Claim Missing Document
Check
Articles

IDENTIFIKASI SENYAWA ANORGANIK NITRAT PADA AIR RUMAH TANGGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MIJEN, SEMARAMG Kanti Ratnaningrum; Merry Tiyas Anggraini; Hera Vinandika Purwagumilar; Pudjiati Syarif
Pena Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Vol 29, No 1 (2015): PENA SEPTEMBER 2015
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/jurnalpena.v29i1.367

Abstract

Water consumed should be eligible physical, chemical, and bacteriological. Nitrite is the watersoluble chemical compound that can damage the health, including cause of diarrhea. The high incidence of diarrhea and not achieving the target of the coverage areas of environmental health in terms of supervision and control of water quality in Puskesmas Mijen, Semarang, it is necessary to research that aims to identify the nitrate values in water source at coverage ofPuskesmas Mijen, Semarang. A descriptive analytic study using systematic sampling methodwith estimate proportion formula. Sampling was carried out in 10 villages were included incoverage area of Puskesmas Mijen, Semarang. The examination nitrate levels in water isperformed in laboratory of Balai Laboratorium Kesehatan Semarang. From 36 water samplesanalyzed that the majority of water source in Puskesmas Mijen (97.2%) met the criteria forquality standards nitrate (10 mg/L). Ngadirgo water source is the only one of village does notappropriate the quality standard criteria of nitrate values (2.8%).
The Effect of Family Social Support and Self Esteem in Improving the Resilience of Tuberculosis Patients Intan Pandini; Aisyah Lahdji; Nina Anggraeni Noviasari; Merry Tiyas Anggraini
Media Keperawatan Indonesia Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.735 KB) | DOI: 10.26714/mki.5.1.2022.14-21

Abstract

An individual's ability to survive determines the success of treatment is called resilience. Family social support and self-esteem are factors that affect resilience and play an important role in the lives of sufferers who are determined to recover. This study aims to find out the relationship of family social support and self-esteem with the resilience of TB sufferers in the working area of Bangetayu Health Center. This research used analytical observational methods with a cross-sectional design, the total sample was 30 respondents with a total sampling technique. The instruments used are medical records, demographic data questionnaires, MSPSS questionnaires, RSES questionnaires, and resilience questionnaires and then data processed with spearman rho tests. Statistical test results found a relationship between family social support and resilience showed a value of ρ = 0,000 (ρ ≤ 0,05) and rho (r) = 0,809 which means there is a very strong correlation, as well as a relationship between self-esteem and resilience that shows the value of ρ = 0,000 (ρ ≤ 0,05) and rho value (r) = 0,787, then there is a strong correlation between variables and accompanied by a positive pattern. Thus, there is a significant relationship and a positive direction of the relationship. This study shows that the higher the family social support and self-esteem, the higher the resilience of TB sufferers.
Analisis Letak Sumber Air Rumah Tangga Di Wilayah Kerja Puskesmas Mijen, Semarang Terhadap Bakteri Escherichia Coli Kanti Ratnaningrum; Merry Tiyas Anggraini; Pujangga P.Y. Dahlan
MAGNA MEDIKA: Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol 1, No 2 (2015): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.677 KB) | DOI: 10.26714/magnamed.1.2.2015.135-139

Abstract

Analysis of the Location of Household Water Sources in the Working Area of Mijen Health Center, Semarang Against Escherichia Coli Bacteria Background: Case detection rate of diarrhea in Puskesmas Mijen, Semarang is still relatively high. One cause of diarrhea disease is a condition of polluted water sources such fouling proximity of water sources with a septic tank. Escherichia coli is a bacteria that may be found in contaminated water sources fouling. Coverage field of environmental health in terms of supervision and control of water quality in Puskesmas Mijen is still far from the achievement of the target, based on these data it is necessary to do research to analysis within a septic tank with a household water source for the presence of the bacterium Escherichia coli. Methods: This study is a cross-sectional study conducted in Puskesmas Mijen. The study methods using systematic random sampling method in 10 villages and the sample number were included with proportion estimate formula. Laboratory tests Escherichia coli bacteria levels in the water conducted in the laboratories of the Faculty of Medicine, Universitas Muhammadiyah Semarang. Data were analyzed using chi square test. Result: From the 36 samples of water, we get the result there is no significant relationship between the distance of a septic tank with a household water source for the presence of the bacterium Escherichia coli (P-value = 0.2). Conclusion: There is no related between the distance of the septic tank with a household water source within the findings of Escherichia coli bacteria in the household water in Puskesmas Mijen. 
HUBUNGAN ANTARA SHIFT KERJA DENGAN IMT, TEKANAN DARAH DAN KADAR GLUKOSA DARAH merry tiyas anggraini
Jurnal Labora Medika Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Labora Medika
Publisher : Program Studi Teknologi Laboratorium Medik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.117 KB) | DOI: 10.26714/jlabmed.1.2.2017.1-5

Abstract

Latar belakang : Bekerja shift di malam hari membuat kadar hormon leptin menurun. Perubahan hormon tersebut bisa berdampak buruk bagi metabolisme, sehingga berbagai macam penyakit kronis seperti penyakit kardiovaskuler lebih mudah menyerang. Tidur terlalu sebentar atau mengubah jam biologis dapat memicu obesitas.Kerja shift dengan jadwal yang berubah-ubah mampu meningkatkan risiko DM tipe 2. Bekerja shift dihubungkan dengan kejadian sindroma metabolik, gangguan ini terdiri dari obesitas (terutama penumpukan lemak di perut), dislipidemia dimana terjadi peningkatan trigliserida dan kadar HDL yang rendah, hipertensi dan rendahnya aktivitas fibrinolisis. Tujuan : untuk mengetahui hubungan antara shift kerja dengan IMT (indeks massa tubuh), tekanan darah dan kadar glukosa darah. Metode: Populasi penelitian adalah pasien Klinik Surya Medika dan Klinik Mitra Keluarga di wilayah Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara exhaustive sampling. Jenis penelitian observasional analitik dilakukan secara cross sectional. Jumlah responden 122 orang. Analisis statistik dilakukan dengan uji chi square. Hasil : hubungan antara shift kerja dengan IMT didapatkan nilai p=0,000, hubungan antara shift kerja dengan tekanan darah didapatkan nilai p=0,000 dan hubungan antara shift kerja dengan kadar gula darah didapatkan nilai p=0,000. Kesimpulan : ada hubungan yang signifikan antara shift kerja dengan IMT, tekanan darah dan kadar glukosa darah.Kata kunci : shift kerja, IMT, tekanan darah dan kadar glukosa darah
Hubungan Pengetahuan Dan Lama Merawat Dengan Sikap Keluarga Dalam Merawat Penderita Stroke Merry Tiyas Anggraini
Jurnal Kesehatan Vol 15, No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v15i1.16378

Abstract

Keterbatasan yang dimiliki penderita stroke membuat penderita stroke sangat membutuhkan bantuan keluarga dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya. Keluarga penderita stroke sudah seharusnya memiliki sikap dan kemamapuan yang baik untuk memberikan perawatan kepada penderita stroke. Keluarga harus mengetahui berbagai informasi mengenai perawatan stroke dan menyediakan waktu guna merawat penderita stroke. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan adanya hubungan antara pengetahuan dan lama merawat dengan sikap keluarga dalam merawat penderita stroke di wilayah kerja Puskesmas Karangayu Semarang. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross sectional. Subjek penelitian diambil dengan metode total sampling dan data diolah dengan uji chi square. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 42 sampel. Hasil uji chi square didapatkan, hubungan pengetahuan dengan sikap keluarga menunjukkan nilai signifikansi (p-value) 0,000 (p0,05), begitupula hubungan lama merawat dengan sikap keluarga menunjukkan nilai signifikansi (p-value) 0,001 (p0,05), yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara antara pengetahuan dan lama merawat dengan sikap keluarga dalam merawat penderita stroke di wilayah kerja Puskesmas Karangayu Semarang dimana semakin baik pengetahuan akan semakin positif sikapnya, serta semakin lama waktu merawat sikap yang dimiliki akan semakin negatif.
Implementasi Program GERMAS pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Margoyoso II Merry Tiyas Anggraini; Aisyah Lahdji; Nina Anggraeni Noviasari; Nabila Min Amrina Rosyada
Medica Arteriana (Med-Art) Vol 3, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : University of Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/medart.3.1.2021.28-33

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Program GERMAS yang digalakkan pemerintah meliputi kegiatan melakukan aktifitas fisik, mengonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan, dan menggunakan jamban. Permasalahan yang terjadi di wilayah kerja Puskesmas Margoyoso II adalah tingginya jumlah lansia dan belum ada laporan tentang pelaksanaan program GERMAS pada lansia dengan baik. Meningkatnya jumlah lanjut usia akan menimbulkan masalah kesehatan jika tidak dilakukan upaya pelayanan kesehatan yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan gambaran implementasi program GERMAS pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Margoyoso II.Metode: Penelitian ini dilakukan di Desa Sidomukti wilayah kerja Puskesmas Margoyoso II pada bulan Januari-Februari tahun 2021 menggunakan desain penelitian observasional yang dianalisis secara deskriptif. Populasi adalah lansia di Desa Sidomukti di wilayah kerja Puskesmas Margoyoso II dengan besar sampel 43 orang. Pengambilan sampel dengan teknik consecutive sampling. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah lansia berumur ≥ 60 tahun yang sehat dan kooperatif, serta bersedia menjadi responden. Kriteria eksklusinya adalah lansia yang mengisi kuesioner tidak lengkap. Hasil: Mayoritas responden sebesar 51,2% sudah cukup baik dalam melakukan aktifitas fisik, 79,1% sudah baik dalam mengonsumsi sayur dan buah, 55,8 %  sudah cukup baik dalam kegiatan memeriksakan kesehatan rutin. 86% tidak merokok, 95,3% tidak mengonsumsi alkohol, 100% telah rutin membersihkan lingkungan, dan 97,7% sudah menggunakan jamban,Kesimpulan: Implementasi Program GERMAS pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Margoyoso II sudah berjalan dengan baik.
Keaktifan Mengikuti Prolanis Mempengaruhi Kestabilan Tekanan Darah pada Pasien Hiperetensi di Puskesmas Warungasem Muhammad Akhsin Atto’illah; Merry Tiyas Anggraini; Aisyah Lahdji; Hema Dewi Anggraheny
Medica Arteriana (Med-Art) Vol 3, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : University of Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/medart.3.2.2021.75-86

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi sering disebut sebagai the silent killer karena penderita penyakit hipertensi tidak menyadari penyakit yang dideritanya sehingga apabila berlangsung dalam jangka waktu yang lama (kronik) akan menimbulkan berbagai komplikasi seperti stroke, penyakit jantung koroner dan gagal ginjal. Hipertensi merupakan penyakit tidak menular bersifat kronis yang menjadi salah satu penyebab utama kematian prematur di dunia. Program Pengelolaan Prnyakit Kronis (Prolanis) merupakan pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang mengutamakan kemandirian pasien sebagai upaya promotif preventif dan dilaksanakan secara terintegratif dengan melibatkan peserta, fasilitas kesehatan khususnya puskesmas, dan BPJS kesehatan dalam rangka pemeliharaan kesehatan bagi penderita penyakit kronis guna mencapai kualitas hidup yang optimal khususnya kestabilan tekanan darah bagi penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh keaktifan mengikuti Prolanis dengan kestabilan tekanan darah pada pasein hipertensi di Puskesmas WarungasemMetode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan di Puskesmas Warungasem pada tahun 2020. Jumlah informan utama dalam penelitian ini sebanyak 4 orang dan informan triangulasi sebanyak 3 orang. Cara pengambilan sampel dengan metode snowball sampling.Hasil: Keaktifan Pasien dalam mengikuti Prolanis berkaitan dengan teori HL Blum yang memiliki beberapa faktor, yaitu faktor pelayanan kesehatan dan perilaku. Fasilitas kesehatan Puskesmas Warungasem memadai, tetapi juga harus ada perilaku dan kesadaran pasien yang baik guna tercapainya kestabilan tekanan darah.Kesimpulan: Keaktifan mengikuti Prolanis mempengaruhi kestabilan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Warungasem
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Perilaku Pencegahan Stunting pada Ibu Hamil Salma Kusumaningrum; Merry Tiyas Anggraini; Chamim Faizin
Herb-Medicine Journal: Terbitan Berkala Ilmiah Herbal, Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2022): Herb-Medicine Journal April 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/hmj.v5i2.12787

Abstract

Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis pada balita yang disebabkan keadaan malnutrisi yang berkaitan dengan kekurangan asupan gizi paa lampau. Kasus stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Rejosari termasuk kasus tertinggi kedua di Kudus. Oleh karena itu, perlu dilakukan perilaku pencegahan stunting, salah satunya pada ibu hamil. Terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi perilaku pencegahan stunting pada ibu hamil, diantaranya adalah pengetahuan dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan stunting pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian dipilih dengan metode consecutive sampling berjumlah 80 responden. Penelitian ini dilakukan dengan pengisian kuesioner pengetahuan tentang stunting, dukungan keluarga, dan perilaku pencegahan stunting pada ibu hamil yang kemudian akan diuji menggunakan uji fisher exact dengan tingkat kepercayaan 90%. Hasil uji fisher exact didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang stunting dengan perilaku pencegahan stunting pada ibu hamil (p=0,001 dan RP=6,7). Terdapat hubungan yang signifikan pula antara dukungan keluarga dalam mencegah stunting dengan perilaku pencegahan stunting pada ibu hamil (p=0,001 dan RP=3,2). Penelitian ini menunjukan bahwa pengetahuan dan dukungan keluarga berhubungan dengan perilaku pencegahan stunting pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Rejosari, dimana semakin baik pengetahuan dan dukungan keluarga maka akan semakin positif pula perilakunya.
Hubungan Beban Kerja Fisik dan Durasi Kerja dengan Kejadian Heat Strain Pada Pekerja Industri Kerupuk Merry Tiyas Anggraini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 21 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 21 Nomor 02 Tahun 2022
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v21i2.1706

Abstract

Pekerja industri kerupuk terutama industri informal memberikan beban kerja fisik rangkap dan durasi kerja lebih dari 8 jam pada pekerjanya, lingkungan kerja yang panas memberikan beban kerja menjadi lebih berat. Sehingga banyak pekerja di industri kerupuk yang mengeluhkan suhu yang terlalu panas, keringat berlebihan, dan rasa haus. Keluhan tersebut merupakan respon fisiologis manusia yang bertujuan untuk mengurangi panas dari tubuh setelah menerima efek paparan panas yang disebut dengan heat strain. Hal tersebut dapat memberi dampak akut maupun kronis bagi tubuh melalui fisik atau kejiwaan. Efek yang muncul beragam, mulai gejala kemerahan di tubuh, tidak sadarkan diri, sampai keluhan berat seperti keringat berhenti keluar dan terjadi heat stroke. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan durasi kerja dengan kejadian heat strain pada pekerja industri kerupuk. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel minimal adalah 40 orang dengan teknik total sampling. Alat yang digunakan meliputi kuesioner Heat Strain Score Index (HSSI), lembar wawancara untuk mengetahui durasi kerja dan beban kerja fisik dengan menghitung frekuensi denyut nadi secara manual. Penelitian ini menggunakan uji statistik Chi-square. Didapatkan hubungan antara beban kerja fisik (p=0,001, nilai PR=2,231) dengan kejadian heat strain dan durasi kerja (p=0,003, nilai PR=2,143) dengan kejadian heat strain. Terdapat hubungan signifikan antara beban kerja fisik dan durasi kerja dengan kejadian heat strain pada pekerja industri kerupuk. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa beban kerja fisik dan durasi kerja merupakan faktor risiko munculnya kejadian heat strain.
Hubungan Intensitas Kebisingan dan Penggunaan Alat Pelindung Diri dengan Gangguan Pendengaran pada Pekerja Pabrik Tekstil Merry Tiyas Anggraini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 21 No 03 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 21 Nomor 03 Tahun 2022
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v21i03.2088

Abstract

Gangguan pendengaran akibat bising di Indonesia termasuk yang paling tinggi di Asia Tenggara yaitu sekitar 36 juta orang atau 16,8%. Gangguan pendengaran tidak hanya dipengaruhi intensitas kebisingan ada juga faktor lain seperti karakteristik pekerja seperti lama paparan, masa kerja, penggunaan alat pelindung telinga. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang terdapat sekitar 60% pekerja menyatakan mengalami gangguan pendengaran akibat terpapar bising di lingkungan kerjanya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan intensitas kebisingan dan penggunaan alat pelindung diri dengan gangguan pendengaran. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sejumlah 40 orang dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah audiometri, sound level meter untuk mengetahui intensitas kebisingan dan lembar wawancara untuk mengetahui penggunaan alat pelindung diri. Uji statistik penelitian ini menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis didapatkan hubungan antara intensitas kebisingan (p=0,000, nilai PR=7,667) dengan gangguan pendengaran dan penggunaan alat pelindung diri (p=0,001, nilai PR=4,172) dengan gangguan pendengaran. Terdapat hubungan signifikan antara intensitas kebisingan dan penggunaan alat pelindung diri dengan gangguan pendengaran, selain itu intensitas kebisingan dan tidak menngunakan alat pelindung diri merupakan fakto resiko munculnya gangguan pendengaran.
Co-Authors - Darmono SS2 - Gunadi - Nurasipa Adibah Salsabila Afiana Rohmani Aisyah Lahdji Aisyah Lahdji Aisyah Lahdji, Aisyah Akhmad Afrianto Alhakim, Hilmy Fawwaz Alif Antoni, Asyam Baihaqi Alvin Tonang Anggraheni, Nina Ari Natalia Probandari Arnesya Tilameo Arrini Fahamsya Asyam Baihaqi Alif Antoni Azzahra, Arsya Chamim Faizin Chamim Faizin Chamim Faizin Dahlan, Pujangga P.Y. Dahlan, Pujangga Puspito Yunus Diky Sukma Wibawa Dina Nahdiana Dwilago, Ibro Tanderi Endang Surani Faizin, Chamim Fithri Ratnasari Fuadah, Sholahiatul Gunadi Gunadi Hema Dewi Anggraheny Hema Dewi Anggraheny Hera Vinandika Purwagumilar Intan Pandini Juliani, Aliyah Ari Kanti Ratnaningrum Kanti Ratnaningrum Kanti Ratnaningrum Lilia Dewiyanti M. Riza Setiawan Mahreza, Desviana Putri Eka Margo Utomo Maya Dian Rakhmawatie Mella Anyndya Hernata Millati Rahmatika Muhammad Akhsin Atto’illah Muhammad Riza Setiawan Muslimah Muslimah Nabila Min Amrina Rosyada Nikmaturrizqi, Nada Nina Anggraeni Noviasari Nina Anggraeni Noviasari Noviasari, Nina Anggraeni Oktaviani, Dinta Sekar Pudjiati Syarif Pujangga P.Y. Dahlan Pujangga Puspito Yunus Dahlan Rahmawati, Renny Nafia Retno Kusniati Rochman Basuki Salma Kusumaningrum Sekar Pinasti Shanabilla, Ezarzora Bunga Shaniago, Arthur Bagas Siti Hardiyati SOFIATUN, KAROMAH RIZKY Sri Mulyani Subianto, Nopri Susilo Budi Pratama Susilo Budi Pratama Titin Setyowati Tsabita, Nabilah Vitri Widyaningsih Wahyu Gito Putro Wicaksono Probowoso Wijayanti Fuad Windiasari, Liviana Yulianto, Chiendo Daffa Yusri Candra Alim Zaki Mubarok, Zaki