Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

New Normal: Perubahan Komunikasi Interpersonal Lintas Generasi Di Lingkungan Masyarakat Adat (Studi Deskriptif Kualitatif Pada Masyarakat Kampung Naga) Nur Ichsan, Muhammad; Arifiah, Adinda; Alamsyah, Firman; Efthariena, Efthariena
Jurnal Ilmu Siber (JIS) Vol 2 No 1 (2023): JIS
Publisher : LPPM, Universitas Siber Asia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71089/jis.v2i1.314

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dan menggambarkan pola perubahan komunikasi interpersonal yang terbentuk pada lintas generasi di lingkungan masyarakat adat Kampung Naga pasca pandemic (new normal). Urgensi penelitian ini terletak pada pola perubahan komunikasi interpersonal baik secara vertical maupun horizontal yang dilatar belakangi oleh fenomena sosial pandemic covid 19. Penelitian ini, berfokus pada pendalaman kajian perubahan relasi sosial yang terjadi beserta hambatan-hambatan (gap) yang dialami selama proses perubahan tersebut berlangsung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Interaksi Simbolik yang menjelaskan bahwa manusia sebagai makhluk relasional menginginkan dan membutuhkan untuk saling terhubung dengan individu atau kelompok lainnya. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif, teknik pengambilan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat adat Kampung Naga memiliki konsep diri yang telah terbentuk berdasarkan pewarisan nilai-nilai leluhur (karuhun). Konsep diri yang terbentuk merupakan suatu identitas komunal sebagai suatu konsep dalam menjalin komunikasi baik diantara masyarakat adat itu sendiri maupun dengan masyarakat di luar Kampung Naga. Adapun pola komunikasi interpersonal lintas generasi yang terbentuk pada situasi pasca pandemic covid-19 mengalami sedikit perubahan. Perubahan yang terjadi dimulai dari pola pencarian informasi mengenai covid-19 oleh generasi muda yang kemudian diteruskan secara horizontal (teman, saudara) dan vertikal (kakak, orang tua, pimpinan adat).
Inovasi Edupreneurship dalam Mendukung Keberhasilan Akademik Mahasiswa: Studi Kasus pada Lembaga Akadimiya Pro Alamsyah, Firman; Rohmah, Lailatu; Shodiq, Muhammad Jafar
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v5i1.5087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model edupreneurship yang diterapkan oleh Akadimiya Pro, sebuah lembaga nonformal berbasis digital yang menyediakan layanan akademik bagi mahasiswa. Fokus utama penelitian adalah menganalisis inovasi layanan, strategi operasional, serta kontribusi lembaga terhadap keberhasilan akademik mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik tematik untuk menggali pola layanan, strategi, serta dampaknya secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Akadimiya Pro berhasil mengembangkan model edupreneurship yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa, melalui layanan seperti bimbingan skripsi, olah data, paraphrase, serta publikasi jurnal. Strategi digital yang diterapkan mencakup pemanfaatan WhatsApp untuk komunikasi layanan, serta Instagram dan TikTok untuk promosi dan edukasi akademik berbasis konten pendek. Selain itu, pendekatan personal antara mentor dan peserta turut meningkatkan efektivitas layanan. Akadimiya Pro terbukti memberikan dampak positif terhadap pencapaian akademik mahasiswa, termasuk peningkatan kepercayaan diri, keterampilan akademik, dan efektivitas waktu studi; salah satunya ditunjukkan oleh estimasi 70% peserta yang berhasil menyelesaikan studi tepat waktu. Temuan ini mengindikasikan bahwa edupreneurship dalam bentuk layanan akademik informal berpotensi menjadi alternatif solusi atas keterbatasan pendampingan di lingkungan pendidikan formal.
Evaluasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Mandiri Prodi Biologi Universitas Al Azhar Indonesia: Studi Kasus Respon Mahasiswa Wijihastuti, Risa Swandari; Perdana, Analekta Tiara; Pambudi, Arief; Alamsyah, Firman; Puspitasari, Riris Lindiawati; Effendi, Yunus; Fauzia, Nurul; Dianita, Adinda Citra
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial Vol 3, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaiss.v3i2.1030

Abstract

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan salah satu program yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Program tersebut terdiri dari 8 kegiatan yang dapat mengasah kompetensi hard skills maupun soft skills mahasiswa. Beberapa kegiatan Program MBKM telah dilakukan di Program Studi Biologi Universitas Al-Azhar Indonesia (Prodi Biologi UAI), yaitu program pertukaran pelajar, program asistensi mengajar dan program magang bersertifikat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hasil evaluasi respons mahasiswa terhadap Program MBKM mandiri Prodi Biologi UAI. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif menggunakan survey untuk mengetahui respons dari mahasiswa baik yang belum dan sudah melaksanakan Program MBKM. Hasil evaluasi respons mahasiswa menunjukan bahwa mahasiswa Prodi Biologi UAI sering mendengar istilah MBKM dan mengetahui bahwa Prodi Biologi UAI menyelenggarakan Program MBKM. Sebagian mahasiswa Prodi Biologi UAI yang belum mengikuti Program MBKM sangat berminat untuk bergabung, dan mahasiswa yang telah mengikuti Program MBKM merasa sangat puas dan ingin mengikuti program lainnya.Kata Kunci – MBKM, Prodi Biologi Universita Alzhar Indonesia, Respon
Electric Field-Based Cancer Therapy Induces the Expression of HMGB1 and PD-L1 mRNA Genes on Breast Tumor of Female Rats Fathurrohmah, Siti; Cahyadi, G.A.B Yehezkiel P.; Alamsyah, Firman; Pratiwi, Rarastoeti
Indonesian Journal of Cancer Chemoprevention Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Indonesian Society for Cancer Chemoprevention

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14499/indonesianjcanchemoprev13iss2pp128-136

Abstract

Electro Capacitive Cancer Therapy (ECCT) is an electric field-based cancer therapy method using intermediate frequency (150 kHz) and low intensity (18 Vpp). High Mobility Group Box 1 (HMGB1) is a cytokine related to damage-associated molecular patterns (DAMPs) secreted by dead cells. The expression of Programmed Death Ligand 1 (PD-L1) is ligand present on the surface of tumor cells and its expression is associated with the increase in the number CD8+ T lymphocytes. This study aims to examine the effect of ECCT exposure on the expression of HMGB1 and PD-L1 genes on the breast tumor, brain, and liver tissues of Rattus norvegicus (Berkenhout, 1769). The tissues were obtained from the previous studies stored in RNAlater (-20˚C). Female rat tissues of the previous study from four treatment groups, namely the control group (NINT), non-DMBA-induction with therapy (NIT), DMBA-induction with non-therapy (INT), and DMBA-induction with therapy (IT). Gene expression was analyzed using the RT-qPCR. Statistical t-test with a p<0.05 significance level was performed using GraphPad Prism 9.4.0 software. The result shows HMGB1 and PD-L1 mRNA genes were both significantly expressed in breast tumor samples. The liver and brain samples of normal rats did not show any significant changes in the activity of these genes after exposure to the electric field. This study indicates that exposure to electric fields may trigger the expression of HMGB1 and PD-L on the rat’s breast tumor samples. This study also provides information related to the safety of ECCT in healthy organs of female rats, especially the brain and liver.Keywords: ECCT, breast tumor, HMGB1, PD-L1, IFN- γ.
Non-contact electro capacitive cancer therapy (ECCT) modulate the mRNA expression of p53, Apaf-1, survivin, NF-κB, TSP-1 and bFGF in DMBA-induced breast cancer rat Hidayah, Nurul; Putra, Agung; Alamsyah, Firman; Pratiwi, Rarastoeti
Indonesian Journal of Biomedicine and Clinical Sciences Vol 58 No 1 (2026)
Publisher : Published by Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/inajbcs.v58i1.24954

Abstract

Breast cancer is the most common cancer that causes death in women in the world. Cancer development is facilitated by the inhibition of apoptosis and induction of angiogenesis. Current cancer therapy still encounters problems in the form of recurrence, resistance, and side effects of drugs. Non-contact static electric field therapy, electro capacity cancer therapy (ECCT) with medium frequency, is a therapy developed to inhibit the proliferation of tumor cells. This study aimed to determine the mRNA expression of p53, Apaf-1, survivin related to apoptosis and NF-κB, bFGF and TSP-1 related to angiogenesis in rat breast tumor tissue after ECCT frequency of 150 kHz. Breast tissue samples and rat breast tumor nodules stored in RNA later at -20°C were used. The tissue was obtained from the non-induction non-therapy (NINT) group, induction non-therapy (INT), non-induction therapy (NIT), and induction therapy (IT). mRNA expression of p53, Apaf-1, NF-κB, bFGF and TSP-1 were analyzed using qRT-PCR and calculated with the Livak formula. Data were analyzed using one-way Anova and post-hoc LSD. The results showed that, mRNA expression of p53, Apaf-1 and TSP-1 in the IT group increased significantly, and mRNA expression of survivin and bFGF decreased significantly compared to the INT group. However, the expression of NF-κB mRNA in the IT group remained the same as in the INT group. In conclusion, ECCT with a frequency of 150 kHz upregulates p53, Apaf-1 and TSP-1 mRNA expression and downregulates survivin and bFGF mRNA expression but have no effect on NF-κB mRNA expression in rat breast tumor tissue.
Non-contact electro capacitive cancer therapy (ECCT) modulate the mRNA expression of p53, Apaf-1, survivin, NF-κB, TSP-1 and bFGF in DMBA-induced breast cancer rat Hidayah, Nurul; Putra, Agung; Alamsyah, Firman; Pratiwi, Rarastoeti
Indonesian Journal of Biomedicine and Clinical Sciences Vol 58 No 1 (2026)
Publisher : Published by Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/inajbcs.v58i1.24954

Abstract

Breast cancer is the most common cancer that causes death in women in the world. Cancer development is facilitated by the inhibition of apoptosis and induction of angiogenesis. Current cancer therapy still encounters problems in the form of recurrence, resistance, and side effects of drugs. Non-contact static electric field therapy, electro capacity cancer therapy (ECCT) with medium frequency, is a therapy developed to inhibit the proliferation of tumor cells. This study aimed to determine the mRNA expression of p53, Apaf-1, survivin related to apoptosis and NF-κB, bFGF and TSP-1 related to angiogenesis in rat breast tumor tissue after ECCT frequency of 150 kHz. Breast tissue samples and rat breast tumor nodules stored in RNA later at -20°C were used. The tissue was obtained from the non-induction non-therapy (NINT) group, induction non-therapy (INT), non-induction therapy (NIT), and induction therapy (IT). mRNA expression of p53, Apaf-1, NF-κB, bFGF and TSP-1 were analyzed using qRT-PCR and calculated with the Livak formula. Data were analyzed using one-way Anova and post-hoc LSD. The results showed that, mRNA expression of p53, Apaf-1 and TSP-1 in the IT group increased significantly, and mRNA expression of survivin and bFGF decreased significantly compared to the INT group. However, the expression of NF-κB mRNA in the IT group remained the same as in the INT group. In conclusion, ECCT with a frequency of 150 kHz upregulates p53, Apaf-1 and TSP-1 mRNA expression and downregulates survivin and bFGF mRNA expression but have no effect on NF-κB mRNA expression in rat breast tumor tissue.
Studi Eksploratif Profil Metabolik (Asam Urat, Gula Darah, dan Kolesterol) pada Penduduk di Kawasan Perkotaan: Tinjauan Awal terhadap Dampak Lingkungan Urban Rohimah, Siti Mimah; Nita Noriko; Firman Alamsyah; Rizky Nuur Berlianni Mulyanto; Arief Pambudi; Dewi Elfidasari
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Vol. 15 No. 1 (2025): Prosiding SNST 15 Tahun 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/psnst.v15i1.14681

Abstract

Gangguan metabolik seperti hiperurisemia, hiperglikemia, dan hiperkolesterolemia masih menjadi masalah kesehatan yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan, terutama pada masyarakat urban. Pola hidup sedentari, tingginya konsumsi makanan berkalori tinggi, serta paparan stres kronis berkontribusi terhadap meningkatnya prevalensi ketiga kondisi tersebut. Hiperurisemia, hiperglikemia, dan hiperkolesterolemia sering muncul bersamaan dan saling berinteraksi dalam memperburuk status metabolik, sehingga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, sindrom metabolik, dan morbiditas terkait lainnya pada p opulasi perkotaan Penelitian ini bertujuan menggambarkan profil metabolik penduduk di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta, wilayah dengan potensi paparan polusi tinggi. Sebanyak 24 responden (12 laki-laki dan 12 perempuan) berusia 25–35 tahun yang tidak merokok dan sehat diperiksa kadar kolesterol, gula darah puasa, dan asam urat menggunakan metode enzimatik biosensor. Hasil menunjukkan laki-laki lebih banyak beraktivitas di luar ruangan (>6 jam), sedangkan perempuan dominan 3–6 jam. Tidak ada laki-laki yang rutin mengonsumsi vitamin, sedangkan 8% perempuan melakukannya. Kadar kolesterol tinggi ditemukan pada satu perempuan, dan kadar asam urat tinggi pada tiga laki-laki. Temuan ini mengindikasikan perbedaan paparan lingkungan dan perilaku kesehatan antarjenis kelamin yang berpotensi memengaruhi status metabolik penduduk sekitar bandara.. Kata kunci: Asam Urat, Gula Darah, , Kesehatan Metabolik, Kolesterol, Lingkungan Urban
The Implementation of the Four Strands Model in Teaching Arabic Fusha to Arabic Education Students Alamsyah, Firman; Maksudin, Maksudin; Amrulloh, Abdul Kahfi
Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol. 5 No. 1 (2026): Tadris Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ta.v5i1.54664

Abstract

Arabic language learning in higher education still faces challenges, particularly in students’ speaking fluency and vocabulary mastery. Studies on the implementation of the Four Strands model in Arabic fuṣḥā learning remain limited, especially in higher education contexts. This study aims to describe the implementation of the Four Strands model proposed by Paul Nation in the Al-Lughah Al-‘Arabiyyah Al-Fuṣḥā course at STAI Masjid Syuhada Yogyakarta. The study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation. Data were analyzed using the Miles dan Huberman model. The results indicate that the four components of the Four Strands were integrated into the learning process, with an increase in the average score from 67.6 to 75.1. The uniqueness of this study lies in the comprehensive implementation of the Four Strands model in the context of Arabic fuṣḥā learning. This study contributes to the development of more communicative Arabic language learning in higher education.