Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurisprudence

ANALISIS YURIDIS OTONOMI DAERAH BARBASIS KAPASITAS LOKAL (Studi Tetang Model Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Puncak Jaya) Suwignyo, Suwignyo
Jurnal Jurisprudence Vol 6, No 2 (2016): Vol. 6, No.2, Desember 2016
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurisprudence.v6i2.3011

Abstract

Penelitian ini berjudul analisis yuridis otonomi daerah berbasis Kapasitas Lokal, Studi Tentang Model Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Puncak Jaya. Latarbelakang penelitian ini adalah Kabupaten Puncak Jaya mendapatkan otonomi khusus Papua, mendapatkan alokasi 80% dari dana otonomi khusus. Kabupaten Puncak Jaya juga memiliki sumber daya alam berlimpah, tetapi terjadi kelambatan dalam pembangunan. Faktor utama adalah system pembangunan tidak berbasis pada kapasitas local. Sudut pandang hukum tentang kapasitas local mengacu pada teori Friedmen tentang tiga system hukum, yaitu aspek legal substansi, legal struktur dan budaya hukum. Penelitan ini melihat secara komprehensif terhadap tiga bagian tersebut dalam ruang lingkup Kabupaten Puncak Jaya. Penelitan ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dan teknisk analisis kualitatif, sumber data adalah peraturan perundang-undangan tentang pemerintahan daerah, keuangan daerah dan otonomi daerah, laporan pengelolahan daerah dari lembaga berwenang, wawancara dengan otoritas pemerintahan dan keuangan di Kabupaten Pucak Jaya. Melalui metode ini diperoleh hasil yang maksimal serta dapat dipertanggungjawabkan. Undang-undang nomor 23 Tahun 2014 Pasal 279 menjelaskan dalam Pasal 279 - Pasal 280 menerangkan kapasitas local dalam pembangunan daerah. Otoritas dimaknai sebagai kewenangan dan kapasitas terhadap urusan konkuren. Selanjutnya diterjemahkan dalam Peraturan Daerah Nomor 141 Tentang Laporan Prosedural dan Pengelolahan Keuangan Daerah Kabupaten Puncak Jaya. Tetapi hasilnya menunjukan bahwa Kabupaten Puncak Jaya belum maksimal memiliki kesadaran penguatan kapasitas pembentuk untuk melahirkan kapasitas lanjutan bagi kemandirian daerah dan kesejahteraan.
Co-Authors Abdullah, Cowima Fanza Maulida Adinda Catur Rachmawati Affarani Putri , Fara Dila Afkarina, Fika Afkarina, Nurul Izza Ali Mokhtar Alida R Harahap, Alida R Almasi, Mustapha Amalia Nur Adibah Amalia, Khoiriyatul Amaliyah, Iftitahur Rizqi Amelia, Siti Izatul Andi Syaiful Amal Anugraini, Putri Salsabilah Arafah, Febriyanti Arigethi, Vinda Putri Arofah S.M, Nurul Aszahra, Yayang Zabina Aula, Lia Hikmatul Ayu Nizahiroh Azhar Adi Darmawan Azizah, Mifta Risqia Azmi, Nabilah Nur Bambang Sutrisna Chairil Saleh Ernawan Setyono Fadila, Badriatul Fadilah, Riski Putri Nur Farihah, Umi Fashokha, Ning Fafa Fata, Raihan Alimul Fatah, Raihan Alimul Febrian, Valentino Rahma Firdaus, Cahyaning Lintang Haiati, Siti Zikna Al Hasanah, Adinda Shofiatul Hasanah, Rofiatul Hasanah, Silvi Nabilatul Hidayah, Niki Hidayatullah, Alvin Humairoh, Azzarina Azka Ilyas Masudin Imam Suyitno Imelliya, Febbi Irfan, Muhammad Ismanti, Septie Putri Khoirul Abadi KOSUKE MIZUNO, KOSUKE Krismawati, Agustin Lestari, Eka Dewi Puji Lestari, Maghfirotul Firmaning Lukman H Makmun Machmud Effendy Machmud Effendy Mahfudliyah Mahmudah, Qudsiyah Nurul Maisiah, Silfia Aisatun Marsiyah, Dwi Anggi Ainun Maskur, Mohamad Ali Maula, Lia Hikmatul Muhammad Irfan muhammad irfan Muhammad Rizhal Fauzi Musharrofah, Nadiatul Nabila, Andini Putri Nadiyah, Mu’tiqoh Izzatun Nanik Syafiratul Jannah Nofiyanti, Maya Nugroho, Cahyo Bekti Nur Fadilla, Nur Nurohim, Ahmad Nurul Hidayatullah, Nurul Pradana Soewondo Putri, Risanatih Maulida Rahayu, Ita Dwi Rochmiyatun, Vera Rofahati, Muhibah Rohmah, Indah Ainur Sa'adah, Putri Aulia Liliatis Sakdiyah, Umi Salamatus Sari, Irma Yunita Sayid Muhammad Sayid Muhammad, Sayid Sa’diyah, Siti Halimatus Siti Aisyah Slamet Suyono Sri Rahmadani, Sri Sudarman . Sudarman . Ula, Aqis Puji Amanatul Ulya, Firda Walidatul Umami, Jazilia Vina Nailiyatul Virdiana, Julia Eva Wulan, Lilik Dewi Candra Zahro, Arini Maulidiyatuz Zahwa, Balqis Izzatus