Claim Missing Document
Check
Articles

Performance of VoIP Using Routing Open Shortest Path First with Multi-Protocol Label Switching Danang Sunandar; Abdi Wahab; Mudrik Alaydrus
International Journal of Advanced Technology in Mechanical, Mechatronics and Materials Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Institute for Research on Innovation and Industrial System (IRIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37869/ijatec.v2i2.50

Abstract

Voice over internet protocol is a communication technology in the world of computer network that can be used for sending voice or video and data transmission over Internet Protocol in real time. VoIP network can be implemented with Asterisk applications as a server to a Private Automatic Branch eXchange applied in a Graphical Network Simulator 3. In this study, VoIP communication using routing OSPF within MPLS will be calculated, the QoS value collected based on impact performance under normal condition and not normal condition (link failure) different varian bandwidth in the network. The results from the simulation show that in normal condition and not normal condition there is average delay value with routing OSPF 4 ms and routing OSPF with MPLS 5 ms, the value of jitter max which same of 6 ms using varian bandwidth from 256 kbps and 512 kbps. All of the QoS parameters, such as delay, jitter and packet loss will be compare to standard ITU-T G.114. This research can be extended with addition of another measurement or another protocol.
Cognitive Radio: Sistim Radio Cerdas Mudrik Alaydrus
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 1, No 2 (2010)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v1i2.1100

Abstract

Tuntutan komunikasi nirkabel yang handal dan kapasitas sistim yangtinggi tidak terlepas dari ketersediaan resource berupa spectrumfrekuensi yang cukup. Pemanfaatan spectrum secara efisien yangsemaksimal mungkin dengan interferensi yang bisa ditoleransi adalahtujuan penting sistim radio kognitif. Ada tiga langkah penting dalamradio kognitif, observasi kondisi lapangan, mengambil keputusanmelalui suatu proses optimasi dan men-setting parameter pemancar. Halkunci dalam sistim radio kognitif adalah managemen spectrum yangdinamis, suatu interval frekuensi yang bebas digunakan oleh pengguna,di kala pengguna utamanya (primary user) sedang tidak menggunakan.Penggunaannya tidak terikat pada suatu teknologi tertentu.
Illumination Invariant Face Recognition Regina Lionnie; Mochamad Miftakhul Huda; Mudrik Alaydrus
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 10, No 3 (2020)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v10i3.8466

Abstract

Face recognition adalah bidang penelitian yang selalu menjadi topik penelitian dengan peminatan yang sangat besar. Berbagai potensial pengembangan aplikasi, dari sistem keamanan individu hingga untuk sistem control dan sistem surveillance. Algoritma pengenalan wajah telah diusulkan oleh banyak peneliti. Metode pengenalan wajah dengan performa yang baik seperti eigenfaces, fisherfaces, jaringan saraf tiruan, elastic bunch graph matching, laplacian faces, dan lainnya. Performa dari algoritma ini awalnya diuji pada gambar wajah yang dikumpulkan di bawah lingkungan kontrol yang baik pada kondisi studio dan pencahayaan yang diatur, dan karenanya, sebagian besar mengalami kesulitan dalam mengatasi gambar alami, yang dapat ditangkap di bawah kondisi pencahayaan, pose, dan ekspresi wajah yang sangat bervariasi. Situasi menjadi lebih menantang ketika kombinasi variasi ini harus ditangani secara bersamaan. Kondisi pencahayaan berbeda menimbulkan hambatan vital dalam sistem pengenalan karena mereka sangat mempengaruhi penampilan gambar wajah dan meningkatkan variasi antar kelas. Pada penelitian ini, telah dibangun sistem pengenalan wajah menggunakan Local Binary Pattern (LBP) dengan total gambar pada basis data sebanyak 400 gambar yang diambil dari 25 kelas/responden. Menggunakan 2-fold cross validation dan jarak Euclidean, presisi tertinggi yang diraih system adalah sebesar 87,98% dengan variasi ekualisasi histogram tanpa menggunakan LBP.
Riset Antena – State of the Art Mudrik Alaydrus
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v6i1.1146

Abstract

Riset antenna telah mengalami perjalanan panjang, seiring dengan perkembangan teknologi wireless dan aplikasi sensor serta radar. Secara garis besar, jenis antenna bisa dikategorikan menjadi antenna kawat (dipole, yagi), antenna waveguide (aperture, horn, slot), antenna reflector dan antenna mikrostrip. Dalam perancangan antenna para insiyur selalu merujuk pada katalog antenna yang telah ada dan melakukan modifikasi (menambahkan atau mengurangi sesuatu, atau memvariasikan parameter) untuk memenuhi spesifikasi yang diminta. Tulisan ini memberikan ulasan riset terkini antenna, dengan lebih menekankan pada lima bidang: metoda komputasi elektromagnetika, modifikasi antenna, material penyusun, aplikasi yang baru dan pengukuran antenna. Sampai dengan awal 2015 ditemukan sangat banyak riset tentang antenna di pelbagai publikasi yang ada.
Pemanfaatan Spektrum Digital Dividend Dengan Pendekatan Model Easement Lydia Vintari; Mudrik Alaydrus
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 3, No 2 (2012)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v3i2.1119

Abstract

Digital dividend merupakan sebuah dampak yang ditinggalkan akibatproses perpindahan sistem penyiaran televisi analog ke sistem penyiarantelevisi digital. Di banyak Negara sudah banyak penelitian mengenaipenggunaan spectrum digital dividend pada masing-masing Negara.Pada penelitian ini membahas tentang penggunaan spectrum digitaldividend untuk mendukung kesejahteraan rakyat Indonesia. Jikadigabungkan penggunaan aplikasi yang dijalankan para pemegangspectrum secara exlusive dan secondary market, tentunya dapatmemaksimalkan spectrum yang ada. Dengan tetap menjaga dua pakempenggunaan spectrum secara beriringan sejalan adalah konsep easementyang digunakan dalam penelitian ini. Setelah dengan pembahasanmengenai penelitian lain mengenai digital dividend serta easement,kemudian kami menganalisa faktor QoS, Utility dan biaya spectrumakses dalam pengaruhnya memberikan variasi kesejahteraan socialdengan menggunakan teori social welfare. Dari hasil yang didapat,peneilitian ini dapat membuktikan faktor yang dirasakan oleh parapengguna seperti QoS dan Utility punya pengaruh penting dibandingkanbiaya akses spectrum frekuensi yang ditanggung oleh pihak serviceprovider.
Riset Band Pass Filter Mikrostrip – State of the Art Mudrik Alaydrus
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v6i2.1152

Abstract

Riset bandpass filter telah mengalami perjalanan panjang, seiring dengan perkembangan teknologi wireless dan aplikasi sensor serta radar. Sampai dengan pertengahan 2015 ditemukan sangat banyak riset tentang bandpass filter di pelbagai publikasi yang ada. Dasar perancangan bandpass filter didominasi dengan metoda insertion loss yang menggunakan aproksimasi Butterworth, Chebyshev dan Elliptis. Realisasi dari elemen yang muncul dari aproksimasi di atas diimplementasikan dalam bentuk penggandengan beberapa resonator. Resonator yang tergandeng ujung (end-coupled) dan tergandeng parallel (parallel-coupled) memberikan realisasi fisik dari penggandengan langsung, sedangkan untuk penggandengan silang digunakan open-loop resonator. Modifikasi filter dengan open-loop resonator digunakan untuk merancang dual bandpass filter dengan mengorbankan hilangnya transmission zeros.
Analisa Layanan Keamanan, Performansi Pensinyalan dan Kualitas Panggilan Interkoneksi SIP International Direct Dialing Menggunakan Softswitch Class 4 dan Session Border Controller Purwo Panggalih Gentayu; Mudrik Alaydrus
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 3, No 2 (2012)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v3i2.1120

Abstract

Dalam aplikasi SIP-Based VoIP, dua end point / User Agent (UA)dapat berkomunikasi secara peer to peer / peering menggunakan SIP,begitu juga interkoneksi antar SIP server sehingga implementasi SIPBasedVoIP tidak hanya dapat diterapkan untuk jaringan akses, namunjuga interkoneksi antar operator melalui jaringan IP. Penelitian inimencoba memberikan analisa interkoneksi antar operator untukInternational Direct Dialing (IDD) yang diterapkan di internasionalswitching center PT. Indosat, Tbk. menggunakan protokol SIP yangmencakup mekanisme layanan keamanan (security service), performansipensinyalan SIP dan kualitas panggilan. Layanan keamanan mencegahterjadinya kemungkinan serangan DOS dari jaringan luar. Performansipensinyalan setelah adanya layanan keamanan menunjukan performayang sangat baik SEER 99.6% untuk incoming dan 98.94% untukoutgoing, SER sebesar 22.68 % untuk incoming dan 47.11% untukoutgoing. Kinerja kualitas panggilan dengan perspektif penilaianpengguna (end user), menggunakan parameter MOS didapatkan nilai 4.4dan R-Factor diantara 93-93.2 setiap jam.
Optimalisasi Perencanaan Jaringan Akses Serat Optik Fiber To The Home Menggunakan Algoritma Genetika Inu Manggolo; Marza Ihsan Marzuki; Mudrik Alaydrus
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v2i1.1102

Abstract

Dalam perencanaan jaringan akses serat optik FTTH, semakin bertambahnya permintaan dari pelanggan maka desain dan jalur infrastruktur akan berubah juga. Hal inilah yang akan menjadikan pengulangan pembangunan infrastruktur yang akan mengakibatkan investasi ulang untuk proyek FTTH tersebut. Untuk menghasilkan perencanaan yang optimal pada jaringan akses infrastruktur FTTH, permasalahan tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan pemodelan pedagang keliling (Travelling Salesman Problem). Selanjutnya dari pemodelan tersebut kemudian dicari solusi permasalahan dengan menggunakan algoritma genetika. Algorima genetika dipilih dalam penelitian ini dikarenakan algoritma ini mampu menghasilkan solusi yang optimal secara sederhana dan menghasilakan nilai fitness terbaik dengan cepat. Pada implementasi awal kelurahan Grogol Utara diperoleh jalur optimal dengan menggunakan algoritma genetika pada generasi ke-60 dengan nilai fitness 216.51 yang tidak berubah sampai dengan generasi ke-300.
Analisis Metode SIFT dan SURF untuk Sistem Pendeteksi Gambar Termanipulasi Penyerangan Copy-Move Forgery Regina Lionnie; Trie Maya Kadarina; Mudrik Alaydrus
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 8, No 3 (2018)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v8i3.3074

Abstract

Pemalsuan gambar digital telah menjadi salah satu taktik penyebar hoax yang merupakan ajang penyebar provokasi, menimbulkan kerusuhan dan kebencian. Untuk dapat memerangi pemalsuan gambar digital perlu diciptakan sebuah sistem yang dapat mendeteksi gambar tersebut merupakan gambar hasil manipulasi apa tidak. Pada penelitian ini gambar termanipulasi jenis penyerangan copy-move forgery dengan variasi penyekalaan dan rotasi telah dianalisa oleh metode SIFT dan SURF. Hasilnya kedua metode dapat mendeteksi gambar termanipulasi jenis penyerangan copy-move forgery dengan SIFT memberikan hasil dua kali lebih banyak kecocokan dibandingkan SURF dan SURF memberikan hasil pemrosesan waktu 0.33 kali lebih cepat dibandingkan SIFT.
Designing of Hairpin-Line Band Pass filters for DCS, UMTS and LTE-Systems Muhammad Sayidi; Mudrik Alaydrus
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 6, No 3 (2015)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v6i3.1158

Abstract

Bandpass filters are essential components in any wireless systems. They are designed for selecting desired signal from other signals. Especially in crowded frequency spectrums, accurate filter characteristics are required to guarantee the performance of the overall systems. DCS, UMTS and LTE systems are the actual communication systems used by hundred million users. Bandpass filters designed here is based on hairpin line structures and implemented in microstrip technology. The filters are five order Chebychev’s bandpass filters. The center frequency of each system determines the total length of the U-form hairpin structure. The design starts with exploiting the coupling between the resonators. The coupling between two adjacent resonators is determined by the fractional bandwidth of the system and the element value derived from the Chebychev’s approximation. The value of the coupling factor leads to the distance between two adjacent resonators. The simulation results conform to the specifications given in the standards. In general, the measurements verify the simulation. We see worse reflection factors and more insertion loss eventually due to bad soldering of the connectors to the filters. The shifting and width of the pass regions are also observed, which are probably due to the finite accuracy in prototyping the filters.
Co-Authors A Majid, Huda Abdi Wahab Adik Susilo Wardoyo Agus Dendi Rochendi Ahmad Firdausi Ahmad Syadidu Rosyadi Aisyah Novfitri Andi Adriansyah Andika Muharam Audi Nantan Ayu Mika Sherila Beny Nugraha Candra Kurniawan Danang Sunandar Darmanik, Sis Yasin Dian Widi Astuti, Budi Irawan Prima Putra, Dian Widi Astuti, Dina Rahmawati Ellisa Agustina Erfan Handoko Fanda Lyta Suzanayanti Fariz Zikrulhaq Yulfinov Fathurahman, Firhan Furqan Furqan Galang P. N. Hakim Galang Persada Nur Hakim Ghoshal, Sib Krishna Hamzah Hilal Haryanto, Puji Haziel Latupapua Indra Dermawan Intan Wahyuni Inu Manggolo Jatmika, Jumaeda Kamelia Quzwain Latupapua, Andrias Izaac Lazuardi Umar Levy Olivia Nur Lukman Medriavin Silalahi Lusi Damayanti Lydia Vintari Majid, Huda A Makarim, Fakhri Zaki Marnel, Sonfia Putra Marza Ihsan Marzuki Meydita Erliana Pardila Mochamad Miftakhul Huda Muhammad Sayidi Muhtar Muhtar Muhtar Muhtar Mukhtar Effendi Muslim Muslim Muzammil Jusoh Oki Teguh Karya Oktariadi, Nanda Oktavia, Maharani Purwo Panggalih Gentayu Putri Wulandari RAHAYU, FAJAR Regina Lionnie Reka Pahlevi Retno Supriyanti Reza Farizqi Rio Mubarak Rizal Broer Bahaweres Rizki Ramadhan Putra Rizky Citra Ramadhan Rochendi, Agus Dendi Rusdiyanto, Dian Said Attamimi Setiyo Budiyanto Sianturi Tigor Franky Devano Sirait, Nurafifah Sis Yasin Darmanik Slamet Riyadi Slamet Riyadi Tamtowi, Tomy Taufik Hidayat Thomas Eibert, Thomas Toni Ismanto Trie Maya Kadarina Umaisaroh Umaisaroh Veronica VERONICA VERONICA Wahid Nur Hamid Wahju Sediono Wahyu Tri Cahyanto Wahyu Widanarto, Wahyu Wardoyo, Adik Susilo Widi Prasetyo Yohanes Bayu Kristanto Zuansah Rachmat Munggaran Zulkarnaen Akbar Zulkarnaen Akbar, Zulkarnaen