Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Pembuatan Mie Berbahan Dasar Tepung Ikan Sebagai Menu Pangan Bergizi di Desa Batukaras Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi; Andhikawati, Aulia; Ismiraj, Muhammad Rifqi; Nurhamsyah, Donny; Wulansari, Asri
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 1 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i1.61288

Abstract

Upaya pencegahan stunting dapat dilakukan melalui diversifikasi pangan berbasis protein hewani yang mudah diakses oleh masyarakat. Pemanfaatan ikan sebagai bahan pangan bernilai gizi tinggi memiliki potensi besar dalam mendukung program Pemberian Makanan Tambahan, salah satunya melalui inovasi mie berbahan dasar tepung ikan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan kader posyandu dalam pengolahan tepung ikan serta pembuatan mie ikan sebagai alternatif pangan bergizi. Pelatihan dilaksanakan di Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, dengan pendekatan partisipatif dan demonstratif. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test berbasis skala Likert serta dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan pada peserta, terutama dalam aspek manfaat gizi, keamanan penggunaan tepung ikan, serta teknik pembuatan mie ikan. Dengan meningkatnya keterampilan kader posyandu dalam mengolah bahan pangan lokal, program ini diharapkan dapat mendukung diversifikasi pangan berbasis ikan serta memberikan solusi bagi peningkatan ketahanan pangan dan gizi masyarakat.
TINGKAT KESUKAAN MI BASAH DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG IKAN GABUS Sari, Elviana Dian Mustika; Pratama, Rusky Intan; Andhikawati, Aulia; Rostini, Iis
Jurnal Perikanan Unram Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i3.1469

Abstract

Snakehead (Channa striata) is a high-protein fish that is less preferred for direct consumption. Through food diversification, snakehead fish meat can be processed into fish flour and incorporated into various food products, including wet noodles. This study aims to determine the optimal concentration of snakehead fish flour to produce wet noodles with the highest panelist preference. The method used was a laboratory experimental method, involving the preparation of wet noodles with snakehead flour at four different concentrations (0%, 5%, 10%, and 15%) and an evaluation by 25 semi-trained panelists to determine their preferences. The parameters observed included fishmeal yield, panelist preferences, and the chemical composition of wet noodles. The 10% snakehead flour treatment was the most preferred, with the highest alternative value of 8.05, and average scores for appearance (8.12), aroma (5.80), texture (6.68), and taste (7.72). The chemical composition of the 10% treatment included 10% protein content, 33.94% water content, 7.54% ash content, 3,85% fat content, and 44,67% carbohydrate content.
Extraction of Collagen from Kedukang Fish Bone (Hexanematichthys sagor) at Various Concentrations of Acetic Acid Solution Veronica, Veronica; Junianto, Junianto; Aulia Andhikawati; Emma Rochima
Grouper Vol. 16 No. 1 (2025): Grouper : Jurnal Ilmiah Perikanan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v16i1.319

Abstract

The bones of kedukang fish, a by-product of jambal roti production in Pangandaran, have the potential to be a source of collagen. Collagen extraction can be done chemically using acetic acid solution. The extraction process is declared effective if it produces optimal collagen yield. This study aims to determine the best acetic acid concentration in producing optimal collagen yield. The research was conducted from December 2024 to February 2025 at the Tropical Marine Fisheries Laboratory and Central Laboratory of Padjadjaran University and the Center for Testing and Application of Fishery Product Quality (BP2MHP) Semarang. The method used was experimental method, namely the difference in acetic acid concentration in collagen extraction with three treatments (0.5 M; 0.75 M; and 1 M). Parameters observed included yield, physicochemical characteristics and functional groups of collagen from the best treatment. Based on the results, 1 M acetic acid concentration treatment was the best treatment with a yield value of 34.62% ± 1.31. The characteristics of collagen produced include moisture content of 9.507%, ash content of 2.60%, protein content of 64.91% and pH 6.94. FTIR results showed collagen identified Amide A at the absorption peak of 3404 cm-¹, Amide I at the absorption peak of 1698.40 cm-¹ and 1636.98 cm-¹, Amide II at the absorption peak of 1546.40 cm-¹ and Amide III at the absorption peak of 1230.36 cm-¹.
The effect of supplementary feeding with cabbage (Brassica oleracea L.) at different time intervals on the growth of gourami fish (Osphronemus goramy) Syah, Ibrahim Brilian; Nugroho, Ristiawan Agung; Yuniarti, Tristiana; Andhikawati, Aulia
Sains Akuakultur Tropis : Indonesian Journal of Tropical Aquaculture Vol 9, No 2 (2025): SAT edisi September
Publisher : Departemen Akuakultur FPIK UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/sat.v9i2.27832

Abstract

Ikan gurami (Osphronemus goramy) merupakan ikan asli perairan Indonesia yang sudah menyebar ke seluruh perairan Asia Tenggara dan Cina. Pertumbuhan produksi ikan gurami yang meningkat berbanding lurus dengan biaya pakan yang tinggi, oleh karena itu upaya untuk menekan biaya produksi pakan ikan gurami (Osphronemus goramy) dapat dilakukan melalui perbaikan kombinasi pakan yang mampu menghasilkan pertumbuhan ikan secara optimal dengan cara pemberian pakan tambahan kubis yang mudah didapatkan dan berharga murah dengan interval waktu yang berbeda terhadap pembesaran ikan gurami (Osphronemus goramy). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan tambahan kubis dengan interval waktu pemberian pakan yang berbeda terhadap pertumbuhan ikan gurami dan mengetahui  interval waktu pemberian terbaik pakan tambahan kubis. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan 3 kali ulangan dengan pemberian pakan dengan interval waktu yaitu A (interval waktu 0 hari), B (1 hari), C (2 hari) dan D (3 hari). Ikan uji yang digunakan yaitu ikan gurami ukuran rata-rata 8,9±0,1 cm dengan bobot rata-rata 10,5±0,24 gram/ekor. Wadah pemeliharan ikan gurami menggunakan hapa berukuran (1x1x1 m). Padat tebar per hapa 30 ekor/m2 dengan lama pemeliharaan 42 hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pakan tambahan kubis dengan interval waktu yang berbeda terhadap pembesaran ikan gurami hanya berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap total konsumsi pakan (TKP) pada perlakuan A (0 hari) yang menghasilkan TKP (511,6±37,8gr), namun tidak berpengaruh nyata terhadap rasio konversi pakan (FCR), laju pertumbuhan relatif (RGR), pertumbuhan bobot dan panjang mutlak serta kelulushidupan (SR). Kualitas air menunjukan cukup optimal dengan hasil suhu 21-28,4℃, pH 7-8,5 dan DO 2,6-9 mg/L.
Sentiment Analysis Pandangan Masyarakat Terhadap Tarif Tol Trans-Jawa Menggunakan Support Vector Machine dan Particle Swarm Optimization Yudha, Afri; Nuryaman, Yosep; Andhikawati, Aulia; Ernawati, Ernawati; Suwela, Nandang
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Teknik dan Rekayasa
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Tol Trans-Jawa adalah jalan tol yang menghubungkan kota-kota di pulau Jawa dimana mempunyai jarak ±1.000 kilometer, Jalan tol ini menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia Jakarta danSurabaya, banyak opini masyarakat baik dunia nyata maupun dimedia sosial mengenai tol trans jawa terlebih tarifnya yang hampirmencapai 1 juta rupiah, pada penulisan jurnal ilmiah ini dilakukansentiment analysis terkait tarif tol trans jawa, data yang digunakandiambil dari jaringan media sosial twiter pada periode bulan junidan juli, didapatkan data mentah 543 data, setelah dilakukancleansing dan Preprocessing, data yang dapat diolah 108 datadengan rincian 54 negatif dan 54 positif. Berdasarkan pemodelanmenggunakan algoritma support vector machine(SVM) didapatbahwa pandangan masyarakat terhadap jalan tol trans-jawa terlihatlebih banyak yang positif sebesar 52% dengan akurasi 68,36%dengan kurva roc 0,776 dan di optamasi dengan Particle SwarmOptimization (PSO) sehingga mengalami kenaikan akurasi menjadi75% dan kurva roc 0,802, lalu dari hasil yang didapatkan dibuatlahkamus data dari bobot yang ada menggunakan Visual Basic .NET(VB.Net).
ANALYSIS SUPPLY CHAIN LOBSTER CATCH RESULTS PANULIRUS SPP AT THE BOJONGSALAWE FISH AUCTION PLACE (TPI) IN PANGANDARAN DISTRICT hadi, ihda abdul; Nurhayati, Atikah; Andhikawati, Aulia; Maulina, Ine
Indonesian Fisheries Research Journal Vol 31, No 1 (2025): June (2025)
Publisher : Jakarta Technical University of Fisheries

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/ifrj.1.1.2025.%p

Abstract

Lobster is one of the fisheries commodities with high economic value in Pangandaran Regency, especially at the Bojongsalawe Fish Auction Place (TPI). The high demand for lobster makes it one of the main sources of income for local fishermen. However, the efficiency of the lobster supply chain is still a challenge, especially in the aspects of product flow, information, finance and marketing margins at each distribution stage. This research aims to analyze the lobster supply chain at TPI Bojongsalawe using a quantitative descriptive approach. Data was obtained through primary and secondary analysis using interview methods and direct observation of fishermen, TPI managers, large traders, small traders and restaurant owners. The research results show that the lobster supply chain at TPI Bojongsalawe consists of seven chain structures which have different marketing efficiencies. The second marketing chain has the lowest marketing margin of IDR 80,000/kg or 40.47%, with a value fisherman share the highest was 76.34%, thus providing greater profits for fishermen. On the other hand, market share The largest was found in the seventh chain, where restaurants buy lobsters directly from fishermen, with a percentage reaching 58.49%. The main obstacles in the lobster supply chain include stock instability due to changes in weather conditions, significant price fluctuations, and a payment system that is not always done in cash. This has an impact on income uncertainty for fishermen and other market players. Therefore, a more efficient supply chain management strategy is needed, including the implementation of a centralized information system and increased coordination between market players. In this way, it is hoped that lobster distribution can be more optimal, fishermen's welfare will increase, and price stability will be better maintained.
JUMLAH TOTAL MIKROBA PADA NANIURA IKAN MUJAIR (Oreochromis mossambicus) DENGAN MENGGUNAKAN JENIS JERUK YANG BERBEDA Ma'ruf, Nursyahidatul Qurani; Pratama, Rusky Intan; Andhikawati, Aulia; -, Junianto
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v13i1.7557

Abstract

Naniura adalah makanan tradisional khas Batak Toba dengan bahan baku utamanya adalah ikan air tawar yang tidak dimasak menggunakan api, melainkan direndam menggunakan asam jeruk dan bumbu rempah-rempah sampai tekstur daging ikan menjadi lunak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah total mikroba dan nilai derajat keasaman (pH) pada naniura ikan mujair (Oreochromis mossambicus) dengan menggunakan jenis jeruk yang berbeda. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli – Agustus 2024 di Laboratorium Teknologi Hasil Perikanan di SMKN 1 Mundu Kota Cirebon dan di Laboratorium Kimia dan Mikrobiologi di UPTD PPMPP Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, Kota Cirebon. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental terdiri atas 5 perlakuan menggunakan jeruk yang berbeda yaitu jeruk jungga, jeruk nipis, jeruk lemon, jeruk limau dan jeruk purut dengan konsentrasi 20 %, dari berat total ikan 150 g. Perendaman air perasan jeruk dilakukan selama 3 jam, setelah direndam menggunakan air perasan jeruk dilanjutkan dengan perendaman bumbu rempah khas naniura selama 4 jam. Parameter pada penelitian ini yaitu Total Plate Count (TPC) dan derajat keasaman (pH) yang dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, jumlah total mikroba terendah terdapat pada perlakuan jeruk nipis sebesar 6,3 x 102 CFU/g dan jumlah total mikroba tertinggi terdapat pada perlakuan jeruk purut sebesar 7,8 x 104 CFU/g, serta nilai pH terendah terdapat pada perlakuan jeruk nipis sebesar 4,98 dan nilai pH tertinggi terdapat pada perlakuan jeruk purut sebesar 5,79.
THE EFFECT OF LAMTORO LEAF FLOUR (Leucaena leucocephala) IN FEED ON THE GROWTH OF TILAPIA (Oreochromis niloticus) Mukaromah, Fadilatul; Haetami, Kiki; Andhikawati, Aulia; Grandiosa, Roffi
AQUASAINS Vol. 12 No. 2 (2024): March 2024
Publisher : Jurusan Perikanan dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aqs.v12i2.p1441-1450

Abstract

Tilapia is favored for its rapid growth and adaptability to diverse aquatic environments, making it a widely cultivated fish. In fish farming activities, feed provides the largest contribution to the total production cost. So that farmers must use alternative feed to reduce feed costs. One alternative feed for tilapia that is easy to obtain, affordable and sustainably available is lamtoro leaves. The aim of this research was to determine the effect of adding lamtoro leaf flour to feed at different concentrations on the growth of tilapia (O. niloticus). The average weight of tilapia at the beginning of the study was 5,7 grams. This research was conducted for 40 days starting in May until June 2023, taking place in Kertayasa Village, Cijulang District, Pangandaran Regency. The method used in this research was an experimental method using a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 replications, namely treatment A: 100% commercial feed (control), treatment B: commercial feed + 5% lamtoro leaf flour, treatment C: commercial feed + 10% lamtoro leaf meal, and treatment D: commercial feed + 15% lamtoro leaf meal. Parameters observed included daily growth rate (SGR), absolute length growth, and water quality. The results indicated a significant effect (P<0.05) on the daily growth rate (SGR) by incorporating lamtoro leaf flour into the feed. The highest treatment, observed in treatment C at 50%/day, resulted in the maximum absolute length growth of 4.63 cm. The water quality parameters during the study were in the proper range for the life of tilapia (O. niloticus).  Providing lamtoro leaf flour in feed does not have a negative effect on growth and water quality. Keywords: Tilapia fish, lamtoro leaf meal, growth.
MEKANISME TOKSISITAS DAN DETOKSIFIKASI MIKROPLASTIK PADA MIKROALGA: LITERATURE REVIEW Permana, Rega; Andhikawati, Aulia
Marinade Vol 8 No 02 (2025): Oktober, 2025
Publisher : Fisheries Product Technology Department, Faculty of Marine Science and Fisheries, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/marinade.v8i2.7861

Abstract

Partikel mikroplastik memiliki kemungkinan yang besar untuk berinteraksi dengan komunitas mikroalga, kelompok produsen primer utama di perairan, dan kemudian mengganggu keseimbangan ekologi serta memberikan resiko pada kesehatan manusia melalui mekanisme biomagnifikasi dan bioakumulasi. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji dampak fisiologi dari paparan mikroplastik pada mikroalga secara komprehensif serta mekanisme detoksifikasinya melalui studi yang telah dipublikasi. Studi literatur dilakukan dengan menelusuri artikel ilmiah pada basis data terindeks baik nasional maupun internasional. Artikel yang disertakan merupakan publikasi yang terbit maksimal 10 tahun terakhir (2014–2024) dan melaporkan data eksperimental mengenai paparan mikroplastik pada mikroalga air tawar maupun laut. Hasil studi literature dari penelitian – penelitian terdahulu yang terpublikasi di jurnal nasional dan internasional menunjukan bahwa secara fisiologi terlihat dari terhambatnya pertumbuhan sel, terganggunya proses fotosintesis, meningkatnya konsentrasi reactive oxygen species (ROS) beserta aktivitas anzim antioksidan yang terlibat dan peroksidasi membrane sel. Sel mikroalga dapat melakukan beberapa mekanisme dalam mempertahankan sel yaitu dengan sekresi polisakarida eksternal (EPS), pembentukan vakuola, homo-aggregasi dan hetero-aggregasi, serta detoksifikasi secara biokimia. Informasi mengenai dampak – dampak tersebut dibutuhkan sebagai upaya penanganan dan antisipasi pencemaran mikroplastik di perairan.