Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Kualitas Tidur dan VO₂max Tim Futsal Putra SMAN 1 Paciran Lamongan Ananda Ryan Romadhon; Ananda Perwira Bakti
Journal of Creative Student Research Vol. 2 No. 5 (2024): Oktober : Journal of Creative Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jcsr-politama.v2i5.4272

Abstract

SMAN 1 Paciran men's futsal team has failed in the last 2 years in participating in tournaments. Often the problem of decreased performance during matches is due to fatigue and some athletes are reluctant to maintain good sleep hours. The purpose of this study was to analyze sleep quality and VO₂max in male futsal athletes at SMAN 1 Paciran. This type of research uses quantitative analysis. The population is the men's futsal team of SMAN 1 Paciran with a sample of 15 athletes taken using a purposive sampling technique with the criteria of athletes aged 15-18 years. The data collected from the research results were then analyzed using the normality test, linearity test and hypothesis testing using the help of IBM Statistical Product and Service Solution (SPSS) 25 software. The results of the study show that both sleep quality and VO₂max variables have an important role in sports, especially futsal to display maximum performance during matches in participating in tournaments. If an athlete already has good VO₂max it is recommended to maintain good quality sleep, so that the athlete's VO₂max is maintained. Because good quality sleep can reduce the feeling of excessive fatigue during the game.
EFEK PEMBERIAN JAHE MERAH (Zingiber officinale var Rubrum Rhizoma) TERHADAP KADAR NEUTROFIL DAN SKALA NYERI PASCA LATIHAN EKSENTRIK Dwi Ariawan Tauhid Rachman; Wahjuni, Endang Sri; Sulistyarto, Soni; Ananda Perwira Bakti; Rizky Patria Nevangga
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v15i2.295

Abstract

Olahraga yang intens seperti latihan resistensi eksentrik menyebabkan kerusakan dan peradangan otot. Peneliti menduga bahwa jahe merah memiliki senyawa kimiawi yang dapat menghambat reaksi inflamasi dan mengurangi rasa nyeri akibat kerusakan otot. Penelitian ini bertujuan menganalisis efek jahe merah terhadap kadar neutrofil dan skala nyeri pasca latihan eksentrik. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan pre-test dan post-test control group design. Hasil penelitian ini menunjukkan kadar neutrofil kelompok kontrol (pemberian placebo) mengalami penurunan 12,71%, sementara kelompok eksperimen yag menerima perlakuan jahe merah mengalami penurunan 18,53%. Hasil uji non-parametrik Wilcoxon kelompok kontrol diketahui sig. (2-tailed) bernilai 0,019. Sedangkan hasil uji t-berpasangan kelompok eksperimen bernilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Skala nyeri kelompok kontrol mengalami peningkatan rata-rata hingga 4 skala, dan kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan rata-rata 3 skala. Hasil uji non-parametrik Wilcoxon kelompok kontrol diketahui sig. (2-tailed) bernilai 0,000, begitu juga kelompok eksperimen didapatkan hasil sig. (2-tailed) bernilai 0,000. Penurunan statistik kadar neutrofil pada kelompok kontrol dan eksperimen ditafsirkan sebagai bukti adanya kontribusi jahe merah terhadap penurunan kadar neutrofil secara lebih efektif. Penurunan tersebut menunjukkan jika inflamasi dapat ditekan prosesnya setelah konsumsi jahe merah. Perbedaan rata-rata skala nyeri kelompok kontrol dan eksperimen memperkuat indikasi bahwa jahe merah memiliki manfaat sebagai analgetik alami. Hasil perbandingan penelitian efek jahe merah terhadap kadar neutrofil dan skala nyeri pasca latihan eksentrik secara statistik menunjukkan jika jahe merah lebih efektif menurunkan kadar neutrofil dibandingkan skala nyeri