Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga melalui Pemanfaatan Pekarangan di Posyandu Permata Anawai Kendari Paridah; Nirmala; Hamriani, Andi; Fauziyah. F, Rajwa; Sarnianti
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): GJPM - Januari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i1.1950

Abstract

Pemenuhan kebutuhan gizi dan kesehatan keluarga tidak terlepas dari ketersediaan pangan yang cukup dan berkelanjutan di tingkat rumah tangga. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung hal tersebut adalah pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi melalui pendekatan berbasis masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pengelolaan pekarangan di Posyandu Permata Anawai, Kota Kendari. Kegiatan dilaksanakan pada 28 September 2025 di Posyandu Permata Anawai, Wilayah Puskesmas Wua-Wua, Kota Kendari, peserta kegiatan yang hadir sebanyak 11 orang yang terdiri dari 2 kader Posyandu dan 9 Ibu Balita. Pelaksanaan kegiatan mencakup pemberian edukasi terkait pentingnya konsumsi pangan bergizi, melalui metode ceramah dan tanya jawab selama sekitar 60 menit, pendampingan praktik budidaya tanaman sayuran di pekarangan, serta penyaluran bibit tanaman kepada peserta. Penilaian kegiatan dilakukan secara kualitatif berdasarkan pengamatan terhadap keterlibatan peserta, tingkat antusiasme, dan respons selama kegiatan berlangsung. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan positif berupa meningkatnya kesadaran dan sikap peserta terhadap pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Partisipasi aktif kader Posyandu turut memperkuat proses edukasi gizi dan membuka peluang keberlanjutan kegiatan di lingkungan masyarakat. Meskipun belum didukung oleh pengukuran kuantitatif, kegiatan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan pekarangan yang terintegrasi dengan Posyandu berpotensi menjadi strategi pendukung penguatan ketahanan pangan keluarga. Untuk pengembangan selanjutnya, diperlukan penerapan metode evaluasi yang lebih terstruktur guna menilai dampak jangka panjang terhadap pola konsumsi dan kemandirian pangan rumah tangga.
Membangun Jiwa PEKA (Produktif, Edukatif, Kooperatif, Adaptif) melalui Program KKN di Rusun PIK Pulogadung Rohma, Amana; Nirmala; Alwi, Mohammad; Fajar, Ade; Dzakwan; Fauziyah, Diana; Putra, Achmad Rizky; Kamil, Insan; Nada, Zahra Qotrun; Verdianto, Fauzan; Tursida, Keissha Valda; Nurrizqiana, Allifya; Dimassyah, Muhamad Akbar
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i1.575

Abstract

Devotion to the community through a real work lecture (KKN) is one form of student contribution to overcoming the problems in the community. This study aims to examine the role of KKN in building sensitive souls (productive, educative, cooperative, adaptive) in Pik Pub Pub Rusun. The method used in this study is observation. KKN students participated in socialization activities, training of artwork, BTQ, healthy gymnastics, numerated literacy, seminars on early marriage and Islamic banking, futsal tournament, fun game (traditional game), Islamic competition (Azan, MHQ, Islamic puzzle, and coloring calligraphy), and badminton. The results showed that through KKN, KKN students can take advantage of the potential received during college by applying it in the community, so that it can ducto in and help resolve the problems that exist in the community, through students to get speech and participation from the very good community of programs implemented, and through KKN community can increase productive, educative, cooperative, and adaptive.
Evaluasi Formatif Dan Sumatif Dalam Pembelajaran PAI Serta Relevansinya Dalam Surah Al-Ankabut Ayat 2-3 Fitriah, Fitriah; Mattinetta, Ahmad Abdillah; Kholida, Leliy; Nirmala
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Religi, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i2.1120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas evaluasi formatif dan sumatif yang merupakan dua komponen penting dalam penilaian pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) serta pnegasan teologisnya dalam surah al-Ankabut ayat 1-2. Evaluasi formatif dilaksanakan dalam proses pembelajaran yang bertujuan untuk memantau kemajuan belajar peserta didik dan memberikan umpan balik yang konstruktif guna memperbaiki strategi pembelajaran. Sedangkan evaluasi sumatif dalam pembelajaran PAI dilakukan di akhir periode pembelajaran, seperti akhir semester atau tahun ajaran, untuk menilai pencapaian hasil belajar siswa secara menyeluruh yang bertujuan menentukan tingkat penguasaan materi, memberikan nilai akhir, dan menjadi dasar pengambilan keputusan terkait kelulusan atau kenaikan kelas. Penelitian ini menggunakan jenis kajian kepustakaan (library research) yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan koleksi perpustakaan saja tanpa memerlukan riset lapangan. Dengan menerapkan evaluasi formatif dan sumatif secara tepat, guru dapat mengukur efektivitas pembelajaran, mengidentifikasi kebutuhan belajar siswa, dan membantu siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran PAI yang diharapkan, yaitu memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Jika dikaitkan dengan Surah al-Ankabut ayat 2-3 bahwa ujian selama manusia hidup ibaratnya sebagai evaluasi formatif dari Allah swt., yaitu setiap tantangan, kesulitan atau nikmat yang dialaminya adalah bentuk ujian yang berfungsi untuk mengukur kemajuan imannnya, memberikan umpan balik dan memperbaiki dirinya. Adapun evaluasi sumatif ibaratnya adalah kehidupan di akhirat yang menentukan hasil akhir amal manusia yaitu surga bagi yang orang-orang yang lulus ujian-Nya, dan neraka bagi orang-orang yang gagal atau mendustakan ajaran-Nya.
Gambaran Kadar Fenol Urine, Penggunaan APD, Durasi Kerja dan Keluhan Kesehatan pada Pekerja SPBU di Kota Kendari Nirmala; Lestari, Hariati; Hikmawati, Zainab
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v4i2.222

Abstract

Benzena (C6H6) termasuk senyawa hidrokarbon aromatik yang bersifat mudah menguap dan larut, serta memiliki beberapa turunan, di antaranya etilbenzena, kumena, anilin, klorobenzena, dan sikloheksana. Tingkat paparan benzena pada manusia dapat diketahui melalui biomarker fenol dalam urine dengan ambang normal menurut WHO yaitu kurang dari 25 mg/L. Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan kadar fenol urine, penggunaan alat pelindung diri (APD), lama kerja, serta keluhan kesehatan pada pekerja SPBU di Kota Kendari tahun 2026. Metode yang digunakan adalah penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 32 responden dipilih menggunakan teknik accidental sampling, Data penelitian diolah dengan analisis univariat untuk melihat distribusi frekuensi tiap variabel. Hasilnya, 6 responden (18,8%) punya kadar fenol urine >19 mg/L. Sementara itu, semua responden (100%) bekerja maksimal 8 jam/hari. Selain itu, mayoritas pekerja masih kurang patuh dalam penggunaan APD, yaitu sebanyak 21 responden (65,6%). Keluhan kesehatan yang paling sering dirasakan adalah mata perih, berair, atau terasa terbakar yang dialami oleh 22 responden (68,8%). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pekerja SPBU masih berisiko mengalami paparan benzena yang terlihat dari adanya kadar fenol urine tidak normal, rendahnya kepatuhan penggunaan APD, serta munculnya berbagai keluhan kesehatan walaupun durasi kerja masih berada dalam batas normal.
Analysis of Gracilaria Sp. Seaweed Waste Substitution in Ration on the Quality of Local Duck Eggs Agil Maulidina; Andi Batari K. Jabbar; Muhammad Sah; Nurmiani Syam; Saptriani Putri Ridwan; Hikmah Maulifiah Zaim; Nirmala
Journal of Tropical Animal Science and Technology Vol. 8 No. 2 (2026): Journal of Tropical Animal Science and Technology
Publisher : Animal Science Study Program, Faculty of Agriculture, Science and Health, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jtast.v8i2.10494

Abstract

Gracilaria sp. is type of seaweed with abundant availability but has not been optimally utilized. This type of seaweed contains nutrients are polysaccharides, fiber, vitamins (B12, C, and E), protein, amino acids, and fatty acids, indicating its potential as an alternative feed ingredient for poultry, especially laying ducks. This study aimed to evaluate the effects of substitution Gracilaria sp. seweed meal waste with different levels in ration on the duck eggs quality. The parameters measured were egg weight, yolk index, white index, haugh unit, yolk weight, and shell thickness. The experimental design used was a completely randomized design consisting of 4 treatments and 3 replications. The dietary treatments were P0: ration without Gracilaria sp. seaweed meal waste substitution. (control), P1: ration + 5% Gracilaria sp. seaweed meal waste, P2: ration + 10% Gracilaria sp. seaweed meal waste, and P3: ration + 15% Gracilaria sp. seaweed meal waste. The results showed that the addition of Gracilaria sp. seaweed meal waste in the ration up to 15% did not significantly effect (P>0.05) on the quality of local duck eggs. However, treatment P1 (ration + 5% Gracilaria sp. seaweed meal waste) showed exhibited numerically higher values in egg weight, yolk weight, yolk index, and shell thickness. The conclusion is the use of Gracilaria sp. seaweed meal waste has the potential as an alternative feed in laying duck rations with an optimal usage level of 5% without decrease egg quality.