Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Studi Etnobotani Tanaman Berkhasiat Obat untuk Pengobatan Tradisional Anti, Sri; Dewi, Iva Rinia; Supriani, Supriani; Kholid, Rofik; Miranti, Indira Pipit; Ramadhan, Muhamad Fauzi
Jurnal Farmasetis Vol 13 No 4 (2024): Jurnal Farmasetis: November 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/far.v13i4.2343

Abstract

Etnobotani merupakan ilmu yang mempelajari tentang tanaman dan interaksi   antara manusia dan  sumber daya tanaman yang digunakan oleh manusia. Tanaman berkhasiat obat merupakan tanaman yang digunakan untuk obat, baik yang ditanam secara langsung maupun secara liar berdasarkan pengalaman dengan bagian-bagian tanaman yang dapat digunakan antara lain akar, batang, biji, buah, bunga, daun, kulit, rimpang, seluruh bagian, dan umbi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, khasiat, dan cara pengolahan tanaman berkhasiat obat oleh masyarakat Desa Pekuncen. Penelitian dilakukan di Desa Pekuncen Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian Deskriptif Kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode observasi dan wawancara dengan mendiskripsikan hasil pengamatan tentang pemanfaatan tanaman berkhasiat obat. Sampel yang digunakan sebanyak 95 orang responden dari masyarakat Desa Pekuncen Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas dengan teknik purposive sampling. Responden terdiri dari terdiri dari dukun bayi, dukun pijat, orang yang dituakan atau sesepuh desa, penjual jamu, dan masyarakat umum. Berdasarkan wawancara yang dilakukan, terdapat 101 jenis tanaman berkhasiat obat yang digunakan oleh masyarakat. Jenis tanaman yang sering digunakan adalah kunyit 9,51%. Jenis penyakit banyak dijumpai oleh masyarakat diantaranya batuk, maag, demam, diare, pegal-pegal, hipertensi dan asam urat. Pengolahan tanaman yang sering dilakukan adalah direbus 56,64%.
Uji Fitokimia Ekstrak Gliserin Buah Tomat Ramadhan, Muhamad Fauzi; Supriani, Supriani; Setyaningsih, Marriska; Khotimah, Khusnul
Jurnal Farmasetis Vol 13 No 4 (2024): Jurnal Farmasetis: November 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/far.v13i4.3555

Abstract

Tomat merupakan buah yang banyak dibudidayakan di Indonesia, tomat mengandung berbagai senyawa yang berguna bagi manusia, baik untuk kesehatan, kecantikan dan sebagainya. Ekstraksi merupakan proses penyarian senyawa berdasarkan perbedaan kelarutannya, biasanya pelarut yang digunakan adalah pelarut organik seperti air, etanol dan gliserin. Ekstrak gliserin biasa dilakukan untuk mendapatkan ekstrak pada kosmetik. Penelitian ini bertujuan melakukan uji fitokimia ekstrak gliserin buah tomat. Penelitian ini menggunakan metode ekstraksi maserasi menggunakan pelarut gliserin, hasil ekstraksi kemudian dilakukan uji fitokimia meliputi uji alkaloid, flavonoid, polifenol, tannin, saponin, steroid, glikosida, triterpenoid dan minyak atsiri. Data dianalisis dengan metode observasional berupa reaksi perubahan warna kemudian, data disajikan dalam bentuk tabel. Hasil menunjukan ekstrak gliserin buah tomat positif mengandung minyak atsiri, triterpenoid, alkaloid, steroid, flavonoid dan polifenol. Gliserin dapat digunakan untuk mengekstraksi buah tomat, dengan tiga gugus hidroksilnya gliserin mampu menyari senyawa polar hingga semipolar, ekstrak gliserin tomat yang dihasilkan berupa cairan kental, berwarna merah tua, beraroma khas tomat, rasa sedikit manis diikuti sensasi kental di lidah, sedikit lengket, yang meninggalkan bekas dikulit, ekstrak gliserin buah tomat menunjukan hasil positif dalam penapisan fitokimia.
Formulasi dan Uji Fitokimia Serbuk Minuman Kombinasi Ubi Jalar Ungu, Rosella dan Kulit Jeruk Nipis Sari, Wahyunita Yulia; Ramadhan, Muhamad Fauzi; Anti, Az Zahro Rizqi; Asih, Mega Sulis
Jurnal Farmasetis Vol 13 No 4 (2024): Jurnal Farmasetis: November 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/far.v13i4.3582

Abstract

Ubi jalar ungu, rosella dan kulit jeruk nipis merupakan beberapa tanaman yang memiliki khasiat bagi kesehatan. Sediaan serbuk minuman menjadi pilihan yang praktis untuk dikonsumsi. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan formulasi serbuk kombinasi dari ubi jalar ungu, rosella dan kulit jeruk nipis yang baik serta mengetahui kandungan golongan senyawa kimia yang terdapat di dalamnya. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan metode eksperimental dengan membuat sediaan minuman kombinasi ubi jalar ungu, rosella dan kulit jeruk nipis menjadi 3 formula yang berbeda (FI, FII dan FIII). Sediaan minuman diuji kandungan fitokimia menggunakan pereaksi kimia. Serbuk minuman ubi jalar ungu, memberikan parameter evaluasi yang baik. Serbuk minuman positif mengandung golongan senyawa kimia alkaloid, flavonoid, glikosida, steroid, triterpenoid, fenol, tanin, saponin dan minyak atsiri. Ubi jalar ungu, rosella dan kulit jeruk nipis dapat dikombinasikan menjadi sediaan minuman yang mengandung berbagai golongan senyawa kimia.
Prediksi Persediaan Bahan Baku Dapur Rumah Makan Menggunakan Metode Single Exponential Smoothing Ramadhan, Muhamad Fauzi; kania, euis
SANTIKA is a scientific journal of science and technology Vol. 14 No. 1 (2024): Santika : Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : The Faculty of Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Persediaan merupakan salah satu prasyarat esensial bagi setiap pelaku usaha dalam kegiatan penjualan, karena kelangsungan penjualan barang tergantung pada ketersediaan bahan baku. Namun, seringkali pemilik usaha tidak memiliki pencatatan yang memadai untuk persediaan bahan baku, sehingga diperlukan penerapan sistem prediksi untuk mencatat persediaan tersebut. Sistem prediksi ini menggunakan teknik data mining dengan metode Single Exponential Smoothing, suatu metode prediksi jangka pendek yang mengasumsikan fluktuasi data di sekitar nilai mean yang tetap tanpa adanya tren atau pola pertumbuhan konsisten. Data yang dianalisis dalam penelitian ini mencakup pembelian berbagai jenis bahan baku selama satu tahun terakhir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan hasil prediksi persediaan bahan baku pada periode berikutnya dengan mengaplikasikan nilai alpha sebesar 0,1. Hasil prediksi untuk jahe menunjukkan sejumlah 73 kilogram dengan tingkat error MAPE sebesar 7%, yang termasuk dalam kategori sangat baik. Sementara itu, untuk bumbu kering, hasil prediksi menunjukkan sejumlah 31 kilogram untuk periode berikutnya dengan tingkat error MAPE sebesar 16%, yang masuk dalam kategori baik.
Identifikasi Dexamethason dalam Jamu Pegal Linu yang Beredar di Cilacap dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) Chamidah, Siti; Yuliastuti, Definingsih; Ramadhan, Muhamad Fauzi
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 3 No. 1 (2021): Volume 3, Nomor 1, Mei 2021
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v3i1.176

Abstract

Jamu pegal linu banyak diminati oleh masyarakat kota Cilacap. Produsen jamu banyak yang menambahkan Bahan Kimia Obat (BKO) ke dalam jamu untuk meraih keuntungan. Dexamethasone merupakan salah satu contoh obat kortikosteroid yang sering ditambahkan pada jamu pegal linu. Efek samping dari dexamethasone dapat menyebabkan moon face, penimbunan cairan, gangguan pertumbuhan, dan pengeroposan tulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan dexamethasone dalam jamu pegal linu yang beredar di Cilacap. Metode yang digunakan eksperimental menggunakan uji kromatografi lapis tipis (KLT). Sampel diambil dari toko jamu di Cilacap sejumlah 10 sampel jamu pegal linu dengan merk yang berbeda. Metode KLT menggunakan kloroform:aseton dengan perbandingan 4:1 sebagai fase gerak dan plat KLT silika gel GF254 sebagai fase diam. Hasil penelitian menunjukan bahwa Rf dexamethasone 0,31 dan Rf sepuluh sampel jamu pegal linu 0,21, 0,37, 0,38, 0,81, dan 0,85. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa tidak terdapat sampel jamu pegal linu yang diduga positif mengandung dexamethasone.
Studi Literatur : Analisis Penggunaan Anti kempal (Anticacking Agent) Terhadap Karakteristik Produk Pangan Bertekstur Serbuk Aprialdi, Muhammad Agung; Ramadhan, Muhamad Fauzi; Tias, R Guhti ayu Nun; Nurlaela, Raden Siti
Karimah Tauhid Vol. 2 No. 2 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i2.8314

Abstract

Penambahan anti kempal (Anticacking Agent) dalam produk olahan instan dapat memperpanjang masa simpan produk pangan sehingga nantinya tidak ada makanan yang terbuang dan tidak dapat dimanfaatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif penambahan anti kempal terhadap produk pangan bertekstur serbuk dalam mempertahankan masa simpan dan kualitas produk. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan subjek penelitian bersumber dari jurnal dan beberapa laman web terkait dengan permasalahan yang dibahas. Metode pengumpulan data dilakukan secara triangulasi data dengan teknik analisis data dilakukan secara analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan anti kempal dalam bahan pangan dapat dilakukan dengan membertimbangkan batas maksimal penggunaan, hal ini sesuai dengan penelitian relevan yang telah dilakukan terhadap penambahan anti kempal pada olahan pangan serbuk sirsak, lemi rajungan, dan tepung bumbu yang berpengaruh nyata terhadap jenis parameter yang diteliti.
Innovative Nutraceutical Drink Combining Purple Sweet Potato and Rosella Extracts with Immunomodulatory and Antidiabetic Properties Wahyunita Yulia Sari; Muhamad Fauzi Ramadhan; Faiq Hanif Mubarok; Dela Anggriyani; Nafa Fajri Ramadhani; May Tri Hastari; Khusnul Khotimah; Marriska Setyaningsih
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia 
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v12i1.1089

Abstract

As part of the Advanced Indonesia 2045 vision, this study explores the potential of milk-based nutraceuticals enriched with purple sweet potato (Ipomoea batatas var. Ayumurasaki) and rosella (Hibiscus sabdariffa L.) extracts. This research aimed to evaluate the immunomodulatory and antidiabetic activities of three drink formulations (FI, FII, FIII). Male mice were divided into groups (n=5 per group). Immunomodulation was assessed using the carbon clearance method (0.2 ml/20 g BW dosage for 7 days) compared to Stimuno as a positive control. Antidiabetic activity was tested on alloxan-induced hyperglycemic mice (150 mg/kg BW) for 7 days, with glibenclamide as the reference. Data were analyzed using One-Way ANOVA followed by the Duncan test (p < 0.05). Proximate analysis confirmed all formulations met nutritional standards for protein and fat. In the immunomodulatory assay, all formulations significantly increased the phagocytosis constant (K) and reduced the carbon elimination half-life (t1/2) compared to the healthy control (p < 0.05), with FIII showing the highest activity. For the antidiabetic test, FI, FII, and FIII significantly reduced fasting blood glucose (FBG) levels starting from day 3, reaching near-normal levels by day 7, comparable to glibenclamide. The synergistic combination of anthocyanins and vitamin C in these formulations effectively enhances macrophage activity and controls glycemic levels, making them viable nutraceutical candidates for health promotion.
Formulasi Masker Clay Kosmetik Pencerah Wajah Mengandung Alpha Arbutin dan Niacinamide dan Uji Stabilitas Muhamad Fauzi Ramadhan; Supriani Supriani; Khusnul Khotimah; Inggrid Marsalinda Gusmiarsih
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.1163

Abstract

Clay mask merupakan salah satu sediaan kosmetik yang banyak digunakan karena kemampuannya dalam membersihkan kulit, mengangkat kotoran, dan menyerap minyak berlebih. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan mengevaluasi sediaan clay mask yang mengandung bahan aktif niacinamide dan alpha arbutin sebagai agen pencerah kulit. Metode yang digunakan adalah formulasi tiga variasi clay mask (F1, F2, F3) dengan perbedaan kadar alpha arbutin (1%, 1,5%, dan 2%), kemudian dilakukan evaluasi sifat fisik meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, serta uji stabilitas (cycling) dan uji hedonik terhadap 20 responden dengan mengukur kesukaan tekstur, warna, aroma, kenyamanan dengan skala 1-4. Hasil menunjukkan bahwa seluruh formula memiliki sifat organoleptik yang baik, homogen, dan nilai pH yang baik. uji daya sebar untuk f1 dan f2 memenuhi standar f3 dengan nilai mendekati pembanding, uji daya lekat f3 memenuhi standar dan paling disukai panelis dalam uji hedonik Adalah f1.Uji cycling selama 6 siklus menunjukkan perubahan pH yang minimal (< 0,5), menandakan kestabilan formulasi terhadap suhu ekstrem. Perlunya dilakukan uji iritasi kulit dan uji viscositas untuk memastikan keamanan dan manfaat jangka panjang. Menyoroti bahwa kombinasi niacinamide dan alpha arbutin menunjukkan potensi sinergis yang kuat dalam menghambat pembentukan melanin dan memperbaiki tampilan kulit tanpa menimbulkan iritasi.