Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Implementation Of Problem Based Learning (PBL) In Improving Results In The Learning Of The Beauty Of Togetherness In MIS Nurul Ulum Probolinggo Peti Zamhariro; Faisal Faliyandra; Devy Habibi Muhammad
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i3.593

Abstract

Various empirical analyzes state that Indonesia has not fully improved its education. This is a challenge for academics to look for formulations when the problems have not fully improved, but are presented to thematic learning. Then thematic learning becomes a new challenge for classroom teachers at the basic education level. So the purpose of this study is to find a learning model formulation, namely Problem Based Learning (PBL) in overcoming the decline in learning outcomes in the theme material. Therefore we use Classroom Action Research (CAR) to focus more on class problems. For the subject in class IV with a total of 12 students with a focus on material for Sub Theme 2, Theme 1 The Beauty of Togetherness. From the results of the research conducted, it can be concluded that PBL is very effective in increasing learning outcomes for Theme 1 The Beauty of Togetherness, and Sub-Theme 2. However, the use of more cycles is also highly recommended to see the effectiveness of this learning model. For more details, see the research we have written.
LITERASI NUMERASI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS TINGGI DI TINGKAT MADRASAH IBTIDAIYAH Yulina Fadilah; Faisal Faliyandra; Irmawati Aprilia; Sofia Sofia
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 3 No. 1 (2022): Januari
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/ibtidaiyah.v3i1.280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan (1) rencana program literasi numerasi dalam pembelajaran matematika, (2) implementasi program literasi numerasi dalam pembelajaran matematika, (3) usaha yang dilakukan oleh lembaga Madrasah Ibtidaiyah untuk meminimalisir kendala pada saat melaksanakan program literasi numerasi, (4) unsur pendorong terlaksananya program literasi numerasi dalam pembelajaran matematika, (5) unsur kendala terlaksananya program literasi numerasi dalam pembelajaran matematika. Jenis penelitian ini adalah deskripsif kualitatif. Hasil penelitian yaitu (1) rencana program literasi numerasi di Madrasah Ibtidaiyah area Kabupaten Probolinggo secara umum belum tersusun dan secara khusus menyesuaikan materi literasi numerasi pada pembelajaran matematika kelas tingi, (2) implementasi program literasi numerasi telah sesuai dengan tiga langkah program literasi sekolah yaitu pembiasaan, pengembangan dan pembelajaran, serta sesuai dengan lima komponen literasi numerasi, (3) usaha yang dilakukan dalam meminimalisir kendala saat pelaksanaan program literasi numerasi telah beracuan pada tujuan umum literasi di madrasah, (4) unsur pendorong terdiri dari pemerintah dan sasaran program literasi numerasi, (5) unsur kendala bersumber kelas, sekolah, serta masyarakat.
LITERASI DIGITAL SEBAGAI MEDIA PENGEMBANGAN PENDIDIKAN IPS DI SEKOLAH DASAR Faisal Faliyandra; Yulina Fadilah; Silvi Andriana; Siti Zainab
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 3 No. 2 (2022): Juli
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/ibtidaiyah.v3i2.513

Abstract

Pada abad 21 ini kemampuan teknologi menjadi indikator penting untuk meningkatkan mutu dibidang pendidikan. Seperti pendidikan IPS yang tidak boleh berdiam diri dalam untuk berinovasi menghadapi perkembangan teknologi. Maka tulisan ini akan mengungkapkan berbagai kajian lilelatur konsep pendidikan IPS pada perkembangan teknologi. Hasil dari analisis beberapa referensi (jurnal ilmiah dan buku referensi) menjelaskan bahwa pendidikan IPS harus menerapkan konsep pembelajaran sepanjang hayat, agar peserta didik dapat menggunakan pengetahuannya bukan saja disekolah melainkan juga dimasyarakat. Untuk itu literasi digital sangat perlu diintegrasikan dalam pendidikan IPS dengan menerapkan proses Self-Regulated Learning (SRL), Open Network Learning Evironment (ONLE), Personal Learning Environment (PLE). Adapun beberapa praktik literasi digital pada pendidikan IPS dipaparkan pada pembahasan tulisan ini. Diharapkan dengan mengintegrasikan literasi digital pada pendidikan IPS memberikan wajah baru pengembangannya bagi pendidikan dimasa depan.
Pendampingan Kesehatan Reproduksi Remaja, Upaya Mencegah Pernikahan Dini pada Masyarakat Petani Desa Sapih Kabupaten Probolinggo Faliyandra, Faisal; Khoiriyah, Khoiriyah; Cahyanto, Bagus; Irsadi, Fijriah Oktavia
GUYUB: Journal of Community Engagement Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/guyub.v5i3.9265

Abstract

The low level of understanding of public health is one of the factors in the practice of early marriage. This community service purposes to address the problem of understanding early marriage, from a health perspective for students in SMPN IV Lumbang Satu Atap in the farming community of Sapih Village, Lumbang District, Probolinggo Regency. The Service Learning method used socialization focusing on health issues, and the pre-test and post-test are used to see students’ and parents’ understanding. The results show that socialization can solve the problem of students’ and parents’ understanding of the impact of erly marriage from a health perspective. The contextual delivery of material becomes the subject of discussion when implementing it  outreach to farming communities in rural areas.
ANALYSIS OF TEACHER-PARENT INTERACTION FOR IMPROVING STUDENT ACHIEVEMENT AT MIFTAHUL ULUM ELEMENTARY SCHOOL Abd. Rohman; Faisal Faliyandra
El Midad: Jurnal Jurusan PGMI Vol. 16 No. 2 (2024): VOLUME 16 NOMOR 2 DESEMBER TAHUN 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v16i2.11630

Abstract

This study aims to analyze the interaction strategies between teachers and parents in efforts to improve student achievement at Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum. In this research, a qualitative approach was used to deeply explore the social interactions between teachers and parents in supporting student success. Data collection techniques included interviews and observations, allowing researchers to gather direct insights from participants about their perceptions and experiences regarding this educational collaboration. The findings identified three main interaction strategies implemented by teachers: the parent-teacher association as a regular communication forum, home visits to understand students’ home environments, and a student achievement space as a medium for recognition and motivation for high-performing students. The implementation of these three strategies demonstrated a significant increase in parental involvement, contributing positively to both the academic and character development of students. This study reveals that the interactions fostered between teachers and parents can create a supportive learning environment, thereby enhancing students’ achievements holistically
Analisis Kemandirian Sosial Siswa Perempuan Di Sekolah Dasar Lingkungan Pondok Pesantren Al-Haqiqy Kabupaten Probolinggo Fauzi, Ahmad; Faliyandra, Faisal
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.10345

Abstract

Tantangan yang dihadapi siswa perempuan di lingkungan pesantren sering kali berkaitan dengan stereotip gender di masyarakat untuk mengembangkan kemandirian sosialnya. Maksudnya banyak masyarakat yang berprasangka bahwa pondok pesantren tidak memiliki peran dalam pengembangan kemandirian sosial siswa di sekolah yang ada dilingkungan pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran pondok pesantren dalam pengembangan kemandirian sosial khusus siswa perempuan di sekolah formal, sekaligus menepis stereotip yang ada di masyarakat. Pendekatan penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk menemukan peran Pondok Pesantren Al-Haqiqy dalam pembentukan kemandirian sosial siswa di Sekolah Dasar Qur’an Al-Haqiqy. Teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk menemukan informasi sesuai tujuan penelitian. Triangulasi sumber dan teknik digunakan mendapatkan informasi dari guru, kepala sekolah, pengajar, dan pengasuh di pondok pesantren agar mendapatkan data yang valid dan kredibel. Hasil menemukan stereotip tidak benar adanya, bahwa adanya Pondok Pesantren Al-Haqiqy dalam pembentukan kemandirian sosial siswa di lingkungan SD Qur’an Al-Haqiqy. Hal ini dapat dilihat dari berbagai kegiatan pondok yang terintegrasi dengan pembentukan sikap tanggung jawab sosial dan keterampilan berinteraksi sosial pada siswa di sekolah. Peneliti berharap temuan-temuan lain dimasa depan agar menggugurkan stereotip pada pondok pesantren yang selama ini beredar di kalangan masyarakat
Competence of Social Attitudes at Madrasah Ibtidaiyah: A Science Learning Model Based on Social Intelligence from an Islamic Perspective: Kompetensi Sikap Sosial di Madrasah Ibtidaiyah: Model Pembelajaran Sains Berbasis Kecerdasan Sosial Perspektif Islam Faliyandra, Faisal
Madrosatuna: Journal of Islamic Elementary School Vol. 5 No. 2 (2021): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/madrosatuna.v5i2.1500

Abstract

The destruction of natural and human resources is caused by an imbalance between good relations with Allah SWT (vertical) and between humans (horizontally). The Islamic perspective of social intelligence bridges the imbalance of two dimensions that are related well according to Islam (Hablum Minannas and Hablum Minallah). This study aimed to analyze the need for an integrated science learning process with social intelligence from an Islamic perspective. The research approach used is qualitative with a needs analysis. This study involved 8 teachers spread across MI Thoriqun Najah and MI Nurul Huda Kapongan Situbondo. Data was collected through literature study, interviews, and documentation. The results of the study stated that 1) the teacher's desire to integrate science learning and social intelligence with an Islamic perspective, 2) There are ten basic competencies which are derived from the core competencies of social attitudes (KI-2), which can be integrated into science learning based on social intelligence from an Islamic perspective. This depends on the creativity of the teacher in seeking innovative learning, 3) The most effective method used for learning science-based on social intelligence from an Islamic perspective is the group and demonstration model, 4) Relevant scoring systems can be used for assessment in the social intelligence-based science learning process. Islamic perspective, namely non-test with questionnaires, performance appraisal observations, and portfolios.
IMPLEMENTASI APLIKASI BAMBOOZLE DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENGUKUR PEMAHAMAN KONSEP DASAR SISWA SD Andriani, Silvi; Fadilah, Yulina; Faliyandra, Faisal
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.2556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan aplikasi Bamboozle dalam pembelajaran matematika terhadap pemahaman konsep dasar matematika siswa kelas III MI Miftahul Huda. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan desain Posttest-Only Control Group. Sampel terdiri dari 44 siswa, yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan aplikasi Bamboozle dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner serta diuji menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai post-test kelompok eksperimen (80,91) lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol (63,64), dengan perbedaan yang signifikan secara statistik (p = 0,000). Hasil ini menunjukkan bahwa aplikasi Bamboozle dapat meningkatkan pemahaman konsep dasar matematika siswa secara signifikan. Penggunaan Bamboozle yang berbasis gamifikasi dan interaktif menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan mendorong keterlibatan aktif siswa, yang berdampak positif pada pemahaman mereka terhadap materi matematika. Penelitian ini menyarankan bahwa aplikasi berbasis teknologi, seperti Bamboozle, dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.
PARTICIPATORY HEALTH EDUCATION ON DENGUE PREVENTION: IMPLEMENTING ABATE IN ISLAMIC ELEMENTARY SCHOOL SETTINGS Faliyandra, Faisal; Niam, Fathul; Irsadi, Fijriah Oktavia
Al Busyro : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 03 No 02 Agustus 2025
Publisher : STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/busyro.vi.272

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat pedesaan Indonesia, terutama di wilayah dengan sanitasi rendah dan keterbatasan akses edukasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kerangka pendidikan kesehatan partisipatif berbasis komunitas yang melibatkan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Ulum dan Puskesmas Lumbang Kabupaten Probolinggo dalam upaya pencegahan DBD melalui edukasi penggunaan larvasida (abate) secara aman dan berkelanjutan. Menggunakan pendekatan Community-Based Participatory Research (CBPR), penelitian dilaksanakan dalam empat tahap, yaitu identifikasi masalah, perencanaan kolaboratif, pelaksanaan edukasi partisipatif, dan refleksi bersama. Seluruh proses dirancang secara kolaboratif antara peneliti, guru, siswa, dan tenaga kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelibatan siswa sebagai aktor aktif dalam edukasi abate mampu merubah pemahaman konseptual, kesadaran lingkungan, serta perubahan perilaku baik di lingkungan sekolah maupun rumah. Kolaborasi antara MI dan Puskesmas juga memperkuat hubungan kelembagaan dan membentuk model intervensi yang kontekstual dan inklusif. Refleksi dari seluruh pihak mengindikasikan bahwa pendekatan partisipatif tidak hanya efektif dalam menyampaikan pesan kesehatan, tetapi juga menumbuhkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab kolektif terhadap kebersihan lingkungan. Dengan demikian, pendekatan CBPR dapat menjadi strategi alternatif yang relevan dalam pendidikan kesehatan berbasis komunitas, khususnya di kawasan pedesaan.
Upaya Meningkatkan Minat Belajar Menggunaan Media Gambar Pada Materi IPA Islamiah; Faliyandra, Faisal
Hidmah : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Maret
Publisher : PUSAT PUBLIKASI ILMIAH SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI) AL-YASINI PASURUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of science education in the context of Indonesia's national education is something that must be considered. Imagine that Indonesia has been ranked lowest in science scores on PISA since 2000. So this research will try to solve the problem of declining interest in learning in elementary school science subjects. This study uses Classroom Action Research (CAR) as a background for class problems, namely the decline in interest in learning science in grade II. The research subjects to be conducted were at the Nurul Yaqin Class II Madrasah Ibtidaiyah (MI) with a total of 13 students. The results of implementing this class action explain that; 1) using three action cycles; 2) the average of each cycle has an effective increase; 3) and also experiencing various problems that require improvement in each process. However, if you look at the overall results of the implementation of this image media, it can increase students' learning interest in class II elementary schools. This is because learning to use media images is very fun. For more details about the problems and research results will be explained in this paper.