Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

SOSIALISASI FUNGSI EKOLOGIS MANGROVE PADA MASYARAKAT PESISIR DESA BAKA JAYA, KECAMATAN WOJA, KABUPATEN DOMPU: SOSIALISASI FUNGSI EKOLOGIS MANGROVE PADA MASYARAKAT PESISIR DESA BAKA JAYA, KECAMATAN WOJA, KABUPATEN DOMPU Awan Dermawan
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v5i1.6469

Abstract

The mangrove ecosystem plays a crucial role in maintaining the balance of the coastal environment, both ecologically and economically. However, overexploitation and a lack of public understanding have led to the degradation of mangrove ecosystems in various coastal areas, including in Baka Jaya Village, Woja District, Dompu Regency. This community service activity aims to enhance public understanding of the ecological functions of mangroves and provide education on the importance of mangrove conservation for environmental sustainability and the well-being of coastal communities. The methods used include lectures and interactive discussions with the community. Evaluation results indicate an increase in public understanding of the ecological functions of mangroves and a rise in community participation in conservation efforts. This activity is expected to contribute to the sustainable preservation of the mangrove ecosystem.
DEMPLOT INTEGRASI BUDIDAYA IKAN NILA, KOMBINASI PAKAN PABRIKAN DAN PAKAN ALTERNATIF LOKAL LEMNA MINOR DALAM MENCAPAI EFISIENSI PRODUKSI DI INDUSTRI RUMAH TANGGA "USAHA NILA BENAR", KECAMATAN LABUAPI, KABUPATEN LOMBOK BARAT Awan Dermawan; Dermawan, Awan; Lestari, Dewi Putri; Mujib, Abd Saddam; Suhendri, Salwa; Adinda Titania Ratna
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8281

Abstract

Nile tilapia farming at the household industry "Usaha Nila Benar", Labuapi, West Lombok, faces high production costs due to dependence on expensive commercial feed. This article discusses a community service activity aimed at improving production efficiency by integrating commercial feed with a local alternative feed from Lemna minor (duckweed). The implementation method used a participatory demonstration plot (demplot) approach. The activities included socialization, training on Lemna minor cultivation and business management, application of combined feed technology (70-80% pellets, 20-30% Lemna minor), ongoing mentoring, and evaluation. The application of feed combination successfully reduced production costs by up to 30% without sacrificing the quality and quantity of the harvest. Partners became more independent in managing their farming business by utilizing sustainable and environmentally friendly local resources. The integration of Lemna minor as an alternative feed proved effective in achieving the activity's goals: increasing production efficiency, reducing dependence on commercial feed, empowering partners, and supporting sustainable food security
PELATIHAN PENERAPAN SISTEM AERASI MICROBUBBLE VENTURY PADA KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN NILA DI KECAMATAN LINGSAR, KABUPATEN LOMBOK BARAT Awan Dermawan; Dermawan, Awan; Alim, Sahrul; Dwiyanti, Septiyana; Diniariwisan, Damai
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8584

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada penerapan teknologi aerasi microbubble venturi untuk mengatasi permasalahan utama budidaya ikan nila di Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Tunas Karya, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat. Permasalahan tersebut adalah rendahnya kadar oksigen terlarut (DO = 2-3 mg/L) dalam kolam yang menyebabkan tingkat kematian ikan tinggi (18%) dan efisiensi pakan rendah (FCR 1.8). Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, instalasi alat, serta pendampingan dan evaluasi berkala. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan kadar DO menjadi 5-6 mg/L. Dampak lanjutannya adalah penurunan mortalitas di bawah 7%, peningkatan efisiensi pakan (FCR 1.4), dan pertumbuhan biomassa yang lebih baik. Selain aspek teknis, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kapasitas SDM kelompok melalui pelatihan dan pembentukan tim teknis internal untuk menjamin keberlanjutan. Disimpulkan bahwa teknologi aerasi microbubble venturi efektif meningkatkan produktivitas dan ekonomi budidaya ikan nila. Oleh karena itu, replikasi teknologi ini kepada kelompok pembudidaya lain sangat disarankan.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Pesisir Dalam Pemanfaatan Limbah Hasil Tangkap Nelayan Sebagai Inovasi Ekonomi Kreatif supriastuti, Eko; Ari Apriani; Awan Dermawan; Nora Listantia; Dewi Rispawati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.14130

Abstract

Desa Kuranji merupakan salah satu desa pesisir yang terletak di Kecamatan Labu Api, Kabupaten Lombok Barat. Sebagian besar penduduk desa ini bermata pencaharian sebagai nelayan dan petani. Salah satu isu utama yang dihadapi masyarakat, khususnya kelompok wanita pesisir, adalah belum adanya upaya pengelolaan limbah hasil tangkapan nelayan secara produktif. Limbah seperti air limbah ikan, sisik, tulang, kulit ikan dibuang begitu saja di sekitar rumah atau ke saluran air di pemukiman. Hal ini akan menimbulkan pencemaran lingkungan dan dan menjadi sumber penyakit serta mengganggu kenyamanan warga dan wisatawan. Limbah air ikan memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai guna tinggi, seperti pupuk organik cair (POC). Sebagian besar kelompok wanita belum pernah mendapatkan pelatihan kewirausahaan, pengolahan limbah, maupun pemasaran produk olahan. Padahal, secara sosial, kelompok ini memiliki semangat yang tinggi untuk belajar dan meningkatkan pendapatan keluarga. Program pengabdian kepada masyarakat di Desa Kuranji, Lombok Barat, bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok wanita pesisir dalam mengolah limbah hasil tangkapan nelayan menjadi pupuk organik cair (POC) bernilai ekonomis dan ramah lingkungan. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan teknis fermentasi berbahan lokal, hingga pendampingan produksi. Hasilnya, kelompok mampu memproduksi POC secara mandiri, menerapkan pencatatan keuangan sederhana, memperbaiki kemasan dan label. Inovasi ini terbukti mengurangi pencemaran lingkungan, menambah pendapatan rumah tangga, dan menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai ekonomi sirkular, sehingga dapat direplikasi di wilayah pesisir lain sebagai model pemberdayaan berkelanjutan.