Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENANYA PADA PROSES PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KURIKULUM 2013 (TEMA SEJARAH PERADABAN INDONESIA) DI KELAS V SD NEGERI 7 SESETAN TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Putu Wahyudhiatmika; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5109

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan siswa dalam menanya pada proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 (Tema Sejarah Peradaban Indonesia) di Kelas V SD Negeri 7 Sesetan Tahun Ajaran 2014/2015. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian, siswa kelas V SD Negeri 7 Sesetan yang berjumlah 76 orang. Teknik penentuan sampel menggunakan sampel jenuh sehingga seluruh populasi adalah sampel. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kemampuan siswa dalam menanya lebih dominan pada pengetahuan faktual. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis data kemampuan menanya siswa menggunakan tabel taksonomi yang kemudian dikonversikan dalam PAP skala 4 diperoleh nilai pengetahuan faktual yaitu 3,6 dengan kategori sangat baik, sedangkan perolehan nilai pengetahuan konseptual adalah 0,3 dengan kategori kurang, nilai pengetahuan prosedural 0,1 dengan kategori kurang, dan nilai pengetahuan metakognitif adalah 0 dengan kategori kurang. Berdasarkan analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam menanya pada proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 (Tema Sejarah Peradaban Indonesia) di Kelas V SD Negeri 7 Sesetan Tahun Ajaran 2014/2015 adalah dominan pada pengetahuan faktual dengan kategori sangat baik secara generalisasi.Kata Kunci : kemampuan siswa, menanya, dan pendekatan saintifik The purpose of this research was to describe students ability in asking questions during study using scientific approach for curriculum 2013 (Tema: Sejarah Peradaban Indonesia) in grade 5th SD Negeri 7 Sesetan in 2014/2015 academic year. This was a descriptive qualitative research with subjects of 76 students. We use the whole student population as our sample. Data were collected through observation, interviews, and documentation which were then analyzed using descriptive qualitative approach. Derived our conclusion, we analyzed such ability asking question using taxonomy table which is mapped to PAP scale with maximum scale of 4. Factual knowledge has a score of 3.6 which is very good, whereas conceptual, procedural, and meta-cognitive scores are 0.3, 0.1 and 0, respectively, which are poor. This shows that our subjects ability in asking questions during study using scientific approach for curriculum 2013 (Tema: Sejarah Peradaban Indonesia) in grade 5th SD Negeri 7 Sesetan in 2014/2015 academic year is dominantly on factual knowledge, with very good level of competence.keyword : students' ability, asking questions, scientific approach
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA KELAS IV DI SDN 5 SANUR DALAM KEGIATAN MENCOBA PEMBELAJARAN TEMA CITA-CITAKU DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KURIKULUM 2013 ., Ni Made Trisnayanti; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba pembelajran tema Cita-Citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 (2) faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba pembelajran tema Cita-Citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVA dan IVB SDN 5 Sanur. Objek penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam mencoba dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013, dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam mencoba dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan untuk memperoleh data kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba pembelajaran tema Cita-Citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013, wawancara dilakukan untuk memperoleh data kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba pembelajaran tema Cita-Citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba pembelajran tema Cita-Citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013, dokumentasi digunakan untuk melengkapi data observasi. Selanjutnya analisis data dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba yaitu sudah mendekati indikator (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba adalah faktor intern dan faktor ekstern. Kata Kunci : kemampuan siswa, mencoba, pendekatan saintifik, dan kurikulum 2013. This research aims to describe (1) the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try pembelajran themes Cita-Citaku to scientific approaches in the curriculum of 2013 (2) factors that influence the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try pembelajran themes Cita-Citaku with scientific approach on the curriculum of 2013. The design of this research is a descriptive qualitative. The subject of this study are grade the IVA and IVB SDN 5 Sanur. The object of this research is the ability of the students in the scientific approach to try with the curriculum of 2013, and the factors that affect the ability of the students in the scientific approach to try with the curriculum of 2013. Data collection techniques used are observation, interview and documentation. The observation is done to obtain data on the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try learning theme scientific approach with themes Cita-Citaku on the curriculum of 2013, an interview is conducted to obtain data ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try learning theme scientific approach with themes Cita-Citaku on the curriculum of 2013 and the factors that affect the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try pembelajran themes Cita-Citaku to scientific approaches in the curriculum of 2013, the documentation used to complement the data of observation. Further data analysis was done with three stages, namely the reduction of the data, the presentation of the data, and draw conclusions. The results showed (1) the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN tried that already approaches the indicator (2) factors that influence the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try internal factors and factors are external. keyword : Ability students, scientific approach try, and the curriculum is 2013.
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM KEGIATAN MENGAMATI PADA PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KURIKULUM 2013 TEMA LINGKUNGAN BERSIH, SEHAT DAN ASRI KELAS I DI SDN 8 PADANGSAMBIAN ., Ni Made Dwi Lestarini; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kemampuan siswa dalam mengamati,  dan (2) faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam mengamati pada pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 tema lingkungan bersih, sehat dan asri  kelas I di SDN 8 Padangsambian. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I SDN 8 Padangsambian. Objek penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam mengamati dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam mengamati pada pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan angket. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriftif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan siswa dalam kegiatan mengamati yang dianalisis dari aspek observasi dan angket dengan tiga aspek termasuk kategori sangat baik (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam kegiatan mengamati adalah adanya faktor yang berasal dari dalam meliputi faktor panca indra, intelegensi, gaya belajar, minat, dan motivasi, serta  faktor dari luar siswa  meliputi sarana dan prasarana, keluarga, guru dan lingkungan sosial siswa di sekolah. Simpulan dari penelitian ini adalah (1) Kemampuan siswa kelas I di SDN 8 Padangsambian  dalam kegiatan mengamati pada  pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 termasuk kategori sangat baik (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam mengamati adalah faktor yang berasal dari dalam dan dari luar siswa. Siswa disarankan agar membiasakan diri untuk mengamati pada saat pembelajaran. Guru disarankan agar lebih melatih, mengupayakan dan memfasilitasi kemampuan siswa dalam mengamati.Kata Kunci : kemampuan siswa, kegiatan mengamati, pendekatan saintifik, dan kurikulum 2013. This study aimed to described (1) student’s ability of observation activites in learning, and (2) factors that affected student’s ability of observation activities in learning with scientific approach in curriculum 2013 theme lingkungan bersih, sehat dan asri  on 1st class in SDN 8 Padangsambian. The subjects of this study were student’s class in 1st SDN 8 Padangsambian. Objects of this study were student’s ability of observation activites, and factors that affected student’s ability of observation activites in learning with scientific approach in curriculum 2013.  Techniques of collected the data which used were observation, interview, and questionnaire. The analysis technique used descriptive qualitative. The results of this study showed  (1) student’s ability of observation in learning that analyzed from aspects of observation and questionnaire from three aspectts included in best categories (2)The factors that affected students’ ability of observation activities were the factors came from inside  such as five sense, intelligence, interest, and motivation,  and outside of the students, such as facilities and infrastructure, family, and the social environment student’s in the school. The conclusion of this study that (1) student’s ability of observation in learning  with scientific approach in curriculum 2013 included in best categories (2)The factors that affected students’ ability of observation activities were the factors came from inside and outside of the student’s. Student’s suggested to got used to observation activities in learning. Teachers suggested to gave more efforts and facilitated  students’ ability in observation activities. keyword : students’ ability, observation activities, scientific approach, and curriculum 2013
ANALISIS SIKAP SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KURIKULUM 2013 TEMA SEJARAH PERADABAN INDONESIA KELAS V DI SEKOLAH DASAR NEGERI 28 DANGIN PURI ., I Made Agus Adi Suteja; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5163

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan sikap siswa dalam proses pembelajaran, (2) mendeskripsikan hambatan dalam mengembangkan sikap siswa, dan (3) mendeskripsikan solusi terhadap sikap siswa dalam proses pembelajaran tema sejarah peradaban Indonesia dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 siswa kelas V. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 28 Dangin Puri. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan angket. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) dari 9 aspek sikap siswa, sebagian besar siswa sudah mulai konsisten menunjukan sikap spiritual dan sikap sosial (2) Hambatan dalam mengembangkan sikap siswa berasal dari internal siswa sebanyak 5 aspek, dan 5 aspek dari eksternal siswa. (3) Solusi yang telah dilakukan guru sebanyak sembilan hal, yang secara umum tergolong ke dalam nasehat dan pengawasan serta teguran dari guru. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Siswa sudah mulai konsisten menunjukan sikap beriman taqwa, jujur, disiplin, toleransi, gotong royong, percaya diri, tanggung jawab, santun dalam proses pembelajaran. (2) Hambatan dalam mengembangkan sikap yang ada berasal dari faktor internal siswa dan eksternal siswa. (3) Solusi yang telah dilakukan adalah nasehat, pegawasan serta teguran dari guru.Kata Kunci : Sikap Spiritual, Sikap Sosial , hambatan, kurikulum 2013, solusi. This descriptive research was aimed to (1) described attitudes of students in learning process, (2) describe the obstacles in developing attitudes of students in the learning process, and (3) describe a solution to the attitudinal obstacles in the learning process theme Indonesian Culture History with scientific approach on 2013 curriculum 5th Class Elementary School 28 Dangin Puri. Subject from this research was students in 5th class Elementary School 28 Dangin Puri as many as students. Collection data method which was used were observation, interview, and questioner. Data was analyzed by descriptive qualitative technique. Results of this research were (1) Of the nine aspects of the attitudes of the students, most have startded to consistently showed an attitudes spiritual and social attitudes, (2) Obstacles to developing student’s attitudes were came from the internal as many as 5 aspects, and 5 aspects from student’s external, (3) Attitudes solution which was done were advice, supervision and reprimand from teacher. The conclusion of this research were (1) Students have started to consistently show the attitude of religious, honest, discipline, tolerance, mutual cooperation, confidence, responsibility, courtesy in the learning process. (2) Constraints in developing an attitude that is derived from internal factors students and external students. (3) The solution that has been done is counsel, pegawasan and reprimand from the teacher . keyword : spiritual Attitude, Social Attitudes, obstacle, curriculum 2013, Solution.
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENGASOSIASI PADA PROSES PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KURIKULUM 2013 (TEMA AIR, BUMI DAN MATAHARI) DI KELAS II SD NEGERI 14 DAUH PURI KECAMATAN DENPASAR BARAT (TAHUN AJARAN 2014/2015) ., Nihayanti; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5551

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan kemampuan siswa dalam mengasosiasi pada proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 (Tema Air, Bumi dan Matahari) di Kelas II SD Negeri 14 Dauh Puri Kecamatan Denpasar Barat (2) mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam mengasosiasi pada proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas II SD Negeri 14 Dauh Puri tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 42. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kemampuan siswa dalam mengasosiasi pada proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 (Tema Air, Bumi dan Matahari) di Kelas II SD Negeri 14 Dauh Puri Kecamatan Denpasar Barat tahun ajaran 2014/2015 tergolong mengasosiasi secara induktif kategori generalisasi hal ini didukung oleh persentase rata – rata kemampuan mengasosiasi siswa yang tergolong baik secara tertulis adalah 83,34%, sedangkan siswa yang tergolong amat baik 16,66%. Kemudian faktor yang mempengaruhi kemampuan mengasosiasi siswa diantaranya minat dan motivasi siswa yang sangat tinggi dalam mengikuti proses pembelajaran dan peran guru dalam membimbing siswa ketika proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam mengasosiasi pada proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 (tema air, bumi dan matahari) di kelas II SD Negeri 14 Dauh Puri Kecamatan Denpasar Barat tahun ajaran 2014/2015 adalah baik secara generalisasi.Kata Kunci : kemampuan, siswa, mengasosiasi, pendekatan saintifik, dan kurikulum 2013 The purpose of this study was to examine (1) describe the student`s competence in associating on the process of learning with scientific approach in the curricullum 2013 (themes of water, earth, and sun) for the class II of SD Negeri 14 Dauh Puri Kecamatan Denpasar Barat. (2) describe some factors that affects the student`s ability in associating on the process of learning with scientific approach in the curricullum 2013. This study was descriptive study that has 42 students as a subject of research for the students of class II of SD SD Negeri 14 Dauh Puri in the school year 2014/2015. In this study, a technique for collecting data were using observation, interview, questionnaire opened, and documentation. Analysis data was using a qualitative and quantitative approach. For the result of this study display that the student`s capability in assocaiting on the process of learning was generalizability inductive category. This case was supported by an average of student`s associating with writing presentation were 83,34% for good students and the poor students were 16,66%. From the whole result, the present researcher conclude that the student`s ability in associating on the process of learning was partly good that furthermore followed by the teacher`s including in the process of learning and guiding the students in that process. This research concludes that through the student`s competence in associating on the process of learning with scientific approach in the curricullum 2013 (themes of water, earth, and sun) for the class II of SD Negeri 14 Dauh Puri Kecamatan Denpasar Barat was good with generalizability.keyword : capability, student, association, saintific approach, and curriculum 2013
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Putu Iishvari Radha Devi; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7010

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Negeri 1 Sanur, setelah diterapkan pendekatan saintifik berbasis pembelajaran kooperatif tipe team games tournament (TGT). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus untuk memperbaiki proses pembelajaran. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Sanur yang berjumlah 43 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes objektif pilihan ganda untuk mengetahui penguasaan kompetensi pengetahuan IPA. Data tersebut kemudian dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada siklus I persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA sebesar 75% berada dalam kategori sedang dengan ketuntasan klasikal 62,79% sedangkan pada siklus II memperoleh persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA sebesar 89% berada dalam kategori tinggi dengan ketuntasan klasikal 90,69%. Hal ini menunjukkan peningkatan persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dari siklus I ke siklus II sebesar 14% dan ketuntasan klasikal dari siklus I ke siklus II sebesar 27,9%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Negeri 1 Sanur. Kata Kunci : saintifik, team games tournament, pengetahuan IPA This study aims to improve the mastery of knowledge competencies fifth grade science students of SD Negeri 1 Sanur, after applied scientific approach based cooperative learning team games tournament (TGT). This research was classroom action research conducted in two cycles to improve the learning process. The subjects were fifth grade students of SD Negeri 1 Sanur was numbered 43 peoples. Collecting data in this study was conducted using multiple choice objective test to determine competency mastery of knowledge Science. The data was analyzed using descriptive statistical analysis techniques and quantitative descriptive analysis. The results of this research is showing that an increase of knowledge mastery of competencies science in the first cycle the average percentage of knowledge mastery of competencies Science by 75% under the category of middle with classical completeness 62,79% while in the second cycle obtains the mean percentage science knowledge mastery of competencies average by 89% under the category of high with 90,69% classical completeness. This shows an increase in the average percentage of mastery of competencies cycle of 14% and knowledge of Science classical completeness of the first cycle to the second cycle of 27,9%. Based on these results, it is conclud that the application of a scientific approach based cooperative learning Team Games Tournament (TGT) may improve the mastery of knowledge competencies of fifth grade science students of SD Negeri 1 Sanur.keyword : scientific, team games tournament, sience knowledge
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAPAT MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA SISWA ., Ni Putu Ega Yuliantari; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan keaktifan belajar matematika melalui penerapan model Problem Based Learning siswa kelas VB SDN 8 Padangsambian, (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan matematika melalui penerapan model Problem Based Learning siswa kelas VB SDN 8 Padangsambian. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VB SDN 8 Padangsambian sebanyak 45 siswa yang terdiri dari 21 siswa laki-laki dan 24 siswa perempuan. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus. Setiap siklus melalui tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Data yang telah dikumpulkan, dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik deskriptif. Keaktifan belajar siswa diukur dengan menggunakan lembar observasi. Pada prasiklus persentase rata-rata keaktifan belajar siswa adalah 58,33% berada pada kriteria kurang aktif. Setelah mendapat tindakan pada siklus I meningkat menjadi 71,42% dan selanjutnya pada siklus II meningkat menjadi 82,52% berada pada kriteria aktif. Terjadi peningkatan persentase rata-rata keaktifan siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 11,1%. Kompetensi pengetahuan matematika diukur dengan menggunakan tes uraian. Pada prasiklus 42,22% atau sebanyak 19 siswa dari 45 siswa yang mendapat predikat ≥B. Setelah mendapat tindakan pada siklus I meningkat menjadi 62,22%, dan selanjutnya pada siklus II meningkat menjadi 84,43% atau 38 siswa dari 45 siswa mendapat predikat ≥B. Terjadi peningkatan persentase penguasaan kompetensi pengetahuan matematika sebesar 22,21%. Berdasarkan hasil penelitian ini membuktikan bahwa model Problem Based Learning dapat meningkatkan keaktifan dan kompetensi pengetahuan matematika pada siswa kelas VB di SDN 8 Padangsambian tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : problem based learning, keaktifan, matematika This research was aimed to (1) increase the activeness of learning mathematics through the implementation of Problem Based Learning model in class VB of SDN 8 Padangsambian (2) increase the mastery competence of mathematics knowledge through the implementation of Problem Based Learning model in class VB of SDN 8 Padangsambian. This research was a classroom action research (PTK). The subjects were students of class VB as many as 45 students to 21 male students and 24 female students. This research was conducted in two cycles. Every cycle there were steps activities reflection, the action plans, the action, and evaluation. The data were obtained then analyzed by using analysis of descriptive quantitative and analysis of statistic descriptive. Activeness of students learning mathematics was measured using observation sheet. In prasiklus the average percentage of students activeness was 58,33% in less active criteria. After obtaining the action in cycle I increased to 71,42% and on the cycle II increased to 82.52% in active criteria. It is showing the improvement is 11,1%. Mastery competence of mathematics knowledge is measured by using a essay test, In prasiklus 42.22% or as many as 19 students from 45 students who have get predicate ≥B. After obtaining the action in cycle I increased to 62.22%, and on the cycle II increased to 84.43% or 38 students out of 45 students that have get predicate ≥B. It is showing the improvement is 22.21%. Based on these result, it can conclude that the application of Problem Based Learning model can enhance the activeness and competence of mathematics knowledge in class VB of SDN 8 Padangsambian in the academic year 2015/2016.keyword : problem based learning, activeness, mathematics
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN MODEL QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS ., Kadek Pitria Widiastuti; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan (1) aktivitas belajar siswa kelas V SDN 26 Pemecutan (2) penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SDN 26 Pemecutan, setelah diterapkan pendekatan saintifik dengan model Quantum Teaching. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 26 Pemecutan tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 34 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan masing-masing siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Data mengenai aktivitas belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan data tentang penguasaan kompetensi pengetahuan siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif. Hasil penelitian penerapkan pendekatan saintifik dengan model Quantum Teaching menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan persentase rata-rata aktivitas belajar siswa dari 68,53% pada siklus I menjadi 81,93% pada siklus II. dan (2) terjadi peningkatan persentase rata-rata nilai kelas dalam penerapan pendekatan saintifik dengan model Quantum Teaching dan ketuntasan belajar secara klasikal. Rata-rata nilai kelas dalam dalam penguasaan kompetensi pengetahuan siswa mengalami peningkatan dari 71,14% pada siklus I menjadi 81,02% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa Penerapan Pendekatan Saintifik Dengan Model Quantum Teaching Dapat Meningkatkan Aktivitas Dan Penguasaan Kompetensi Pengetahuan Siswa dalam muatan materi IPS kelas V SDN 26 Pemecutan Tahun Ajaran 2015/2016. Kata Kunci : Saintifik, Quantum Teaching, aktivitas, Pengetahuan IPS This study aims to determine the increases (1) of the activity of students of class V SDN 26 Pemecutan (2) the acquisition of knowledge competencies IPS fifth grade students of SDN 26 Pemecutan, once applied scientific approach with a model of Quantum Teaching. This research was a classroom action research subjects wen students of class V SDN 26 Pemecutan 2015/2016 school year totaling of 34 students. This study was conducted in two cycles and each cycle consisted of three meetings. Data on students 'learning activities are collected by using observation sheets and data on students' mastery of competencies knowledge collected using objective tests. The results of has study apply the scientific approach with Quantum Teaching models show that (1) an increase in the average percentage of student activity of 68.53% in the first cycle to 81.93% in the second cycle. and (2) an increase in the average percentage of the value of the class in the application of scientific approach to the model of Quantum Teaching and learning completeness in classical. The average grade classes in the mastery of competencies of knowledge of students has increased from 71.14% in the first cycle to 81.02% in the second cycle. Based on these results it can be concluded that the adoption of the Model Quantum Scientific Approach to Improving Teaching Activities and Knowledge Competence mastery Students in charge of the material IPS class V SDN 26 Pemecutan Academic Year 2015/2016. keyword : Scientific, Quantum Teaching, activities, Social Knowledge
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS MOCH.HATTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Ni Luh Ari Kartiningsih; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan mengenai penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Group Investigation berbasis pendekatan saintifik dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional berbasis pendekatan saintifik pada siswa kelas IV di SD Gugus Moch.Hatta. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Moch.Hatta tahun pelajaran 2015/2016. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik random sampling , sehingga diperoleh SDN 4 Panjer sebagai kelompok eksperimen dan SDN 2 Panjer sebagai kelompok kontrol. Data Penguasaan Kompetensi Pengetahuan IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif pilihan ganda biasa, kemudian dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol (81,58 > 78,66). Berdasarkan hasil analisis uji-t dengan derajat kebebasan (dk = 50 + 49 – 2 = 97) pada taraf signifikansi 5% diperoleh thitung > ttabel (1,90 > 1,67) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Group Investigation berbasis pendekatan saintifik dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional berbasis pendekatan saintifik pada siswa kelas IV SD Gugus Moch.Hatta tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Model Group Investigation , Pendekatan Saintifik, kompetensi pengetahuan IPA This research aimed to determining the significant difference mastery of knowledge competence in Science learning among groups of students that learned using Group Investigation learning model based scientific approach with student groups that learned using conventional learning model based on a scientific approach to the fourth grade elementary school students at the Cluster Moch.Hatta. Type of this research was quasi-experimental, with non-equivalent control group design. The population in this research were all of students in fourth grade elementary school students at the cluster Moch.Hatta 2015/2016. The sample of this research using random sampling technique, there was SDN 4 Panjer as an experiment group and SDN 2 Panjer as the control group. Data mastery of knowlege competence science learning collected using the multiple-choice text, and then analyzed using t-test. The results of this research shows that the average achievement of experiment group more than the average achievement of control group (81,58 > 78,66). Base on t-test analyzed with (dk = 50 + 49-2 = 97) in significance standard 5% that the result shows thitung more than ttabel (1,90 > 1,67) that mean Ho is reject and Ha is accept. In this research it can conclude that there are significant differences mastery of knowledge competence in science learning among groups of students that learn using Group Investigation learning model based scientific approach with student groups that learn using conventional learning model base on a scientific approach on fourth grade elementary school students at the Cluster Moch.Hatta 2015/2016.keyword : Group investigation learning model, scientific approach, mastery of knowledge competences
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI MENGGUNAKAN MEDIA KONKRET UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Ni Putu Yuni Setyaningsih; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7142

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) meningkatkan aktivitas melalui penerapan model pembelajaran inkuiri menggunakan media konkret kelas VA SDN 22 Dauh Puri tahun ajaran 2015/2016 (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA melalui penerapan model pembelajaran inkuiri menggunakan media konkret kelas VA SDN 22 Dauh Puri tahun ajaran 2015/2016. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA SDN 22 Dauh Puri yang berjumlah 33 orang yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan metode tes. Instrumen pengumpulan data aktivitas belajar yang digunakan adalah lembar observasi dan instrumen pengumpulan data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA yang digunakan adalah tes bentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terjadi peningkatan aktivitas dari rata-rata persentase aktivitas siswa 70,28% yang tergolong sedang pada siklus I, meningkat menjadi 80,06% yang tergolong tinggi pada siklus II; dan (2) terjadi peninggatan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA yakni perentase rata-rata siklus I sebesar 71,39% yang berada pada kategori sedang dengan ketuntasan belajar secara klasikal 48,48%. Sedangkan pada siklus II persentase rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA sebesar 82,75% yang berada pada kategori tinggi dengan ketuntasan belajar secara klasikal 93,93%, atau sebanyak 31 siswa yang tuntas dari jumlah siswa yaitu 33 siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis menggunakan media konkret dapat meningkatkan aktivitas dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas VA SDN 22 Dauh Puri tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : inkuiri, akivitas,kompetensi pengetahuan IPA The purposes of this classroom action research were: (1) to improve activity through the application of media-based inquiry learning concrete model of the VA grade students of SDN 22 Dauh Puri in academic year 2015/2016 (2) to improve the mastery of competence through the application of knowledge science inquiry learning model based concrete media classes VA SDN 22 Dauh Puri in academic year 2015/2016. Subjects in this study were students of VA of SDN 22 Dauh Puri and the total of the students were 33 students consist of 14 male students and 19 female students. Data collection methods that used in this research were observation methods and test methods. Learning activity data collection instruments that used were observation sheet and data collection instruments, mastery of knowledge competence Science used was multiple choice test. Data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results of this study showes that: (1) an improvement in activity from an average percentage of 70.28% of student activity isclassifie as being in the first cycle, improve to 80.06%, which is high on the second cycle; and (2) improvement mastery of competence Science knowledge that the average percentage of first cycle of 70,57%, which is in the category with the classical learning completeness 48.48%. While on the second cycle the average percentage of Science knowledge mastery of competence at 85,30%, which is at the high category with classical learning completeness 93.93% or 31 students complete from total of the students were 33 students. Based on these results it can be concluded that the application of the based inquiry learning concrete media model can be improved the activity of knowledge and mastery of competence Science of the VA grade students of SDN 22 Dauh Puri in academic year 2015/2016.keyword : Inquiry, activity, knowledge competence Science
Co-Authors ., Desak Ketut Ayu Juniantari SN ., Dw Ayu Putri Suryani ., Gek Rika Ulan Purnami ., Gst Ag Md Chandra m ., Herdyana Dewi Astuti ., I Nengah Suardika ., I Wayan Adiwiguna ., Kadek Pitria Widiastuti ., Kadek Yuli Antari ., Ni Komang Dewi Arianti ., Ni Luh Ari Kartiningsih ., Ni Luh Nopita Windiani ., Ni Luh Yesi Oktaviari ., Ni Made Laksani Ayu ., Ni Nyoman Adi Indradewi ., Ni Putu Ega Yuliantari ., Ni Putu Yuni Setyaningsih ., Ni Wayan Gita Marheni Pasek ., Putu Iishvari Radha Devi ., Putu Indah Novianti ., Putu Wulandari ., R Ayu Sumina Putri A.A Istri Dewi Adhi Utami Adnyanawati, Ni Wayan Agus Adiarta,ST,MT . Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Anak Agung Istri Putri Ari Anak Agung Istri Sasmita Putri Annisa Husninadiyah Susanto Darmayanti, Ni Kadek Dwi Darmayanti, Putu Dian Valentina DB. KT. NGR. Semara Putra Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewi, Komang Ayu Tantri Sastra Dewi, Komang Sujara Dewi, Ni Made Yuana Dewi, Puput Kusuma Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Elizabeth Putu Tania Yuliawati Friska Dewi, Luh Putu Adelia Gitatenia, I Dewa Ayu Indah Gungde Putra, A.A. Gede Putra Jaya Wiguna Gusti Ayu Dian Ratna Pertiwi p . Gusti Ayu Kade Erna Wahyuni Gusti Ayu Putu Pradnya Paramita Gusti Ngurah Sastra Agustika I Gusti Agung Ayu Wulandari I Gusti Agung Diah Pradnya Antari . I Gusti Ayu Eny Indrawati . I Kadek Adnya Yasa . I Kadek Sastra Adi Merta I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Komang Ngurah Wiyasa I Komang Ngurah Wiyasa I Made Agus Adi Suteja ., I Made Agus Adi Suteja I Made Suryanta . I Nengah Suadnyana I Putu Adhi Nugraha Putra . I Putu Adi Wiratama I Putu Jevi Ratmawan I Wayan Darmika Yana . I WAYAN SUASTANA ., I WAYAN SUASTANA I Wayan Sujana I Wayan Sujana I Wayan Wiarta I Wayan Widiana I.G.A. Agung Sri Asri Ida Bagus Indra Pratama Siswadi . Ida Bagus Surya Manuaba Keswari, Putu Hita Krisna Dewantara, Putu Agatha Kristina, Aprilia Listyana, I Gusti Agung Ayu Putu Luh Ayu Tirtayani M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd Drs. I Made Suara . M.Pd Drs. Made Putra . Made Ayu Mas Yunitasari . Made Ayu Sintya Dewi ., Made Ayu Sintya Dewi Made Putra Mahayuniari, Ni Gusti Ayu Mardanti, Ni Putu Ari Maria Goreti Rini Kristiantari Muazaroh, Afiva Niswati Ni Gusti Ayu Made Armita Jayanti . Ni Kadek Ariasih . Ni Ketut Alit Savitri Ni Komang Ayu Metayanti Ni Komang Novitariyani Febriyanthi Ni Komang Widiantari Ni Luh Gede Tina Ni Luh Putu Gautami Ni Luh Putu Muri Adnyani . Ni Luh Putu Yaspita Dewi . Ni Luh Putu Yeni Sugiarti . Ni Luh Rahayuni Ni Made Ari Setyawati Ni Made Dewi Sekarini . Ni Made Dwi Lestarini ., Ni Made Dwi Lestarini Ni Made Dwiani Safitri . Ni Made Trisnayanti ., Ni Made Trisnayanti Ni Made Wardani . Ni Made Yuana Dewi Ni Made Yuniartha Kusuma . Ni Nyoman Ganing Ni Nyoman Sri Wahyuni . Ni Putu Ari Mardanti Ni Putu Era Rositayani Ni Putu Indra Rusminiati . Ni Putu Lisdayanti . Ni Putu Pradnya Paramitha Shinta Devi Ni Wayan Adnyanawati Ni Wayan Ardiani . Ni Wayan Nuryati . Ni Wayan Suniasih Ni Wayan Wiwin Sapitri . Nihayanti ., Nihayanti Pranata, I Dewa Agung Alit Pratiwi, Putu Heta Maja Putra, Made Putri Ari, Anak Agung Istri Putu Ayu Triastini ., Putu Ayu Triastini Putu Dian Valentina Darmayanti Putu Ida Pratiwi . Putu Komandari Laksmi . Putu Wahyudhiatmika ., Putu Wahyudhiatmika Rahayu, Ni Komang Ari Rahayuni, Ni Luh Ratmawan, I Putu Jevi Resmita, Dinda Novia Riska Kurniawati, Ni Putu Rositayani, Ni Putu Era Sang Ayu Ketut Tirtawati Santi, Ni Wayan Prawi Septiari, Ni Kadek Shinta Devi, Ni Putu Pradnya Paramitha Suari, Ketut Ayuning Sudarmawan, I Made Swati, Ni Made Nadia Rara Wayan Gunadi Sudarta Widia Fransiska, Kadek Ayu wisnuardani, anak agung Wiyasa, I Komang Ngurah Wulandari, I Gusti Ayu Yusri Yuliana, Fadjri Yuniarti, Dwi