Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Perbedaan Kualitas Pelayanan Berdasarkan Waktu Tunggu Serta Rasio Rujukan Pasien Dokter keluarga Wiji Astuti, Ida Srisurani; Murti, Bhisma; Probandari, Ari Natalia
STOMATOGNATIC- Jurnal Kedokteran Gigi Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quality services doctor are represented by referral ratio and waiting time. In fact, the referral ratio in Jember shows higher than national value (15%). This study will analiyze the difference between payment system method, fee for service and capitation in family doctor’s quality services. This is an observasional study with cross sectional approach. Knowing the level of satisfaction, 214 patients who visited family doctor as both general and health insurance patients are testing by questionnare. In otherwise, 21 family doctors in Jember are represented referrals ratio by using referrals data. Using Kolmogorof  Smirnov and Man Whitney data analysis, the results showed a significant number.In addition, physicians with capitation payment method referred more patients by 3 times in average compared to physicians with fee for service payment method. This was seen from the p-value (0.002) < α(0,05). Similarly, waiting time variable with p-value (0,028) less than α (0,05). Capitation patients need more time ± 3,77 minute thanfee for service.This mean there is significant different between capitation and fee for service patient in waiting time.   Keywords :payment method, waiting time, referral ratio
PERBEDAAN FUNGSI KELUARGA DAN KUALITAS HIDUP ISTRI ANTARA ISTRI BEKERJA DAN TIDAK BEKERJA Candrasari, Anika; Probandari, Ari Natalia
Biomedika Vol 5, No 1 (2013): Biomedika Februari 2013
Publisher : Universitas Muhamadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Along economic progress and increase in women education, so many housewives today serve not only as manager of their household, but also work outside home. It will have various social implications, such as stress due to work overloads, increased teenage delinquency due to lack of parental attention, lack of marriage or family values. This study aimed to analyze the differences of family function and wife’s quality of life among wife with and without occupation. Location of study was Bolon village, District Colomadu, Karanganya, Central Java. The study used an observational analytic design, with a cross-sectional approach. The study population was wives. Sampling used 128 wives. The instruments were APGAR, SCREEM family function and WHOQOL. From t test, it showed signifi cant differences family function and wife’s quality of life among wife with and without occupation (APGAR p = 0.023, SCREEM p = 0.001 and wife’s quality of life p = 0.043).Keywords: family function, quality of life, wife, work.
Kebiasaan Makan, Aktivitas Fisik, dan Indeks Massa Tubuh Mahasiswa S-1 UNS Nurkhopipah, Aisyah; Probandari, Ari Natalia; Anantanyu, Sapja
Indonesian Journal of Human Nutrition Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.728 KB) | DOI: 10.21776/ub.ijhn.2017.004.02.6

Abstract

 AbstrakBagian penting dari mahasiswa adalah mereka mengalami masa transisi kuat dengan perubahan lingkungan yang ditandai dengan pola makan yang tidak sehat dan kurang aktivitas fisik yang menempatkan mahasiswa pada risiko yang lebih besar dari kenaikan berat badan . Kelebihan berat badan dan obesitas terjadi pada mahasiswa, menurut Centers for Disease Control (CDC), prevalensi obesitas pada mahasiswa laki-laki adalah 29,5% dan pada mahasiswa perempuan sebesar 32,6%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kebiasaan makan dan aktivitas fisik dengan Indeks Massa Tubuh  mahasiswa  S-1 UNS. Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Subyek penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program studi S-1 UNS pada tahun 2016 yaitu sejumlah 24.826 orang. Data dianalisis dengan chi square dan regresi logistic multinomial. Hasil uji korelasi chi square, menunjukkan bahwa Kebiasaan Makan tidak berhubungan secara signifikan dengan IMT Normal - Kurus ataupun IMT Normal - Gemuk (p = 0,193 & p = 0,446), sedangkan Aktivitas Fisik mempunyai hubungan yang signifikan dengan IMT Normal - Gemuk (p = 0,029), tetapi tidak berhubungan dengan IMT normal-kurus.(p= 0,655).Kata Kunci : Kebiasaan Makan; Aktivitas Fisik; mahasiswa; IMTAbstractThe important part of the students is that they experience a strong transition period with environmental changes characterized by an unhealthy diet and lack of physical activity that puts students at greater risk of weight gain. Overweight and obesity occurs in college students, according to the Centers for Disease Control (CDC), the prevalence of obesity in male students is 29.5% and in female students 32.6%. The purpose of this study was to analyze the relationship between eating habits and physical activity with the body mass index of S-1 UNS students. Type of observational analytic research with Cross Sectional approach. The subjects of this study are all students of S-1 UNS program in 2016 that is 24,826 people. Data were analyzed by chi square and multinomial logistic regression. The result of chi square correlation test showed that Eating Habits did not correlate significantly with Normal BMI - Thin or Normal BMT - Overweight (p = 0,193 & p = 0,446), whereas Physical Activity had significant relation with Normal BMT – Overweight  (p = 0,029 ), But not related to normal BMI-thin (p = 0.655)..Keywords: Eating Habits; Physical Activity; student college; BMI
PERBEDAAN PENGARUH KONSELING DAN PENYULUHAN PERMASALAHAN MENYUSUI TERHADAP PENGETAHUAN, MOTIVASI, DAN KEMAMPUAN MENYUSUI SELAMA SATU BULAN PERTAMA PASCA PERSALINAN Indria, Dewi Martha; Probandari, Ari Natalia; Tamtomo, Didik
Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal Vol 7, No 02 (2018): Jurnal Kesehatan Islam
Publisher : Publikasi oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.629 KB)

Abstract

Latar Belakang:Permasalahan menyusui umumnya menjadi penyebab dihentikannya pemberian ASI (Air Susu Ibu), durasi pemberian ASI menjadi lebih singkat dan secara dini dilakukan upaya untuk menggantikan atau memberikan suplementasi menggunakan susu formula atau Makanan Pendamping ASI (MPASI). Berdasarkan studi terdahulu, pendidikan kesehatan yang dilakukan dengan pendekatan tertentu ternyata mampu meningkatkan pengetahuan, kemampuan menyusui dan kepercayaan diri ibu dalam memberikan ASI pada bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh dari dilakukannya konseling dan penyuluhan mengenai permasalahan menyusui yang dilakukan saat trimester akhir kehamilan terhadap pengetahuan, motivasi, dan kemampuan menyusui selama satu bulan pertama pasca persalinan. Metode: Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Mojolangu dan Puskesmas Kendalkerep mulai dari kurun waktu Desember 2013 – April 2014. Rancangan penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimental dengan membagi sampel ke dalam dua kelompok perlakuan, yaitu kelompok yang mendapatkan konseling melalui kunjungan rumah dan kelompok penyuluhan yang terdiri dari masing-masing jumlah responden 23 orang. Penelitian melakukan penilaian hasil kuesioner pretest dan posttest mengenai pengetahuan dan motivasi menyusui serta pengamatan/observasi langsung kemampuan menyusuinya dengan praktik menyusui. Analisis data dilakukan dengan uji t-test dan uji Mann-Whitney (univariat dan bivariat), serta analisis multivariat menggunakan ANCOVA (Analysis of Covariance).Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik konseling maupun penyuluhan mengenai permasalahan menyusui yang diberikan pada trimester akhir kehamilan secara signifikan mampu meningkatkan pengetahuan menyusui selama satu bulan pertama pasca persalinan dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Namun, jika dibandingkan antara konseling dan penyuluhan maka diantara keduanya tidak ada perbedaan yang bermakna. Sedangkan terkait motivasi menyusui dan kemampuan menyusui tidak didapatkan perbedaan pengaruh pada kedua kelompok perlakuan secara signifikan. Walaupun dari hasil rerata nilai, tampak bahwa rerata nilai motivasi dan observasi kemampuan menyusui pada kelompok konseling lebih baik daripada kelompok penyuluhan.  Kata kunci : konseling, penyuluhan, permasalahan menyusui, pengetahuan, motivasi, kemampuan menyusui, pasca persalinan
PERBEDAAN FUNGSI KELUARGA DAN KUALITAS HIDUP ISTRI ANTARA ISTRI BEKERJA DAN TIDAK BEKERJA Candrasari, Anika; Probandari, Ari Natalia
Biomedika Vol 5, No 1 (2013): Biomedika Februari 2013
Publisher : Universitas Muhamadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/biomedika.v5i1.903

Abstract

Along economic progress and increase in women education, so many housewives today serve not only as manager of their household, but also work outside home. It will have various social implications, such as stress due to work overloads, increased teenage delinquency due to lack of parental attention, lack of marriage or family values. This study aimed to analyze the differences of family function and wife?s quality of life among wife with and without occupation. Location of study was Bolon village, District Colomadu, Karanganya, Central Java. The study used an observational analytic design, with a cross-sectional approach. The study population was wives. Sampling used 128 wives. The instruments were APGAR, SCREEM family function and WHOQOL. From t test, it showed signifi cant differences family function and wife?s quality of life among wife with and without occupation (APGAR p = 0.023, SCREEM p = 0.001 and wife?s quality of life p = 0.043).Keywords: family function, quality of life, wife, work.
Hubungan Faktor Risiko Malnutrisi dan Kadar Albumin Serum terhadap Lama Rawat Inap Pasien Kanker Ginekologi Larasati, Meirina Dwi; Probandari, Ari Natalia; Pamungkasari, Eti Poncorini
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol 29, No. 4 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkb.2017.029.04.6

Abstract

Skrining gizi menjadi tahapan awal penentuan risiko malnutrisi dan albumin sebagai salah satu parameter malnutrisi. Keduanya dapat mengidentifikasi status gizi dan menentukan intervensi gizi dalam mencegah komplikasi dan memperpendek masa lama rawat inap. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan risiko malnutrisi yang diukur menggunakan Malnutrition Screening Tool (MST) dan kadar albumin serum terhadap lama rawat inap pasien kanker ginekologi. Penelitian observasional dengan rancangan kohort prospektif dilakukan pada bulan Februari s.d April 2016. Sebanyak 64 pasien dilakukan skrining risiko malnutrisi menggunakan MST dengan wawancara. Kadar albumin serum dan lama rawat inap dilihat dari catatan medis pasien. MST mampu mendeteksi risiko malnutrisi pada 33 orang (51,6%) dan tidak berisiko manlutrisi pada 31 orang (48,4%). Meskipun secara statistik tidak signifikan subjek berisiko malnutrisi meningkatkan lama rawat inap 0,66 kali (95% CI=0,29-1,51) dan hipoalbumin 1,31 kali (95% CI=0,47-3,66). Tindakan pembedahan dan status bekerja menjadi faktor yang berperan pada lama rawat inap pasien kanker ginekologi.
Determinants of Delay in Diagnosis and Treatment in Multi Drug-Resistant Tuberculosis Patients in Health Facilities Sutanto, Yusup Subagio; Murti, Paulus Wisnu Kuncoro; Reviono, Reviono; Probandari, Ari Natalia; Kurniawan, Hendra
Indonesian Journal of Medicine Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Masters Program in Public Health, Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.292 KB) | DOI: 10.26911/theijmed.2021.6.1.359

Abstract

Background: Multidrug-resistant tubercu­lo­sis (MDR-TB) is a serious threat to global TB control programs. According to WHO, there are 23,000 cases of TB multidrug-/rifampicin-resistant (MDR/RR-TB) in Indonesia. In 2017, there were 442,000 of TB cases. There were 8,600 - 15,000 MDR/RR-TB cases, of which 2.4% were new cases and 13% were previously treated TB cases. This study aims to determine the factors that influence the delay in diagnosis and treatment of MDR-TB patients.Subjects and Method: This study was a cross-sectional study conducted at Dr. Moe­wardi hospital, from Sep­tem­ber to October 2017, Surakarta, Central Java. A sample of 73 MDR-TB patients with disabilities on medical records was selected for this study. The depen­dent variables were delay in diagnosis and delay in therapy of MDR-TB cases. The inde­pendent variables were age, gender, distance to health facilities, and type of health facilities. Data were collected from medical records of MDR-TB patients who were treated from March 2012 to March 2017. Data were analyzed using the chi-square model.Results: Median delay in diagnosis = 4 days. Median treatment delay = 12 days. The average patient who had delayed MDR-TB therapy (≥4 days) was 44 years old (Mean= 44.19; SD= 12.64). Delay in MDR-TB diagnosis was not significantly associated with gender (OR= 0.53; 95% CI= 0.18 to 1.57; p= 0.264), distance to health facility (OR= 1.56; 95% CI= 0.58 to 4.21; p= 0.389), and type of health facility (OR= 0.60; 95% CI= 0.26 to 1.41; p= 0.983). The average of patient who had delayed MDR-TB therapy (≥12 days) was 41 years old (Mean= 41.39; SD= 12.69). Treatment delay was not significantly related to gender (OR= 0.45; 95% CI= 0.16 to 1.26; p= 0.137), distance to health facility (OR=1.44; 95% CI= 0.55 to 3.78; p= 0.466), and type of health facility (OR= 2.31; 95% CI= 1.03 to 5.21; p= 2.967).Conclusion: There was no statistically sig­nificant relationship between gender, dis­tance from the patient's home to health facilities, and type of health facility with the delay in diag­nosis and treatment of MDR-TB patients.Keywords: diagnosis, treatment, TB-MDRCorrespondence: Yusup Subagio Sutanto. Department of Pulmo­nology and Respiratory Medicine, Faculty of Medicine Universitas Sebelas Maret/ Dr. Moe­wardi Hospital, Surakarta. Jl. Kolonel Sutarto No.132, Jebres, Surakarta, Central Java 57126. Email: dr_yusupsubagio@yahoo.com. Mobile: 0811284165.Indonesian Journal of Medicine (2021), 06(01): 14-22https://doi.org/10.26911/theijmed.2021.06.01.02
Fasting Blood Glucose Levels in Adult Women with Type 2 Diabetes Mellitus and Its Associated Factors Dewi, Dwi Hananta; Probandari, Ari Natalia; Indarto, Dono
Jurnal Keperawatan Soedirman Vol 13, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Keperawatan FIKES UNSOED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jks.2018.13.3.817

Abstract

AbstractIndonesia has the sixth largest number of people with diabetes in the world. This study aimed to investigate association of age of menarche, duration of diabetes, vitamin c (VC) intake and psychological stress with fasting blood glucose (FBG) levels in adult women with type 2 diabetes mellitus (T2DM). Psychological stress was measured using a STAI questionnaire, while anthropometry, duration of diabetes and age of first menarche were assessed using open questionnaires. Vitamin C intake and FBG level were measured using SQ-FFQ and the hexokinase method respectively. Data were analyzed using Spearman Rank correlation and multiple linear regression tests. A total of 188 adult women with T2DM had mean age 53±5.31 years old, Body Mass Index (BMI) 25±3.76 kg/m2, age at menarche 13.8±1.71 years old, duration of diabetes 4.4±3.38 years and VC 56.9±46.79 mg/day. Body Mass Index (r=-0.190 p=0.011) and VC intake (r=-0.153 p=0.049) were associated with FBG levels. While, age of menarche, duration of diabetes and psychological stress were not associated with FBG levels.AbstrakIndonesia menempati peringkat keenam terbesar jumlah penderita diabetes melitus (DM) di dunia. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan usia menarche, lama menderita DM tipe 2 (DMT2), asupan vitamin c (VC) dan stres psikologis dengan kadar glukosa darah puasa (GDP) pada perempuan dengan DMT2 Stres psikologis diukur menggunakan kuesioner STAI sedangkan data antropometri, lama menderita T2DM dan usia menstruasi dikaji dengan kuisioner terbuka. Asupan vitamin C ditentukan dengan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) dan kadar GDP serum diukur dengan metode hexokinase. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan Korelasi Spearman dan regresi linier ganda. Sebanyak 188 subjek memiliki rata-rata usia 53+5,31 tahun, IMT 25+3,76 kg/m2, lama menderita DMT2 4,4+3,38 tahun, usia mesntruasi 13,8+1,71 tahun dan asupan VC 56,9±46,79 mg/day. Indeks Massa Tubuh (r=-0.190; p=0,011) dan asupan VC (r=-0,153; p=0,049) berhubungan dengan kadar GDP. Sementara itu usia menstruasi, lama menderita DM dan stress psikologi tidak berhubungan dengan kadar GDP.
Assessing Midwifery and Medical Student’s Interprofessional Learning: the use of portfolio Bulan Kakanita Hermasari; Ari Natalia Probandari; Zulaika Nur Afifah
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 12, No 4: November 2018
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.311 KB) | DOI: 10.11591/edulearn.v12i4.8713

Abstract

To evaluate the portfolio in assessing interprofessional learning between medical and midwifery students. The student portfolio is assessed using a rubric consisting of four assessment criteria. A total of 32 student portfolios were tested for reliability coefficients and interrater agreements. We conducted an in-depth interview with mentors and focus group discussion (FGD) with students for exploring their perceptions of the ability of the portfolio to assess the learning. Interview and FGD data were converted into verbatim transcripts then were analyzed by two coders using open coding techniques. The reliability coefficient is 0.808. Inter-rater agreements for each assessment criteria are ranging from moderate to high. Mentors and students have positive insights toward the assessment system. This study supports the use of portfolios as an interprofessional educational assessment tool.
BURNOUT DAN KUALITAS HIDUP CIVITAS AKADEMIKA PADA MASA PANDEMI COVID-19: STUDI DI UNIVERSITAS SEBELAS MARET Yusuf Ari Mashuri; Widana Primaningtyas; Heni Hastuti; Lukman Aryoseto; Novelia Qothrunnada; Ratih Puspita Febrinasari; Vitri Widyaningsih; Ari Natalia Probandari
Biomedika Vol 14, No 1 (2022): Biomedika Februari 2022
Publisher : Universitas Muhamadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/biomedika.v14i1.13280

Abstract

ABSTRAKBurnout sering dikaitkan dengan penurunan prestasi kerja maupun belajar, bahkan mempengaruhi kehidupan keseharian individu. Sejak bulan Maret 2020 Indonesia terkena efek pandemi coronavirus disease 2019 (COVID-19), tak terkecuali pada seluruh civitas akademika Universitas Sebelas Maret (UNS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan burnout dengan kualitas hidup pada civitas akademika UNS pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan potong lintang. Survei online tentang burnout dan kualitas hidup dilakukan pada bulan Agustus – September 2020. Burnout diukur dengan skala Maslach Burnout Inventory (MBI) yang berisi 22 item pertanyaaan dan telah diadaptasi sesuai dengan konteks Indonesia. Instrumen EQ5D, berisikan 5 item pertanyaaan, yang telah diadaptasi digunakan untuk mengukur kualitas hidup responden. Terdapat hasil korelasi yang signifikan antara skor burnout dengan kualitas hidup pada dosen dan mahasiswa (r= -0,2843 dengan nilai p= 0,011dan r= -0,4045 dengan nilai p= 0,001). Sedangkan untuk tenaga kependidikan didapatkan hasil yang tidak signifikan dengan r= -0,3323 dan p= 0,0903. Usaha komprehensif untuk mengurangi burnout pada civitas akademika diperlukan sebagai upaya peningkatan kualitas hidup.Kata Kunci: Burnout, Komunitas Akademik, COVID-19, Quality of life ABSTRACTBurnout is often associated with decrease of work and study performance and could affect the daily living. Since March 2020, Indonesia has been affected by the 2019 coronavirus disease (COVID-19) pandemic, including the Universitas Sebelas Maret (UNS) academic community. This study aimed to determine the relationship between burnout and quality of life in UNS academic community during the COVID-19 pandemic. This was an observational study with a cross sectional approach. An online survey on burnout and quality of life was conducted in August - September 2020. Burnout was measured by the Maslach Burnout Inventory (MBI) scale which contains 22 question items and has been adapted according to the Indonesian context. The EQ5D instrument, which contains 5 question items, has been adapted to measure the quality of life of the respondent. There were significant correlations between the burnout score and the quality of life for the lecturers and students (r = -0.2843 with p-value = 0.011 and r = -0.4045 with p-value 0.001). Meanwhile, there was no significant result in educational staff group (r = -0.3323 with p-value = 0.0903). There were significant correlations between burnout score and quality of life for lecturers and students, but there was no significant correlation between burnout score and quality of life for education personnel. Comprehensive action to prevent burnout in academic community is needed to improve quality of life. Keywords: Burnout, Academic Community, COVID-19, Quality of life
Co-Authors ., Maryani adji suwandono Afifah, Zulaika Nur Aini, Zahratul Ainun Hanifa Aisyah Nurkhopipah Aisyah Nurkhopipah, Aisyah Aldira Ayu Nastiti Nur Hanifah Aldira Ayu Nastiti Nur Hanifah Amandha Boy Timor Randita Anika Candrasari Annang Giri Moelyo Antonius Setyo Wibowo Antonius Setyo Wibowo Aphridasari, Jatu Apriliananda, Alifa Rizka Ardian, Junendri Argyo Demartoto Arsita Eka Prasetyawati Ayu Setyani, Rizka BESMAYA, BENAZIER MARCELLA Bhisma Murti Budiani, Dyah Ratna Budiyanti Wiboworini Budiyanti Wiboworini Bulan Kakanita Hermasari Cecilia Farrona Al Hadri Christian James Ibrahim Cut Cahaya Rani Saifa Alhajd Quraisy Damayanti, Sintia Danis Pertiwi Dewi Martha Indria Dewi, Dwi Hananta Dewi, Putu Ayu Apriliani Trisna Didik Tamtomo, Didik Dono Indarto Dwi Ariono Ema Nur Fitriana Endang Surani Endang Sutisna Sulaeman Eti Poncorini Pamungkasari Eti Poncorini Pamungkasari Eti Poncorini Pamungkasari Eti Poncorini Pamungkasari Eti Poncorini Pamungkasari Fawzia, Farha Naily Fika Khulma Sofia Fika Lilik Indrawati Fitria Rahma Nurharyani Fitriana Herawati Fitriana Herawati Hanifa, Ainun Hanifah, Ainun Hartono Hartono Hartono Hastami, Yunia Hema Dewi Anggraheny Heni Hastuti Henry Aldezzia Pratama Ida Srisurani Wiji Astuti Juanda Dewi Bambang Bangun Wibowo, Shaviera Junendri Ardian K Kusnandar Khomisah, Nuril Alfiatul Kusmadewi Eka Damayanti Kusnandar, K Kusprasetyo, Wahyu Tri Larasati, Meirina Dwi Lies Permana Lukman Aryoseto Mahanani, Melani Ratih Maria Dolorosa P. Sogen Mashuri, Yusuf Ari Merry Tiyas Anggraini Mohammad Fanani Muchammad Syamsulhadi Muchammad Syamsulhadi Muchlis Achsan Udji Sofro Murti, Paulus Wisnu Kuncoro MUTHMAINAH . Nawi, Nawi Novarianto, Justinus Kurniabudhi Novelia Qothrunnada Nur Hafidha Hikmayani Pamungkasari, Eti Poncoini Pratama, Henry Aldezzia Primaningtyas, Widana Purbayanto, Yassin Oki Purwaningtyas, Niniek Quraisy, Cut Cahaya Rani Saifa Alhajd Randita, Amandha Boy Timor Randita, Amandha Boy Timor Ratih Puspita Febrinasari Reviono Reviono Rico Januar Sitorus Ristaning Belawati, Yeny Rizaldi Taslim Pinzon Rizky Amalia Puspitaningrum ROCHIMA RIDHA HIDAYAH Sapja Anantanyu Sapja Anantanyu, Sapja Sarah Asifa Siti Munawaroh Sogen, Maria Dolorosa P. Sohan, Verry Gunawan Sri Mulyani Sri Sulistyowati Sumardiyono Sumardiyono Suprapromo, R.Th Suyatmi, . Timor Randita, Amandha Boy Titi Supriati Toman, Kevin Pieter Tonang Dwi Ardyanto Tri Indah Winarni Ummu Ma'rifatul Afifah Ummu Ma’rifatul Afifah Vitri Widyaningsih Wahyu Gito Putro Wulansari, Galuh Yanri Wijayanti Subronto Yassin Oki Purbayanto Yayi Suryo Prabandari Yodi Mahendradhata Yodi Mahendrahata Yopi Harwinanda Ardesa Yundari, Yundari Yunia Hastami Yusup Subagio Susanto Yusup Subagio Sutanto Zahratul Aini Zulaika Nur Afifah Zulaika Nur Afifah