Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN BERBASIS KOMUNITAS: SINERGI AKADEMISI DAN RUMAH MU’ALLAF SUKOHARJO Srie Juli Rachmawatie; Chomsatu, Yuli; Istiqomah; Raisa Aribatul Hamidah; Ida Aryati DPW.; Slamet Ariyanto
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.18935

Abstract

Ketahanan pangan berbasis komunitas merupakan salah satu pendekatan strategis dalam menjawab tantangan ketersediaan, akses, dan keberlanjutan pangan di tingkat lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun ketahanan pangan melalui sinergi antara akademisi dan Rumah Mu’allaf Sukoharjo sebagai upaya pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 22 Nopember 2025 dengan melibatkan 35 peserta yang merupakan anggota komunitas Rumah Mu’allaf Sukoharjo. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pendampingan, diskusi partisipatif, serta praktik pemanfaatan potensi lokal dalam pengelolaan pangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya ketahanan pangan, keterampilan dalam pengelolaan sumber daya pangan secara mandiri, serta tumbuhnya kesadaran akan nilai kolaborasi antara komunitas dan akademisi. Sinergi ini tidak hanya memperkuat kapasitas individu dan kelompok, tetapi juga mendorong terciptanya kemandirian pangan, peningkatan kesejahteraan ekonomi, dan ketahanan sosial masyarakat. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan ketahanan pangan berbasis komunitas yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain. . Abstract Community-based food security is a strategic approach to addressing challenges related to food availability, access, and sustainability at the local level. This program aims to strengthen food security through synergy between academics and the Rumah Mu’allaf Sukoharjo as an effort toward sustainable community empowerment. The activity was conducted on November 22, 2025, involving 35 participants from the Rumah Mu’allaf Sukoharjo community. The methods applied included counseling sessions, mentoring, participatory discussions, and practical activities focused on utilizing local potential in food management. The results indicate an improvement in participants’ understanding of the importance of food security, enhanced skills in independent food resource management, and increased awareness of the value of collaboration between communities and academic institutions. This synergy not only strengthens individual and group capacities but also promotes food self-reliance, economic empowerment, and social resilience. Therefore, this program is expected to serve as a sustainable model for community-based food security development that can be replicated in other regions. Kata kunci: Ketahanan pangan; berbasis komunitas; sinergi akademisi; pemberdayaan masyarakat; Rumah Mu’allaf Sukoharjo
PEMBERDAYAAN DASAWISMA PERUMAHAN PANDEYAN PERMAI, SUKOHARJO DI MASA PANDEMI COVID-19 MELALUI URBAN FARMING Srie Juli Rachmawatie; Adib Norma Respati; Suwardi; Sitti Mukarromah; Tri Pamujiasih; Aldi Irvan Syahputra; Widyawati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Sidoluhur Vol 1 No 01 (2021)
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian dilakukan di Pandeyan, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah pada bulan Juni sampai Juli 2020. Metode pelaksanaan kegiatan adalah penyuluhan, praktik dan pendampingan serta monitoring dan evaluasi kepada masyarakat. Penyuluhan dilakukan dengan pemberian materi mengenai urban farming. Praktek diawali dengan proses pembuatan media tanam kemudian budidaya tanaman buah dalam pot. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan warga mampu membuat tanaman dalam pot dan memanfaatkan lahan diatas selokan untuk penanaman. Pelaksanaan pengabdian mampu meningkatkan warga dalam melakukan urban farming. Hasil dari urban farming juga dapat dinikmati oleh warga dan dapat dilakukan secara berkelanjutan.
SOSIALISASI DAN PRAKTIK PEMBUATAN MINERAL BLOK PADA KELOMPOK TANI DESA WONODOYO Aziiz Duta Wicaksana; Akhmad Hakiim aulana Rizky2; Muhammad Fajar Apriyanto; Wahyu Febriyanto; Muhammad Faiqh Subeki; Sri Hartanti; Cindy Khansa Ma’unah; Esti Nurwahyuningsih; Ristania Saputri; Puji Lestari; Andayania Febriyanti; Srie Juli Rachmawatie
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Sidoluhur Vol 5 No 02 (2025)
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mineral blok merupakan suplemen pakan ternak yang mengandung mineral dan vitamin esensial untuk meningkatkan produktivitas ternak ruminansia. Kelompok tani di Desa Wonodoyo menghadapi permasalahan ketergantungan pada pakan komersial yang mahal dan keterbatasan pengetahuan tentang pembuatan pakan suplemen mandiri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada kelompok tani dalam pembuatan mineral blok sebagai upaya meningkatkan efisiensi pakan dan produktivitas ternak. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan mineral blok dengan melibatkan 40 anggota kelompok tani. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 85% dan kemampuan praktik mencapai 90%. Peserta mampu membuat mineral blok dengan komposisi yang tepat menggunakan bahan lokal seperti dedak, molase, garam, dan premiks mineral. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kemandirian peternak dalam penyediaan pakan suplemen berkualitas dengan biaya produksi 40% lebih murah dibandingkan produk komersial. Implementasi mineral blok buatan sendiri diharapkan dapat meningkatkan produktivitas ternak dan kesejahteraan ekonomi peternak di Desa Wonodoyo.