Claim Missing Document
Check
Articles

PEMAKAIAN ANTIBIOTIK PADA KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE ANAK DI RUMAH SAKIT ROEMANI SEMARANG TAHUN 2010 Afiana Rohmani; Merry Tiyas Anggraini
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2012: SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DBD merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus , sehingga pemberian antibiotikdalam pengobatan DBD tidak diperlukan kecuali jika terdapat komplikasi infeksi sekunder yangdisebabkan oleh bakteri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui prevalensi pemberian antibiotikpada penetalaksanaan DBD anak.Penelitian ini bersifat retrospektif diskriptif analitik, dilakukan di RS Roemani Semarang.Responden yang diambil adalah pasien anak dengan diagnosis akhir DBD di RS Roemani diSemarang periode Januari- Desembner 2010. Data penelitian merupakan data sekunder yaitu daricatatan rekam medis .Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian antibiotik pada penderita DBD anak masihcukup besar. Dari jumlah sampel 84 anak penderita DBD, sebanyak 74 anak ( 88,10%)tanpa mengalami komplikasi infeksi sekunder. Penderita DBD tanpa komplikasi infeksi sekunderlebih banyak diberikan pengobatan antibiotik yaitu sebesar 93,3%. Pemberian antibiotik palingbanyak adalah golongan cefalosporin yaitu cefadroxil sebesar 33,3% dan cefotaxim sebesar 25,0%dengan lama pemberian berkisar 4 – 6 hari. Pemberian antibiotik paling banyak hanya diberikan 1jenis obat sebesar 54,7% dan pemberian dengan 2 jenis obat sebesar 39,7%.
Hubungan Pemberian Air Susu Ibu (ASI) dan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dengan Status Gizi Anak Usia 4-24 Bulan (Studi Di Wilayah Kelurahan Wonodri Kecamatan Semarang Selatan Kota Semarang) Akhmad Afrianto; - Darmono SS2; Merry Tiyas Anggraini
Jurnal Kedokteran Muhammadiyah Vol 1, No 2 (2012): JURNAL KEDOKTERAN
Publisher : Jurnal Kedokteran Muhammadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.553 KB)

Abstract

Latar belakang: Permasalahan gizi kurang dan gizi buruk masih menjadi masalah utama di Indonesia. Hal ini terbukti dengan masih terungkapnya kasus gizi kurang dan gizi buruk pada bayi dan anak-anak di berbagai daerah. Keadaan seperti ini terutama pada bayi dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi status gizi salah satunya adalah asupan. Dapat diartikan bahwa status gizi seseorang merupakan gambaran apa yang dikonsumsinya. Anak usia 4-24 bulan memperoleh kecukupan gizinya dengan ASI dan MP-ASI.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah anak usia 4-24 bulan di Kelurahan Wonodri Kecamatan Semarang Selatan. Sampel dipilih secara purposif pada RW III dan V sejumlah 34 anak dengan kriteria inklusi dalam keadaan sehat dan berusia 4-24 bulan. Data yang dikumpulkan meliputi identitas keluarga, status gizi (BB/U), pemberian ASI dan MP-ASI. Data katagorik  diuji dengan Chi Square. Data numerik yang berdistribusi normal diuji dengan Korelasi Person. Data numerik yang berdistribusi tidak normal di uji dengan Rank Spearman.Hasil: Uji Chi Square p>0,05 sehingga  tidak ada hubungan antara pemberian kolostrum, ASI eksklusif dan pemberian MP-ASI dengan status gizi. Uji Korelasi Person p<0,05 sehingga ada hubungan antara frekuensi pemberian ASI dalam 1 hari dengan status gizi. Uji Rank Spearman p>0,05 sehingga ada hubungan antara usia awal pemberian MP-ASI dengan status gizi.Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara pemberian kolostrum, ASI eksklusif dan pemberian MP-ASI dengan status gizi. Ada hubungan antara frekuensi pemberian ASI dalam 1 hari, usia awal pemberian MP-ASI dengan status gizi. Kata kunci: Pemberian ASI, pemberian MP-ASI, status gizi, anak usia 4-24.
Hubungan Antara Pengetahuan, lingkungan Sosial, dan Pengaruh Iklan Rokok dengan Frekuensi Merokok (Studi pada Siswa Kelas 3 SMK Negeri 2 Kendal) Diky Sukma Wibawa; Margo Utomo; Merry Tiyas Anggraini
Jurnal Kedokteran Muhammadiyah Vol 1, No 3 (2012): JURNAL KEDOKTERAN
Publisher : Jurnal Kedokteran Muhammadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.435 KB)

Abstract

Latar Belakang : Merokok merupakan salah satu penyebab terjadinya 90% kanker paru pada laki laki dan 70% pada perempuan, 22% dari penyakit jantung, kanker mulut dan tenggorokan, kanker esofagus, kanker kandung kemih, serangan jantung dan berbagai penyakit yang lain seperti penyempitan pembuluh darah, tekanan darah tinggi, jantung, paru – paru. Banyak alasan yang menyebabkan remaja merokok, beberapa sebabnya adalah kurangnya pengetahuan secara mendalam akan akibatnya, melihat dan mengikuti kebiasaan di lingkungannya (misalnya orang tua, teman, guru), identitas diri, menyangkut rasa kedewasaan dan harga diri, terpengaruh oleh iklan-iklan rokok, memperoleh rasa tenang ketika merokok, serta merokok sudah lumrah bagi manusia. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan antara pengetahuan, lingkungan sosial dan pengaruh iklan rokok dengan frekuensi merokok terhadap siswa kelas 3 SMK Negeri 2 Kendal. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah penelitian explanatory research yaitu menjelaskan ada tidaknya hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat melalui pengkajian hipotesis. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Kendal dengan menggunakan metode survei yang dilakukan dengan pemberian kuisioner pada masing-masing siswa dari masing-masing kelas yang telah ditentukan dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas 3 SMK Negeri 2 Kendal yang berjumlah 310 orang yang terbagi menjadi 9 kelas dengan besar sampel minimal dalam penelitian ini adalah 74 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik proportional stratified random sampling. Hasil Penelitian : Hasil uji statistik Rank Spearman menunjukkan bahwa nilai p < 0,05 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan siswa mengenai rokok dengan frekuensi merokok, ada hubungan yang signifikan antara lingkungan sosial dengan frekuensi merokok, serta ada hubungan yang signifikan antara pengaruh iklan rokok dengan kejadian frekuensi merokok.
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Fithri Ratnasari; Lilia Dewiyanti; Merry Tiyas Anggraini
Jurnal Kedokteran Muhammadiyah Vol 2, No 1 (2013): JURNAL KEDOKTERAN
Publisher : Jurnal Kedokteran Muhammadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: ASI eksklusif merupakan ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan selama 6 (enam) bulan, tanpa menambahkan dan / atau mengganti dengan makanan atau minuman lain. ASI eksklusif yang diberikan untuk pertumbuhan yang akan mempengaruhi nilai prestasi belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan nilai prestasi belajar.Metode: Jenis penelitian adalah cross sectional. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif dengan teknik total sampling sesuai kriteria inklusi dan ekslusi. Analisis data menggunakan korelasi rank spearman.Hasil: Dari 79 subyek penelitian, 40,5% mendapatkan ASI eksklusif dan 59,5% tidak mendapatkan ASI eksklusif. Rata-rata nilai prestasi belajar siswa dengan kategori sangat baik 10,1%, kategori baik 46,8%, kategori cukup baik 41,8%, kurang 1,3%, dan gagal 0%. Hasil analisis korelasi Spearman didapatkan p < 0.05 dan koefisien korelasi (r) didapatkan 0,366.Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan nilai prestasi belajar. Semakin banyak yang mengkonsumsi ASI eksklusif akan semakin bertambah pula nilai prestasi belajar.Kata Kunci: ASI eksklusif, prestasi belajar
Hubungan Antara Tingkat Stres Dengan Siklus Menstruasi Pada Siswi Kelas 2 Di SMA N 1 Kendal Sekar Pinasti; - Gunadi; Merry Tiyas Anggraini
Jurnal Kedokteran Muhammadiyah Vol 1, No 2 (2012): JURNAL KEDOKTERAN
Publisher : Jurnal Kedokteran Muhammadiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.438 KB)

Abstract

Latar Belakang : Menstruasi adalah perdarahan dari uterus sebagai tanda bahwa alat kandungan menjalankan fungsinya. Panjang siklus menstruasi ialah jarak antara tanggal mulainya menstruasi yang lalu dan mulainya menstruasi yang baru. Panjang siklus menstruasi yang normal ialah 28 hari. Namun beberapa perempuan memiliki siklus menstruasi tidak teratur yang disebabkan karena pusat pengatur stres di otak sangat dekat lokasinya dengan pusat pengaturan menstruasi .Stres merupakan suatu respon fisiologis, psikologis dan perilaku dari manusia yang mencoba untuk mengadaptasi dan mengatur baik tekanan internal dan eksternal (stresor).Tujuan : Membuktikan adanya hubungan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi pada siswi kelas 2 SMA N 1 Kendal.Metode : Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini meliputi para siswi kelas 2 di SMA N 1 Kendal dengan jumlah siswa 190 orang. Pengambilan sampel menggunakan Tehnikproppartional stratified random sampling dan didapatkan sampel sebanyak 66 orang. Analisis univariat dilakukan untuk mengetahui gambaran responden menurut variable yang diteliti dalam bentuk tabel distribusi frekuensi, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji chi-square.Hasil : Pada akhir penelitian didapatkan sebanyak 38 responden (57,6 %) mengalami stres ringan dengan perincian 23 responden (34,8 %) dengan siklus menstruasi yang normal dan 15 responden (22,7 %) dengan siklus menstruasi yang tidak normal (polimenorea dan oligomenorea). Nilai p = 0,012( p< 0,050).Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi. Kata Kunci : Siswi, Tingkat Stres, Siklus Menstruasi.
EVALUASI PERILAKU PENGOBATAN SENDIRI TERHADAP PENCAPAIAN PROGRAM INDONESIA SEHAT 2010 Maya Dian Rakhmawatie; Merry Tiyas Anggraini
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2010: Bio Molekuler, Analis Kesehatan, Keperawatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.386 KB)

Abstract

Latar belakang : Salah satu indikator tercapainya Indonesia Sehat 2010 adalah tercapainya Program Pembangunan Kesehatan. Salah satu upaya agar derajat kesehatan masyarakat lebih optimal adalah pengobatan sendiri. Pengobatan sendiri hanya boleh menggunakan obat yang termasuk golongan obat bebas dan obat bebas terbatas sesuai dengan keterangan yang tercantum pada kemasannya. Tujuan penelitian : Mengevaluasi perilaku pengobatan sendiri yang dilakukan oleh masyarakat. Evaluasi dilakukan untuk melihat apakah perilaku pengobatan sendiri oleh masyarakat sudah rasional atau masih irasional. Metoda: Metode penelitian survei deskriptif dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada sampel terpilih dengan multistage random sampling yang dilakukan di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Jumlah sampel 97 terbagi ke dalam lima kelurahan yang kemudian dari masing-masing kelurahan diambil sampel secara proporsional sesuai dengan jumlah penduduk. Hasil : Rata-rata angka kerasionalan penggunaan obat belum maksimal. Angka rasionalitas pengobatan masing-masing keluhan antara lain; penggunaan obat demam 76,3%; obat nyeri  43,3%; obat batuk kering dan berdahak 13,4%; obat pilek 32,0%; obat flu 93,8%; obat sesak nafas 14,4%; obat maag 70,1%; obat diare 85,6%; obat konstipasi 61,9%, obat jamur 50,5%, obat bisul 38,1%, obat haemoroid 36,1%. Dari hasil penelitian hanya 76,3% masyarakat yang menyatakan pergi ke dokter jika dalam dua hari gejala tidak membaik. Simpulan : Dilihat dari kerasionalitasan penggunaan obat, ternyata hasilnya belum memuaskan.Kata kunci : Pengobatan sendiri, Indonesia Sehat
EVALUASI PERILAKU PENGOBATAN SENDIRI TERHADAP PENCAPAIAN PROGRAM INDONESIA SEHAT 2010 Maya Dian Rakhmawatie; Merry Tiyas Anggraini
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2010: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL-HASIL PENELITIAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.386 KB)

Abstract

Latar belakang : Salah satu indikator tercapainya Indonesia Sehat 2010 adalah tercapainya ProgramPembangunan Kesehatan. Salah satu upaya agar derajat kesehatan masyarakat lebih optimal adalahpengobatan sendiri. Pengobatan sendiri hanya boleh menggunakan obat yang termasuk golongan obatbebas dan obat bebas terbatas sesuai dengan keterangan yang tercantum pada kemasannya. Tujuanpenelitian : Mengevaluasi perilaku pengobatan sendiri yang dilakukan oleh masyarakat. Evaluasidilakukan untuk melihat apakah perilaku pengobatan sendiri oleh masyarakat sudah rasional atau masihirasional. Metoda: Metode penelitian survei deskriptif dengan menggunakan kuesioner yang disebarkankepada sampel terpilih dengan multistage random sampling yang dilakukan di Kecamatan Tembalang,Kota Semarang. Jumlah sampel 97 terbagi ke dalam lima kelurahan yang kemudian dari masing-masingkelurahan diambil sampel secara proporsional sesuai dengan jumlah penduduk. Hasil : Rata-rata angkakerasionalan penggunaan obat belum maksimal. Angka rasionalitas pengobatan masing-masing keluhanantara lain; penggunaan obat demam 76,3%; obat nyeri 43,3%; obat batuk kering dan berdahak 13,4%;obat pilek 32,0%; obat flu 93,8%; obat sesak nafas 14,4%; obat maag 70,1%; obat diare 85,6%; obatkonstipasi 61,9%, obat jamur 50,5%, obat bisul 38,1%, obat haemoroid 36,1%. Dari hasil penelitianhanya 76,3% masyarakat yang menyatakan pergi ke dokter jika dalam dua hari gejala tidak membaik.Simpulan : Dilihat dari kerasionalitasan penggunaan obat, ternyata hasilnya belum memuaskan.Kata kunci : Pengobatan sendiri, Indonesia Sehat
THE INFLUENCE OF WORKING POSITIONS, WORKING PERIOD, AND DURATION OF WORK IN LOW BACK PAIN INSIDENCE AMONG PACKING WORKERS PT PHAPROS Tbk M. Riza Setiawan; Merry Tiyas Anggraini; Millati Rahmatika
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Proceeding International Seminar of Occupational Health and Medical Sciences (I-SOCMED) 2017 “
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.515 KB)

Abstract

Low Back Pain (LBP) is a phenomenon that is often complained of the elderly, but it was likely experienced by the young. This phenomenon is common in every job, especially the industrial workers are still using manpower in terms of handling the material. The transfer of material manually is not done ergonomically will cause accidents. Position work is continuous static and can cause health problems such as LBP is capable of interfering with work productivity. The purposes of this study is to identify theinfluence between working positions, working period, and  duration of work in low back pain incidence on packing workers PT PHAPROS Tbk. Semarang in 2016. This study was an observational study with cross sectional analytic analyzed with Chi square correlation test and Spearman correlation which includes univariate and bivariate analysis. The number of  samples with random sampling techniqueswere 100 packing workers PT. Phapros Tbk Semarang in August-October, 2016. Most of workers complained of moderate pain (42%). The results of the bivariate analysis showed that the position of the work-related complaints LBP (p = 0.000). There was a significant correlation between working period with complaints of LBP (p = 0.000), and there was a significant correlation between the duration of workwith complaints of LBP (p = 0.000). The results indicate that the significant correlation between the working position, working period, and duration of work with the complaint LBP. Working position is the most influence variable on the incidence of LBP. The importance of maintaining the position of the work, as well as effectively manage their work time so as to minimize the occurrence of LBP pain.  Keywords: working position, working period, duration of work, Low Back Pain
Tingkat Pencemaran Escherichia coli pada Air Rumah Tangga di Wilayah Kerja Puskesmas Mijen, Semarang Kanti Ratnaningrum; Merry Tiyas Anggraini; Pujangga Puspito Yunus Dahlan
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 15, No 2 (2015): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mmjkk.v15i2.3756

Abstract

urangnya ketersediaan air bersih menimbulkan penyakit gangguan saluran pencernaan seperti diare. Sebagian besar bakteri penyebab diare adalah Escherichia coli. Insidensi diare dinilai masih jauh dari capaian target Puskesmas Mijen, Semarang. sehingga diperlukan penelitian tentang kontaminasi E. coli pada air rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas. Penelitian ini bersifat observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel ditentukan dengan  metode systematic random sampling dengan estimasi proporsi. Sampel diambil dari 10 kelurahan yang masuk dalam wilayah kerja. Kadar bakteri E. coli dalam air rumah tangga dilakukan di dengan metode most probable number (MPN). Terkumpul 36 sampel yang berasal dari 3 jenis sumber air yaitu sumur gali, sumur artesis dan perusahaan air minum (PAM). Uji laboratorium menunjukkan bahwa 55,6 % sampel air minum  telah memenuhi nilai uji bakteriologis E. coli. Air berasal dari sumur gali memiliki tingkat kontaminasi paling tinggi (100%) diikuti sumur artesis (34,61%) dan PAM bebas dari E. coli (0%).Lack of clean water supply causes gastrointestinal disorders such as diarrhea. Most of the bacteria that cause diarrhea are Escherichia coli. The incidence of diarrhea is still far from the target of Mijen Puskesmas, Semarang, so research on E. coli contamination on household water in Puskesmas work areas is needed. This research was observational with cross sectional design. The sample is determined by systematic random sampling method with estimated proportion. Samples were taken from 10 urban villages included in the work area. E. coli bacteria levels in household water are carried out in the most probable number (MPN) method. Collected 36 samples derived from 3 types of water sources ie dug wells, artesian wells and drinking water companies (PAM). Laboratory tests showed that 55.6% of drinking water samples had met the bacteriological test value of E. coli. Water derived from dug wells has the highest contamination rate (100%) followed by artesian well (34.61%) and PAM free from E. coli (0%).
EFIKASI DIRI DAN DUKUNGAN KELUARGA MENDORONG KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Arrini Fahamsya; Merry Tiyas Anggraini; Chamim Faizin
Biomedika Vol 14, No 1 (2022): Biomedika Februari 2022
Publisher : Universitas Muhamadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/biomedika.v14i1.17040

Abstract

ABSTRAKKepatuhan minum obat terhadap pengobatan DM tipe 2 dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu dukungan keluarga serta efikasi diri. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara efikasi diri serta dukungan keluarga terhadap tingkat kepatuhan minum obat antidiabetik oral pada pasien DM tipe 2. Metode yang digunakan yaitu desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 78 sampel dari total sampling. Pengambilan data mempergunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8), Diabetes Management Self Efficacy Scale (DMSES), dan kuesioner Dukungan Keluarga, yang kemudian dianalisis dengan uji korelasi rank spearman. Analisis data penelitian menghasilkan nilai koefisien korelasi antara efikasi diri terhadap kepatuhan minum obat sebesar 0,831 yang berarti sangat kuat dengan ρ value = 0,001 (ρ value 0,005). Koefisien korelasi antara dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat sebesar 0,769 yang juga berarti sangat kuat dengan nilai ρ value = 0,001 (ρ value 0,005). Kesimpulan penelitian ini efikasi diri dan dukungan keluarga mendorong kepatuhan minum obat pasien DM tipe 2.Kata Kunci : Kepatuhan Minum Obat, Efikasi Diri, Dukungan Keluarga, DM Tipe 2 ABSTRACTMedication compliance is influenced by several factors, one of which is self-efficacy and family support. The aim of this study was to analyze the relationship between self-efficacy and family support on the level of medication compliance to taking oral hypoglycemic drugs in patients DM type 2. This study used observational analytics cross sectional design with 78 persons as sample qualified using total sampling. Data were collected by using Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8), Diabetes Management Self Efficacy Scale (DMSES) and the family support questionnaire, then were analyzed using spearman rank correlation test. The result of this study showed the correlation coefficient value of self-efficacy and medication compliance was r= 0,831 which means very strong with ρ value = 0.001 (ρ value 0.005). Family support and medication compliance was r= 0,769 which means very strong with ρ value = 0.001 (ρ value 0.005). The conclusion of this study was self-efficacy and family support encourage medication adherence in type 2 DM patients. Type 2. Keywords: Medication Compliance, Self Efficacy, Family Support, DM Type 2
Co-Authors - Darmono SS2 - Gunadi - Nurasipa Adibah Salsabila Afiana Rohmani Aisyah Lahdji Aisyah Lahdji Aisyah Lahdji, Aisyah Akhmad Afrianto Alhakim, Hilmy Fawwaz Alif Antoni, Asyam Baihaqi Alvin Tonang Anggraheni, Nina Ari Natalia Probandari Arnesya Tilameo Arrini Fahamsya Asyam Baihaqi Alif Antoni Azzahra, Arsya Chamim Faizin Chamim Faizin Chamim Faizin Dahlan, Pujangga P.Y. Dahlan, Pujangga Puspito Yunus Diky Sukma Wibawa Dina Nahdiana Dwilago, Ibro Tanderi Endang Surani Faizin, Chamim Fithri Ratnasari Fuadah, Sholahiatul Gunadi Gunadi Hema Dewi Anggraheny Hema Dewi Anggraheny Hera Vinandika Purwagumilar Intan Pandini Juliani, Aliyah Ari Kanti Ratnaningrum Kanti Ratnaningrum Kanti Ratnaningrum Lilia Dewiyanti M. Riza Setiawan Mahreza, Desviana Putri Eka Margo Utomo Maya Dian Rakhmawatie Mella Anyndya Hernata Millati Rahmatika Muhammad Akhsin Atto’illah Muhammad Riza Setiawan Muslimah Muslimah Nabila Min Amrina Rosyada Nikmaturrizqi, Nada Nina Anggraeni Noviasari Nina Anggraeni Noviasari Noviasari, Nina Anggraeni Oktaviani, Dinta Sekar Pudjiati Syarif Pujangga P.Y. Dahlan Pujangga Puspito Yunus Dahlan Rahmawati, Renny Nafia Retno Kusniati Rochman Basuki Salma Kusumaningrum Sekar Pinasti Shanabilla, Ezarzora Bunga Shaniago, Arthur Bagas Siti Hardiyati SOFIATUN, KAROMAH RIZKY Sri Mulyani Subianto, Nopri Susilo Budi Pratama Susilo Budi Pratama Titin Setyowati Tsabita, Nabilah Vitri Widyaningsih Wahyu Gito Putro Wicaksono Probowoso Wijayanti Fuad Windiasari, Liviana Yulianto, Chiendo Daffa Yusri Candra Alim Zaki Mubarok, Zaki