Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Pangan dan Gizi Pada Anak Usia Sekolah di SD Negeri Besan Klungkung Agung Yogeswara, Ida Bagus; Ayu Wita Kusumawati, I Gusti; Kusumaningsih, Purwaningtyas; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah; Sulistyadewi, Ni Putu Eny; Nursini, Ni Wayan; Mantra, Ida Bagus Ketut; Wasita, Rai Riska Resty; Kurniati, Ni Made; Utari Sumadewi, Ni Luh
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 8 No. 1 (2024): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jpd.v8i1.3014

Abstract

Stunting dapat terjadi akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu yang lama. Mengkonsumsi asupan yang bergizi sangat penting untuk diketahui anak usia sekolah guna mencegah terjadinya permasalah gizi pada anak. Tujuan dilakukannya pengabdian masyarakat ini adalah melakukan edukasi pangan gizi kepada siswa SD Negeri Besan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat menggunakan metode penyuluhan dan pemberian kudapan bergizi yang tinggi kandungan protein hewani. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman siswa untuk mengkonsumsi makanan bergizi terutama makanan yang memiliki kandungan protein hewani. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menurunkan prevalensi kejadian stunting di Kabupaten Klungkung.
IDENTIFIKASI FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MASALAH KECEMASAN PADA MAHASISWA DI UNIVERSITAS DHYANA PURA Putu Asih Primatanti; Ni Made Kurniati; Meirianthi, Putu Anastasia Kharisma
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 8 (2025): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v8i.5237

Abstract

Kesehatan mental mahasiswa merupakan salah satu bagian utama yang menjadi perhatian khusus di bidang pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sumber stress dan menganalisis faktor yang berhubungan dengan kecemasan pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif cross- sectional menggunakan kuesioner terstruktur Generalized Anxiety Disorder 7-item (GAD-7). Hubungan antara variabel dianalisis dengan menggunakan uji Uji Chi-Square untuk analisis bivariat dan Uji Regresi Logistik Ordinal untuk analisis multivariat. Hasil dari penelitian dengan jumlah responden 192 ini menunjukkan bahwa cukup banyak mahasiswa (38%) tinggal sendiri dan 13% tinggal bersama teman. Sumber yang menyebabkan sebagian besar mahasiswa mengalami stres adalah masalah finansial, penugasan dan tugas akhir serta masalah keluarga. Analisis bivariat dan multivariat menunjukan hasil bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara rekan tinggal mahasiwa dengan tingkat kecemasan. Ketika mahasiswa tinggal bersama teman akan meningkatkan odds kecemasan sebesar 1,9 lebih tinggi dibandingkan dengan tinggal bersama keluarga (OR = 1,9; p = 0,0001). Direkomendasikan kepada pihak kampus untuk memperkuat layanan konseling, program manajemen stres pada mahasiswa, pendampingan akademik yang lebih intensif dan pemberian dukungan sosial khususnya bagi mahasiswa yang tidak tinggal dengan keluarga.
Predictive Model of Blood Pressure Control Behavior in Efforts to Prevent Complications Using the Health Belief Model (HBM) Approach Among Hypertensive Patients I Nyoman Purnawan; Ni Made Kurniati
An Idea Health Journal Vol 5 No 03 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v5i03.726

Abstract

Background: In Denpasar City, the prevalence of hypertension and its complications has increased from year to year. The occurrence of complications among hypertensive patients is largely due to poor blood pressure control behavior. To improve patients’ blood pressure control behavior, it is necessary to develop a predictive model that considers social support from healthcare providers, as well as patients’ perceptions and beliefs. Objectives: To develop a predictive model of blood pressure control behavior using the Health Belief Model (HBM) approach. Methods: This study consisted of two phases: a quantitative phase using a cross-sectional design and a quasi-experimental phase employing a nonequivalent (pretest and posttest) control group design. The study was conducted over a two-month period in Denpasar City. The study population included hypertensive patients who were actively registered in the primary healthcare center's medical records. Data were collected through questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) and cross- tabulation. Results: Of the 192 respondents, 59.8% were found to have poor blood pressure control behavior. The SEM analysis showed a good model fit, with behavioral factors such as self-efficacy (coefficient = 0.370; p = 0.001), healthcare provider support (coefficient = 0.244; p = 0.004), and perceived susceptibility (coefficient = -0.084; p = 0.000) significantly influencing blood pressure control behavior. The predictive behavior model was successfully developed based on the findings of the previous research stages. The intervention using the predictive behavior model effectively improved blood pressure control behavior (PR = 5.6; p = 0.022). Conclusion: The predictive behavior model based on the Health Belief Model (HBM) was successfully developed and demonstrated the ability to enhance blood pressure control behavior. Therefore, its application should be expanded to prevent complications among hypertensive patients in Denpasar City.