Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Produksi Batu Bata Tanah Liat Yang Ramah Lingkungan Menggunakan Palm Oil Fuel Ash (POFA) Dasar, Amry; Patah, Dahlia; Okviyani, Nur; Nurdin, Amalia; Apriansyah, Apriansyah; Yusman, Yusman; Manaf, Abdi; Mahmuda, Ali Fauzi
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 12, No 1 (2024): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v12i1.2101

Abstract

Abu cangkang sawit/Palm Oil Fuel Ash (POFA) digunakan untuk menggantikan tanah liat dalam jumlah yang berbeda yaitu 0%, 15%, 30% dan 45% terhadap berat semen dalam pembuatan batu bata. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari sifat-sifat batu bata dan memperkenalkan inovasi pembuatan batu bata menggunakan POFA. Sifat-sifat batu bata menggunakan POFA dibandingkan dengan produk konvensional (batu bata kontrol/0%POFA) mengikuti standar minimum dari SNI 03-4164-1996 dan SNI-15-2094-2000. Penambahan jumlah limbah POFA 15-30% menggantikan tanah liat dapat menghasilkan batu bata yang memiliki penyerapan air, kerapatan semu dan kekuatan tekan yang memenuhi nilai-nilai yang ditetapkan oleh standar. Penggunaan POFA hingga 30% sebagai pengganti tanah liat pada pembuatan batu bata menurunkan mutu bata dari mutu 15 menjadi mutu 10. Lebih lanjut, penggunaan 15% POFA menunjukkan penyerapan air dan kerapatan semu yang lebih baik dari batu bata dengan 0%POFA (batu bata kontrol tanpa POFA).
Kekuatan dan Durabilitas Oil Palm Shell (OPS) sebagai Alternatif Pengganti Agregat Kasar pada Beton Bertulang Patah, Dahlia; Dasar, Amry; Ridhayani, Irma; Suryani, Herni; Saudi, Akbar Indrawan; Sainuddin, Sainuddin
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 12, No 1 (2024): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v12i1.2103

Abstract

Cangkang kelapa sawit atau Oil Palm Shell (OPS) berpotensi digunakan pada beton sebagai pengganti agregat kasar guna meningkatkan kekuatan dan durabilitas. Penelitian ini melakukan penyelidikan pada kekuatan dan potensi korosi (durabilitas) baja tulangan pada beton yang menggunakan OPS hingga berumur 244 hari. Penggunaan OPS sebesar 10% dan 20% sebagai pengganti sebagian dari agregat kasar untuk dibandingkan dengan nilai kekuatan dan durabilitas terhadap beton normal. Metode pengujian yang dilakukan untuk mengevaluasi penghambatan laju korosi baja tulangan beton yaitu melalui uji tekan beton, penyerapan air, porositas, half-cell potential (HCP), Rapid Chloride Permeability Test (RCPT), dan kedalaman penetrasi ion klorida. Hasilnya diperoleh bahwa kuat tekan beton menggunakan OPS 10% pada umur 20 hari memiliki kuat tekan yang relatif sama dengan beton normal. Lebih lanjut, berdasarkan pengujian HCP dan RCPT, beton menggunakan OPS 10% dan 20% memiliki kriteria potensi korosi sebesar 50% dan kedalaman penetrasi ion klorida yang sama dengan beton normal. Oleh karena itu, OPS berpotensi digunakan pada beton sebagai alternatif material pengganti sebagian agregat kasar.
Ketahanan Korosi Baja Tulangan dalam Beton menggunakan Palm Oil Fuel Ash (POFA) dan Air Laut Dasar, Amry; Patah, Dahlia; Sainuddin, Sainuddin; Caronge, Muhammad Akbar
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 29, Nomor 2, DESEMBER 2023
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v29i2.55191

Abstract

POFA (palm oil fuel ash) and seawater have the possible to be used in concrete as an effort to reduce construction costs and environmental waste problems. POFA contains pozzolanic properties such as those contained in cement so it has the possible to be used as a mineral in concrete mixtures. Therefore, the use of POFA and seawater in concrete mixtures have the potential to be implemented, but it is obligatory to pay awareness to the potential for corrosion that also follows. This study aims to evaluate the use of POFA up to 20% as a replacement for cement and the effect of mixing seawater on the strength and corrosion of reinforcing bar in concrete. The compressive strength of concrete was evaluated by carrying out a compressive test on a cylindrical specimen with 100 mm in diameter and 200 mm in height at 7 days and 28 days of age. Furthermore, a concrete cylinder specimen with a diameter of 10 mm reinforcement was used to evaluate the potential for corrosion. Measurement of corrosion estimation using the half-cell potential (HCP) method based on ASTM C876-15. Test results show the use of up to 10% POFA to replace cement by mixing seawater and treated with fresh water has a high strength that is almost the same as normal concrete. The risk of corrosion is also not detected and proven by actual measurements of corrosion. Furthermore, HCP values more negative than -400 mV are predicted to experience corrosion in the reinforcement area above 10%.
Produksi Paving Block Ramah Lingkungan Menggunakan Candlenut Shells (CNS) Sebagai Pengganti Sebagian Abu Batu Patah, Dahlia; Dasar, Amry
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v8i1.5131

Abstract

Limbah hasil industri pertanian seperti Candlenut Shells (CNS) merupakan salah satu material alternatif yang berpotensi digunakan sebagai pengganti abu batu. Hal ini dapat berkontribusi pada pengurangan penambangan batu sungai. Pada penelitian ini digunakan limbah CNS sebagai bahan pengganti sebagian abu batu pada paving block dengan rasio penggantian 0%, 15%, 30%, 45%, dan 60% terhadap berat kerikil. Beberapa pengujian dilakukan untuk mengevaluasi workabilitas, densitas, kuat tekan, daya serap air, porositas, dan ketahanan acid. Hasil pengujian menunjukkan bahwa CNS menurunkan rasio w/b pada paving block seiring dengan meningkatnya penggunaan CNS sebagai pengganti kerikil. Lebih lanjut, densitas paving block CNS mengalami penurunan seiring dengan meningkatnya persentase penggantian sebagian kerikil. Panggunaan paving block dengan 15%, 30% dan 60% CNS memenuhi kriteria persyaratan untuk diaplikasikan pada pejalan kaki/trotoar yang sama dengan paving block kontrol (CNS0). Akan tetapi, paving block dengan rasio penggantian 45% CNS memenuhi persyaratan untuk aplikasi pada parkiran, sehingga penggantian CNS hingga 45 % dapat diterima sebagai pengganti abu batu.
Kekuatan dan Durabilitas Beton Menggunakan Palm Oil Fuel Ash (POFA) dan Pasir Pantai Dasar, Amry; Patah, Dahlia
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v8i1.5090

Abstract

Abu cangkang sawit atau yang dikenal Palm Oil Fuel Ash (POFA) merupakan salah satu limbah dari hasil industri partanian. POFA mengandung bahan yang bersifat pozzolan sehingga berpotensi dicampur dengan semen Portland sebagai bahan pengganti semen (SCM). Oleh karena itu POFA berpotensi digunakan untuk menghasilkan beton yang memiliki durabilitas dan sekaligus beton yang ramah lingkungan. Penambahan POFA pada semen Portland diharapkan dapat meningkatkan pembentukan gel kalsium silikat hidrat (CSH). Hal ini dapat mendorong meningkatnya kekuatan dan kinerja beton. Selain itu, permasalahan lingkungan seperti banjir dikarenakan penambangan pasir sungai terus terjadi. Sehingga urgensi mencari alternatif material pengganti semakin meningkat. Pasir laut merupakan salah satu SDA yang berkelanjutan sehingga berpotensi digunakan sebagai material alternatif pengganti pasir sungai. Saat ini penelitian mengenai kinerja beton menggunakan POFA masih terbatas, khususnya juga dengan menggunakan pasir laut sebagai agregat halus. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi sifat mekanik dan durabilitas dari beton yang menggunakan POFA dan pasir laut. Dalam penelitian ini, dilakukan pengujian seperti uji kuat tekan, penyerapan air dan porositas, rapid chloride ion penetration test (RCPT) dan kedalaman penetrasi klorida. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kuat tekan beton menggunakan POFA dan pasir laut lebih rendah dibandingkan beton normal. Lebih lanjut, hasil HCP menunjukkan potensi korosi baja tulangan pada beton yang menggunakan POFA dan pasir laut dalam keadaan pasif seperti pada beton normal.
OPTIMALISASI MITIGASI BAHAYA GEMPABUMI MELALUI PENYULUHAN RUMAH TAHAN GEMPA DI KABUPATEN MAJENE Dasar, Amry; Patah, Dahlia; Nurdin, Amalia; Apriansyah, Apriansyah; Yusman, Yusman
MINDA BAHARU Vol 7, No 2 (2023): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v7i2.5736

Abstract

Gempabumi yang terjadi di Majene dan Mamuju dengan skala M 6,2 pada 15 Januari 2021 pukul 02.28.17 WITA menyebabkan banyak korban jiwa, selain itu bangunan seperti rumah tinggal dan fasilitas umum mengalami kerusakan parah. Bangunan ini kebanyakan dibangun tidak berdasarkan kaidah bangunan tahan gempa sesuai SNI-1726-2019. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan penyuluhan kepada masyarakat dan pemberi jasa konstruksi/tukang dalam membangun bangunan sederhana yang tahan terhadap gempa di Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan memberikan paparan teori, diskusi tanya jawab dan kusioner pilihan ganda. Hasil pengabdian ini dinyatakan berhasil berdasarkan hasil kusioner post-test yang nilainya meningkat setelah pemberian materi. Ini menandakan peserta telah memahami pentingnya dan paham aturan teknis pada sistem perencanaan dan pembangunan konstruksi bangunan tahan gempa. Akan tetapi, tim pengabdian belum dapat memantau perubahan perilaku terhadap sistem perencanaan dan pembangunan konstruksi bangunan sederhana tahan gempa yang terjadi pada peserta mengingat terbatasnya waktu.
SOSIALISASI DAN IMPLEMENTASI BATA BETON UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA TAMMERODO UTARA, KEC. TAMMERODO SENDANA, MAJENE Patah, Dahlia; Nirwana, Hafsah; Ridhayani, Irma; Dasar, Amry; Yusman, Yusman
MINDA BAHARU Vol 7, No 2 (2023): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v7i2.5735

Abstract

Pembangunan infrastuktur jalan pada perumahan umumnya menggunakan material bata beton/paving blok. Penggunaan bata beton itu sendiri saat ini khususnya di daerah Kabupaten Majene dan Mamuju semakin berkembang. Akan tetapi, keahlian pembuat bata beton hanya sebatas membuat bata beton yang ekonomis tanpa memperhatikan kualitas dan memenuhi standar SNI 03-0691-1996. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkan pasir pantai dan air laut dalam pembuatan bata beton. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat. Tahap pelaksanaan kegiatan pengabdian yaitu perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Materi yang diberikan adalah pembuatan bata beton sesuai SNI dengan menggunakan pasir pantai dan air laut. Seluruh peserta berjumlah 40 orang dengan rata-rata usia yang masih produktif, yakni bapak-bapak dan anak muda masyarakat Desa Tammeroddo Utara yang berusia 25 hingga 45 tahun mengikuti kegiatan dengan antusias sejak awal hingga akhir kegiatan. Hal ini menandakan tingginya minat dan ketertarikan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini adalah seluruh peserta mampu membuat bata beton secara mandiri dengan peralatan konvensional. Selain itu, setelah mengikuti kegiatan pelatihan ini, kemampuan peserta menjadi meningkat berdasarkan kusioner dalam bentuk soal pilihan ganda yang dibagikan dalam pembuatan bata beton menggunakan pasir pantai dan air laut yang memenuhi kriteria mutu jalan desa berdasarkan SNI 03-0691-1996.
Pendampingan Mutu dan Promosi Penjualan Usaha Batu Bata di Lingkungan Leppe Majene Sulawesi Barat Dasar, Amry; Patah, Dahlia; Cokrowibowo, Sugiarto
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 01 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i01.3126

Abstract

Lingkungan Leppe di Kabupaten Majene memiliki lebih dari sepuluh bisnis rumah tangga yang memproduksi batu bata. Bisnis ini dimulai pada tahun 2002 dan merupakan usaha turun menurun yang dikelola bersama masyarakat dan menjadi mata pencaharian warga. Masalah utama yang dihadapi oleh industri rumah tangga batu bata saat ini adalah harus mampu mengimbangi perkembangan konstruksi yang berkembang sangat pesat. Tantangan untuk industri batu bata, khususnya di Lingkungan Leppe Kabupaten Majene adalah persaingan dalam penjualan produk batu bata berkualitas tinggi yang memenuhi standar Indonesia. Hal ini mendorong tim dosen untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu tujuan dari program pengabdian ini adalah melakukan pendampingan dalam pembuatan batu bata berdasarkan SNI. Selain pendampingan berupa edukasi juga diambil sampel batu bata secara acak dan dilakukan pengujian di Laboratoium Teknik Sipil Unsulbar untuk mengetahui mutu batu bata yang dihasilkan oleh industri rumah tangga. Dari hasil pengujian laboratorium dilakukan pemasaran produk dengan cara membuat flyer yang berisikan informasi kualitas batu bata yang sesuai SNI. Hasil kegiatan ini diharapkan meningkatkan daya saing dan kualitas produk yang akan memungkinkan pemasaran lebih luas dan dikenal masyarakat.
The Effects of Palm Oil Fuel Ash on Mechanical and Durability Properties of Sustainable Foamed Concrete Patah, Dahlia; Dasar, Amry; Noor, Nurazuwa Md.
Journal of the Civil Engineering Forum Vol. 11 No. 1 (January 2025)
Publisher : Department of Civil and Environmental Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jcef.13749

Abstract

In recent years, mortar bricks or autoclaved aerated concrete (AAC), also known as foamed concrete, have been widely used as masonry wall materials. Foamed concrete, like bricks, can be produced by adding a foaming agent to achieve the desired weight and density, while meeting requirements for strength and durability. However, the search for sustainable construction materials has become imperative , including the use of waste materials to partially replace cement. The incorporation of SCM in the production of cement-based materials, such as foamed concrete, has a significant impact on reducing CO 2 emissions and promoting a sustainable environment. POFA, a secondary product derived from the palm oil industry that is typically left on the ground , poses environmental problems. Due to its good performance and pozzolanic reactions, POFA-based construction materials have great potential as alternatives to ordinary Portland cement. Unlike previous studies, this research evaluates the strength and durability of foamed concrete with variations in foam agent dosages, including finer particles of POFA (100μm) as a partial cement replacement. The study produced a total of 6 batches of foamed concrete, measuring compressive strength, porosity, water absorption, and electrical resistivity. Additionally, the research examined the correlation between compressive strength and porosity, as well as compressive strength and electrical resistivity. This study concludes that an ideal content of 10% POFA with a foaming agent-to-water ratio (fa/w) of 1/60 can achieve the best strength of foamed concrete. Furthermore, a partial cement replacement with 20% POFA could potentially increase the compressive strength to levels similar to those of normal foamed concrete (without POFA).
Pengaruh Air Laut pada Kualitas Paving Block untuk Aplikasi Non-Struktural Patah, Dahlia; Dasar, Amry; Apriansyah, Apriansyah
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 8 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v8i3.5993

Abstract

Penggunaan air tawar dalam industri konstruksi, termasuk dalam pembuatan paving block, menghadapi tantangan besar akibat keterbatasan sumber daya air tawar di banyak wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi penggunaan air laut sebagai alternatif pengganti air tawar dalam proses pencampuran dan perawatan paving block, terutama untuk aplikasi non-struktural di daerah pesisir. Metode penelitian melibatkan empat jenis campuran paving block: AT-AT (pencampuran dan perawatan dengan air tawar), AT-AL (pencampuran dengan air tawar dan perawatan dengan air laut), AL-AT (pencampuran dengan air laut dan perawatan dengan air tawar), dan AL-AL (pencampuran dan perawatan dengan air laut). Pengujian dilakukan pada umur benda uji 28 dan 91 hari untuk mengevaluasi kuat tekan, daya serap air, porositas, ketahanan terhadap larutan asam, dan nilai resistivitas listrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran AT-AT memiliki kualitas terbaik dengan kuat tekan tertinggi, porositas dan daya serap air terendah, serta ketahanan optimal terhadap lingkungan asam dan korosi. Campuran AL-AT juga menunjukkan performa baik dengan electrical resistivity tinggi dan penurunan porositas signifikan, menjadikannya layak untuk aplikasi di wilayah pesisir. Meskipun campuran AL-AL menunjukkan peningkatan porositas dan penurunan ketahanan terhadap asam, hasil resistivitasnya tetap memadai untuk aplikasi non-struktural ringan. Temuan ini mengindikasikan bahwa air laut dapat digunakan sebagai alternatif yang ekonomis dalam pembuatan dan perawatan paving block di daerah dengan keterbatasan air tawar, tanpa mengorbankan kualitas secara signifikan untuk aplikasi non-struktural.