Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Model Spasial Pendugaan Biomassa Di Atas Permukaan Tanah Di Hutan Nagari Padang Limau Sundai Kabupaten Solok Selatan Provinsi Sumatera Barat Achmad, Eva; Nursanti, Nursanti; Manalu, Joy Halomoan Boang
Jurnal Silva Tropika Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Silva Tropika
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jsilvtrop.v2i3.6388

Abstract

Biomass estimation model can be derived from satellite imageries and field measurements. This study built the estimation model using Landsat 8 image. This study was conducted in Hutan Nagari Padang Limau Sundai Sangir Jujuan, South Solok District, West Sumatera Province. This study aimed to build biomass estimation model and to study distribution of biomass over forest area using digital number of bands 4, 5, 6 and Normalized-Difference of Vegetation Indeks (NDVI). Field biomass was estimated using allometric Ketterings (2001). The biomass estimation model were developed using regression analysis by relating field biomass value and digital number of Landsat 8 Imagery. Selection of the best model based on the highest R2adj value, the lowest standard deviation value, the lowest bias value, and the lowest Root Mean Square Error (RMSE). Based on the result of model analysis to estimate biomass, obtained the best biomass estimate model, that is exponential model, Y = e (-27,40707 + 0,00461 X4 -0,00011 X5 - 0,00197 X6 + 50,79023 NDVI). The model selected based on the rating result had R2adj 78,8 %, standart deviation 0,227, bias 1,21 and RMSE 14,89.
KOMUNIKASI PEMBERDAYAAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM PENGELOLAAN SUB DAS BATANG MASUMAI BERKELANJUTAN Muchlis, Fuad; Elwamendri, Elwamendri; Kurniasih, Siti; Sunarti, Sunarti; Fuadi, Najla Anwar; Zuhdi, Mohd.; Achmad, Eva
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 8, No 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v8i2.1570

Abstract

Paradigma pembangunan selama ini, dimana upaya perbaikan kondisi ekosistem di berbagai DAS dilakukan dengan pendekatan top-down, harus dialihkan pada pelibatan masyarakat agar berperan aktif dalam menjaga kelestarian sungai. Oleh karena itu, komunikasi pemberdayaan berbasis kearifan lokal sebagai upaya meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan partisipasi masyarakat terhadap Sub DAS Batang Mesumai harus dilakukan dalam pengelolaan DAS yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ragam dan fungsi kearifan lokal di sekitar Sub DAS Batang Mesumai, dan merumuskan strategi komunikasi pemberdayaan untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan Sub DAS Batang Mesumai. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian mendeskripsikan kearifan lokal di wilayah studi yakni, adanya Hutan Adat sebagai penyangga Sub DAS Batang Mesumai, dan Barin. Kearifan lokal tersebut berfungsi dalam menjaga ekosistem sungai, menjaga sumber pangan, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Strategi Komunikasi Pemberdayaan untuk merestorasi sub DAS Batang Mesumai melalui Perencanaan komunikasi, Menyusun aksi dan strategi, Penggunaan komunikasi yang efektif, dan Penetapan teknik komunikasi secara partisipatif agar masyarakat siap dan berperan aktif dalam menghadapi tantangan degradasi sungai.
Surface Temperature Variations Due to Land Cover Changes in Jambi City: A Comparative Study of 2013 and 2024: Variasi Suhu Permukaan Akibat Perubahan Tutupan Lahan di Kota Jambi: Studi Perbandingan Tahun 2013 dan 2024 Simarmata, Agustina Rida; Achmad, Eva; Harmes; Purnama, Edwine
JURNAL HUTAN TROPIKA Vol 20 No 2 (2025): Volume 20 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jht.v20i2.23262

Abstract

This study investigates the spatio-temporal changes in land surface temperature (LST) patterns in Jambi  City, Indonesia, between 2013 and 2024 using Landsat 8-9 OLI/TIRS imagery. The research employs thermal band analysis (bands 10 and 11) and geographical information systems to evaluate urban heat  island (UHI) effects across 68 sub-districts. Results demonstrate significant thermal    landscapetransformations, with surface temperatures expanding from 21.5-26.20°C in 2013 to 19.02-27.33°C  in 2024. Highly urbanized areas, particularly in Jambi Selatan, Jelutung, and Paal Merah districts, experienced the most substantial temperature increases (up to 1.13°C), while areas maintaining vegetation cover and proximity to water bodies showed remarkable thermal stability. The study reveals strong correlations between land use changes and temperature variations, with built-up areas exhibiting significantly higher temperatures compared to vegetated regions and water bodies. These findings provide crucial insights for urban planning and climate adaptation strategies, emphasizing the importance of preserving green spaces and water bodies as natural cooling mechanisms in rapidly developing tropical cities.