Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

MULTIKULTURALISME DAN PEMBELAJARAN BAHASA ASING (ARAB DAN INGGRIS) DI PONDOK PESANTREN AL ISTIQAMAH NGATABARU Anthie, Irma; Ubadah, Ubadah; Anirah, Andi; Rismawati, Rismawati; Zulham, Zulham
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/5m5fwb28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep multikulturalisme dalam pembelajaran bahasa asing, khususnya bahasa Arab dan Inggris, di Pondok Pesantren Al Istiqamah Ngatabaru. Seiring dengan perkembangan globalisasi, kemampuan berbahasa asing menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki oleh santri. Pondok Pesantren Al Istiqamah Ngatabaru sebagai lembaga pendidikan berbasis Islam turut berperan dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dengan mengintegrasikan nilai-nilai multikulturalisme dalam kurikulum pembelajaran bahasa asing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang mengamati proses pembelajaran, interaksi antar santri dari berbagai latar belakang budaya, serta dampaknya terhadap pemahaman bahasa asing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan multikulturalisme di pondok pesantren ini tidak hanya terfokus pada pengajaran bahasa, tetapi juga pada pengembangan sikap toleransi, saling menghargai perbedaan, dan pemahaman terhadap keberagaman budaya. Selain itu, pembelajaran bahasa Arab dan Inggris di Pondok Pesantren Al Istiqamah dilaksanakan dengan pendekatan yang mengutamakan kontekstualisasi budaya, sehingga mampu membangun kemampuan bahasa santri sekaligus memperkaya wawasan kebudayaan mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami bagaimana konsep multikulturalisme dapat diintegrasikan dalam pendidikan bahasa asing di lembaga pendidikan Islam. Keyword: Multikulturalisme, Pembelajaran Bahasa Asing, Pondok Pesantren Al Istiqamah
Spritual Education Guidance at The Hasan ‎Ma'shum Dhikr Assembly‎ in Palu Nursyam; Rahman, Ulfiani; Syamsul Bahri A Galigo; Anirah, Andi; Nadirah, Sitti; Samintang
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 18 No 2 (2023)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v18i2.10303

Abstract

The purpose of this study is to see how far the success of fostering spiritual education in the Hasan Ma'shum Dhikr Assembly‎ in Palu City. The type of this research is field research which is qualitative in nature with a phenomenological approach. The primary data in this study were obtained from information from the leadership, officers, and members of the Hasan Ma'shum Dhikr Council. Meanwhile, secondary data was obtained from documents directly related to the research theme sourced from journals, books, and types of documents sourced from the internet. The data analysis used is qualitative data analysis with an interactive model. The results showed that the process of fostering spiritual education at the Hasan Ma'shum Dhikr Assembly‎ in Palu city consisted of three stages, namely the planning stage which contains socialization planning, preparation of joining, dhikr method, and evaluation. The implementation stage which contains the implementation of the planning stage of socialization, acceptance, dhikr method, and evaluation. The evaluation stage which contains written test, oral test, and non-test. The results of fostering spiritual education at the Hasan Ma'shum Dhikr Assembly‎ in Palu City have been proven to gradually be able to foster their congregations. The success of fostering spiritual education at the Assembly of Dhikr Hasan Ma'shum Palu City consists of a relationship with Allah swt (Hablum minallah) which includes a higher awareness of leaving immoral acts, getting closer to Allah swt, and a feeling of calm and peace in the heart. Meanwhile, human relationships form noble morals and become Uswatun Hasanah.
Analysis of the Recitation Method in Improving Islamic Religious Education Learning Outcomes of Elementary School Dandi; Anirah, Andi; Erniati
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 29 No 1 (2026): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2026v29n1i5

Abstract

Islamic Religious Education (IRE) plays a vital role in fostering students’ religious knowledge, attitudes, and practical skills. Effective learning at the elementary school level requires instructional approaches that promote active participation and responsibility. One such approach is the recitation method, which involves task assignment, task completion, and accountability for learning outcomes. This study aimed to examine the implementation of the recitation method in Islamic Religious Education and to explore teachers’ and students’ perceptions of its impact on learning. A qualitative descriptive approach was employed at SDN 3 Bajugan, Tolitoli Regency. The participants included the school principal, an Islamic Religious Education teacher, and fifth-grade students. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, and document analysis, and were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, comprising data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that the recitation method was implemented through three stages: task assignment, task completion, and task accountability. Both teachers and students perceived the method as enhancing classroom participation, learning responsibility, and engagement. Students also demonstrated improved understanding of the learning materials and greater confidence in performing religious practices. The study concludes that the recitation method has become an integral component of Islamic Religious Education instruction and is perceived as an effective strategy for promoting active learning and strengthening students’ responsibility. Abstrak: Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan penting dalam mengembangkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan keagamaan peserta didik. Pembelajaran di sekolah dasar memerlukan pendekatan yang mendorong partisipasi aktif dan tanggung jawab peserta didik. Salah satu metode yang digunakan adalah metode resitasi, yang mencakup pemberian tugas, pelaksanaan tugas, dan pertanggungjawaban hasil tugas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi metode resitasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam serta persepsi guru dan peserta didik terhadap hasil belajar selama penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif di SDN 3 Bajugan, Kabupaten Tolitoli. Partisipan terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan peserta didik kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode resitasi diterapkan melalui tiga tahap, yaitu pemberian tugas, pelaksanaan tugas, dan pertanggungjawaban tugas. Guru dan peserta didik memandang metode ini mampu meningkatkan partisipasi belajar, tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas, serta keterlibatan selama pembelajaran. Peserta didik juga menunjukkan pemahaman materi yang lebih baik dan kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam praktik keagamaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode resitasi menjadi bagian penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan dipersepsikan efektif dalam mendukung pembelajaran aktif serta penguatan tanggung jawab peserta didik.