Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGGUNAAN METODE DRILL DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN VOKASIONAL MERAJUT CHUNKY BAG PADA ANAK DENGAN HAMBATAN PENDENGARAN Salsabila, Zhafira; Pratama, Toni Yudha; Sidik, Sistriadini Alamsyah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3869

Abstract

Anak dengan hambatan pendengaran kelas 10 di SLB Negeri Bogor manunjukan kesulitan dalam mendengar sehingga membutuhkan pembelajaran khusus. Pendidikan yang diberikan tidak hanya berfokus kepada akademik namun juga perlu diberikan pendidikan vokasional, selaras dengan itu penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keterampilan vokasional merajut chunky bag dengan menggunakan metode drill dalam penerapannya. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif one group pre-test and post-test, serta diolah dengan menggunakan uji wilcoxon. Subjek penelitian yaitu siswa hambatan pendengaran tingkat SMALB kelas X di SLB Negeri Bogor dengan jumlah 4 orang perserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam bentuk tes. Pembelajaran keterampilan vokasional ini merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan potensi yang dimiliki perserta didik yang dapat diarahkan menjadi peluang usaha pasca sekolah. Metode drill yang diterapkan dalam penelitian ini dilakukan secara langsung dan berulang serta bertahap agar perserta didik lebih mudah memahami tahapan pembelajaran yang diberikan. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji wilcoxon menunjukkan bahwa Thitung = 0, dengan dasar uji wilcoxon 0,05 dan jumlah sampel N=4, maka diperoleh Ttabel = 0, maka, pada saat itu, H0 ditolak Karena Thitung = Ttabel yaitu 0=0, maka artinya hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode drill berpengaruh dalam meningkatkan keterampilan vokasional merajut chunky bag pada anak dengan hambatan pendengaran di SLB Negeri Bogor.
PENGGUNAAN MEDIA ACTIVITY DAILY BOOK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS PADA ANAK TUNADAKSA DI SKH NEGERI 01 KOTA CILEGON Waspia, Via; Sidik, Sistriadini Alamsyah; Abadi, Reza Febri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3875

Abstract

Anak tunadaksa merupakan anak yang memiliki hambatan fisik dan motorik sehingga mengalami keterbatasan pada kemampuan motorik nya, baik motorik kasar maupun motorik halus. Dikehidupan sehari-hari, kemampuan motorik halus menjadi aspek dasar yang perlu dikuasai oleh anak, tidak terkecuali pada anak tunadaksa. Keterbatasan anak tunadaksa pada kemampuan motorik halus tersebut ditunjukkan pada gerakan anggota tubuh yang dominan lebih kaku dan sulit dalam mengontrol gerakan yaitu pada jemari tangan dalam menggenggam dan menempel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan motorik halus pada anak tunadaksa kelas V di SKh Negeri 01 Kota Cilegon dengan menggunakan media activity daily book. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A. Subjek dalam penelitian ini adalah salah satu anak tunadaksa kelas V SDKh. Target behavior ini adalah kemampuan motorik halus. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan observasi, dokumentasi, tes. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dengan penyajian grafik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa media activity daily book dapat meningkatkan kemampuan motorik halus subjek. Hal ini berdasarkan adanya peningkatan yang diperoleh pada target behavior yaitu meningkatnya kemampuan motorik halus. Pada fase baseline-1 (A1) sebesar 40%, fase ini merupakan kondisi alamiah tanpa adanya pemberian intervensi menggunakan media activity daily book. Pada fase intervensi (B) sebesar 85,93%, pada fase ini adanya pemberian intervensi dengan menggunakan media activity daily book. Sedangkan pada fase terakhir fase baseline-2 (A2) sebesar 58,75%, pada fase ini hasil alamiah subjek setelah diberikannya intervensi menggunakan media activity daily book. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa media activity daily book dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak tunadaksa di SKh Negeri 01 Kota Cilegon.
PENGARUH MEDIA PUZZLE BRAILLE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN BRAILLE PADA ANAK TUNANETRA KELAS IV DI SLB NEGERI BEKASI JAYA Rahmania, Salsabila Mutti; Sidik, Sistriadini Alamsyah; Maslahah, Sayidatul
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3877

Abstract

Anak tunanetra merupakan anak yang mengalami gangguan pada indra penglihatannya, sehingga mengalami keterbatasan dalam menerima informasi secara visual termasuk dalam pembelajaran mengenal lambang bilangan. Keterbatasan tersebut membuat anak tunanetra mengalami kesulitan dalam memahami pembelajaran yang bersifat abstrak, oleh karenanya diperlukan suatu media yang bersifat konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media puzzle braille dalam meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan braille pada anak tunanetra kelas IV di SLB Negeri Bekasi Jaya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain yang digunakan adalah A-B-A dengan pendekatan single subject research (SSR). Subjek pada penelitian ini adalah satu anak tunanetra total (totally blind). Pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi dan tes menggunakan instrumen yang telah melalui uji validasi isi berupa expert judgement. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan ditampilkan melalui grafik garis. Berdasarkan data yang telah dianalisis menunjukkan adanya perubahan yang lebih baik terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan braille 1-10 dibandingkan dengan kemampuan awal. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya rata-rata atau mean level pada fase baseline 1 (A-1) adalah 40%, setelah diberikan perlakuan pada fase intervensi (B) rata-rata atau mean level mengalami peningkatan menjadi 91,09% dan rata-rata atau mean level pada fase baseline 2 (A-2) sebesar 73,75%. Maka dapat disimpulkan bahwa media puzzle braille berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan braille 1-10 pada anak tunanetra kelas IV di SLB Negeri Bekasi Jaya.
EFEKTIVITAS PERMAINAN BOWLING MODIFIKASI TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA 1-10 PADA ANAK TUNADAKSA DI SKH NEGERI 01 KOTA CILEGON Hasena, Fazahra Rahmadhani; Sidik, Sistriadini Alamsyah; Mulia, Dedi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3904

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh anak tunadaksa yang mengalami hambatan pada bentuk kelainan atau kecacatan pada sistem otot, tulang dan persendian. Permasalahan yang dialami anak tunadaksa kelas III SDKh ini, selain itu juga mempengaruhi pada tingkat perkembangan kognitifnya, sehingga pada dampak perkembangan kognitif anak tunadaksa ini memiliki keterlambatan atau kesulitan, terutama dalam proses pembelajaran matematika dalam mengenal angka 1-10. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas permainan bowling modifikasi dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10. Pada permainan bowling modifikasi adalah perlakuan yang diberikan kepada subjek untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan Single Subject Research (SSR) yang menggunakan desain A-B-A. Pengumpulan data yang dilakukan dengan tes melalui instrumen yang telah diuji validitas isi berupa expert judgement dan uji realibilitas konsistensi internal dengan teknik alpha cronbach. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif ditampilkan melalui grafik garis. Hasil penelitian dapat menunjukkan adanya efektivitas permainan bowling modifikasi dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10 yang dibuktikan pada target behavior yang dilakukan sebanyak 3 sesi. Baseline (A-1) memperoleh persentase 0% sampai 40%, fase intervensi yang diberikan perlakuan mendapatkan persentase 53% sampai 80% dan fase baseline (A-2) mendapatkan persentase 60% sampai 83% dan fase baseline (A-2) mendapatkan persentase 0% sampai 56%. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa permainan bowling modifikasi efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10.