Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Tantangan Perioperatif pada Pasien Penyakit Jantung Rematik yang menjalani Prosedur Seksio Sesarea – Laporan Kasus Hotabilardus, Nusi A; Masjkur, Diana; Anggraeni, Novita
Journal of Medicine and Health Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jmh.v7i1.9982

Abstract

Rheumatic heart disease (RHD) is a major contributor to maternal morbidity and mortality in developing countries, including Indonesia. Severe preeclampsia further complicates management by exacerbating cardiovascular strain and increasing the risk of adverse outcomes for both mother and fetus. This case report highlights the importance of multidisciplinary collaboration and careful perioperative planning for pregnant women with RHD, particularly in resource-limited settings. We report the case of a 31-year-old woman (G3P2A0) at 40–41 weeks of gestation, diagnosed with severe preeclampsia, severe mitral stenosis, moderate mitral regurgitation, and severe tricuspid regurgitation due to RHD. An elective cesarean section was performed under epidural anesthesia with 0.75% ropivacaine, ensuring hemodynamic stability throughout the procedure and during a 24-hour ICU observation. Despite limited access to cardiovascular specialists and surgical options, a team-based approach and tailored anesthetic management ensured a favorable outcome. In conclusion, this case demonstrates that even in settings with constrained resources, proper planning, close monitoring, and multidisciplinary coordination can mitigate the risks associated with multivalvular heart disease and severe preeclampsia in pregnancy. Interdisciplinary collaboration and individualized anesthetic strategies are crucial for optimizing maternal and fetal outcomes in such complex scenarios.
Implementasi Kebijakan Pelindungan dan Pemenuhan Hak Kesehatan Penyandang Disabilitas di Kabupaten Jember Anggraeni, Novita; Sandra, Christyana; Khoiri, Abu
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2022): March
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkki.69719

Abstract

Penyandang disabilitas kerap mendapatkan perlakuan diskrimitatif seperti masih terbatasnya akses untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti, Ketua Dewan Pembina PERPENCA (Persatuan Penyandang Cacat) Kabupaten Jember menyebutkan bahwa infrastruktur dan sumber daya manusia fasilitas pelayanan kesehatan belum terdistribusi secara merata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana implementasi pemenuhan hak kesehatan berdasarkan variabel isi kebijakan, konteks implementasi dan dampak kebijakan. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Implementasi kebijakan pemenuhan hak kesehatan berupa upaya pelayanan kesehatan preventif dan promotif serta penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Jember telah disesuaikan dengan isi kebijakan dalam Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2016. Berdasarkan konteks implementasi kekuasaan kebijakan mencakup pada wilayah Kabupaten Jember. Karakteristik lembaga pelaksana sebagai yang menyediakan fasilitas dan merancang penganggaran dana, dirasa belum seluruhnya pelaksana mengetahui adanya peraturan daerah terkait. Meskipun, secara garis besar kepatuhan dan daya tanggap lembaga legislatif maupun eksekutif dalam implementasi dinilai baik oleh masyarakat. Implementasi kebijakan ini juga memberikan dampak positif maupun negatif yang dirasakan mulai dari kalangan pemerintah maupun masyarakat. Kebijakan pelindungan dan pemenuhan hak kesehatan penyandang disabilitas di Kabupaten Jember telah diimplementasikan, namun perlu dilakukan evaluasi kebijakan untuk selanjutnya dapat dilakukan perbaikan serta pengembangan kebijakan.
Determinan Discretionary Loan Loss Provision pada Perbankan Syariah di Indonesia Anggraeni, Novita; Putra, Rosyid Nur Anggara
Sunan Kalijaga: Islamic Economics Journal Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Department of Islamic Economics, Faculty of Islamic Economics and Business, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/skiej.2022.1.1.1523

Abstract

This study is a quantitative study that aims to examine the effect of pre-managed earnings, capital management, leverage, sharia supervisory board, concentration ownership, and institutional ownership variables on earnings management proxied through discretionary loan loss provision. The research object used in this study were 12 Islamic banks registered with the Financial Services Authority (OJK) for the 2015-2019 period which were selected through purposive sampling technique. The data analysis technique used is panel data regression analysis using the help of the e-views software version 11. The results of this study indicate that pre-managed earnings, concentration ownership, and institutional ownership have no effect on discretionary loan loss provision. The leverage variable has a significant negative effect on the discretionary loan loss provision and the sharia supervisory board has a significant positive effect on the discretionary loan loss provision. While the capital management variable has an effect on the discretionary loan loss provision but has the opposite direction to the hypothesis in this studyKeywords: Discretionary Loan Loss Provision, Pre-managed Earnings, capital management, Leverage,  sharia supervisory board, Ownership
PENINGKATAN MOTIVASI SISWA DALAM MENGGAPAI CITA-CITA DI SMP MATHUSA DWI ELANG CIBUNGBULANG KABUPATEN BOGOR Muhlis, Muhlis; Anggraeni, Novita; Mujito, Mujito
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v1i2.619

Abstract

Pengabdian masyarakat "Mengapai Cita" bertujuan untuk membantu siswa dalam mengidentifikasi dan mengatasi berbagai hambatan yang mungkin mereka hadapi dalam melanjutkan pendidikan, seperti masalah keuangan, kekhawatiran tentang beban akademik, tekanan sosial, serta strategi untuk mengatasi tantangan tersebut. Melalui program ini, siswa diharapkan dapat mengembangkan motivasi untuk merencanakan langkah-langkah konkret dalam mencapai cita-cita mereka, termasuk memahami pendidikan yang perlu dijalani dan keterampilan yang perlu dikembangkan. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain adalah membantu siswa membangun rasa percaya diri dengan mendengarkan kisah inspiratif dari para pembicara yang telah berhasil mencapai tujuan hidup mereka. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memberikan arah yang jelas, meningkatkan motivasi, serta membekali siswa dengan pengetahuan dan kepercayaan diri yang diperlukan untuk meraih cita-cita mereka di masa depan.
Anesthetic Management of a Giant Ovarian Cyst: A Case Report Indriani, Andi Riza Mirda; Saputra, T. Addi; Anggraeni, Novita
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v4i3.507

Abstract

Ovarian cysts are highly prevalent among women, particularly those of reproductive age. However, giant ovarian cysts are rare, as most cases are detected early during routine gynecological or ultrasound examinations. A giant ovarian cyst is defined as an ovarian cyst that is more than 10 cm in diameter. Cases with giant size pose significant clinical challenges. We report a case of an 18-year-old female patient with symptoms of an enlarged abdomen for six months causing shortness of breath, difficulty in activities and supine position. Initial examination revealed an abdominal circumference of 120 cm and a large cystic mass that required laparotomy. Challenges in anesthetic management are related to increased abdominal pressure by the mass, including aspiration risk, hemodynamic disorders, supine hypotensive syndrome, and re-expansion pulmonary edema. Consideration of anesthetic agent selection and perioperative monitoring strategies is key to minimizing complications and ensuring patient safety. In this case, anesthetic agents were carefully selected due to the presence of a giant ovarian cyst that significantly increased intra-abdominal pressure. A balanced general anesthesia approach was employed, prioritizing agents with minimal cardiovascular effects to maintain hemodynamic stability. Propofol was chosen for induction because of its rapid onset and ease of titration, while sevoflurane was used for maintenance due to its favorable cardiovascular profile and rapid recovery characteristics. Rocuronium was administered to facilitate muscle relaxation, and fentanyl was selected for analgesia owing to its potency and minimal impact on hemodynamics. To mitigate the risk of aspiration, rapid sequence induction was performed with endotracheal intubation in a semi-recumbent position. This anesthetic strategy was specifically tailored to address the risks associated with large intra-abdominal masses, such as aspiration, cardiovascular instability, and respiratory compromise.
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar untuk Siswa SMA Negeri 4 Mandau, Duri Irawan, Dino; Anggraeni, Novita; Putra, Ricko Yorinda; Pardede, Annissa Shafira; Leonardo, Peter; Ton, Yori Yarson
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7124

Abstract

Kemampuan serta pemahaman mengenai Bantuan Hidup Dasar (BHD) sangatlah penting karena dapat membekali seseorang dengan kemampuan dasar untuk menolong korban dalam berbagai keadaan gawat darurat, bencana, maupun insiden sehari-hari. Pelatihan mengenai BHD penting diperkenalkan sejak usia dini. Diharapkan kegiatan ini dapat memperluas wawasan dan keterampilan remaja dalam memberikan pertolongan pertama, khususnya pada situasi gawat darurat. Idealnya, seluruh masyarakat memiliki keterampilan dasar pertolongan pertama melalui pelatihan rutin agar pengetahuan tetap terjaga. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan penyuluhan dan pelatihan BHD diberikan kepada siswa SMA Negeri 4 Mandau. Tujuan program ini adalah meningkatkan pemahaman serta keterampilan remaja dalam melakukan BHD saat menghadapi keadaan darurat. Pelatihan mengenai BHD dilakukan dengan penyampaian materi serta praktik langsung. Pelatihan mengenai BHD ini dilaksanakan di SMA Negeri 4 Mandau dalam kegiatan edukasi dan pelatihan sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Hasil penilaian menunjukkan bahwa sebelum pelatihan sebagian besar siswa memiliki tingkat pengetahuan rendah (83,4%). Setelah diberikan pelatihan, terjadi peningkatan, dimana tidak ada peserta yang bepengetahun kurang, sebanyak 56,6% peserta mencapai kategori baik dan 44,4% berada pada kategori cukup. Selama kegiatan, siswa berkesempatan melakukan praktik Resusitasi Jantung Paru (RJP) menggunakan manekin dengan pendampingan instruktur, sehingga mayoritas telah mampu melakukan prosedur sesuai standar. Dengan melihat hasil diatas dapat disimpulkan bahwa kemampuan dan keterampilan mengenai BHD sangat penting untuk diperkenalkan sejak usia remaja
Manajemen Krisis Miastenia di ICU: Laporan Kasus Dwiriyanti, Dhita Natasha; Anggraeni, Novita
JURNAL ILMIAH GEMA PERENCANA Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Gema Perencana
Publisher : POKJANAS Bekerja Sama Biro Perencanaan dan Penganggaran, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61860/jigp.v4i2.316

Abstract

This study focuses on analyzing the clinical course of myasthenic crisis in post-thymomectomy patients by examining the triggering factors, physiological responses, and the effectiveness of multidisciplinary interventions in stabilization and recovery. The research method used was an in-depth clinical case study that monitored the patient's condition from the acute phase to the weaning phase through direct observation, medical data analysis, and tracking of the therapeutic interventions provided. The results showed that myasthenic crisis was influenced by a combination of nosocomial infection, severe neuromuscular weakness, electrolyte disturbances, and acute respiratory failure. Each intervention from emergency intubation, aggressive antibiotic therapy, hypokalemia correction, IVIG administration, to respiratory physiotherap contributed directly to the improvement of respiratory function and hemodynamic stability. This study provides important implications that myasthenic crisis is a systemic condition that requires rapid decision-making, a structured therapeutic approach, multi-layered monitoring, and cross-professional integration. In addition to strengthening the global literature, these findings emphasize the value of early identification of triggering factors and metabolic correction as key to accelerating recovery, while also opening up space for further research with larger sample sizes to develop more comprehensive clinical guidelines.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PENGGILINGAN PADI PUSAKA ABADI GARUT Anggraeni, Novita; Tika Kartika Asri; Mujito
Jurnal Sosial Terapan Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Sosial Terapan, Volume 3 No.2 Desember 2025
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/djce1658

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan usaha pada Penggilingan Beras Pusaka Abadi Garut yang mengalami penurunan pencapaian target penjualan, keterbatasan pasokan padi, serta gangguan produksi akibat gagal panen yang dipengaruhi kondisi cuaca. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data primer melalui wawancara mendalam terhadap empat narasumber yang terdiri dari pemilik usaha, pengelola, dan narasumber eksternal yang memahami manajemen. Analisis kondisi internal dan eksternal usaha dilakukan menggunakan matriks Internal Factor Analysis (IFA) dan External Factor Analysis (EFA), yang selanjutnya dipetakan ke dalam Matriks Internal–Eksternal (IE) serta dianalisis menggunakan SWOT untuk menghasilkan alternatif strategi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IFA sebesar 3,38 mencerminkan kondisi internal yang kuat, sedangkan nilai EFA sebesar 3,26 menunjukkan lingkungan eksternal yang relatif mendukung. Berdasarkan Matriks IE, usaha berada pada posisi Sel I dengan rekomendasi strategi Build and Growth. Alternatif strategi yang dihasilkan kemudian dianalisis menggunakan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil QSPM menunjukkan bahwa strategi SO1 (Mengembangkan usaha beras premium Sarinah khas Garut dengan meningkatkan kapasitas produksi dan promosi, memanfaatkan mutu beras, fasilitas pengering berbahan bakar gas, serta peralatan produksi semi modern untuk mengikuti pertumbuhan pasar beras premium) memperoleh nilai Total Attractiveness Score tertinggi sebesar 7,05 sehingga ditetapkan sebagai strategi prioritas. Penerapan strategi ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja usaha, memperkuat daya saing, dan mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.  
Peningkatan Mutu Pendidikan melalui Kurikulum dan Program Unggulan di SMA Islam Terpadu Anggraeni, Novita; Nurdin, Mulyana; Prameswari, Amadhea Syifa; Putri, Jahro Aprilia; Kholisoh, Siti; Wardani, Alivia Ayu; Usman, Usman
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2026): In Press
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i1.8708

Abstract

Mutu pendidikan di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam peningkatan capaian akademik, pembentukan karakter peserta didik, dan efektivitas pelaksanaan kurikulum di tingkat satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi kurikulum unggulan dan program unggulan sekolah sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan di SMAIT Raudhatul Jannah Cilegon. Penelitian terkait penerapan Kurikulum Merdeka yang diperkaya nilai-nilai Islam melalui penguatan program unggulan sekolah secara holistik dan berkelanjutan masih terbatas, sehingga penelitian ini fokus pada pendekatan yang menyelaraskan aspek akademik, karakter, spiritual, kesehatan, dan kolaborasi eksternal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan mutu pendidikan dicapai melalui penerapan kurikulum berbasis nilai-nilai Islam sehingga tercipta keseimbangan antara capaian akademik dan pembentukan karakter siswa. Sekolah menerapkan pembelajaran kolaboratif dan berbasis proyek, asesmen yang beragam dan autentik, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran secara adaptif. Peningkatan mutu juga didukung oleh strategi akademik dalam persiapan seleksi PTN, penerapan disiplin positif, pelaksanaan program Jumat Sehat dan kantin sehat, serta kerja sama dengan lembaga eksternal dan pelaksanaan monitoring evaluasi program secara berkelanjutan
Effects of Propofol and Thiopental on Brain Relaxation and Hemodynamic Response to Craniotomy Supratentorial Tumors Removal Valentino, Andrea; Wijaya, Wan Novriza; Anggraeni, Novita; Sony, Sony
Majalah Kedokteran Bandung Vol 57, No 4 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15395/mkb.v57.4283

Abstract

Surgical procedures for brain tumors, particularly supratentorial tumor removal via craniotomy, present challenges related to brain relaxation and maintaining hemodynamic stability. The choice of intravenous anesthetics, such as Propofol and Thiopental, is crucial due to their distinct effects on intracranial pressure (ICP), cerebral blood flow (CBF), and hemodynamic parameters. This study aimed to compare the effects of Propofol and Thiopental on brain relaxation and hemodynamic responses during supratentorial tumor removal. A randomized experimental study was conducted at Arifin Achmad General Hospital, Riau, Indonesia, from May to September 2024 involving patients undergoing elective craniotomy for supratentorial tumors. Patients were divided into two groups: the Propofol group (1-3 mg/kg body weight, with maintenance of 50-100 µg/kg/min) and the Thiopental group (4-6 mg/kg body weight, with maintenance of 100-200 µg/kg/min), both receiving continuous infusion until a bispectral index of 40-60 was achieved. Hemodynamic parameters, including systolic blood pressure, diastolic blood pressure, mean arterial pressure (MAP), and heart rate, were measured at various stages: before induction, during surgery, and at multiple intervals. Brain relaxation was subjectively assessed by a neurosurgeon using a four-point scale. Results showed that 90% of subjects receiving Thiopental experienced good brain relaxation during duramater opening, compared to 70% in the Propofol group, though this difference was not statistically significant (p=0.118). Hemodynamically, the Thiopental group exhibited higher diastolic blood pressure and MAP at induction (p<0.05). In conclusion, Thiopental demonstrated superior hemodynamic stability, albeit both agents provided equally effective brain relaxation.