Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI KEMAMPUAN MOTOR ABILITY PADA ATLET BINAAN CABANG BOLA VOLI MAN 1 BANDA ACEH Muhammad Iqbal; Muhammad Jafar; . Ifwandi
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 3 (2016): AGUSTUS 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.261 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kemampuan Motor Ability Pada Atlet Binaan Cabang Bola Voli MAN 1 Banda Aceh. Jenis penelitian termasuk penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet binaan cabang Bola Voli MAN 1 yang berjumlah 12 orang. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini sebanyak 12 orang yang didapatkan melalui total sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan mengukur tingkat kemampuan adalah tes Motor ability pada atlet binaan MAN 1 Banda Aceh yang diperoleh ( Nilai rata-rata tes melempar pada sasaran/target = 15,91 dengan presentase 25% sebanyak 3 orang berkategori Baik Sekali, 66,66% sebanyak 8 orang berkategori Baik dan sebanyak 1 orang berkategori Cukup ). ( Nilai rata-rata kelentukan togok atlet binaan = 33,93 dengan presentase 33,33% sebanyak 4 orang berkategori Baik Sekali, 50% sebanyak 6 orang berkategori Baik dan 16,66% sebanyak 2 orang berkategori Cukup ). (Nilai rata-rata kelentukan pinggang atlet binaan = 7,68 dengan presentase 41,66% sebanyak 5 orang berkategori Baik, 50% sebanyak 6 orang berkategori Cukup dan 8,33% sebanyak 1 orang berkategori Cukup ). (Nilai rata-rata lompat jauh tanpa awalan atlet binaan = 241,6 dengan presentase 8,33% sebanyak 1 orang berkategori Baik Sekali, 25% sebanyak 6 orang berkategori Baik dan 58,33% sebanyak 4 orang berkategori Cukup, 8,33% sebanyak 1 orang berkategori Kurang ). (Nilai rata-rata telengkup dan bangun atlet binaan = 23,58 dengan presentase 8,33% sebanyak 1 orang berkategori Baik Sekali, 33,33% sebanyak 4 orang berkategori Baik dan 41,66% sebanyak 5 orang berkategori Cukup, 16,66% sebanyak 2 orang berkategori Kurang ). (nilai rata-rata push up atlet binaan = 26,83 dengan presentase 33,33% sebanyak 4 orang berkategori Baik dan 66,66% sebanyak 8 orang berkategori Cukup ). (nilai rata-rata kelincahan atlet binaan = 14,1 dengan presentase 50% sebanyak 6 orang berkategori Baik Sekali dan 50% sebanyak 6 orang berkategori Baik )
KEBERADAAN SARANA DAN PRASARANA OLAHRAGA DI SMP NEGERI SE-KABUPATEN ACEH BARAT DAYA Mursidin Mursidin; Muhammad Jafar; Ifwandi Ifwandi
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 4, No 4 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sarana dan prasarana olahraga merupakan dua aspek yang saling mendukung untuk kelancaran proses pendidikan, hususnya pada pembelajaran Penjasaorkes di sekolah. Sarana dan prasarana olahraga bisa dimanfaatkan serta digunakan dalam pembelajaran olahraga dan prakteknya di sekolah yang terdiri dari peralatan seperti net, bola, raket, bet, pemukul dan lain-lain.Kajian ini berjudul “Keberadaan sarana dan prasarana olahraga di SMP Negeri Se-Kabupaten Aceh Barat Daya” dengan tujuan mengetahui keberadaan sarana dan prasarana olahraga di SMP Negeri Se-Kabupaten Aceh Barat Daya.Pendekatan dalam penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode yang bersifat deskriptif. Populasi diambil sebanyak 29 sekolah negeri dan sampelnya diambil 16 sekolah saja. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisa data bersifat deskriptif kualitatif.Berdasarkan hasil kajian diketahuibahwa ketersediaan sarana dan prasarana olahraga di SMP Negeri Se-Kabupaten Aceh Barat Daya masih perlu adanya peningkatan karena hanya sebagian cabang olahraga yang sudah memadai sarana dan prasarananya seperti olahraga cabang Atletik (Lempar Cakram, Peluru dan Lembing), Bola Voly serta sarana dan dan sepakbola. Sedangkan untuk sarana dan prasarana olahraga cabang Bola Basket, Tenis Meja, Bulu Tangkis dan Senam Lantai masih sangat minim, dimana tiap sekolah hanya memiliki sarana dan prasarana olahraganya 1 unit tiap fasilitas yang dibutuhkan seperti lapangan, net, bola dan bahkan bet serta raket, dan bahkan sarana dan prasarana cabang olahraga Soft Ball, Renang, Judo, Pencak Silat dan Karate hampir sama sekali tidak ditemui pada SMP Se-Kabupaten Aceh Barat Daya. Kata Kunci: Keberadaan, Sarana dan Prasarana, SMP Se-Kabupaten Aceh Barat Daya. 
EVALUASI DAYA TAHAN JANTUNG PARU ATLET IKASI KOTA BANDA ACEH TAHUN 2017 Erwan Tona; Nuzuli Nuzuli; Muhammad Jafar
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 3 (2017): AGUSTUS 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.354 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul: “Evaluasi Daya Tahan Jantung Paru Atlet IKASI Kota Banda Aceh Tahun 2017”. daya tahan jantung paru merupakan kesanggupan atau kemampuan seseorang  dalam mempergunakan jantung paru dan pembuluh darah secara efektif untuk menggunakan oksigen yang kemudian di salurkan ke otot dalam jangka waktu yang lama. Daya tahan sangat erat kaitannya dengan kegiatan atau pekerjaan sehari-hari manusia untuk melaksanakan aktivitas sehari-hari. Dalam dunia olahraga Anggar, apabila seorang atlet yang memiliki daya tahan jantung paru yang tinggi dapat mempertahankan serta meningkatkan kemampuan dalam berlatih dengan jangka waktu yang relatif lama secara terus menerus sehingga akan sangat membantu meraih prestasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan daya tahan jantung paru Atlet IKASI Kota Banda Aceh Tahun 2017. Populasi dalam penelitian adalah seluruh Atlet IKASI Kota Banda Aceh Tahun 2017 yang berjumlah 20 Orang, sedangkan pengambilan sampel dilakukan dengan cara Sampling Jenuh, sebanyak 20 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik tes daya tahan jantung paru menggunakan tes lari 15 menit (Balke Test). Data yang diperoleh dianalisis dengan rata-rata dan persentase. Hasil penelitian yang diperoleh sebagai berikut: tingkat kemampuan Daya Tahan Jantung Paru Atlet IKASI, pada katagori Sangat Baik sebesar (10,00%), pada katagori Baik sebesar (45,00%), pada katagori Sedang sebesar (30,00%) pada katagori Kurang sebesar (5,00%) dan pada  katagori Sangat Kurang sebesar (10,00%). Nilai rata-rata yang diperoleh Putra sebesar 42,44 dan Putri sebesar 35,32. Dengan demikian dapat disimpulkan Daya Tahan Jantung Paru Atlet IKASI Kota Banda Aceh Tahun 2017 berada pada kategori Baik. Kata kunci : evaluasi, daya tahan jantung paru
EVALUASI DAYA TAHAN JANTUNG PARU ANGGOTA MAPOLDA ACEH TAHUN 2015 Fitria Fitria; Muhammad Jafar; Karimuddin Karimuddin
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 1, No 4 (2015): NOVEMBER 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.454 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul: “Evaluasi daya tahan jantung paru anggota MAPOLDA Aceh Tahun 2015”. Daya tahan merupakan faktor utama dalam kebugaran fisik. Daya tahan sangat erat kaitannya dengan kegiatan atau pekerjaan sehari-hari manusia dalam melakukan pekerjaan maupun bergerak. Daya tahan yang tinggi dapat mempertahankan kemampuan dalam jangka waktu yang relatif lama secara terus menerus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan daya tahan jantung paru anggota MAPOLDA Aceh Tahun 2015. Pertanyaan penelitian adalah bagaimanakah tingkat kemampuan daya tahan jantung paru anggota MAPOLDA Aceh Tahun 2015?. Populasi dalam penelitian adalah keseluruhan Anggota MAPOLDA Aceh Tahun 2015 yang berjumlah 1200 Orang, sedangkan pengambilan sampel dilakukan dengan cara Purposive Sampling atau sampel bertujuan, sebanyak 25 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik tes daya tahan jantung paru. Data yang diperoleh dianalisis dengan rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai yang diperoleh sebagai berikut: (1) Rata-rata yang diperoleh dari tes Daya Tahan Jantung Paru Pada Anggota Mapolda Aceh Tahun 2015 adalah sebesar 2,25 dan berada pada kategori “Sedang”. (2) Pada umumnya tingkat kemampuan daya tahan jantung paru pada anggota MAPOLDA Aceh Tahun 2015 sebanyak 1 orang atau 4,00 % berada pada kategori “Baik Sekali”, 3 orang atau 12,00 % berada pada kategori “Baik”, 19 orang atau 76,00 % berada pada kategori “Sedang” dan 2 orang atau 8,00 % berada pada kategori “Kurang”. Dengan adanya penelitian ini diharapkan kepada semua pihak yang terkait terutama dalam merekrut Anggota MAPOLDA Aceh Tahun 2015 yang mengutamakan anggotanya memiliki daya tahan jantung paru serta komponen fisik lainnya, sehingga dalam melaksanakan kegiatan latihan yang rutin menjadi lebih baik dan efektif. Kata kunci : evaluasi, daya tahan jantung paru 
HUBUNGAN KECEPATAN LARI 50 METER DAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN LOMPAT JAUH PADA MAHASISWA PENJASKESREK ANGKATAN 2015 TAHUN 2016 Tulus Arisma; Muhammad Jafar; Maimun Nusufi
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.128 KB)

Abstract

Lompat jauh adalah salah satu nomor yang terdapat pada nomor lompat cabang olahraga atletik. Lompat jauh adalah suatu gerakan melompat mengangkat kaki ke atas ke depan dalam membawa titik berat badan selama mungkin di udara yang dilakukan dengan cepat dan dengan jalan melakukan tolakan pada satu kaki untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Kecepatan Lari 50M dan Daya Ledak Otot Tungkai dengan Kemampuan Lompat Jauh pada Mahasiswa Penjaskesrek Angkatan 2015 Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan teknik analisis korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Penjaskesrek angkatan 2015 yang mendapat nilai (A) pada mata kuliah TP. Atletik dasar yang berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan adalah porposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara: (1) tes kecepatan lari 50M (2) tes daya ledak otot tungkai (standing broad jump) (3) tes kemampuan lompat jauh. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan rumus analisis korelasi ganda. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kecepatan lari 50M dan daya ledak otot tungkai dengan kemampuan lompat jauh (F=4,37), kecepatan lari 50M memberi kontribusi sebesar 72,25%, dan daya ledak otot tungkai 68,89% dengan kemampuan lompat jauh. Kata kunci : kecepatan lari 50 M, daya ledak otot tungkai, kemampuan lompat jauh 
MINAT SISWA TERHADAP EKSTRAKURIKULER CABANG OLAHRAGA DI SMP NEGERI 18 BANDA ACEH TAHUN AJARAN 2016 Agus Maulizar; Muhammad Jafar; Masri Masri
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 4, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.041 KB)

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler olahraga merupakan suatu teknik yang dapat meningkatkan minat siswa untuk berolahraga. Penelitian ini berupaya mengungkapkan bagaimanakah minat siswa terhadap ekstrakurikuler cabang olahraga di SMP Negeri 18 Banda Aceh Tahun Ajaran 2016. Secara khusus didalam penelitian ini peneliti bertujuan mengetahui minat siswa terhadap ekstrakurikuler cabang olahraga di SMP Negeri 18 Banda Aceh Tahun Ajaran 2016. Adapun pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan bentuk penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Banda Aceh Tahun Ajaran 2016 sebanyak 159 siswa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling yaitu 15% atau sebanyak 24 orang siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan angket. Adapun angket didalam penelitian ini bersifat tertutup dengan menggunakan skala Likerts. Simpulan dalam penelitian adalah (1) Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti dapat menguraikan kesimpulan bahwa cabang olahraga yang di lakukan oleh siswa adalah cabang olahraga bola voli dengan persentase adalah 29% dapat dikatakan kurang, kedua cabang olahraga sepakbola dengan dengan persentase adalah 25% dapat dikatakan kurang, ketiga cabang olahraga bulutangkis dengan persentase adalah 25% dapat dikatakan kurang baik, keempat cabang olahraga bola basket dengan persentase adalah 22% dapat dikatakan kurang. (2) Faktor penghambat siswa didalam mengikuti ekstrakurikuler cabang olahraga di SMP Negeri 18 Banda Aceh adalah kemampuan guru memberikan mataeri, melatih serta dana sekolah yang kurang dan partisipasi siswa sangat minim. Kata kunci : minat, ekstrakurikuler cabang olahraga
HUBUNGAN KESEIMBANGAN DENGAN KETEPATAN MEMANAH PADA ATLET PERPANI ACEH Jufrizal Jufrizal; Muhammad Jafar; Razali Razali
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 4 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.261 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “HubunganKeseimbangan dengan Ketepatan Memanah pada Atlet Perpani Aceh Tahun 2016”.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keseimbangan dengan ketepatan memanah pada atlet Perpani Aceh tahun 2016.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan teknik analisis korelasional.Populasi dalam penelitian ini adalah atlet Perpani Aceh tahun 2016 yang berjumlah 18 orang.Penentuan sampel dilakukan dengan mengambil keseluruhan populasi (total sampling) yaitu sebanyak 18 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan tes keseimbangan (stork stand tes) dan  tes ketepatan memanah. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis korelasional dengan  rumusproduct moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara keseimbangan dengan ketepatan memanah (r = 0,54) keseimbangan memberi kontribusi sebesar 29,16% terhadap ketepatan memanah pada atlet Perpani Aceh Tahun 2016, dan sisanya sebesar 70,84% dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya.Kata Kunci :Keseimbangan, Ketepatan Memanah
MOTIVASI MEMBER FITNESS CENTER DALAM MELAKUKAN LATIHAN KEBUGARAN JASMANI (Studi Kasus Pada Member Wana Gym Banda Aceh Tahun 2015) Andi Muttaqin; Ifwandi Ifwandi; Muhammad Jafar
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 2 (2016): MEI 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.261 KB)

Abstract

Penelitian yang berjudul “Motivasi Member Fitness Center Dalam Melakukan Latihan Kebugaran Jasmani (Studi Kasus Pada Member Wana Gym Banda Aceh Tahun 2015)”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah motivasi member fitness melakukan latihan kebugaran jasmani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi member fitness melakukan latihan kebugaran jasmani. jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sampel penelitian adalah member fitness yang berjumlah 16 orang. Instrumen yang digunakan adalah intrumen kualitatif dengan skala likert. Data dikumpulkan dengan menggunakan koesioner. Data dianalisis menggunakan rumus persentase. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi member fitness center Wana Gym dalam melakukan latihan kebugaran sangat tinggi terdapat pada kesenangan dan kebugaran mencapai 100% dikatakan seluruhnya.Kata Kunci : Motivasi, Member Fitness
KEBERADAAN FASILITAS OLAHRAGA DI KECAMATAN BEBESEN LUT TAWAR DAN PEGASING DI KABUPATEN ACEH TENGAH TAHUN 2017 Rezky Fahmiko; Muhammad Jafar; Karimuddin Karimuddin
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.924 KB)

Abstract

Penelitian ini mengangkat masalah tentang bagaimana Keberadaan Fasilitas Olahraga di Kecamatan Bebesen, Lut Tawar dan Pegasing di Kabupaten Aceh Tengah  Tahun 2017. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan tentang semua fasilitas yang ada di Kecamatan Bebesen, Lut Tawar dan Pegasing. Secara khusus penelitian ini dimaksudkan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan tentang keadaan, kelayakan dan pengelolaan fasilitas olahraga tersebut. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Data penelitian bersumber dari wawancara dan observasi langsung ke lapangan. Adapun informan dalam penelitian ini meliputi Ketua KONI, Reje-reje kampung dan masyarakat yang mengetahui tentang fasilitas olahraga tersebut sedangkan observasi dilakukan di kampung-kampung dan sekolah-sekolah yang ada di tiga kecamatan yang telah disebutkan. Berdasarkan analisis data temuan penelitian ini dapat di kemukakan sebagai berikut. Pertama, mengetahui jumlah fasilitas olahraga yang berjumlah dua puluh dua. Kedua, fasilitas olahraga di Kecamatan Bebesen,Lut Tawar dan Pegasing belum memadai. Ketiga, pengelolaan fasilitas olahraga ada yang di bawah manajemen KONI dan ada yang dikelola oleh masyarakat setempat. Simpulan penelitian ini adalah fasilitas olahraga di Kecamatan Bebesen, Lut Tawar dan Pegasing bisa dikatakan belum memadai untuk aktivitas olahraga. Selain itu, pemerintah dan masyarakat dapat bekerja sama untuk membangun dan memajukan fasilitas tersebut agar lebih baik. Kata Kunci: Fasilitas Olahraga, Kabupaten Aceh Tengah, Keberadaan, Sarana dan Prasarana.
ANALISIS STATUS GIZI DENGAN DAYA TAHAN JANTUNG PARU PEMAIN SEPAKBOLA HIMADIRGA FKIP UNSYIAH TAHUN AKADEMIK 2016/2017 Andri Syahputra; Muhammad Jafar; Bustamam Bustamam
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 3 (2017): AGUSTUS 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.036 KB)

Abstract

Penelitianyang berjudul: “Analisis Status Gizi Dengan Daya Tahan Jantung Paru Pemain Sepakbola Himadirga FKIP Unsyiah Tahun Akademik  2016/2017”. Dalam melakukan aktifitas fisik kita membutuhkan energi dimana energi dalam makanan yang kita makan sehari-hari dengan baik akan memberikan semua zat-zat gizi yang dibutuhkan untuk fungsi normal tubuh. Seseorang harus dalam keadaan segar agar dia mampu melalukan aktifitas fisik sebagai pemain sepakbola. Penelitian ini bertujuan, (1) mengangkat masalah bagaimana pengaruh status gizi dengan daya tahan jantung paru pemain sepakbola Himadirga FKIP Unsyiah Tahun Akademik 2016/2017.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, yaitu hubungan atau uji korelasi. Populasi dalam penelitian ini yaitu Pemain Sepakbola Himadirga FKIP Unsyiah TahunAkademik 2016/2017yang berjumlah 18 orang.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu Sampling Purposiveyaitu pemain sepakbola Himadirga FKIP Unsyiah TahunAkademik 2016/2017sebanyak 18 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui langkah (1) Pengukuran Status Gizi dan (2) Tes Daya Tahan Jantung Paru.Berdasarkan analisis data yang menggunakan teknik analisis sederhana.Hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan daya tahan jantung paru (r = 0,79), hubungan antara status gizi dengan daya tahan jantung paru62,41%. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik uji-t pada taraf signifikan 95%. Dari hasil analisis data diperoleh t-Hitung = 3,59 lebih besar dari t tabel pada taraf signifikan 95% = 1,74. Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat hubungan yang positif antara status gizi dengan daya tahan jantung paru pada pemain sepakbola Himadirga FKIP Unsyiah Tahun Akademik 2016/2017.Hal ini berarti gizi sangat berperan didalam aktifitas sehari-hari, terutama saat melakukan aktifitas fisik untuk semua mahluk hidup dibumi ini, dan terutama para atlet olahraga sepakbola Himadirga FKIP Unsyiah Tahun Akademik 2016/2017. Kata kunci: Status Gizi Dan Daya Tahan Jantung Paru.