Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL ONLINE KEPERAWATAN INDONESIA

HUBUNGAN SPIRITUAL WELL-BEING TERHADAP STRES PASIEN HEMODIALISIS Kinasih, Puji Setya; Melastuti, Erna; Amal, Ahmad Ikhlasul
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v8i2.6742

Abstract

Latar belakang: Pasien yang menjalani hemodialisis rentan mengalami stres akibat perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang terjadi secara terus-menerus. Spiritual Well-Being berperan penting dalam membantu pasien beradaptasi serta menurunkan tingkat stres selama menjalani terapi jangka panjang. Tujuan: Studi ini menganalisis hubungan spiritual well-being terhadap stres pasien hemodialisis. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel 100 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Spiritual Well-Being Scale (SWBS)  kuesioner Perceived Stress Scale (PSS). Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman. Hasil: Sebagian besar responden memiliki spiritual well-being kategori tinggi, serta stres kategori sedang. Hasil analisis menunjukan terdapat hubungan signifikan antara spiritual well-being terhadap stres (p< 0,05) dengan arah korelasi negatif, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi spiritual well-being, maka semakin rendah stres pada pasien hemodialisis. Kesimpulan: Spiritual well-being berhubungan signifikan terhadap stres pada pasien hemodialisis. Intervensi keperawatan yang mendukung aspek spiritual perlu dipertimbangkan untuk membantu pasien mengelola stres selama menjalani terapi.
PENGARUH TERAPI KOMBINASI MOBILISASI DINI DENGAN AROMATERAPI LEMON TERHADAP NYERI POST OPERASI PADA PASIEN CHOLELITHIASIS Rahmila, Sri Salma; Melastuti, Erna; Amal, Ahmad Ikhlasul
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v8i2.6827

Abstract

Latar belakang: Nyeri post operasi merupakan masalah yang sering dialami pasien cholelithiasis setelah tindakan pembedahan dan dapat menghambat mobilisasi dini, memperlambat pemulihan, serta menurunkan kenyamanan pasien. Selain terapi farmakologis, perawat berperan penting dalam pemberian intervensi nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri, salah satunya kombinasi mobilisasi dini dan aromaterapi lemon. Tujuan: mengetahui pengaruh terapi kombinasi mobilisasi dini dengan aromaterapi lemon terhadap nyeri post operasi pada pasien cholelithiasis. Metode: menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan pretest–posttest with control group. Sampel berjumlah 36 responden yang dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Tingkat nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann–Whitney. Hasil: rata-rata tingkat nyeri kelompok perlakuan menurun dari 3,78 ± 0,428 menjadi 2,28 ± 0,575 setelah intervensi. Uji Wilcoxon menunjukkan penurunan yang bermakna (p < 0,05) dengan kekuatan efek sangat kuat. Pada kelompok kontrol, perubahan tingkat nyeri tidak bermakna (p > 0,05). Uji Mann–Whitney menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok perlakuan dan kontrol setelah intervensi (p < 0,05), sehingga terapi kombinasi mobilisasi dini dengan aromaterapi lemon efektif menurunkan nyeri pascaoperasi pada pasien cholelithiasis. Kesimpulan: menunjukkan bahwa kombinasi mobilisasi dini dan aromaterapi lemon efektif menurunkan nyeri post operasi pada pasien cholelithiasis dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis.
PENGARUH TERAPI KOMBINASI RELAKSASI AUTOGENIK DAN SLEEP HYGIENE TERHADAP KUALITAS TIDUR PASIEN HEMODIALISIS Khusna, Ima Rotul; Melastuti, Erna; Amal, Ahmad Ikhlasul
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v8i2.6828

Abstract

Latar Belakang: Gangguan tidur merupakan keluhan yang sering dialami pasien hemodialisis akibat akumulasi toksin uremik, ketidaknyamanan prosedur, perubahan ritme aktivitas, dan stres psikologis. Kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan fisik, keseimbangan emosional, dan kualitas hidup. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi kombinasi relaksasi autogenik dan sleep hygiene terhadap kualitas tidur pasien hemodialisis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan pretest–posttest with control group. Sebanyak 44 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Kelompok perlakuan diberikan terapi kombinasi relaksasi autogenik dan sleep hygiene dua kali seminggu selama 20 menit setiap sesi. Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden pada kelompok perlakuan memiliki kualitas tidur buruk (95,5%). Setelah diberikan terapi, kualitas tidur meningkat menjadi kategori baik (86,4%). Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p=0,000 (p<0,05). Pada kelompok kontrol, kualitas tidur tidak menunjukkan perubahan yang bermakna. Kesimpulan: Terapi kombinasi relaksasi autogenik dan sleep hygiene berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kualitas tidur pasien hemodialisis, sehingga direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat diterapkan secara rutin dalam praktik klinik.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SESAK NAPAS PADA PASIEN HEMODIALISIS Mustafiatun, Siti; Melastuti, Erna; Amal, Ahmad Ikhlasul
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v8i2.6880

Abstract

Latar belakang: Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan keadaan yang berkembang secara bertahap dan menyebabkan fungsi ginjal semakin menurun pengganti ginjal berupa hemodialisis. Salah satu keluhan yang sering dialami pasien hemodialisis adalah sesak napas (dispnea), yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kelebihan volume cairan dan anemia. Studi ini tujuan untuk memahami berbagai faktor yang berkontribusi terhadap sesak napas pada pasien yang menjalani hemodialisis di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor yang berpengaruh terhadap gejala sesak napas pada pasien yang menjalani hemodialisis. Metode: Penelitian ini menerapkan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang memanfaatkan  data sekunder dari catatan medis. Terdapat sebanyak  211 pasien yang sesuai kriteria inklusi. Variabel yang dianalisis mencakup Interdialytic Weight Gain (IDWG) sebagai tanda kelebihan cairan dan konsentrasi hemoglobin sebagai penanda anemia. Pengolahan data dilakukan secara univariat dengan menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Hampir semua pasien mengalami sesak napas. Mayoritas responden memiliki kategori IDWG baik, namun masih ditemukan pasien dengan IDWG berisiko. Berdasarkan kadar hemoglobin, sebagian pasien berada pada kategori anemia sedang. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Overload cairan dan anemia berperan penting terhadap sesak napas, sehingga pemantauan IDWG dan manajemen anemia perlu ditingkatkan.
Co-Authors Agustia Abida Mu’awanah Aldilla Aini Rahma Latifa Amelia Putri Khoirunnisa Angga Khoerul Rizal Arum Puspa Suryani Putri Aurora Almira Darwanto Baehaqi Cahyaningtias, Yulianti Dela Arum Lorensa Dwi Heppy Rochmawati Dwi Retno S Dwi Retno Sulistyaningsih Dwi Retno Sulistyaningsih Dwi Retno Sulistyaningsih Dwi Retno Sulistyoningsih Eko Anggoro Santoso Endang Purwati Erna Melastuti Erna Melastuti Erna Melastuti, Erna Fajar Ibnu Abdulrohman Febriana, Lina Fitri Cahyaningrum Hanun Nazih, Hanun Nazih Hendrawan, Gagah Satria Heppy Salsabella Hermansyah, Davit Hernugroho, Ananto Herry Susanto Indah Sri Wahyuni Indah Sri Wahyuningsih Indah Sri Wahyuningsih Issroviatiningrum, Retno Istiadah, Ika Lilis Janitra, Fitria Endah Khudoifah, Umi Khusna, Ima Rotul Kinasih, Puji Setya Kurnia Wijayanti Luthfi Indriyani Maharani Puspita Putri Mauliani, Dian Putri Maulidan Nurun Nabila Megani Ifa Algandira Mochammad Saiqul Ulum Moh Saefudin Mohammad Arifin Noor Mohammad Arifin Noor Muh. Abdurrouf Mustafiatun, Siti Naila Hilya Neli Izatil Minah Nia Julian Wati Nila Maulida Awaliya Ramadhani Nizar Fahmi Noer Chariesmalillah Nopi Nur Khasanah Norfita Ashari Nurrahmah, Maulidiya Qotrun Nada Salsabila Rahmila, Sri Salma Retno Issroviatiningrum Retno Issroviatiningrum Retno Setyawati Retno Setyawati Retno Setyawati Rika Dian Mustika RISKA WAHYUNI Rizsa Aulia Anindhita S. Suyanto Safaatul Intani Saidah Qodtamalla Sari, Dyah Wiji Puspita Senia Pangestu Luhur Cahya Shinta Dewi Lestari Siti Karomah Siti Khoridah Dwi Aryani Siti Rohmah Sri Wahyuni Suyanto Suyanto Suyanto Tika Roudotul Janah Tika Roudotul Jannah Wahyu Puspitasari Yani Istadi Yeni Rusyani Yuniartin, Irianita Ervin Zamroni Zyarohtul Wildan Navilda