Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

EVALUATING THE FACTORS SHAPING THE IMPLEMENTATION OF PUBLIC ROAD MANAGEMENT POLICIES A STUDY IN BANGKA BELITUNG ISLANDS Nugraha, Niko; Sujarwoto, S; Amirudin, Akhmad
Erudio Journal of Educational Innovation Vol 12, No 2 (2025): Erudio Journal of Educational Innovation
Publisher : Faculty of Administrative Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the implementation of public road management policy in the Bangka Belitung Islands using Edward III’s framework: communication, resources, bureaucratic structure, and disposition. It investigates how these factors differ across administrative levels national, provincial, city, and regency and how they influence policy outcomes. Additionally, the study identifies the most pivotal factor and introduces politics and innovation as additional influences. Using a qualitative descriptive method, the research draws on semi-structured interviews with Echelon 3 officials and secondary data from road management agencies. Data was analyzed through thematic analysis using NVivo. The findings reveal that resources, especially budget and human resources, are the most critical and frequently discussed factors. These elements also strongly influence other aspects of implementation. The study finds significant disparities in implementation capacity, with regency-level agencies facing the greatest challenges due to limited resources. Political dynamics and innovation practices also affect implementation either positively or negatively, depending on the context. These findings underscore the need for equitable resource distribution, standardized procedures, and improved institutional resilience to strengthen road policy implementation in decentralized governance systems. 
Pelatihan Strategi dan Taktik Bermain Pada Tim Sepakbola Wanita Banjarbaru Arifin, Ramadhan; Nurdiansyah, Nurdiansyah; Warni, Herita; Mashud, Mashud; Amirudin, Akhmad; Rachman, Aryadi; Nata, Ananda Muhammad Fajar Kusuma; Mustaqim , Muhammad Rizal
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ca5s4s19

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan taktik bermain, khususnya strategi menyerang, pada tim sepakbola wanita Kota Banjarbaru. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh lemahnya pemahaman strategi bermain pada tim sepak bola wanita Kota Banjarbaru, terutama dalam penerapan pola dan strategi menyerang yang efektif. Kondisi ini berdampak pada kurang optimalnya koordinasi tim dan efektivitas permainan di lapangan. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan taktik bermain, khususnya strategi menyerang, pada tim sepak bola wanita Kota Banjarbaru. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan pelatihan terstruktur yang meliputi penyampaian teori strategi bermain, diskusi interaktif, demonstrasi pola serangan, serta simulasi pertandingan. Peserta kegiatan berjumlah 25 orang pemain sepakbola wanita yang aktif berlatih di bawah binaan pelatih daerah. Evaluasi dilakukan menggunakan tes pemahaman strategi bermain yang diberikan sebelum dan sesudah pelatihan (pre-test dan post-test). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan peserta. Nilai rata-rata tes awal sebesar 53,8 meningkat menjadi 87,8 pada tes akhir, atau terjadi peningkatan sekitar 63%. Sebanyak 92% peserta menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan menerapkan strategi menyerang dalam simulasi pertandingan. Strategy and Tactics Training for the Banjarbaru Women's Football Team Abstract This Community Service (PkM) activity was carried out with the aim of improving the understanding and skills of playing tactics, particularly attacking strategies, in the Banjarbaru City women's soccer team. This activity was motivated by the weak understanding of playing strategies in the Banjarbaru City women's soccer team, especially in the implementation of effective attacking patterns and strategies. This condition has an impact on suboptimal team coordination and game effectiveness on the field. Therefore, this Community Service (PkM) activity was carried out with the aim of improving the understanding and skills of playing tactics, particularly attacking strategies, in the Banjarbaru City women's soccer team. The method of implementation was carried out through a structured training approach that included the delivery of playing strategy theory, interactive discussions, demonstrations of attack patterns, and match simulations. The activity participants numbered 25 female soccer players who actively train under the guidance of local coaches. Evaluation was carried out using a test of understanding of playing strategies given before and after the training (pre-test and post-test). The results of the activity showed a significant increase in the participants' abilities. The average score of 53.8 in the initial test increased to 87.8 in the final test, or an increase of approximately 63%. As many as 92% of participants showed an increase in understanding and ability to apply attacking strategies in match simulations.
Rancang Bangun Destilator Bioetanol Model Refluk untuk Mengolah Sampah Organik Amirudin, Akhmad; Istiqlaliyah, Hesti; Mufarrih, Am.
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 3 No. 1 (2019): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-III Tahun 2019
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v3i1.544

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya pemanfaatan bahan bakar yang bersifat renewable. Tercatat pada tahun 2004 produksi minyak di Indonesia lebih rendah dari pada kebutuhan konsumsinya. Bioetanol merupakan energi baru dan terbarukan yang sangat potensial untuk menggantikan bahan bakar minyak dengan daya tawar nilai oktan yang tinggi. Permasalahan dari perancangan ini adalah Bagaimana merancang alat destilator model refluk untuk mengolah sampah organik menjadi bioetanol dan bagaimana perbandingan hasil uji coba alat menggunakan filter batu alam maupun per spiral. Pada perancangan ini, metode yang digunakan adalah Target Oriented Planing dengan melakukan perancangan alat destilator moderl refluk kemudian diuji untuk mengetahui tingkat keberhasilannya. Kesimpulan dari hasil perancangan ini adalah Telah dihasilkan rancangan berupa produk mesin Destilasi Model Refluk Untuk Mengolah Sampah Organik Menjadi Bioetanol dan dari hasil perbandingan mesin, penggunaan filter dengan batu alam menghasilkan kadar alkohol paling tinggi 66 % dengan lama fermentasi 8 hari, sedangkan penggunaan filter per spiral menghasilkan kadar alkohol paling tinggi 70 % dengan lama fermentasi 12 hari.
Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan VO2Max Peserta Ekstrakurikuler Futsal Putra SMPN 2 Sungai Pandan Zikri, Muhammad Said; Arifin, Ramadhan; Amirudin, Akhmad
Empiricism Journal Vol. 7 No. 1: March 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/wtpqyy13

Abstract

Aktivitas fisik berat yang bersifat dinamis. Postur tubuh yang ideal dengan berat badan yang seimbang dan kondisi fisik yang prima sangat penting untuk mencapai prestasi olahraga yang tinggi. Oleh karena itu, pemain futsal harus memperhatikan indeks massa tubuh (IMT) dan daya tahan kardiovaskular yang baik untuk meningkatkan kualitas permainan. IMT dan daya tahan kardiovaskular memiliki peran yang sama pentingnya dalam menentukan kinerja pemain futsal. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil IMT dan daya tahan kardiovaskular pemain ekstrakurikuler futsal di SMPN 2 Sungai Pandan Hulu Sungai Utara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Subjek penelitian ini adalah 15 orang peserta ekstrakurikuler futsal aktif di SMPN 2 Sungai Pandan Hulu Sungai Utara. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes pengukuran berat badan, tinggi badan (IMT) dan tes VO2Max (bleep test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kaegori kurus berat 33%, kurus ringan 20%, dan normal 33%, serta gemuk ringan dan gemuk berat masing masing 6,7% kondisi daya tahan kardiovaskular, dan Kategori Indeks Masa Tubuh (IMT) peserta sebesar 7% sangat kurang, 13% kurang, dan Cukup 33% serta Baik 41% berdasarkan IMT. Body Mass Index and VO2Max Relationship among Male Futsal Students at SMPN 2 Sungai Pandan Abstract A good physique is crucial for achieving high athletic performance. Therefore, futsal players must pay attention to their body mass index (BMI) and cardiovascular endurance to improve their game quality. BMI and cardiovascular endurance play equally important roles in determining futsal player performance. Therefore, this study aims to determine the BMI and cardiovascular endurance profiles of futsal extracurricular players at SMPN 2 Sungai Pandan Hulu Sungai Utara. This study used a quantitative descriptive method with a survey approach. The subjects were 15 active futsal extracurricular participants at SMPN 2 Sungai Pandan Hulu Sungai Utara. The research instruments used were a weight and height measurement test (BMI), and a VO2Max test (bleep test). The results of the study showed that there were categories of severely underweight 33%, mild underweight 20%, and normal 33%, as well as mild obesity and severe obesity each 6.7% of cardiovascular endurance conditions, and the Body Mass Index (BMI) category of participants was 7% very poor, 13% poor, and Sufficient 33% and Good 41% based on BMI.
Plastic debris characteristics and the effect of wind on Bawean Island Beaches, East Java, Indonesia Albarra, Nurhafizh Sri; Yona, Defri; Asadi, Muhammad Arif; Sari, Syarifah Hikmah Julinda; Lestariadi, Riski Agung; Amirudin, Akhmad
Depik Vol 13, No 3 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.13.3.36620

Abstract

Characteristics of plastic debris were assessed among two types of beaches on Bawean Island (windward and leeward) to analyze its sources and long-term effects. Plastic debris was collected inside a 5 x 5 meter transect with five transect plots on each beach per 20 meters. Samplings were carried out three times at intervals of seven days from six different beaches. The average abundances of plastic debris were almost similar between leeward (0.1690.123 pcs m-2) and windward beaches (0.8410.577 pcs m-2). On the other hand, in terms of weight, leeward beaches contained a very low value of debris (0.9270.746 g m-2) compared to windward beaches (4.4793.551 g m-2). Sheets on the windward beaches and wholes on the leeward beaches dominate the shape of plastic debris with the average size was 1520 cm. The color on both type of beaches was dominated by white (38%) and blue (12%). The weathering intensity is 48% on the leeward beach and 52% on the windward beach. The absence of significant differences in size, color, and weathering intensity implies that the debris found came from the same source. The large size and low weathering intensity of the plastic debris means that the debris has not been exposed to hydro-oceanographic factors for an extended period and they came from a local source. The difference in abundance and shape of plastic debris suggests that wind still plays a vital role in shaping the characteristics of plastic debris on Bawean Island.Keywords:Marine DebrisPlastic WeatheringWind DirectionMarine PollutionMacroplastic
Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan VO2Max Peserta Ekstrakurikuler Futsal Putra SMPN 2 Sungai Pandan Zikri, Muhammad Said; Arifin, Ramadhan; Amirudin, Akhmad
Empiricism Journal Vol. 7 No. 1: March 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/wtpqyy13

Abstract

Aktivitas fisik berat yang bersifat dinamis. Postur tubuh yang ideal dengan berat badan yang seimbang dan kondisi fisik yang prima sangat penting untuk mencapai prestasi olahraga yang tinggi. Oleh karena itu, pemain futsal harus memperhatikan indeks massa tubuh (IMT) dan daya tahan kardiovaskular yang baik untuk meningkatkan kualitas permainan. IMT dan daya tahan kardiovaskular memiliki peran yang sama pentingnya dalam menentukan kinerja pemain futsal. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil IMT dan daya tahan kardiovaskular pemain ekstrakurikuler futsal di SMPN 2 Sungai Pandan Hulu Sungai Utara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Subjek penelitian ini adalah 15 orang peserta ekstrakurikuler futsal aktif di SMPN 2 Sungai Pandan Hulu Sungai Utara. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes pengukuran berat badan, tinggi badan (IMT) dan tes VO2Max (bleep test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kaegori kurus berat 33%, kurus ringan 20%, dan normal 33%, serta gemuk ringan dan gemuk berat masing masing 6,7% kondisi daya tahan kardiovaskular, dan Kategori Indeks Masa Tubuh (IMT) peserta sebesar 7% sangat kurang, 13% kurang, dan Cukup 33% serta Baik 41% berdasarkan IMT. Body Mass Index and VO2Max Relationship among Male Futsal Students at SMPN 2 Sungai Pandan Abstract A good physique is crucial for achieving high athletic performance. Therefore, futsal players must pay attention to their body mass index (BMI) and cardiovascular endurance to improve their game quality. BMI and cardiovascular endurance play equally important roles in determining futsal player performance. Therefore, this study aims to determine the BMI and cardiovascular endurance profiles of futsal extracurricular players at SMPN 2 Sungai Pandan Hulu Sungai Utara. This study used a quantitative descriptive method with a survey approach. The subjects were 15 active futsal extracurricular participants at SMPN 2 Sungai Pandan Hulu Sungai Utara. The research instruments used were a weight and height measurement test (BMI), and a VO2Max test (bleep test). The results of the study showed that there were categories of severely underweight 33%, mild underweight 20%, and normal 33%, as well as mild obesity and severe obesity each 6.7% of cardiovascular endurance conditions, and the Body Mass Index (BMI) category of participants was 7% very poor, 13% poor, and Sufficient 33% and Good 41% based on BMI.
PROFIL TINGKAT KECEMASAN ATLET ATLETIK KALIMANTAN SELATAN DALAM MENGHADAPI POMNAS XVIII 2023 KALIMANTAN SELATAN Haffyandi, Recky Ahmad; Kahri, Ma'ruful; Amirudin, Akhmad
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 7, No 2 (2024): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v7i2.13682

Abstract

Kegiatan olahraga khususnya atletik mempunyai banyak aspek dan faktor yang menunjang prestasi atlet baik secara fisik, teknik, dan psikis. Namun, saat ini banyak atlet atletik yang mengalami overthinking baik saat latihan, pra-kompetisi, dan saat kompetisi sehingga muncul sebuah kecemasan (anxiety) yang tentunya dapat mempengaruhi performa atlet tersebut. Kecemasan merupakan respon tubuh terhadap situasi tertentu, antara lain kelelahan, ketegangan, mudah tersinggung, ketegangan otot, panik, dan ketakutan yang tidak rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan atlet atletik Kalimantan Selatan dalam menghadapi pertandingan POMNAS XVIII. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan metode yang digunakan adalah survei. Sampel pada penelitian ini adalah 21 orang atlet sampling yang digunakan total sampling. Instumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah angket Sport Competition Anxiety Test (SCAT). Dengan pengambilan data yaitu menyebarkan angket melalui google form. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 5 (25%) atlet atletik yang memiliki tingkat kecemasan rendah. 11 atlet (55%) memiliki tingkat kecemasan rata – rata dan 5 (25%) atlet dengan kecemasan tinggi. Dan mayoritas atlet atletik tim POMNAS XVIII Kalimantan Selatan memiliki tingkat kecemasan sedang. Sehingga perlunya latihan mental dalam upaya mengurangi tingkat kecemasan atlet dalam menghadapi pertandingan