Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Pengaruh Strategi Pemasaran Digital terhadap Peningkatan Penjualan UMKM di Kecamatan Sawang, Aceh Utara Hakiki, Nur; Ameliany, Nanda; Ritonga, Nursakinah; Sukmawati, Cut; Sufi, Sufi
Journal of Politics, Governance, and Administration Vol. 1 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Lembaga Kajian Sosial Politik Aceh (LaKaspia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jpga.v1i1.14.2025

Abstract

This study aims to identify and analyze the impact of digital-based marketing strategies on the sales performance of MSMEs in Sawang District, North Aceh Regency. Digital marketing has increasingly become a strategic tool, gradually replacing traditional approaches due to its efficiency and ability to reach broader markets. This research applies a quantitative descriptive methodology, utilizing primary data collected from 100 MSME participants in Sawang District. Stratified random sampling was employed to select respondents, and simple linear regression was used to assess the relationship between digital marketing strategies and sales levels. The results indicate that digital marketing strategies exert a positive and significant influence on the sales performance of MSMEs in the area. The adoption of social media, websites, Google Trends, and other digital platforms has enabled MSMEs to expand their market reach and enhance competitiveness in the digital era. These findings underscore the importance for MSME actors to improve their digital literacy and professionalism in leveraging technology for business development. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh strategi pemasaran berbasis digital terhadap kinerja penjualan UMKM di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Pemasaran digital kini semakin berperan sebagai alat strategis yang secara bertahap menggantikan metode konvensional karena dinilai lebih efisien dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan dari 100 pelaku UMKM di Kecamatan Sawang. Pemilihan responden dilakukan melalui teknik stratified random sampling, sementara analisis hubungan antara strategi pemasaran digital dan tingkat penjualan dilakukan dengan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja penjualan UMKM di wilayah tersebut. Penggunaan media sosial, website, Google Trends, dan berbagai platform digital lainnya terbukti mampu memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan daya saing UMKM di era digital. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi digital dan profesionalisme pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi untuk pengembangan usaha.
PELATIHAN INOVASI KEMASAN DAN BRANDING PRODUK DESA BLANG PULO MENUJU PASAR NASIONAL Iryani, Lisa; Sufi, Sufi; Zulkarnaen, Teuku; Ameliany, Nanda; Ritonga, Nursakinah; Maisyura, Maisyura
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.%p

Abstract

bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk lokal dari Desa Blang Pulo di pasar nasional. Dalam era globalisasi dan persaingan yang ketat, penting bagi produk lokal untuk memiliki kemasan yang menarik dan strategi branding yang efektif agar dapat menarik perhatian konsumen. Pelatihan ini melibatkan berbagai aspek penting, termasuk desain kemasan, branding, pemasaran digital, dan analisis pasar. Peserta pelatihan terdiri dari pelaku usaha lokal, termasuk pengrajin dan petani, yang memiliki potensi untuk mengembangkan produk mereka namun masih menghadapi tantangan dalam hal pemasaran dan inovasi. Salah satu fokus utama dari pelatihan ini adalah peningkatan kualitas kemasan. Kemasan yang menarik tidak hanya berfungsi untuk melindungi produk, tetapi juga sebagai alat pemasaran yang efektif. Dalam pelatihan, peserta diajarkan tentang prinsip desain kemasan yang baik, pemilihan bahan yang tepat, serta cara menciptakan kemasan yang fungsional dan estetis. Dengan kemasan yang menarik, produk diharapkan dapat lebih mudah dikenali dan diingat oleh konsumen. Selain itu, pelatihan juga menekankan pentingnya branding. Peserta diajarkan cara mengembangkan identitas merek yang kuat, termasuk pembuatan logo, slogan, dan nilai-nilai merek yang dapat menarik perhatian konsumen. Branding yang efektif akan membantu produk lokal untuk bersaing dengan produk dari daerah lain dan meningkatkan loyalitas konsumen. Pemasaran digital menjadi salah satu aspek penting dalam pelatihan ini. Dengan semakin berkembangnya teknologi dan penggunaan internet, pemasaran digital menjadi alat yang sangat efektif untuk menjangkau konsumen. Peserta dilatih untuk memanfaatkan media sosial dan platform e- commerce untuk mempromosikan produk mereka. Ini termasuk strategi konten, pengelolaan akun media sosial, dan teknik pemasaran online lainnya. Analisis pasar juga menjadi bagian integral dari pelatihan. Peserta diajarkan cara melakukan riset pasar untuk memahami tren konsumen, preferensi, dan perilaku pembelian. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang pasar, peserta dapat mengembangkan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen. Pemerintah Desa Blang Pulo berperan aktif dalam mendukung pelatihan ini dengan menyediakan fasilitas, sumber daya, dan dukungan logistik. Selain itu, pemerintah juga berupaya menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk memastikan keberlanjutan program dan akses ke sumber daya yang diperlukan. Setelah pelatihan, peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas produk dan strategi pemasaran mereka. Program pendampingan dan mentoring juga disediakan untuk membantu peserta dalam mengatasi tantangan yang mungkin muncul setelah pelatihan. Dengan pelatihan ini, diharapkan produk dari Desa Blang Pulo dapat bersaing di pasar nasional, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Inovasi kemasan dan branding yang efektif akan menjadi kunci untuk membuka peluang baru bagi produk lokal, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan desa secara keseluruhan.
Pengaruh Penerapan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance(GCG) Terhadap Kinerja Karyawan Perumda Tirtanadi Cabang Deli Tua Putri, Nurul Lia; Sukmawati, Cut; Ameliany, Nanda; Sufi Sufi, Nur Hafni,
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.11350

Abstract

Penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance(GCG) menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan melalui penciptaan lingkungan kerja yang transparan, akuntabel, dan profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governanceterhadap kinerja karyawan pada Perumda Tirtanadi Cabang Deli Tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Perumda Tirtanadi Cabang Deli Tua yang berjumlah 102 orang. Penentuan jumlah responden menggunakan metode sampling jenuh, di mana seluruh populasi dijadikan sampel penelitian sebanyak 100 responden. Untuk menganalisis data, digunakan uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana, uji hipotesis, serta koefisien determinasi dengan bantuan software SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Good Corporate Governanceberpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t hitung > t tabel, yaitu sebesar 11,914 > 1,983 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga H₁ diterima dan H₀ ditolak. Semakin baik penerapan prinsip-prinsip GCG seperti transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran, maka semakin meningkat pula kinerja karyawan Perumda Tirtanadi Cabang Deli Tua. Oleh karena itu, penting bagi manajemen perusahaan, khususnya di bidang BUMD, untuk memahami dan mengoptimalkan penerapan Good Corporate Governanceagar mampu meningkatkan kinerja karyawan serta mempertahankan kualitas pelayanan publik di tengah persaingan yang semakin ketat.Kata Kunci: Good Corporate Governance, Kinerja Karyawan, BUMD
Analisis Penerapan Prinsip-Prinsip Etika Bisnis Islam dalam Transaksi Jual Beli Online di Aplikasi Shopee Kota Lhokseumawe Margolang, Nuri Marfuah; Zulkarnaen, Teuku; Ameliany, Nanda; Nursanjaya, Nursanjaya; Sufi, Sufi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6671

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan prinsip etika bisnis Islam pada transaksi jual beli online aplikasi Shopee di Kota Lhokseumawe Aceh. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, studi pustaka, observasi, serta dokumentasi lapangan penelitian ini. Informan terdiri atas penjual, pembeli, dan kurir sehingga memungkinkan peneliti memperoleh gambaran praktik bisnis digital secara lebih komprehensif dan berimbang. Hasil penelitian menunjukkan sebagian penjual telah menerapkan prinsip tanggung jawab, kejujuran, keadilan, serta pelayanan responsif terhadap keluhan konsumen secara konsisten. Pembeli menilai deskripsi dan foto produk yang akurat mengurangi risiko ketidaksesuaian barang sekaligus meningkatkan rasa aman bertransaksi di platform tersebut. Temuan juga mengindikasikan masih terdapat praktik kurang etis, terutama terkait penolakan retur dan komunikasi yang tidak transparan pada sebagian kasus. Namun demikian, respon penjual yang bertanggung jawab terbukti menjaga kepercayaan pembeli dan berkontribusi pada reputasi toko jangka panjang secara berkelanjutan. Dalam perspektif syariah, praktik tersebut sejalan dengan prinsip tauhid, keseimbangan, kehendak bebas, tanggung jawab, dan ihsan dalam etika bisnis Islam. Konteks Lhokseumawe sebagai daerah mayoritas Muslim dan berlandaskan Qanun Aceh memperkuat urgensi implementasi nilai tersebut secara konsisten dalam praktik daring. Penelitian ini menyimpulkan penerapan EBI yang baik menghasilkan manfaat timbal balik, meminimalkan konflik, serta mendukung keberlanjutan ekosistem perdagangan elektronik lokal. Implikasinya, diperlukan edukasi berkelanjutan, pengawasan platform, dan komitmen pelaku usaha agar transaksi digital tetap adil dan aman bagi semua pihak.