan media gambar pada siswa kelas II SD No. 6 Dalung.Kata Kunci : Model pendekatan contextual teaching and learning (CTL) dan Keterampilan Membaca Berbantuan Media Gambar This study aims to improve skill of early reading through implementation of contextual approach with drawing media at the student grade II of SD No.6 Dalung. This study was used class action design with two cycles and the model adapted from Kemmis and Mc Targgart. Subject of this study were 46 students grade II of SD No.6 Dalung. Data was collected with assestment on skill of reading that was conducted by observation method. Data was analyzed in quantitave descriptive. The result showed the percentage of assestment of reading skill at first cycle was 68,15% it is in moderate category and it experience improvement at second cycle become 71,63% and it is high category. Conclusion of this study is contextual model could improve skill of early reading with drawaing media at the student grade II of SD No. 6 Dalung.keyword : Contextual Teaching And Learning Approach Model, Skill of reading with drawing media
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA KELAS IV DI SDN 6 PANJER DALAM KEGIATAN MENGKOMUNIKASIKAN PEMBELAJARAN TEMA CITA-CITAKU DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KURIKULUM 2013 ., Made Ayu Mas Yunitasari; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kemampuan siswa kelas IV di SDN 6 Panjer dalam kegiatan mengkomunikasikan pembelajaran tema cita-citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013, dan (2) faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa kelas IV di SDN 6 Panjer dalam kegiatan mengkomunikasikan pembelajaran tema cita-citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas IVA dan IVB SDN 6 Panjer. Objek penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam kegiatan mengkomunikasikan pembelajaran tema cita-citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) kemampuan siswa dalam kegiatan mengkomunikasikan sudah ditemukan kompetensi sikap jujur sebesar 91,5%, sikap teliti sebesar 40,05%, sikap toleransi sebesar 86,4%. mengembangkan kemampuan berpikir sistematis sebesar 55,05%, kemampuan mengungkapkan pendapat dengan singkat dan jelas sebesar 40,05%, dan kemampuan berbahasa yang baik dan benar sebesar 47,3%. (2) faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam kegiatan mengkomunikasikan adalah faktor internal (inteligensi, kebiasaan belajar, kecemasan, dan motif) dan eksternal (pribadi dan sikap guru, dan lingkungan sosial siswa di sekolah). Dengan demikian dapat disimpulkan kemampuan siswa dalam kegiatan mengkomunikasikan sudah mendekati kompetensi sikap jujur, toleransi, dan mengembangkan kemampuan berpikir sistematis. Namun belum mendekati kompetensi sikap teliti, mengembangkan kemampuan mengungkapkan pendapat singkat dan jelas dan kemampuan berbahasa yang baik dan benar. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam kegiatan mengkomunikasikan adalah faktor internal dan eksternal.Kata Kunci : Kemampuan siswa, kegiatan mengkomunikasikan, pendekatan saintifik, dan kurikulum 2013. This study aimed to described (1) students’s ability of class IV SDN 6 Panjer in communication activities learning theme cita-citaku with scientific approach on curriculum 2013 and (2) factors that influenced students’s ability of class IV SDN 6 Panjer in communication activities learning theme cita-citaku with scientific approach on curriculum 2013. This study was a descriptive. The subject of this study were student of class IVA and IVB SDN 6 Panjer. This study focused on students's ability in communication activities learning theme cita-citaku with scientific approach on curriculum 2013. Data collection technique used were observation, documentation, and interview. The analysis technique used in this study was descriptive qualitative. The results of this study showed (1) student's ability in communication activities learning had been found competence honest attitude by 91.5%, conscientious attitude by 40.05%, tolerance attitude by 86.4%. Develop the ability to think systematically by 55.05%, the ability to express briefly and clearly opinions by 40.05%, and language ability were good and right by 47.3%. Factors that influenced of students’ ability in communication activities were internal (intelligence, study habits, anxiety, and motif) and external (personality and attitudes of teachers and social environment of students in the school). Thus it could be concluded students’ ability of class IV SDN 6 Panjer in communication activities had approached competence honest attitude, tolerance, and develop the ability to think systematically. But it had not approached competence conscientious attitude, develop the ability to express briefly and clearly opinions and language ability were good and right. Factors that influenced students's ability in communication activities were internal factors and external factors.keyword : Students’ ability, communication activities, scientific approach, and on curriculum 2013.
ANALISIS DISIPLIN BELAJAR DALAM PROSES PEMBELAJARAN TEMA SEJARAH PERADABAN INDONESIA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KURIKULUM 2013 SISWA KELAS V SD NEGERI 3 PENATIH ., Putu Ayu Triastini; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5048

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan (1) mendeskripsikan disiplin belajar, (2) mendeskripsikan hambatan disiplin belajar, dan (3) mendeskripsikan solusi terhadap disiplin belajar dalam proses pembelajaran tema sejarah peradaban Indonesia dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 siswa kelas V SDN 3 Penatih. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Penatih sebanyak 44 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif secara umum menggunakan langkah dari Miles dan Huberman. Berdasarkan analisis data melalui observasi, triangulasi hasil wawancara guru dan siswa , serta kuesioner yang telah dilakukan, dan triangulasi teknik ketiga metode, maka diperoleh hasil penelitian. Hasil penelitian yang diperoleh adalah rata-rata nilai observasi dan kuesioner yaitu 3.63 dan 3.35. Setelah dikonversi, rata-rata nilai tersebut tergolong A- (sangat baik). Sedangkan dari wawancara hanya diperoleh 4 hal yang masih perlu dibina kedisiplinannya. Hambatan-hambatan yang dialami siswa diperoleh melalui hasil wawancara dari guru dan siswa yang sudah ditriangulasikan. Terdapat 10 hambatan, 4 hambatan yang berasal dari internal siswa dan 6 hambatan yang berasal dari eksternal siswa. Solusi yang dilakukan guru didapat dari wawancara, khususnya wawancara dari guru. Terdapat 10 solusi yang secara umum terdiri atas pemeriksaan tugas, pengawasan, serta teguran dengan cara menanamkan disiplin secara demokratis. Maka, dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kedisiplinan siswa kelas V SD Negeri 3 Penatih terkategori sangat baik. Kata Kunci : disiplin, hambatan, kurikulum 2013, pendekatan saintifik, solusi This descriptive reasearch was aimed to (1) described learning discipline, (2) described learning discipline obstacle, and (3) described solution of learning discipline in learning process theme Indonesian culture history with scientific approach on 2013 curriculum students in class V SD Negeri 3 Penatih. Subject from this reasearch was students in class V SD Negeri 3 penatih as many as 44 students. Collection data methode which was used were observation, interview, and quesioner. Data was analysed generally by steps from Miles and Huberman and used descriptive qualitative technique and quantitative technique. Based on data analyses through observtion, teacher and student interview triangulation, quesioner that had been done, and all methodes triangulation, so the result of this reasearch could be gained. Results of this reasearch were (1) discipline of students in class V SD Negeri 3 penatih was categorized excellent based on data analysis that has been done. Average of observation and quesioner which was gained 3.63 dan 3.35 classified to A- (excellent) and from teacher and student’s interview triangulation. Discipline obstacles are came from student’s internal as many as 4 aspects, and 6 aspects from student’s external. Solution was done by teacher was gained from interview, especially from teacher interview. There were 10 solutions which generally consisted of task checking, supervision and reprimand from teacher with democratically discipline method. So, from this reasearch could be concluded that discipline of student in class V SD Negeri 3 penatih was categorized excellent. keyword : discipline, obstacle, 2013 curriculum, scientific approach, solution.
Co-Authors ., Desak Ketut Ayu Juniantari SN ., Dw Ayu Putri Suryani ., Gek Rika Ulan Purnami ., Gst Ag Md Chandra m ., Herdyana Dewi Astuti ., I Nengah Suardika ., I Wayan Adiwiguna ., Kadek Pitria Widiastuti ., Kadek Yuli Antari ., Ni Komang Dewi Arianti ., Ni Luh Ari Kartiningsih ., Ni Luh Nopita Windiani ., Ni Luh Yesi Oktaviari ., Ni Made Laksani Ayu ., Ni Nyoman Adi Indradewi ., Ni Putu Ega Yuliantari ., Ni Putu Yuni Setyaningsih ., Ni Wayan Gita Marheni Pasek ., Putu Iishvari Radha Devi ., Putu Indah Novianti ., Putu Wulandari ., R Ayu Sumina Putri A.A Istri Dewi Adhi Utami Adnyanawati, Ni Wayan Agus Adiarta,ST,MT . Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Anak Agung Istri Putri Ari Anak Agung Istri Sasmita Putri Annisa Husninadiyah Susanto Darmayanti, Ni Kadek Dwi Darmayanti, Putu Dian Valentina DB. KT. NGR. Semara Putra Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewi, Komang Ayu Tantri Sastra Dewi, Komang Sujara Dewi, Ni Made Yuana Dewi, Puput Kusuma Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Elizabeth Putu Tania Yuliawati Friska Dewi, Luh Putu Adelia Gitatenia, I Dewa Ayu Indah Gungde Putra, A.A. Gede Putra Jaya Wiguna Gusti Ayu Dian Ratna Pertiwi p . Gusti Ayu Kade Erna Wahyuni Gusti Ayu Putu Pradnya Paramita Gusti Ngurah Sastra Agustika I Gusti Agung Ayu Wulandari I Gusti Agung Diah Pradnya Antari . I Gusti Ayu Eny Indrawati . I Kadek Adnya Yasa . I Kadek Sastra Adi Merta I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Komang Ngurah Wiyasa I Komang Ngurah Wiyasa I Made Agus Adi Suteja ., I Made Agus Adi Suteja I Made Suryanta . I Nengah Suadnyana I Putu Adhi Nugraha Putra . I Putu Adi Wiratama I Putu Jevi Ratmawan I Wayan Darmika Yana . I WAYAN SUASTANA ., I WAYAN SUASTANA I Wayan Sujana I Wayan Sujana I Wayan Wiarta I Wayan Widiana I.G.A. Agung Sri Asri Ida Bagus Indra Pratama Siswadi . Ida Bagus Surya Manuaba Keswari, Putu Hita Krisna Dewantara, Putu Agatha Kristina, Aprilia Listyana, I Gusti Agung Ayu Putu Luh Ayu Tirtayani M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd Drs. Made Putra . Made Ayu Mas Yunitasari . Made Ayu Sintya Dewi ., Made Ayu Sintya Dewi Made Putra Mahayuniari, Ni Gusti Ayu Mardanti, Ni Putu Ari Maria Goreti Rini Kristiantari Muazaroh, Afiva Niswati Ni Gusti Ayu Made Armita Jayanti . Ni Kadek Ariasih . Ni Ketut Alit Savitri Ni Komang Ayu Metayanti Ni Komang Novitariyani Febriyanthi Ni Komang Widiantari Ni Luh Gede Tina Ni Luh Putu Gautami Ni Luh Putu Muri Adnyani . Ni Luh Putu Yaspita Dewi . Ni Luh Putu Yeni Sugiarti . Ni Luh Rahayuni Ni Made Ari Setyawati Ni Made Dewi Sekarini . Ni Made Dwi Lestarini ., Ni Made Dwi Lestarini Ni Made Dwiani Safitri . Ni Made Trisnayanti ., Ni Made Trisnayanti Ni Made Wardani . Ni Made Yuana Dewi Ni Made Yuniartha Kusuma . Ni Nyoman Ganing Ni Nyoman Sri Wahyuni . Ni Putu Ari Mardanti Ni Putu Era Rositayani Ni Putu Indra Rusminiati . Ni Putu Lisdayanti . Ni Putu Pradnya Paramitha Shinta Devi Ni Wayan Adnyanawati Ni Wayan Ardiani . Ni Wayan Nuryati . Ni Wayan Suniasih Ni Wayan Wiwin Sapitri . Nihayanti ., Nihayanti Pranata, I Dewa Agung Alit Pratiwi, Putu Heta Maja Putra, Made Putri Ari, Anak Agung Istri Putu Ayu Triastini ., Putu Ayu Triastini Putu Dian Valentina Darmayanti Putu Ida Pratiwi . Putu Komandari Laksmi . Putu Wahyudhiatmika ., Putu Wahyudhiatmika Rahayu, Ni Komang Ari Rahayuni, Ni Luh Ratmawan, I Putu Jevi Resmita, Dinda Novia Riska Kurniawati, Ni Putu Rositayani, Ni Putu Era Sang Ayu Ketut Tirtawati Santi, Ni Wayan Prawi Septiari, Ni Kadek Shinta Devi, Ni Putu Pradnya Paramitha Suari, Ketut Ayuning Sudarmawan, I Made Swati, Ni Made Nadia Rara Wayan Gunadi Sudarta Widia Fransiska, Kadek Ayu wisnuardani, anak agung Wiyasa, I Komang Ngurah Wulandari, I Gusti Ayu Yusri Yuliana, Fadjri Yuniarti, Dwi