Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PERAN PEMBELAJARAN PKN DALAM MENINGKATKAN ANTUSIAS SISWA TERHADAP BUDAYA LOKAL Anggraeni, Ria; Kuswara
JESA-Jurnal Edukasi Sebelas April Vol 9 No 1 (2025): JESA - Jurnal Edukasi Sebelas April
Publisher : LPPM UNSAP & Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki kemajemukan kebudayaan yang beragam. Kebudayaan yang beragam tersebut diantaranya yaitu ditandai dengan etnik, suku, ras, Bahasa, kesenian, agama, dll. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaan menerapkan proses pembelajaran dengan menggunakan budaya local sebagai media yang tercantum dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Proses penerapan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan menggunakan media kebudayaan local sbagai alat dalam proses pembelajaran yang tersusun dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), siswa dituntut untuk bisa mentransformasikan segala informasi yang didapatnya bukan hanya sekedar tahu tentang budaya local, namun ikut mengaplikasikan dan mengetahui makna yang terkandung dalam kebudayaan local tersebut. Penerapan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP Negeri 1 Rancakalong dalam meningkatkan antusias siswa terhadap kebudayaan local dalam pembelajarannya siswa sangat antusias. Karena dilihat dari factor guru yang bias membawakan materi dengan nyaman, dan penghidupan kelas. Meskipun dalam penggunaan media pembelajaran masih kurang.
HUBUNGAN KONSUMSI JAJANAN DENGAN INSIDEN DIARE PADA ANAK USIA 3-6 TAHUN DI DESA PELALANGAN KECAMATAN CERMEE Anggraeni, Ria; Sari, Yessy Nur Endah; Suhartin, Suhartin
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 8 No 2 (2024): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v8i2.5422

Abstract

Diare merupakan pembunuh utama anak-anak, terhitung sekitar 8 persen dari semua kematian di antara anak-anak di bawah usia 5 tahun di seluruh dunia. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan Konsumsi Jajanan Dengan Insiden Diare Pada Anak Usia 3-6 Tahun Di Desa Pelalangan Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso.Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan termasuk penelitian crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua orang tua yang memiliki anak usia 3-6 tahun di taman kanak kanak sebanyak 110 orang. Besar sampel dalam penelitian ini sebesar 52 orang diambil secara cluster. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner kemudian data diolah dengan menggunakan SPSS dengan menggunakan Uji Chi Square.Hasil analisis data diketahui bahwa sebagian besar memiliki perilaku konsumsi jajanan yang cukup baik sebanyak 26 orang (50%), sebagian besar anak tidak mengalami diare sebanyak 34 orang (65,4%). Berdasarkan uji Chi Square diperoleh nilai signifikansi (Asymp. Sig) p value sebesar 0,000 < 0,05, artinya ho ditolak dan ha diterima, sehingga ada hubungan antara konsumsi jajanan dengan kejadian diare di Taman Kanak-Kanak Desa Pelalangan Kecamatan Cermee Kabupaten Bondowoso. Disarankan responden dapat menyediakan makanan olahan sendiri untuk dikonsumsi oleh anak.
Evaluation Of Antibiotic Use In Sepsis Patients In The ICU Treatment Room, Gatot Soebroto Rspad Period January 2020–December 2021 Ria Anggraeni; Wawaimuli Arozal; Yati Sumiyati; Marliana Sri Rejeki
Jurnal Ekonomi Vol. 13 No. 02 (2024): Jurnal Ekonomi, Edition April - June 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension is Sepsis is a systemic inflammatory response syndrome caused by infection. Globally, the incidence of sepsis has increased with increasing mortality. Antibiotics used appropriately are considered to reduce mortality in sepsis. Destination of this study was to evaluate the use of antibiotics in septic patients in room care Gatot Army Hospital ICU Soebroto by qualitative with method old nor quantitative with method ATC / DDD. Method : Study this is study descriptive analytic and data collection is done retrospectively. The study was conducted by looking at the medical records of patients receiving antibiotic therapy who were treated at the hospital room Gatot Army Hospital ICU Soebroto period January 2020- December 2021. Results : Between 97 patient, 63 patient of them are male ( 64.9 %) and 34 patient Others are female ( 35.0 %). The highest age range is in the age of > 65 as many years ( 43.3 %). d result From the evaluation of the quality of antibiotics, it was found that the use of antibiotics was appropriate k (79%), possible appropriate (20.4%) and no exactly as much (0.52%). while the quantity of antibiotic use is obtained in total DDD/100 patient day take care as much 326.52 with antibiotics the most is usage meropenem 97.75 DDD/100 patient-day take care.
Sosialisasi Penanaman Nilai Karakter dalam Upaya Meminimalisir Potensi Bullying di SDN Gempolklutuk nadya nur khodhizah; M. Agus Santso; Ria Anggraeni; Rento Eko Fenti Indri A.; Lauhul Mahfudz; Iffah Febri Anti Fitriyatul Lailiyah
Ta'awun Jurnal Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/bnkvmf02

Abstract

Bullying merupakan masalah serius di lingkungan pendidikan yang berdampak negatif bagi korban, pelaku, dan iklim sekolah. Pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan penanaman nilai - nilai karakter dalam upaya meminimalisir potensi bullying di sekolah dasar terkhusus SDN Gempolklutuk. Dalam pelaksanaan pengabdian ini menggunakan 3 tahappertama membangaun pemahaman dan empatis, kedua dialog interaktif dan refleksi mendalam dan tahap ketiga dokumentasi, refleksi, aksinyata.  Hasil daei kegiatan pengabdian ini menunjukan bahwa sosialisasi penanaman nilai - nilai karakter, yang meliputi nilai religius, kejujuran, tanggung jawab, toleransi, dan empati, berkontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan suportif. Peninggkaan kesadaran siswa, guru dan orang tua tentang bullying, serta terbentukna budaya sekolah yang positif, menjadi faktor kunci dalam menurunkan insiden bullying, program ini juga membekali siswa dengan keterampilan sosial dan emosional yang diperlukan untuk mencegah dan mengatasi bullying. Meskipun demikian , diperlukan upaya berkelanjuan dan memastikan efektivitas jangka panjang dari program ini. 
DRUG THERAPY IN PATIENTS WITH GRADE 4 DEXTRA HIP OSTEOARTHRITIS WITH COMORBID HYPERTENSION AND TYPE 2 DIABETES MELLITUS Astiani, Rangki; Piter, Piter; Anggraeni, Ria; Luthfiana, Farisa; Sari, Dini Permata; Ramatillah, Diana Laila; Khan, Khasif
SOCIAL CLINICAL PHARMACY INDONESIA JOURNAL Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/scpij.v10i2.8977

Abstract

Osteoarthritis (OA) is a chronic degenerative disease that affects the joints, especially heavy joints such as the knees and hips. OA often causes chronic pain and limited mobility, which is even more complex when accompanied by comorbid hypertension and type 2 diabetes mellitus. These comorbidities increase the risk of pharmacotherapy side effects and drug interactions, requiring a multidisciplinary approach and careful clinical pharmacy monitoring. The purpose of this report is to review the pharmacotherapy management of grade 4 OA Hip Dextra with comorbid HT and DMT2, assessing the safety, effectiveness, and role of clinical pharmacists in therapy optimization. A retrospective case study was conducted by analyzing the patient's medical records, including anamnesis, physical examination, laboratory, pharmacological therapy, and clinical response. The analysis was conducted based on the national guidelines of the Indonesian Ministry of Health, the 2021 National Formulary, PERKENI 2023, and PAPDI 2021. The patient was given combination therapy of NSAIDs, analgesics, prophylactic antibiotics, muscle relaxants, gastric protection, and supplementation for anemia. Therapeutic adjustments were made according to the patient's response and laboratory parameters. Clinical pharmacy monitoring ensures pain control, mobility, hemoglobin, and blood sugar. A multidisciplinary approach based on national guidelines has been shown to improve the safety and effectiveness of OA therapy with multiple comorbidities.
Identifikasi Potentially Inappropriate Medication (PIM) Pada Pasien Geriatri : Review Artikel Ilmiah Anggraeni, Ria; melasari, wulan panduwi
SOCIAL CLINICAL PHARMACY INDONESIA JOURNAL Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/scpij.v10i1.9136

Abstract

Pasien geriatri memiliki kerentanan tinggi terhadap kejadian Potentially Inappropriate Medication (PIM) akibat perubahan fisiologis terkait usia, tingginya prevalensi penyakit kronis, dan praktik polifarmasi. Kejadian PIM dapat meningkatkan risiko efek samping obat, interaksi obat, serta luaran klinis yang merugikan. Review artikel ilmiah ini bertujuan untuk mengidentifikasi kejadian PIM, pola obat yang paling sering terlibat, serta faktor risiko yang berkontribusi terhadap terjadinya PIM pada pasien geriatri berdasarkan berbagai penelitian yang menggunakan kriteria eksplisit, khususnya Beers Criteria dan STOPP Criteria. Metode yang digunakan adalah narrative review dengan menelaah artikel penelitian nasional terkait PIM pada pasien geriatri di berbagai pelayanan kesehatan. Hasil telaah menunjukkan bahwa prevalensi PIM pada pasien geriatri masih tergolong tinggi dengan variasi yang dipengaruhi oleh perbedaan karakteristik pasien dan metode identifikasi. Obat yang paling sering teridentifikasi sebagai PIM meliputi antihipertensi tertentu, diuretik, benzodiazepin, NSAID, metoclopramide, PPI dan kortikosteroid. Faktor yang konsisten berhubungan dengan kejadian PIM adalah polifarmasi, jumlah komorbiditas, serta lama perawatan. Kesimpulan dari review ini menegaskan bahwa PIM masih menjadi permasalahan klinis yang signifikan pada pasien geriatri. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi peresepan dan skrining PIM secara rutin sebagai upaya meningkatkan keamanan dan rasionalitas terapi obat pada populasi geriatri.
REVIEW ARTIKEL: WAWASAN FARMAKOGENOMIK DAN BIOINFORMATIKA VARIAN GEN ACE DAN PENGARUHNYA TERHADAP RESPONS INHIBITOR ACE PADA HIPERTENSI Anggraeni, Ria; Astiani, Rangki
SOCIAL CLINICAL PHARMACY INDONESIA JOURNAL Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/scpij.v10i2.9109

Abstract

Respons terhadap terapi antihipertensi berbasis angiotensin-converting enzyme inhibitors (ACEIs) bervariasi antar individu, yang sebagian besar dipengaruhi oleh faktor genetik. Gen ACE memiliki sejumlah polimorfisme yang dapat memengaruhi kadar enzim dan efektivitas terapi. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi hubungan antara variasi genetik pada gen ACE dan respons terhadap kaptopril, lisinopril, ramipril, dan enalapril pada pasien hipertensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan bioinformatika dan farmakogenomik dengan menganalisis data dari PharmGKB, Ensembl, dan GTEx Portal. Polimorfisme genetik dianalisis untuk mengevaluasi keterkaitannya dengan efektivitas ACEI menggunakan pendekatan statistik deskriptif. Empat polimorfisme nukleotida tunggal (SNP) pada gen ACE ditemukan berasosiasi dengan respons terhadap ACEI. Varian rs4291 dan rs1799752 dikaitkan dengan efikasi kaptopril, di mana genotipe AA menunjukkan penurunan keparahan gagal ginjal. Varian rs1799752 juga terkait dengan lisinopril dan enalapril, dengan genotipe DD memberikan penurunan tekanan darah yang lebih besar. Selain itu, rs4359 dan rs4344 berkorelasi dengan efektivitas ramipril, terutama pada genotipe CC+TT dan AA+GG. Kesimpulan: Variasi genetik pada gen ACE berperan dalam menentukan respons terhadap terapi ACEI. Pendekatan farmakogenetik berpotensi meningkatkan efikasi dan keamanan pengobatan antihipertensi
IDENTIFIKASI ADVERSE DRUG REACTION (ADR) OBAT ANTI TUBERKULOSIS PADA PASIEN TB DI RSUD PASAR REBO JAKARTA TIMUR Sari, Dini Permata; Silitonga, Julita; Luthfiana, Farisa; Anggraeni, Ria
JIFI (Jurnal Ilmiah Farmasi Imelda) Vol. 9 No. 2 (2026): JIFI (Jurnal Ilmiah Farmasi Imelda)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jifarmasi.v9i2.2044

Abstract

Tuberculosis (TB) remains a major public health problem in Indonesia, ranking second globally in TB burden. Although Anti-Tuberculosis Drugs (ATDs) are effective in curing TB, prolonged treatment and combination regimens may lead to Adverse Drug Reactions (ADRs), potentially affecting patient adherence and treatment outcomes. This study aimed to identify the types of ADRs experienced by TB patients undergoing ATD therapy at Pasar Rebo General Hospital, East Jakarta, and to analyze the relationship between age, gender, and duration of drug use with ADR occurrence. This research employed a descriptive-analytic retrospective design conducted from June to July 2025. A total of 60 adult TB patients receiving first-line ATD therapy (Isoniazid, Rifampicin, Pyrazinamide, and Ethambutol) were included. Data were collected using questionnaires and analyzed using univariate and multivariate statistical methods with SPSS. Causality assessment of ADRs was performed using the Naranjo algorithm. The results showed that 88.33% of patients experienced ADRs. The most frequently reported symptoms were nausea (48.33%), rash/itching (28.33%), and joint pain (26.67%). Most ADRs were categorized as “Probable” based on the Naranjo score. Multivariate analysis revealed that gender was significantly associated with ADR occurrence (p = 0.041), while age and duration of drug use were not statistically significant. In conclusion, ADRs are common among TB patients receiving ATD therapy, with gastrointestinal and dermatological symptoms being the most prevalent. Gender appears to be an important predictor of ADR risk. Therefore, close clinical monitoring and gender-sensitive pharmacovigilance strategies are essential to ensure patient safety, improve adherence, and optimize TB treatment outcomes.
Pengaruh profitabilitas dan likuiditas serta leverage terhadap dividend payout ratio pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2014-2017 Anggraeni, Ria; Mintarti, Sri; Kusumawardani, Anisa
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol. 5 No. 3 (2020): September
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v5i3.6078

Abstract

Ria Anggraeni, 2019. Pengaruh Profitabilitas dan Likuiditas serta Leverage terhadap Dividend Payout Ratio  pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2017. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, likuiditas dan leverage terhadap dividend payout ratio. Profitabilitas diproksikan dengan Return On Equity, likuiditas diproksikan dengan Current Ratio dan leverage diproksikan dengan Debt to Equity Ratio sebagai variabel independen dan Dividend Payout Ratio sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2017. Sampel penelitian terdiri dari 27 perusahaan manufaktur yang dipilih dengan metode purposive sampling dari total 138 perusahaan. metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan profitabilitas dan likuiditas berpengaruh signifikan terhadap dividend payout ratio yang berarti hipotesis pertama dan kedua diterima. Sementara leverage tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap dividend payout ratio yang berarti hipotesis ketiga ditolak.
ANALYSIS OF DRUG-RELATED PROBLEMS (DRPs) AND THERAPEUTIC RATIONALITY IN TWO DIFFERENT CLINICAL CASES: ABDOMINAL COLIC IN ADOLESCENTS AND VERTIGO IN ADULT PATIENTS IN HOSPITALS Astiani, Rangki; Piter, Piter; Anggraeni, Ria; Ningtyas, Maria Sheila Setya; Luthfiana, Farisa; Kezia, Valerie; Borean, Mardianti
SOCIAL CLINICAL PHARMACY INDONESIA JOURNAL Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/scpij.v11i1.9418

Abstract

ABSTRACTDrug-Related Problems (DRPs) are common issues in healthcare services and can affect the success of patient therapy. Abdominal colic is a disorder of normal intestinal flow throughout the intestinal tract caused by infection in the abdominal organs, while vertigo is a sensation that the patient is moving or spinning, or that objects around the patient are moving or spinning, usually accompanied by nausea caused by an imbalance in the three types of AKT receptors (Body Balance System) due to excessive stimulation. The purpose of this report is to review the rationality of therapy in two different clinical cases. A retrospective case study was conducted by analyzing patient medical records, DRPS analysis, physical examination, laboratory tests, pharmacological therapy, and clinical response. The first patient was given analgesic, anti-inflammatory, antibiotic, and fluid therapy for hydration. The second patient was given first-line vertigo therapy, antihypertensive drugs, and gastric protection. Therapy adjustments were made according to patient response and laboratory parameters. Clinical pharmacy monitoring ensured pain control and monitored side effects and drug interactions.