Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Penyuluhan dan Pelatihan Pengembangan Keterampilan Berpikir Kritis Melalui Metode Game dan Peta dalam Pembelajaran IPS di Masyarakat Mutaqin, Alim; Wabiser, Yan Dirk; Marten Inggamer, Mamberuman; Engel Mawara, Ricky
J-Abdimas Cenderawasih Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity aims to improve students' critical thinking skills in learning Social Sciences (IPS) through training for teachers on the use of map-based educational game methods. The activity was carried out at SD Negeri 01 Pengabean, Losari District, Brebes Regency, involving 10 teachers as participants. The implementation method includes training, mentoring, and implementation in the classroom. The results of the activity showed an increase in teachers' abilities in designing critical thinking-based learning and a significant increase in student involvement. This approach has proven effective in creating a more active and meaningful learning atmosphere. This activity is expected to be replicated in other schools as an alternative contextual and innovative IPS learning strategy.
Pelatihan Debat Bahasa Inggris sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Berbicara dan Berpikir Kritis Praja IPDN Provinsi Papua Naing, Ince Rezky; Rafra, Precilia; L. Nemoq, Maximus; Mutaqin, Alim; Efendi, Rian
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 7 (2025): Mei
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/1y1hpe45

Abstract

Pelatihan debat berbahasa Inggris ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara dan berpikir kritis para praja. Kegiatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan peningkatan kompetensi bahasa Inggris, khususnya dalam menyampaikan argumen secara logis dan sistematis. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, peserta menunjukkan rendahnya kepercayaan diri dan keterbatasan dalam membangun argumen. Pelatihan dilaksanakan selama tiga pertemuan menggunakan metode workshop, simulasi debat, dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi pengenalan format debat, latihan berbicara di depan umum, serta teknik pengembangan argumen berbasis data. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan berbicara, struktur berpikir, dan partisipasi aktif peserta. Pelatihan ini berhasil menumbuhkan kepercayaan diri, keterampilan berpikir kritis, serta kompetensi berbahasa Inggris secara terpadu. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilanjutkan melalui pembentukan klub debat dan pelatihan rutin berkelanjutan.
Penerapan Model CTL untuk Meningkatkan Pemahaman Norma Kesopanan Sitopu, Einzel; Mutaqin, Alim
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 2 No. 3 (2025): Vol 2 No.3 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v2i3.134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap norma kesopanan melalui penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) pada mata pelajaran Pancasila. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya tingkat pemahaman norma kesopanan siswa kelas V SD Inpres Arso VII, yang terlihat dari hasil observasi dan tes awal, di mana hanya 21% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes tertulis (pretest dan posttest), dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model CTL secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa terhadap norma kesopanan, ditandai dengan meningkatnya jumlah siswa yang mencapai KKTP dari 21% pada pratindakan menjadi 79% pada siklus I, dan meningkat lagi pada siklus II. CTL terbukti efektif dalam materi pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata siswa, sehingga menjadikan pembelajaran lebih bermakna, aktif, dan menyenangkan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model CTL dapat digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pemahaman nilai-nilai karakter, khususnya norma kesopanan, pada jenjang sekolah dasar. Kata kunci: Pembelajaran Kontekstual, Norma Kesopanan, PPKn .
Implementasi Pembelajaran IPS Berbasis Game Edukasi Digital di Sekolah Dasar Negeri 2 Abepura Mutaqin, Alim
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) berbasis game edukasi digital di Sekolah Dasar Negeri 2 Abepura. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan game edukasi digital mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran IPS, terutama dalam aspek perhatian, partisipasi, kerja sama kelompok, dan pemahaman konsep. Guru juga merasakan dampak positif berupa meningkatnya antusiasme siswa dan efektivitas penyampaian materi. Namun, tantangan teknis seperti keterbatasan perangkat dan akses internet masih menjadi hambatan utama. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi teknologi, khususnya game edukasi digital, dapat menjadi strategi inovatif dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar, sekaligus mendukung penerapan Kurikulum Merdeka dan penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kata kunci: Game Edukasi Digital, Pembelajaran IPS, Sekolah Dasar
Membangun Ekosistem Sekolah Kolaboratif di Daerah Terpencil: Kepemimpinan, Kinerja Guru, dan Akuntabilitas Pendidikan Karim, Abdul; Inggamer, Mamberuman Marthen; Ayomi, Golden Ringgo SC; Mutaqin, Alim
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kepemimpinan kepala sekolah, kinerja guru, dan praktik akuntabilitas pendidikan berkontribusi terhadap pembangunan ekosistem sekolah kolaboratif di daerah terpencil. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian dilakukan di salah satu sekolah dasar negeri di wilayah terpencil Indonesia. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memainkan peran sentral dalam membangun budaya kolaboratif melalui gaya kepemimpinan partisipatif dan adaptif. Guru menunjukkan dedikasi tinggi melalui pembelajaran reflektif dan inisiatif kolektif seperti kelompok belajar internal. Di sisi lain, praktik akuntabilitas berbasis komunitas terbangun secara informal namun fungsional melalui forum komite sekolah dan musyawarah warga. Ketiga elemen ini saling memperkuat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang resilien dan relevan dengan konteks lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembangunan ekosistem sekolah kolaboratif di daerah terpencil bergantung pada kemampuan aktor lokal dalam memobilisasi sumber daya sosial, membangun kepercayaan, dan mengadaptasi strategi kepemimpinan serta pedagogi secara kontekstual.
MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL PESERTA DIDIK MELALUI PROGRAM EDUKASI MINDFULNESS DI SD SKOUW YAMBE DAN SD SKOUW MABO Purba, Rispah; Mutaqin, Alim; Wati, Firda; Kaigere, Daud
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas program edukasi mindfulness dalam meningkatkan kesehatan mental peserta didik sekolah dasar di SD Skouw Yambe dan SD Skouw Mabo. Program mindfulness dipandang sebagai pendekatan preventif dan promotif untuk membantu anak-anak mengelola emosi, menurunkan stres, serta meningkatkan fokus dan kesadaran diri. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest, melibatkan 19 siswa sebagai kelompok eksperimen di SD Skouw Yambe dan 24 siswa sebagai kelompok kontrol di SD Skouw Mabo. Instrumen pengumpulan data meliputi tes, observasi, angket, dan dokumentasi, dengan analisis data melalui uji normalitas, N-Gain, dan Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa di SD Skouw Yambe yang mengikuti program mengalami peningkatan kesehatan mental secara signifikan, dengan sebagian besar berada pada kategori peningkatan sedang hingga tinggi. Sebaliknya, siswa di SD Skouw Mabo yang tidak menerima intervensi menunjukkan peningkatan yang relatif rendah. Temuan ini diperkuat oleh hasil uji statistik yang menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program edukasi mindfulness efektif dan layak diterapkan dalam konteks pendidikan dasar, khususnya untuk mendukung kesehatan mental siswa di wilayah dengan tantangan sosial dan geografis seperti di SD Skouw Yambe
Pelatihan Bela Negara untuk Meningkatkan Kompetensi dan Nasionalisme Mahasiswa PPG Universitas Cenderawasih Efendi, Rian; Mutaqin, Alim; Simorangkir, Agustina; M. Raidil; Wijaya, Silvia Anggri; Pamangin, Wilda Wijayani
Journal of Social and Community Service Vol. 3 No. 3 (2024): November 2024
Publisher : Faculty of Engineering University of Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jestmc.v3i2.170

Abstract

National defense training for prospective teachers is a strategic effort to develop resilient, disciplined educators with a strong sense of national identity. This article presents an evaluation of a community service program in the form of national defense training assistance for 21 students of the first cohort of the Teacher Professional Education (PPG) program at Cenderawasih University. The three-day program was conducted at the National Defense Education Depot, RINDAM XVII Cenderawasih, combining interactive lectures, simulations, and field practices such as drill regulations (PBB), ceremonial procedures, group dynamics, and field psychology. The experiential learning approach and collaboration with the military were key to the program's implementation. Evaluation through pretest-posttest and participatory observation revealed significant improvements: all participants (100%) achieved the Minimum Mastery Criteria (KKM) in the posttest, compared to only 14.29%-38.10% in the pretest. The greatest improvement was in drill regulations (85.71%), followed by military honors (80.95%), and national insight (71.43%). Qualitatively, participants showed enhanced discipline, teamwork, confidence, and understanding of national values. Activities such as campfires and field psychology simulations further strengthened solidarity and leadership skills. This program demonstrates the effectiveness of integrating experience-based training and educational-military partnerships in preparing prospective teachers as agents of character development for the younger generation. The results recommend incorporating similar training models into the PPG curriculum to reinforce the academic, social, and nationalistic competencies of future educators.
Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Proses Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Marta, Rusdial; Fadhilaturrahmi, Fadhilaturrahmi; Mutaqin, Alim; Efendi, Nofriza
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 3 (2025): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i3.1156

Abstract

Penelitian Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) menawarkan peluang besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran matematika di tingkat sekolah dasar. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengembangkan pemanfaatan AI dalam proses pembelajaran matematika di Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Kampar. Metode yang digunakan meliputi pelatihan dan pendampingan guru, pengembangan media pembelajaran berbasis AI, serta evaluasi dampak terhadap kompetensi guru dan hasil belajar siswa. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam menggunakan teknologi AI sebesar 84,6%, serta peningkatan rata-rata nilai matematika siswa sebesar 20,6% setelah menggunakan media pembelajaran berbasis AI. Selain itu, motivasi belajar siswa juga mengalami peningkatan signifikan. Meski terdapat tantangan terkait infrastruktur dan kesiapan guru, pelatihan intensif dan pendampingan berkelanjutan berhasil mengatasi hambatan tersebut. Pengabdian ini membuktikan bahwa pemanfaatan AI dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran matematika di sekolah dasar, sehingga memberikan kontribusi positif bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Kampar.
Penerapan Project-Based Learning IPA dengan Dukungan Papan Interaktif Digital untuk Meningkatkan Kreativitas dan Pembelajaran Mendalam Siswa SDN II Abepura Kota Jayapura Papua Ayomi, Golden Ringgo SC.; Inggame, Mamberuman Marthen; Kaigere, Daud; Maniboey, Lidwina C.; Mutaqin, Alim; Yansip, Jeklin novrianti aurellia; Anisa, Waode; Ayomi, Golden Meriska
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/yqsb0p45

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan pembelajaran mendalam siswa pada mata pelajaran IPA melalui penerapan model Project-Based Learning (PjBL) dengan dukungan papan interaktif digital di SDN II Abepura Kota Jayapura, Papua. Latar belakang kegiatan ini adalah kondisi pembelajaran IPA yang masih didominasi metode ceramah dan hafalan, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi pembelajaran yang dimiliki sekolah. Metode pelaksanaan PKM meliputi analisis kebutuhan, pelatihan guru tentang PjBL dan penggunaan papan interaktif digital, penyusunan perangkat pembelajaran, implementasi di kelas, pendampingan, dan evaluasi. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan angket sederhana yang memotret keterlibatan, kreativitas, dan kecenderungan pembelajaran mendalam siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan aktif siswa dalam diskusi dan kerja kelompok, munculnya produk-produk proyek IPA yang lebih kreatif, serta kemampuan siswa yang lebih baik dalam mengaitkan konsep IPA dengan fenomena lingkungan sekitar. Guru juga menunjukkan peningkatan kompetensi dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran inovatif berbasis proyek dan teknologi interaktif. Secara keseluruhan, penerapan PjBL berbantuan papan interaktif digital terbukti mampu menjadi alternatif strategi pembelajaran IPA yang efektif dan relevan untuk konteks sekolah dasar di Papua serta berpotensi direplikasi pada satuan pendidikan lain dengan karakteristik serupa.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran Interaktif melalui Pemanfaatan Nearpod: Sebuah Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Purba, Rispah; Mutaqin, Alim; Rusli, Tiffany Shahnaz; Kaigere, Daud; Firda Wati; Sara Cesilia
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3161

Abstract

This community engagement program aimed to improve teachers competence in designing and implementing interactive digital learning through the use of Nearpod, while also providing basic knowledge for the surrounding community on managing small businesses with digital approaches. The implementation method was carried out in several stages, including needs analysis, training sessions, development of interactive modules, classroom implementation, and reflective evaluation. The results revealed a significant improvement in teachers knowledge and skills, as indicated by the increase in pre-test and post-test scores and the successful creation of five interactive learning modules that were directly applied in classrooms. Students demonstrated greater enthusiasm and participation during the learning process, while the community gained useful insights to support their economic activities. The conclusion drawn from this program is that the use of Neaarpod can effectively enhance the quality of learning, foster students motivation, and strengthen teachers roles as creative facilitators in the classroom, while also contributing positively to the surrounding community.