Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Widya Kesehatan

BUDAYA MINUM LOLOH SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN IMUNITAS TUBUH DIMASA PANDEMI COVID 19 Cahyaningrum, Putu Lakustini; Sudaryati, Ni Luh Gede
Widya Kesehatan Vol 3 No 2 (2021): Widya Kesehatan
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v3i2.2085

Abstract

Bali memiliki sebuah warisan budaya yang mencakup pengobatan tradisional Bali yang dikenal dengan nama usada. Usada merupakan jenis pengobatan tradisional Bali dimana salah satunya menggunakan tumbuhan sebagai bahan obat. Tumbuhan obat tersebut diracik dan diramu sedemikian rupa sehingga menjadi minuman tradisional yang di Bali disebut dengan loloh. Masyarakat Bali sudah sejak turun menurun mengkonsumsi lolohuntuk menjaga kesehatan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah budaya minum loloh masih dilakukan sampai saat ini oleh masyarakat dan jenis loloh yang diminum terutama disaat pandemic covid 19 seperti sekarang ini. Dalam penelitian ini menggunakan metode purpose sampling dan menggunakan pendekatan sosiologi kesehatan melalui teknik wawancara mendalam dan kuisioner terhadap masyarakat yang masih minum loloh. Teori dalam penelitian menggunakan fenomenologi sebagai akibat dari prilaku, keyakinan dan persepsi masyarakat terhadap budaya minum loloh. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa budaya minum loloh masih dilakukan sampai sekarang ini oleh masyarakat Bali disebabkan karena adanya informasi dari media cetak maupun media elektronik, adanya kepercayaan masyarakat terhadap minuman tradisional dan minimnya efek samping. jenis loloh yang dikonsumsi yaitu loloh kunyit asem, loloh don base, loloh jahe merah, loloh cemcem, loloh mengkudu (tibah), loloh sembung, loloh pegagan, loloh daun waru, loloh daun katuk dan loloh temulawak.
BUDAYA MINUM LOLOH SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN IMUNITAS TUBUH DIMASA PANDEMI COVID 19 Cahyaningrum, Putu Lakustini; Sudaryati, Ni Luh Gede
Widya Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2021): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v3i2.2085

Abstract

Bali memiliki sebuah warisan budaya yang mencakup pengobatan tradisional Bali yang dikenal dengan nama usada. Usada merupakan jenis pengobatan tradisional Bali dimana salah satunya menggunakan tumbuhan sebagai bahan obat. Tumbuhan obat tersebut diracik dan diramu sedemikian rupa sehingga menjadi minuman tradisional yang di Bali disebut dengan loloh. Masyarakat Bali sudah sejak turun menurun mengkonsumsi lolohuntuk menjaga kesehatan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah budaya minum loloh masih dilakukan sampai saat ini oleh masyarakat dan jenis loloh yang diminum terutama disaat pandemic covid 19 seperti sekarang ini. Dalam penelitian ini menggunakan metode purpose sampling dan menggunakan pendekatan sosiologi kesehatan melalui teknik wawancara mendalam dan kuisioner terhadap masyarakat yang masih minum loloh. Teori dalam penelitian menggunakan fenomenologi sebagai akibat dari prilaku, keyakinan dan persepsi masyarakat terhadap budaya minum loloh. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa budaya minum loloh masih dilakukan sampai sekarang ini oleh masyarakat Bali disebabkan karena adanya informasi dari media cetak maupun media elektronik, adanya kepercayaan masyarakat terhadap minuman tradisional dan minimnya efek samping. jenis loloh yang dikonsumsi yaitu loloh kunyit asem, loloh don base, loloh jahe merah, loloh cemcem, loloh mengkudu (tibah), loloh sembung, loloh pegagan, loloh daun waru, loloh daun katuk dan loloh temulawak.
Co-Authors A.A.A. Sauca Sunia Widyantari Adnyana , I Made Dwi Mertha Anak Agung Ayu Sauca Sunia Widyantari Anak Agung Komang Suardana Anak Agung Putu Agung Mediastari Armita, Pande Made Nova Astuti, Ni Made Widi da Cruz , Zito Viegas Dewi Puspita Apsari Dwinka Syafira Eljatin Farachatus Salwa Salsabila Azhari Gusti Ayu Putu Wahyu Purnama Dewi Handayani, Ni Made I Gusti Agung Ayu Kartika I Ketut Suada I Made Agus Gelgel Wirasuta I Made Damriyasa I Made Sugata I Made Sumarya I Nyoman Arsana I Nyoman Arsana I Nyoman Arsana, I Nyoman I P. Sudiartawan I Putu Sudiarta I Putu Sudiartawan I W BUDIARSA SUYASA I Wayan Kasa I Wayan Martadi Santika I Wayan Masa Tenaya, I Wayan Masa I Wayan Suarda I Wayan Wahyudi, I Wayan I. A. R. Astiti Asih Ida Ayu Pasti Apsari Ida Bagus Putra Suta Ida Bagus Wiryanatha Kadek Karang Agustina N. W. Bogoriani Ni Kadek Warditiani Ni Ketut Ayu Juliasih Ni Ketut Ayu Juliasih Ni Ketut Ayu Juliasih Ni Luh Inten Mitadewi Wulandari Ni Luh Nyoman Vivi Tri Handayani Ni Made Listya Ari Ni Made Riris Divayani Aristyantari Ni Made Riris Divayani Aristyantari Ni Made Widiastuti Ni Nyoman Triyani Ni Wayan Ariska Yustina Ni Wayan Korniasih Ni Wayan Susilawati Noor, Thalia Anggrea Pande Made Nova Armita Putu Alit Wardana Putu Lakustini Cahyaningrum Putut Dewantha Jenar Raza, Syed Meesam Ronald Pratama Adiwinoto Suardana, A.A Komang Sudiartawan, I Putu Sumarya, I Made Suparmi Suparmi Susilawati, Ni Wayan Suta, Ida Bagus Putra TRI KOMALA SARI Wayan Suryana Widayantari, Anak Agung Ayu Sauca Sunia Widyantari, Anak Agung Ayu Sauca Sunia Wyasena, Pande Nyoman Tri Saguna