Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENYULUHAN SANITASI DENGAN PENDEKATAN PERSONAL-HUMANISTIK DI DESA ADAT POH, KARANGASEM Juliantari, Ni Kadek; Rahayuni, I Gusti Ayu Adi; Sukayasa, I Komang; Suwendra, I Kadek Agus; Swantara, I Gede Adi
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v9i1.67061

Abstract

The main problems faced by rural communities in remote villages are inadequate sanitation and limited access to health services, which are quite distant and located in extreme terrain, such as in Desa Adat Poh, Karangasem, situated on the slopes of Mount Agung. In addition, community awareness regarding the importance of family health remains low. Many residents still neglect family health issues. Therefore, the aim of this community service program is to educate residents through sanitation outreach using a personal–humanistic approach. The method used is personal counseling. The stages carried out include: (1) identifying the needs of the partners, (2) conducting outreach and education, (3) implementing assistance and empowerment, and (4) participatory evaluation. As a result, 20 households were provided with sanitation equipment packages and four truckloads of clean water for residents who do not have their own cubang (rainwater storage tanks). Through the personal–humanistic approach, activities were conducted via home visits, providing socio-emotional engagement to residents/partners to raise their awareness of the importance of health and clean sanitation in maintaining family resilience. Alongside outreach and education, demonstrations were also conducted to help residents understand the issues in a real-life context. Thus, it can be concluded that this socio-emotional approach can be an effective strategy for conducting personal outreach in areas where partner communities are dispersed or households are far apart, and for addressing sensitive outreach topics such as sanitation issues.Permasalahan utama yang dihadapi oleh masyarakat desa terpencil adalah sanitasi yang kurang memadai dan akses ke pelayanan kesehatan yang cukup jauh, dengan medan yang ekstrim seperti yang ada di Desa Adat Poh, Karangasem yang berada di lereng Gunung Agung. Di samping itu, kesadaran masyarakat terkait pentingnya kesehatan keluarga juga masih rendah. Banyak di antara warga di sana masih abai terkait kesehatan keluarga ini. Oleh karena itu, tujuan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi warga melalui penyuluhan sanitasi dengan pendekatan personal-humanistik. Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan secara personal. Tahapan yang dilakukan, yakni (1) identifikasi kebutuhan mitra, (2) pelaksanaan penyuluhan dan edukasi, (3) pelaksanaan pendampingan dan pemberdayaan, (4) evaluasi partisipatif. Hasilnya adalah 20 KK diberikan masing-masing paket kelengkapan sanitasi dan 4 truk air bersih untuk warga yang tidak memiliki cubang (tempat penampung air hujan) secara mandiri. Melalui pendekatan personal-humanistik dilakukan dari rumah ke rumah (home visit), warga/mitra warga diberikan sentuhan sosioemosional, sehingga dapat menggugah kesadaran tentang pentingnya kesehatan dan sanitasi yang bersih dalam menjaga ketahanan keluarga. Sambil melakukan penyuluhan dan edukasi, diberikan pula percontohan, sehingga warga lebih bisa memahami dalam konteks yang nyata. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan sosio emosional ini dapat menjadi strategi efektif dalam melakukan penyuluhan  secara personal untuk wilayah mitra yang tersebar atau lokasi rumah berjauhan dan untuk topik-topik penyuluhan yang privasi, seperti terkait masalah sanitasi.
PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI SEBAGAI STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA UNTUK MENGAKOMODASI KERAGAMAN BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Depi Dumaini, Ni Kadek; Adi Rahayuni, I Gusti Ayu
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 11 No 1 (2026): Vol 11 No 1 (2026): Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/aw.v11i1.6414

Abstract

Keragaman karakteristik siswa merupakan salah satu tantangan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Perbedaan kemampuan akademik, minat belajar, serta gaya belajar siswa menuntut guru untuk merancang pembelajaran yang mampu mengakomodasi kebutuhan belajar setiap siswa. Dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka, pembelajaran yang berpusat pada siswa menjadi salah satu prinsip utama yang perlu diterapkan dalam proses pembelajaran. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mendukung implementasi tersebut adalah pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran berdiferensiasi sebagai strategi implementasi Kurikulum Merdeka dalam mengakomodasi keragaman belajar siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber pustaka berupa artikel jurnal ilmiah, buku, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan dengan topik penelitian. Proses pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran literatur pada beberapa basis data ilmiah, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif melalui proses pengkajian, pengelompokan, dan sintesis temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka karena mampu menyesuaikan proses pembelajaran dengan kebutuhan belajar siswa yang beragam. Selain itu, penerapan pembelajaran berdiferensiasi juga dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan adaptif. Oleh karena itu, pembelajaran berdiferensiasi dapat menjadi salah satu strategi pembelajaran yang penting dalam mengakomodasi keragaman karakteristik siswa di sekolah dasar.
Integrasi Service Learning dan Experiential Learning dalam Penguatan Nilai Spiritual, Sosial, dan Lingkungan Mahasiswa PGSD di Pura Anggreka Sari: Penelitian I Made Sujana Adnyana; I Gusti Ayu Adi Rahayuni; Ni Kadek Depi Dumaini; Ni Ketut Erna Muliastrini; Gusti Ayu Nanik Ardhiani; Putu Bayu Ariska Putra Gotama; Utama Diyatmika; I Gede Widiastika; Wayan Yanik Yasmini; Ni Nyoman Yuli Adelina
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6235

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji integrasi service learning dan experiential learning dalam penguatan nilai spiritual, sosial, dan lingkungan mahasiswa PGSD melalui pembelajaran kontekstual di Pura Anggreka Sari. Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya pengembangan karakter holistik mahasiswa pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik berbasis nilai lokal dan keagamaan. Metode yang digunakan adalah mixed methods dengan desain deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ialah mahasiswa PGSD yang mengikuti kegiatan pengabdian dan pembelajaran berbasis pengalaman di lingkungan pura. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kedua pendekatan meningkatkan kesadaran spiritual, memperkuat nilai sosial seperti gotong royong, empati, dan tanggung jawab, serta menumbuhkan kepedulian lingkungan melalui kegiatan pelestarian dan kebersihan pura. Mahasiswa juga mengalami peningkatan refleksi diri dan kemampuan menghubungkan teori dengan praktik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION BERBANTUAN WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS VA SD NEGERI 4 SUBAGAN TAHUN PELAJARAN 2025/2026 I Gusti Ayu Made Yuni Prayoga; I Komang Badra; I Gusti Ayu Adi Rahayuni
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Now Available
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18752

Abstract

This research was motivated by the low science learning outcomes of Class VA students at SD Negeri 4 Subagan, which were caused by teacher-centered learning and the lack of optimal use of interactive learning media. This study aimed to improve students’ science learning outcomes through the implementation of the Student Teams Achievement Division cooperative learning model assisted by Wordwallmedia. The type of research used was Classroom Action Research conducted in two cycles. The subjects of this study were 32 students of Class VA at SD Negeri 4 Subagan in the 2025/2026 academic year. The data collection techniques used were interviews, observations, tests, and documentation. The results of the study showed an improvement in students’ learning outcomes in each cycle. In the pre-cycle stage, the students’ average score was 67 with a learning absorption of 67% and learning completeness of 40,6%. In Cycle I, the average score increased to 80 with a learning absorption of 80% and learning completeness reaching 75%. Furthermore, in Cycle II, the average score increased to 89.8 with a learning absorption of 89.8% and learning completeness reaching 93.7%. The improvement in learning outcomes occurred because students became more active in group discussions and more enthusiastic in participating in learning activities through the use of interactive and enjoyable Wordwall media. Therefore, the implementation of the Student Teams Achievement Division cooperative learning model assisted by Wordwall media was able to improve the science learning outcomes of Class VA students at SD Negeri 4 Subagan.