Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

RENCANA ZONASI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE DI DESA SUNGAI DUALAP KECAMATAN KUALA BETARA KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT PROPINSI JAMBI Djunaidi, Djunaidi; Kusuma Haris, Rangga Bayu; Putra Kelana, Perdana; Dita Pramesthy, Tyas; Arumwati, Arumwati
Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 14, No 2 (2019): Jurnal Ilmu - Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : Faculty of Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan hutan mangrove di Desa Sungai Dualap memiliki potensi yang cukup besar mempunyai luas lebih kurang 450 ha dengan ketinggian tegakan 3-20 meter telah memberikan kontribusi kesuburan perairan laut Kecamatan Kuala Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Keadaan ini telah menjadikan Desa Sungai Dualap sebagai salah satu sentra produksi perikanan (ikan, udang, kepiting bakau, kerang dan lain sebagainya) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah potensi dan kondisi mangrove serta menyusun rencana zonasi kawasan konservasi mangrove di Desa Sungai Dualap Kecamatan Kuala Betara Kabupatan Tanjung Jabung Barat Propinsi Jambi. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah melakukan kajian terhadap potensi dan kondisi mangrove yang ada di sepanjang wilayah pesisir Desa Sungai Dualap dan tersusunnya zonasi kawasan konservasi mangrove dalam mendukung konservasi dan rehabilitasi kawasan hutan mangrove di Desa Sungai Dualap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rencana zonasi kawasan konservasi mangrove di Desa Sungai Dualap adalah seluas 601.49 ha yang terdiri dari zona inti dengan luas 432.35 ha, zona penyangga dengan luas 81.27 ha dan zona pemanfaatan/ekonomi seluas 87.87 ha. Jenis vegetasi mangrove yang ditemukan baik mangrove sejati maupun mangrove ikutan. Mangrove sejati meliputi jenis api-api (Avicennia marina), pidada (Sonneratia alba), bakau minyak (Rhizophora apiculata), bakau merah (Rhizophora stylos) nipah (Nypa fruticans), jeruju (Achantus ilicifolius), kalimuntung (Carbera mingas) dan lain sebagainya. Sedangkan mangrove ikutan yang dapat ditemui di sepanjang kawasan pesisir Desa Sungai Dualap seperti : nibung (Anchupermatrgillaria), paku laut (Agrostichum aereum), tuba laut (Derris trifoliate), pandan (Pandanus tectorius) dan seduduk (Melastomacandidum). Kata Kunci: Ekosistem, Mangrove, Zonasi, Konservasi
ANALISIS DAERAH PENANGKAPAN IKAN LAYANG (DECAPTERUS MACROSOMA) DI SEKITAR SELAT KELANG Kemhay, Djalaludin; Sarianto, Deni; Jais Ely, Achmad; Kusuma Haris, Rangga Bayu
Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 14, No 2 (2019): Jurnal Ilmu - Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : Faculty of Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perairan Maluku merupakan daerah potensial bagi penangkapan ikan. Alat tangkap yang banyak di gunakan masyarakat selain Pole and Line adalah menggunakan alat tangkap mini purse seine. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk  menentukan komposisi jumlah dan ukuran ikan layang secara temporal dan spasial serta menentukan sebaran kandungan klorofil-a dan suhu permukaan laut di Teluk Piru. Hasil tangkapan utama mini purse seine yang beroperasi di Teluk Piru adalah layang, selar dan kembung. Layang merupakan tangkapan yang paling dominan sebanyak 41700 kg di  ikuti oleh  selar sebanyak 2550 kg dan kembung sebanyak 2050 kg. Ikan layang yang tertangkap selama penelitian di dominasi dengan ukuran layak tangkap sebesar  95 persen dari total sampel yang di ambil. Ukuran ikan yang tidak layak tangkap berkisar 5%. Kandungan klorofil-a pada lokasi penelitian memiliki kisaran 0,248 ? 0.565 mg/m3dengan suhu permukaan laut (SPL) 26,115-28,658 oC. Musim Timur tidak memberikan perubahan yang besar terhadap hasil tangkapan ikan, tetapi daerah selat memberikan pengaruh yang besar terhadap  sebaran Klorofil-a dan SPL di permukaan laut. Kata Kunci: layang, klorofil-a, suhu permukaan laut.
ANALISIS FOTOPERIODE TERHADAP KECERAHAN WARNA, PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN KOMET (Carassius auratus) Hafiz, Muhammad; Mutiara, Dian; Kusuma Haris, Rangga Bayu; Pramesthy, Tyas Dita; Mulyani, Rahma; Arumwati, Arumwati
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol 15, No 1 (2020): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v15i1.4287

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lama penyinaran berpengaruh terhadap kecerahan warna, pertumbuhan panjang dan berat serta kelangsungan hidup ikan komet (Carassius auratus). Penelitian dilaksanakan di kampus C Fakultas Perikanan Universitas PGRI Palembang. Kegiatan penelitian dilakukan selama 30 hari. Ikan uji yang digunakan adalah Ikan komet ukuran 5 cm dengan menggunakan akuarium sebanyak 12 buah yang berukuran 40 x 30 x 20 cm. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri 4 taraf perlakuan dengan 3 kali ulangan yaitu perlakuan P0 dipelihara tanpa adanya perlakuan penyinaran, P1 lama penyinaran (LP) 6 jam/hari, P2 lama penyinaran (LP) 12 jam/hari, dan P3 lama penyinaran (LP) 18 jam/hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan lama penyinaran selama 18 jam setiap harinya (P3) memberikan hasil terbaik terhadap parameter kecerahan warna badan ikan komet (Carassius auratus) sebesar 20,96 serta pertumbuhan berat rata-rata dan panjang ikan komet (Carassius auratus) yang terbaik terdapat pada perlakuan P3 dengan berat 0,66 gram dan panjang 0,4 cm. Untuk kelangsungan hidup ikan komet (Carassius auratus) nilai tertinggi tertinggi terdapat pada perlakuan P2 yaitu sebesar 93.33%.Kata kunci : Ikan Komet (Carassius auratus), Fotoperiode, Kecerahan warna
THE LEVEL OF ENVIRONMENTAL SENSITIVENESS OF PURSE SEINE FIRING AT KM SAMOSIR 08 AND KM SERASI PUTRA IN THE CITY OF SIBOLGA, NORTH SUMATERA Hutapea, Roma Yuli; Haris, Rangga Bayu Kusuma; Hasibuan, Sony Cristian; Ikhsan, Suci Asrina; Pramesthy, Tyas Dita; Arkham, Muhammad Nur
Aurelia Journal Vol 5, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/aj.v5i2.13254

Abstract

There are several types of purse seine in Sibolga, namely tuna trawls, snare seines and meeting trawls. The main catch from purse seine is pelagic fish. Purse seine catches are related to the mesh size of the fishing gear. The mesh size is small so it can catch more than 3 species of catch which are classified as non-environmentally friendly fishing gear. The aim of this research is to find out whether purse seine fishing gear in Sibolga is environmentally friendly fishing gear or not. The research was conducted March 1 – June 30 2021 at the Sibolga Fishing Port (PPN), The research was carried out at KM Samosir 08 on cob trawl fishing gear and KM Serasi Putra on cob trawl fishing gear. The data analysis used is a scoring analysis of environmentally friendly fishing gear criteria. Trawls and cob trawls are environmentally friendly fishing gear and meet the 9 criteria for environmentally friendly fishing gear. The score for the level of environmental friendliness of the tuna trawl fishing gear was 33 and the meeting trawl was 32.6 with the criteria being included in the group of very environmentally friendly fishing gear.
Budget value of mangrove ecosystem services in The Coastal Area of Dumai City: Nilai ketersediaan jasa ekosistem mangrove di Wilayah Pesisir Kota Dumai Pramesthy, Tyas Dita; Kusuma Haris, Rangga Bayu; Kelana, Perdana Putra; Djunaidi, Djunaidi; Arkham, Muhammad Nur
Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal of Tropical Fisheries Management) Vol 7 No 1 (2023): Journal of Tropical Fisheries Management (on progress)
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jppt.v7i1.43827

Abstract

Jasa ekosistem mangrove di Wilayah Pesisir Kota Dumai mempunyai nilai ketersediaan terhadap barang dan jasa yang dimanfaatkan oleh masyarakat disektar. Tujuan dari penelitian adalah untuk menilai keseimbangan jasa ekosistem mangrove di Wilayah Pesisir Kota Dumai. Metode pengambilan data dalam penelitian yaitu metode survey dan wawancara dengan bantuan kuesioner, selain itu juga dilakukan kajian literatur dan diskusi dengan para pakar ekosistem mangrove. Analisis data menggunakan identifikasi jasa ekosistem mangrove dengan pendekatan diagram tulang ikan dan penilaian matriks ketersediaan jasa ekosistem menggunakan model bukhard. Hasil penelitian menyebutkan bahwa sebagian besar masyarakat pesisir Kota Dumai mendapatkan manfaat dari keberadaan ekosistem mangrove terhadap jasa penyedia dan jasa pengaturan. Jasa penyedia yang paling besar diberikan oleh ekosistem mangrove adalah menyediakan sumberdaya ikan dan crustasea seperti udang dan kepiting, sedangkan untuk jasa pengaturan terbesar yang bermanfaat adalah sebagai penahan abrasi dan pengurangan banjir ROB. Hasil penilaian ketersediaan jasa ekosistem mangrove menunjukkan bahwa secara umumnya permintaan jasa ekosistem mangrove melebihi suplai/kapasitas jasa ekosistem mangrove (nilai negatif) terutama pemukiman, industri, resort dan hotel, dan rumah makan. Nilai tersebut menyebutkan bahwa potensi dari ekosistem mangrove telah dimanfaatkan melebihi batas, sehingga diperlukan pengelolaan secara berkelanjutan dalam pemanfaatan ekosistem mangrove.
Macrozoobenthos as a Bioindicator of Pollution in the Malaka Strait Waters, Indonesia Djunaidi, Djunaidi; Kelana, Perdana Putra; Pramesthy, Tyas Dita; Arkham, Muhammad Nur; Kusuma Haris, Rangga Bayu
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 30 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.30.1.1

Abstract

Macrozoobentos are known as organisms that are sensitive to environmental changes, so they are widely used as biological indicators of a water. This study aims to determine the types of macrozoobenthos, the level of diversity, uniformity, and dominance of macrozoobenthos, including the family biotic index (FBI) to detect water quality in Dumai City. The method used was a survey with stations determined through the purposive sampling. Macrozoobenthos samples were collected using a line transect with a square transect and a core sampler. A total of 381 macrozoobentos individuals found in the waters of Dumai City consisted of 6 species from the Gastropods class (Nerita articulata, Chicoreus capucinus, Littorina scabra, Ellobium aurisjudae, Cerithidae quoyii, and Pugilina cochlidium); Bivalvia class: 1 family and 1 species (Polymesoda bengalensis). The highest macrozoobenthos density was found at Station 3 (125 ind/m2) and the lowest at station 1 (21 ind/m2). The Shannon-Wienner diversity index ranged between 1.17 and 1.52. The diversity index at all stations was relatively low, the macrozoobenthos uniformity index was high (0.654697-to 0.783512), and the dominance index was relatively low (0.234078-to 0.43574). The Shannon-Wienner Index and the dominance index are also relatively low. Further testing using the FBI showed differences in water quality: Station 1 was adequate, Station 2 was poor, while Station 3 was somewhat poor. Monitoring macrozoobenthos diversity can be helpful in detecting changes or disturbances in ecosystems. Keywords: bioindicator, diversity, Family Biotik Index, macrozoobenthos
Manfaat Pengelolaan Suaka Perikanan Terubuk (SPT) Bagi Masyarakat Pesisir di Perairan Bengkalis, Riau: Pendekatan Sistem Sosial-Ekologi: The Benefits of Managing The Terubuk Fish Sanctuary (SPT) for Coastal Communities in Bengkalis Waters, Riau: a Social-Ecological Systems Approach Kusuma Haris, Rangga Bayu; Ikhsan, Suci Asrina; Djunaidi, Djunaidi; Kelana, Perdana Putra; Pramesthy, Tyas Dita; Widagdo, Aris; Febrianto, Fredi; Anwar, Sony; Habib EY., M.; Arkham, Muhammad Nur
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v16i2.51619

Abstract

Penetapan Suaka Perikanan Terubuk (SPT) berdasarkan Peraturan Bupati Bengkalis No. 15 Tahun 2010 dan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. KEP.59/MEN/2011 tentunya memberikan dampak sosial dan ekologi yang positif. Penelitian ini bertujuan menilai manfaat sosial dan ekologi SPT bagi masyarakat pesisir di Perairan Bengkalis, Riau. Data diperoleh melalui wawancara dan analisis produksi perikanan berdasarkan ketersediaan data dari tahun 2008-2016. Keberadaan ikan terubuk di perairan Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti dan Siak lekat dengan nilai sejarah dan budaya. Hasil dari pemodelan peramalan produksi selama 10 tahun menunjukkan penurunan produksi ikan terubuk, dengan prediksi penurunan 1,37 ton per tahun (-0,58%) berdasarkan model S-Curve. Hasil analisis statistik (t-test) juga menyebutkan tidak ada pengaruh antara sebelum dan setelah diterbitkannya SK (Peraturan Larangan Terubuk) dengan melihat nilai P-Value > 0,005. Secara umum, pengelolaan perikanan Terubuk yang ada di Perairan Provinsi Riau belum efektif dengan hanya diterbitkannya SK pengelolaan Kawasan, akan tetapi diperlukan beberapa langkah strategis diantaranya adalah dengan meningkatkan peran Masyarakat dalam pengelolaan, peningkatan pengawasan dan penegakan hukum dalam melakukan konservasi perikanan Terubuk.
Penanaman Mangrove Pesisir Kampung Madong Sebagai Bentuk Pelestarian Lingkungan Guna Mendukung Ekonomi Biru Yaqin, Rizqi Ilmal; Arkham, Muhammad Nur; Djunaidi, Djunaidi; Haris, Rangga Bayu Kusuma; Pamaharyani, Luchiandini Ika; Demeainto, Bobby; Darmawan, Darmawan; Siahaan, Juniawan Preston; Abrori, M. Zaki Latif; Tumpu, Mula
DEDIKASI PKM Vol. 6 No. 2 (2025): DEDIKASI PKM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dkp.v6i2.48685

Abstract

Kerusakan lingkungan mangrove merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya abrasi di wilayah pesisir. Kota Tanjung Pinang merupakan salah satu kota pesisir yang memiliki kawasan pantai yang rentan terhadap abrasi. Oleh karena itu, kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian tanaman mangrove perlu ditingkatkan melalui kegiatan edukatif dan penanaman bibit mangrove secara langsung. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi sekaligus mengajak masyarakat berpartisipasi dalam penanaman mangrove sebagai upaya pelestarian lingkungan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penanaman mangrove bersama dan edukasi secara bersamaan. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan mengukur tingkat kepuasan peserta dan ketercapaian tujuan kegiatan. Instrumen evaluasi yang digunakan berupa kuesioner dengan skala Likert yang diberikan kepada peserta setelah mengikuti kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta merasa puas terhadap pelaksanaan kegiatan penanaman mangrove. Adapun tingkat ketercapaian tujuan kegiatan mencapai persentase sebesar 94,57%. Dampak dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai pola penanaman mangrove yang baik, serta meningkatnya kesadaran dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya mendukung konsep ekonomi biru. Keberlanjutan dari kontribusi kegiatan ini menjadi tujuan utama dalam mendukung ekonomi biru.
EVALUASI TEKNIK PENGOPERASIAN PURSE SEINE PADA KM. SUMBER REZEKI Mardiah, Ratu Sari; Hutapea, Roma Yuli Felina; Kelana, Perdana Putra; Ikhsan, Suci Asrina; Sari, Ratih Purnama; Haris, Rangga Bayu Kusuma; Tiku, Mathius
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 8 No 1 (2024): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.8.1.099-108

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi teknik pengoperasian purse seine pada KM. Sumber Rezeki berdasarkan Permen KP No 18 Tahun 2021. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan KM. Sumber Rezeki milik PT. HLS tahun 2022. Data dikumpulkan dengan metode observasi dan wawancara. Hasil nya adalah purse seine yang digunakan KM. Sumber Rezeki adalah jenis purse seine pelagis kecil dengan nama daerah pukat langgar. Konstruksinya terdiri atas tali ris atas 450 m, tali ris bawah 450 m, tali pelampung 450 m, tali pemberat 450 m, srampat 450 m, tali cincin 450 m, pelampung 1500 buah, pemberat 700 buah, cincin 105 buah. Alat bantu pengoperasian purse seine adalah rumpon menetap dan lampu. Kapal yang digunakan adalah kapal motor dengan ukuran 168 GT. Penangkapan ikan dilakukan pada jalur III dan WPP 711. Berdasarkan evaluasi teknik pengoperasian purse seine, tujuh aspek telah dinyatakan sesuai yaitu mesh size dan panjang tali ris sesuai, ukuran kapal dan jalur penangkapan telah sesuai. Satu aspek yang belum sesuai yaitu pengoperasian pukat langar tidak dilengkapi dengan radar reflektor sebagai alat bantu penangkapan. Kata kunci: evaluasi, pengoperasian, purse seine, teknis
POTRET PERIKANAN TANGKAP KOTA DUMAI SEJAK 2017 HINGGA 2021 Ikhsan, Suci Asrina; Mardiah, Ratu Sari; Hutapea, Roma Yuli F.; Sari, Ratih Purnama; Haris, Rangga Bayu Kusuma; Tiku, Mathius
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 14 No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2891.36 KB) | DOI: 10.24319/jtpk.14.65-71

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan kondisi produksi perikanan tangkap di Kota Dumai sejak 2017 hingga 2021, dan menganalisa karakteristik unit penangkapan ikan di kota tersebut. Penelitian menggunakan data sekunder tahunan (2017-2021) berupa jumlah nelayan, jumlah kapal, jumlah alat tangkap, produksi perikanan tangkap, dan nilai produksi perikanan tangkap diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kota Dumai. Untuk memperoleh kajian yang lebih komprehensif, data primer diperoleh dengan cara wawancara dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa data produksi perikanan mengalami fluktuasi. Pada tahun 2017 data produksi sebesar 930.815 kg dan menurun signifikan pada tahun 2018 (564.766 kg), kemudian mengalami kenaikan setiap tahun secara perlahan. Kegiatan penangkapan ikan di Kota Dumai tersebar pada 5 kecamatan dari 7 kecamatan, yaitu Medang Kampai, Sungai Sembilan, Dumai Barat, Dumai Timur, dan Dumai Kota. Karakteristik perikanan tangkap Kota Dumai adalah Perikanan Tangkap Skala Kecil atau tradisional. Nelayan di Kota Dumai didominasi oleh nelayan utama. Kapal yang digunakan terdiri atas beberapa jenis, yaitu kapal motor (KM) ukuran 5-30 GT, motor tempel (MT) ukuran 5 GT, perahu tanpa motor (PTM), dan nelayan tanpa perahu (NTP). Alat tangkap yang digunakan terdiri atas alat tangkap aktif, pasif, dan statis.