Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Production and Characterization of Nanoparticles from Citronella (Cymbopogon nardus) Extract Based on Chitosan Compounds Damayanti, Alfa Dirsista; Rahmadhini, Noni; Kusuma, Ramadhani Mahendra
BIOEDUSCIENCE Vol 9 No 3 (2025): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jbes/18769

Abstract

Background: The use of nanoparticles in Indonesia has been developing and is now being applied across sectors, including agriculture, health, and industry. Nanoparticles derived from Cymbopogon nardus can be used as nanopesticides because they contain several compounds that suppress pathogen growth and reduce pest populations. Chitosan is an additional compound used in the fabrication of these nanoparticles. Methods: This research used materials and tools, including a PSA (Particle Size Analyzer), a SEM (Scanning Electron Microscope), Cymbopogon nardus, and chitosan. The research stages included extraction of Cymbopogon nardus, nanoparticle fabrication, PSA analysis, zeta potential measurement, and SEM observation. Results: The PSA test revealed that the Cymbopogon nardus nanoparticles had an average size of 907.2 nm. The zeta potential of the nanoparticles was –40.62 mV, indicating good electrostatic stability. SEM images showed that the nanoparticles had an irregular shape. Conclusions: The Cymbopogon nardus nanoparticles produced in this study, as characterized by PSA, zeta potential, and SEM analyses, demonstrated the expected characteristics of nanoparticles.
ISOLASI, IDENTIFIKASI MORFOMETRIK, DAN POTENSI NEMATODA ENTOMOPATOGEN Heterorhabditis americana DARI LAHAN TEBU DI KEDIRI, INDONESIA SEBAGAI KANDIDAT BIOPESTISIDA RAMAH LINGKUNGAN: ISOLATION, MORPHOMETRIC IDENTIFICATION, AND POTENTIAL OF THE ENTOMOPATHOGENIC NEMATODE Heterorhabditis americana FROM SUGARCANE FIELDS IN KEDIRI, INDONESIA AS AN ENVIRONMENTALLY FRIENDLY BIOPESTICIDE CANDIDATE Simanjuntak, William Fernando; Kusuma, Ramadhani Mahendra; Wiyatiningsih, Sri
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jurnalhpt.2026.014.1.4

Abstract

Nematoda entomopatogen (NEP) adalah organisme mikroskopis berbentuk mirip cacing yang memiliki potensi besar sebagai agens pengendali hayati. Kediri merupakan salah satu daerah penghasil tebu utama di Indonesia. Nematoda Heterorhabditis mampu membunuh uret (Lepidiota stigma) sebagai hama utama tebu, sehingga menunjukkan potensi yang besar bagi Heterorhabditis sp. sebagai musuh alami hama tanaman tebu. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keberadaan Heterorhabditis sp. di lahan tebu Kediri melalui pengambilan sampel tanah dan identifikasi morfometrik. Eksplorasi Heterorhabditis diawali dengan pengambilan sampel tanah pada tanaman tebu sehat kemudian dilakukan baiting NEP. Nematoda entomopatogen yang diperoleh diisolasi menggunakan metode white trap dan difiksasi sebelum diidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tanah lahan tebu di Kediri terdapat nematoda Heterorhabditis sp. Nematoda Heterorhabditis sp. yang ditemukan memiliki panjang tubuh 467,6 µm, Lebar tubuh 26,9 µm, panjang bulbus basal 13,7 µm, dan panjang ekor 36,2 µm. Nematoda entomopatogen yang diperoleh berasal dari genus Heterorhabditis dengan dugaan spesies Heterorhabditis americana. Spesies ini berpotensi untuk dikembangkan dalam berbagai formulasi biopestisida guna mendukung pengembangan Pengelolaan Hama Terpadu (PHT) di Indonesia.
Strategy to Increase Sales through Rebranding and Diversification of Ginger Syrup "Dwi Dewii" Muchlisiniyati Safeyah; Virginia Mandasari; Ramadhani Mahendra Kusuma
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v6i2.17054

Abstract

This article examines the strategy to increase the sales of "Dwi Dewii" ginger syrup in Kelurahan Bendo through rebranding and product diversification. Ginger syrup, known for its health benefits such as boosting immunity, faces challenges in marketing and sales, primarily due to conventional marketing strategies that only target adult consumers and are less appealing to younger audiences. This program aims to identify the gaps in current marketing strategies and develop new methods to enhance the product’s appeal and sales. The methodology used includes observation, interviews, and an analysis of existing packaging designs and marketing techniques. This community service project involved four lecturers and three students, collaborating with the primary partner, "Dwi Dewii" Ginger Syrup small-scale enterprise, and four other local small-scale enterprises producing traditional Blitar souvenirs in Kelurahan Bendo. The steps taken included redesigning the product packaging, providing training in digital marketing, and product diversification. Rebranding and diversification are expected to increase market appeal and broaden the consumer base, especially among younger demographics. The new packaging design aims to enhance the product's quality perception and attract a wider range of consumers. Product diversification is anticipated to improve customer satisfaction and boost sales volume. Furthermore, optimizing digital marketing through social media and e-commerce has proven effective in increasing visibility and consumer interaction, ultimately contributing to the economic growth of the partner small-scale enterprises.Artikel ini mengkaji strategi peningkatan penjualan produk sirup jahe "Dwi Dewii" di Kelurahan Bendo melalui pendekatan rebranding dan diversifikasi produk. Sirup jahe yang dikenal karena manfaat kesehatannya, seperti meningkatkan imunitas, menghadapi tantangan dalam hal pemasaran dan penjualan. Hal ini terutama disebabkan oleh strategi pemasaran konvensional yang hanya menjangkau kalangan usia dewasa dan kurang menarik bagi konsumen usia remaja. Program ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan dalam strategi pemasaran yang ada serta mengembangkan metode baru yang dapat meningkatkan daya tarik dan penjualan produk. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan analisis terhadap desain kemasan serta teknik pemasaran yang sedang diterapkan. Kegiatan pengabdian ini melibatkan empat dosen dan tiga mahasiswa, yang bekerja sama dengan mitra utama, yaitu UMKM Sirup Jahe Merah "Dwi Dewii", serta empat UMKM lainnya yang memproduksi oleh-oleh khas Kota Blitar di Kelurahan Bendo. Langkah-langkah yang dilakukan mencakup perancangan ulang kemasan produk, pelatihan pemasaran digital, dan diversifikasi produk. Rebranding dan diversifikasi diharapkan mampu meningkatkan daya tarik pasar serta memperluas segmentasi konsumen, termasuk kalangan remaja. Desain kemasan baru dirancang untuk memperbaiki citra kualitas produk dan menarik perhatian konsumen yang lebih luas. Diversifikasi produk diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan volume penjualan. Selain itu, optimalisasi pemasaran digital melalui media sosial dan e-commerce dinilai efektif dalam meningkatkan visibilitas dan interaksi dengan konsumen, yang pada akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi mitra UMKM.
Pemanfaatan Website Desa dalam Upaya Optimalisasi Pemasaran Produk UMKM di Desa Karanglo Kabupaten Jombang Nadia Amalia; Vieraca Recaron Aldolyn; Mohammad Fadhli; Afrixson Leonardo Alexzander; Ramadhani Mahendra Kusuma
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jpma.v2i3.894

Abstract

Kegiatan penyuluhan digitalisasi Usaha Kecil Menengah Mikro (UMKM) berbasis website merupakan upaya pengomtimalisasian pemasaran produk-produk UMKM yang ada di Desa Karanglo Kabupaten Jomabang. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara mahasiswa KKNT SDG’S UPNVJT dengan pihak UMKM dan perangkat desa. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempromosikan daya yang ada di desa Karanglo dan membuat website desa berupa literasi digital, pengelolaan website desa, pemahaman strategi pemasaran online (e-commerce) dan mengkomunikasikan UMKM untuk memberikan fungsionalitas produk. Hasil dari kegiatan ini adalah menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan keterampilan pemasaran digital dan online bagi UMKM, dan membantu UMKM di desa Karanglo di Kabupaten Jomban untuk mempromosikan produknya menggunakan website desa dan strategi pemasaran digital.
Microclimate Modification through Water Misting Increase Natural Enemy Insect Richness in a Cocoa Agroecosystem Annisa Damayanti; Wiwin Windriyanti; Ramadhani Mahendra Kusuma
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 4 (2025): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i4.17799

Abstract

This study aimed to analyze the influence of abiotic factors on the diversity of natural enemies in cocoa fields. The study was conducted from January to March 2025. Various traps were used, including yellow traps, light traps, pitfall traps, and visual observations. Identification showed that cocoa fields with misting applications had a higher number of natural enemies (1,052 individuals) compared without misting fields (658 individuals). The application of misting resulted in higher diversity indices (H'), richness (R'), and dominance (C'), as well as lower evenness (E') compared to untreated fields. These findings suggest that the misting system creates a more favorable microhabitat for natural enemy diversity, thus potentially strengthening the IPM approach in cocoa cultivation. Interestingly, the analysis showed that temperature had a significance value (sig) > 0.05, indicating that temperature did not show a significant correlation with the increase in the abundance of natural enemies, while humidity has a significance value (sig) < 0.05, which shows that humidity has a significant correlation, although statistically relatively small, with the increase in the abundance of natural enemies.
Karakterisasi Senyawa Pestisida pada Nanopartikel Ekstrak Bawang Putih (Allium Sativum L.) dan Uji Mortalitas Terhadap Ulat Grayak (Spodoptera Litura F.) di Laboratorium Wahyu Ramadhani Putra Josua; Wiwin Windriyanti; Ramadhani Mahendra Kusuma
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 4 (2025): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i4.18441

Abstract

This study aims to characterize the pesticide compounds in garlic (Allium sativum L.) extract nanoparticles and test their mortality effectiveness against armyworms (Spodoptera litura F.) in the laboratory. Nanoparticle synthesis was carried out using the ionic gelation method with chitosan-TPP, which was subsequently characterized using PSA, SEM, FT-IR, and GC-MS. The characterization results showed a particle size of 930.52 nm with a homogeneous distribution (PDI 0.147). GC-MS analysis successfully identified the main bioactive organosulfur compounds, namely diallyl disulfide (20.72%), diallyl trisulfide (14.16%), and diallyl tetrasulfide (5.79%). Bioactivity testing using the sandwich method at five concentration variations (0-1%) showed the highest mortality reaching 70% at a 1% concentration. Probit analysis yielded values of LC₅₀ 1.116% and LC₉₀ 1.720%, as well as LT₅₀ 5.117 days and LT₉₀ 9.893 days. Statistical test results indicated a significant difference (p<0.05) between all treatments and the control group. Thus, it can be concluded that the garlic extract nanoparticle formulation has the potential to be an effective nano-bioinsecticide, with a mode of action that is dose-dependent and time-dependent in controlling S. litura larvae.
Co-Authors Aditya, Haidar Fari Afrixson Leonardo Alexzander Agustin, Eva Tri Ahmad Ilham Tanzil Ahmad Ilham Tanzil Ajeng, Karenina Amanda Nur Fitria Ningrum Ankardiansyah Pandu Pradana Annisa Damayanti Anwari, Muhammad Alfian Arrohmatus Syafaqoh Li'aini Azahra, Raudhatul Barna Deta Cristin Naftaly Bayu Widhayasa Carolina Rosa Siallagan Catur Putri Enggit Reksiana Chosa Zahro Fatiha Damayanti, Alfa Dirsista Deviyanti, Nur Qomariyah Didik Utomo Pribadi Dita Megasari Dwi Wahyuningtyas Fachmi, Anivea Fitri Wijayanti Fitri Wijayanti Fitriyani, Novi Nur Habibah, Isnaini Ainun Haidar Fari Aditya Hamidah . Haryo Sulistiyantoro Ira Kaestiningtyas Irwanto Sucipto Jaka Wijaya Kusuma Juwito Juwito Kusuma Wardhani Mas’udah Mitha Anggisna Angreini MOCH SODIQ, MOCH Mochamad Arifin Mohamad Hipti Mohammad Fadhli Muchlisiniyati Safeyah Mukhlish Jamal Musa Holle Nadia Amalia Nijma Nurfadila Noni Rahmadhini Prahasti Ken Dewani Pratama, Kevin Dimas Puji Lestari Tarigan Purnomo Edi Sasongko Putri, Firda Amalia Reksiana, Catur Putri Enggit Restu Nugraha Rohmalia, Fitri Roziana Febrianita Safira Rizka Lestari Sasongko, Edi Purnomo Septiandari, Renata Simanjuntak, William Fernando Soleudin Efendi Sri Wiyatiningsih Suharto Sutini Torino Benarivo Tri MUJOKO Tria Puspa Sari Trijanti A. Widinni Asnan Vieraca Recaron Aldolyn Virginia Mandasari Wahyu Ramadhani Putra Josua Wanti Mindari Widajati, Wiludjeng Wiga Fikri Destianisma Wiludjeng Widajati Wiludjeng Widajati Windriyanti, Wiwin Windriyati, Wiwin Wiwin Windriyanti Wiwin Windriyanti Yosua Nathanael Itona Sagala YUDI NUR SUPRIADI Yuliawati, Ira Sukma Zahro, Balqis Ghaitza Zainal Abidin Achmad