Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Education for Sustainable Development Oriented Didactic Design in A Bioplastic Context in Overcoming Barriers to Learning and Developing Attitude and Environmental Awareness Alfira Julian Pratiwi*; Hernani Hernani; Budiman Anwar
JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA) Vol 7, No 1 (2023): MARCH 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jipi.v7i1.29199

Abstract

Human ignorance in conserving, managing, and protecting the environment makes plastic pollution a real problem for the world's health and environment. Therefore, this study aims to develop environmental attitudes and awareness as well as mastery of pre-service teachers’ concepts through ESD-oriented didactic design in the context of bioplastics. This study used a Didactical Design Research (DDR) with 27 pre-service teachers. The instruments used in this study were tests, questionnaires, validation sheets, and transcripts. Based on the results of the analysis, it was found that there are attitudes and awareness of pre-service teachers that need to be developed, the results of preconception data analysis of pre-service teachers experienced learning barriers in content (1) classification of biodegradable biopolymers (2) starch decomposition process (3) benefits of biopolymers in various fields (4) and the environment (5) bioplastic dilemma (6) function of materials in the manufacture of bioplastics. The validation results indicate that improvements are needed in the learning objectives and some improvements in sentence redaction in didactic situations. After the learning was applied, it was found that most of the responses that emerged from the pre-service teacher were in accordance with what was designed by the educator, and after the percentage analysis was carried out there was a development of attitudes and awareness and mastery of concepts of the pre-service teacher.
Workshop of Material Deepening and Designing Learning Plans with Problem-Based Learning (PBL) Model on Acid-Base Materials (Workshop Pendalaman Materi dan Perancangan Rencana Pembelajaran dengan Model Problem-Based Learning (PBL) Pada Materi Asam Basa) Budiman Anwar; Hernani Hernani; Wiji Adji; Wiwi Siswaningsih; Zackiyah Zackiyah; Asep Suryatna; Abraham Mora; Sutrasman Sutrasman; Cece Nurhidayat
Jurnal Pengabdian Isola Vol 1, No 1 (2022): JPI: VOLUME 1, ISSUE 1, 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v1i1.47300

Abstract

The chemistry teacher's role is very important in the quality improvement of education, because it’s believed that chemistry is one of the fundamental knowledge underlying the development of science and technology in the 21st century. Various decisions need to be made by teachers in carrying out their duties as educators, including establishing the relevant learning strategies and determining students who need to get a spesific guidance. Based on the results of the 2017-2019 National Examination researched by the madrasah team, it stated that acid-base topic is one of the most difficult topic considered by students, misconceptions are often found, both in teachers and students. Improving understanding of chemical concepts needs to be done through independent-study and intensive discussion, as well as applying the daily phenomena concepts by demanding a variety of problem solving packaged through problem based learning. Community Service held by Department of Chemistry for acid-base topic was carried out systematically (online and offline) following a scheme equivalent to 32 hours, namely 8 hours of offline and 24 hours of online. Workshops for deepening the acid-base topic was carried out as well as learning tools for chemistry teachers and assignments for participants. This activity was quite successful because it was obtained products in the form of curriculum analysis and PBL-based learning strategies for acid-base topics that is suitable for use. The teachers were very grateful for the assistance in the form of experience, knowledge, and learning strategies that were appropriate to be used in their respective schools. The organized team received the valuable input that could be used as an improvement for the next service programPeran guru kimia sangat penting dalam peningkatan kualitas pendidikan, karena diyakini bahwa kimia merupakan salah satu ilmu pengetahuan yang mendasari perkembangan sains dan teknologi. Berbagai keputusan perlu dibuat guru dalam pelaksanaan tugasnya sebagai pendidik, di antaranya penentuan strategi pembelajaran yang relevan dan penentuan siswa yang perlu memperoleh bimbingan tertentu. Berdasarkan hasil telaah UN 2017-2019 yang dilakukan oleh tim madrasah menyatakan bahwa materi asam basa adalah salah satu materi yang dianggap sulit oleh siswa, sering kali ditemukan miskonsepsi, baik pada guru ataupun pada siswa.  Peningkatan pemahaman konsep kimia perlu dilakukan melalui independent-study dan diskusi secara intensif, juga menerapkannya pada fenomena keseharian dengan menuntut ragam penyelesaian masalah yang dikemas melalui pembelajaran berbasis PBL. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berkaitan dengan materi asam basa dilakukan secara sistematis (daring dan luring) mengikuti skema yang setara dengan 32 Jam Pelajaran (JP), yaitu 8 JP secara luring dan 24 JP secara daring. Workshop pendalaman materi asam basa serta perangkat pembelajaran bagi partisipan (guru-guru kimia) dan penugasan kepada partisipan telah dilakukan pada kegiatan ini. Melalui kegiatan ini dihasilkan produk berupa analisis kurikulum yang dituangkan dalam bentuk indikator pembelajaran yang mencerminkan tuntutan dimensi proses kognitif dan dimensi pengetahuan serta aspek keterampilan sesuai dengan tuntutan Kompetensi Dasar (KD) dan ide-ide konteks yang sesuai dengan tuntutan strategi pembelajaran berbasis PBL pada materi Asam Basa. Guru-guru kimia mendapat bantuan berupa pengalaman, pengetahuan, maupun mendapatkan masukan terkait strategi pembelajaran yang diharapkan layak untuk digunakan di sekolahnya masing-masing. Tim pelaksana mendapat masukan yang berharga sehingga dapat dijadikan untuk perbaikan dan peningkatan kinerja pada program pengabdian berikutnya.
Basic Law of Chemistry: Material Deepening and Project-Based Learning Design With Science Literacy Oriented for Chemistry Teachers Of High School in Sumedang and Majalengka District [Hukum Dasar Kimia: Pendalaman Materi dan Perancangan Pembelajaran Berbasis Projek Berorientasi Literasi Sains untuk Guru Kimia SMA se-Kabupaten Sumedang dan Majalengka] Florentina Maria Titin Supriyanti; Budiman Anwar; Hokcu Suhanda; Amelinda Pratiwi; Ratnaningsih Eko Sarjono; Siti Aisyah; Tuszie Widyanti; Wawan Wahyu; Asep Suryatna; Nenden Nataliawati; Cecep Jaenudin; Nia Kurniawati
Jurnal Pengabdian Isola Vol 2, No 1 (2023): JPI: VOLUME 2, ISSUE 1, 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i1.59334

Abstract

Rendahnya pencapaian siswa Indonesia pada PISA memaksa dunia Pendidikan untuk memperbaiki proses pembelajarannya. Salah satu upaya dilakukan  melalui perencanaan pembelajaran yang mampu membuat siswa aktif dan berkembang literasi sainsnya. Keterbatasan guru terhadap literasi sains dan penggunaan model-model pembelajaran sangat tinggi, sehingga  terkadang menjadikan pembelajaran kimia lebih bersifat teoritis, hal ini diduga menjadi salah satu penyebab  rendahnya minat dan motivasi siswa untuk mempelajari kimia. Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) tentang literasi sains dan Probleme based learning (PBL) yang dilakukan oleh Departemen Pendidikan Kimia ,UPI bekerjasama dengan  guru-guru Kimia SMA/SMK Kabupaten Sumedang dan Majalengka  bertujuan memberikan pendalaman materi dan perancangan pembelajaran terkait hukum dasar ilmu kimia. Metode yang diterapkan adalah workshop dilakukan secara daring maupun luring dengan skenario  setara 32 jam pelajaran (JP), yaitu 8 JP luring dan 16 JP daring serta 8 JP kerja mandiri. Produk dari kegiatan ini berupa rancangan pembelajaran kimia topik hukum dasar kimia yang layak dan dan telah dievaluasi secara konteks dan konten, yang dapat digunakan pada pembelajaran kimia disekolah.
BAHAN AJAR ASAM BASA UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF MENGGUNAKAN 4S-TMD Azka Rizkika Amaly; Sjaeful Anwar; Budiman Anwar
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v8i2.52292

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat bahan ajar asam basa untuk mengembangkan keterampilan berpikir kreatif menggunakan metode four steps teaching material development (4S TMD). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Development Research (DR) yang terdiri dari tiga tahap yaitu design, development, dan evaluation. Hasil dari tahap design adalah diperoleh rancangan bahan ajar. Pada tahap development dilakukan pengembangan dengan metode 4S TMD seleksi dan diperoleh draf bahan ajar yang telah direview kesesuaian indikator dengan kompetensi dasar, kebenaran konsepnya, dan pengembangan keterampilan berpikir kreatif. Pada tahap strukturisasi dihasilkan draf bahan ajar mengacu pada peta konsep, struktur makro, dan multipel representasi yang dikembangkan. Tahap karakterisasi dilakukan untuk menguji draf bahan ajar terhadap siswa dengan instrumen penentuan ide pokok, Hasilnya tahap karakterisasi diperoleh satu teks sulit dari 29 teks yang diujikan. Teks yang dikategorikan sulit dilakukan tahap reduksi didaktik. Hasil dari tahap evaluation yaitu diperoleh bahan ajar yang memiliki kategori keterpahaman tinggi dan kelayakan dengan kategori sangat layak.
PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUAL DENGAN POGIL PADA SUBMATERI PENGARUH KATALIS TERHADAP LAJU REAKSI YANG BERPOTENSI MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK Nanda Amalia Febriyani; Tuszie Widhiyanti; Budiman Anwar
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v11i1.57942

Abstract

Banyak peserta didik yang mengalami kesulitan belajar ketika membangun pengetahuannya. Hasil tafsiran peserta didik terhadap konsep terkadang tidak utuh/lengkap dan tidak sesuai dengan konsep yang sebenarnya yang disampaikan oleh para ahli. Hal ini menimbulkan miskonsepsi pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi pembelajaran intertekstual dengan POGIL pada submateri pengaruh katalis terhadap laju reaksi yang berpotensi meningkatkan pengetahuan konsep dan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (RD) yang dibatasi hingga tahap pengembangan produk awal. Dalam Penelitian ini digunakan instrumen penelitian format kesesuaian indikator penguasaan konsep dengan kompetensi dasar pengetahuan dan deskripsi label konsep, serta kesesuaian kegiatan pembelajaran dengan indikator penguasaan konsep dan indikator keterampilan berpikir kritis yang divalidasi oleh 2 orang dosen ahli dari program studi kimia dan pendidikan kimia. Strategi pembelajaran yang dikembangkan mempertautkan tiga level representasi kimia dengan langkah-langkah pembelajaran POGIL. Secara umum, hasil validasi dinyatakan valid dengan beberapa saran perbaikan dari validator. Indikator penguasaan konsep yang diperoleh sesuai dengan kompetensi dasar pengetahuan, label konsep, dan deskripsi label konsep. Indikator penguasaan konsep yang diperoleh meliputi menjelaskan katalis heterogen, menjelaskan katalis heterogen, dan menjelaskan pengaruh katalisterhadap laju reaksi.
STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUAL DENGAN POE YANG BERPOTENSI UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DASAR LAJU REAKSI SERTA KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA Renita Magdalena Sagala; Tuszie Widhiyanti; Budiman Anwar
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v9i1.52284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan startegi pembelajaran intertekstual dengan POE (Predict-Observe-Explain) pada submateri konsep dasar laju reaksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah RD (Research and Development) yang dibatasi hingga tahap pengembangan produk awal. Objek dari penelitian ini adalah kegiatan pembelajaran intertekstual dengan POE yang berpotensi untuk meningkatkan penguasaan konsep dasar laju reaksi dan keterampilan proses sains siswa. Instrumen yang digunakan adalah format kesesuaian kegiatan pembelajaran dengan indikator penguasaan konsep dan indikator keterampilan proses sains yang divalidasi oleh lima validator. Hasil pengembangan kegiatan pembelajaran intertekstual dengan POE pada materi konsep dasar laju reaksi yang berpotensi untuk meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan proses sains siswa dinyatakan valid dengan beberapa perbaikan berdasarkan saran yang diberikan. Kegiatan pembelajaran yang dikembangkan adalah pembelajaran berbasis intertekstual yang melibatkan pertautan tiga level representasi kimia dalam langkah pembelajaran POE yang berpotensi untuk meningkatkan aspek penguasaan konsep dan keterampilan proses sains siswa.
PENGEMBANGAN TES DIAGNOSTIK MODEL MENTAL TIPE PREDICT-OBSERVEEXPLAIN (TDM-POE) PADA MATERI HUKUM LAJU REAKSI Irfan Hanif Abiyyu; Tuszie Widhiyanti; Budiman Anwar
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v10i1.52152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen Tes Diagnostik Model mental tipePredict–Observe–Explain (TDM-POE) pada materi hukum laju reaksi. Metode yang digunakanadalah Research and Development (RD) yang dibatasi sampai tahap pengembangan produk awal.Instrumen yang digunakan berupa tabel kesesuaian indikator soal dengan kompetensi dasar,tabel kesesuaian soal dengan indikator soal dan kesesuaian jawaban dengan soal. Pengembangansoal-soal dilakukan berdasarkan pada indikator soal yang telah dilakukan analisis dan divalidasioleh validator, sedangkan pengembangan jawaban yang benar dilakukan mengacu pada kajianbeberapa buku teks General Chemistry. Hasil pengembangan instrumen tes diagnostik modelmental tipe POE dinyatakan valid dengan beberapa perbaikan berdasarkan saran yang diberikanoleh tiga panelis yang terdiri dari dua orang doktor bidang Pendidikan Kimia, dan satu orangdoktor bidang Kimia Fisika. Rancangan akhir TDM-POE-hukum laju reaksi terdiri dari 23 butirpertanyaan yang meliputi 7 butir soal tahap prediksi, 3 butir soal pada tahap observasi, dan 13butir soal pada tahap eksplanasi.
PROFIL MODEL MENTAL SISWA PADA KONSEP DASAR LAJU REAKSI DENGAN MENGGUNAKAN TES DIAGNOSTIK MODEL MENTAL INTERVIEW ABOUT EVENT Anita Tiarasani; Sri Mulyani; Budiman Anwar
Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrppk.v9i1.68412

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memperoleh profil model metal siswa padakonsep dasar laju reaksi. Partisipan penelitian ini adalah tujuh orang siswakelas XII IPA di salah satu SMA Negeri di Kota Bandung dengan tigakemampuan akademik yang berbeda, yaitu tinggi, sedang, dan rendah.Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptifmenggunakan instrumen penelitian Tes Diagnostik Model Mental Inteview-About-Event (IAE). Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa siswakemampuan sedang dan rendah menjawab benar sebagian setalah diberipertanyaan probing dalam menjelaskan perubahan laju rerata penguranganreaktan dan laju rerata pembentukan produk, sedangkan siswa kemampuantinggi menjawab salah walaupun telah diberi pertanyaan probing. Dalammenjelaskan laju rerata pembentukan produk banyak siswa yang mengalamimiskonsepsi bahwa laju rerata pembentukan produk meningkat karenajumlah partikelnya meningkat. Dalam menjelaskan laju sesaat pada waktutertentu dan waktu pada nol pada umumnya ditemukan bahwa siswakemampuan tinggi, sedang, dan rendah blank, tidak dapat menjawabapapun mengenai laju sesaat meskipun sudah diberi pertanyaan probing.Dalam menjelaskan laju reaksi terdapat siswa kemampuan tinggi dansedang yang menjawab benar dengan pertanyaan probing ketikamembandingkan laju salah satu spesi untuk mencari spesi lainnya, tetapitidak ada yang menjawab benar dalam menghubungkan laju reaksi, lajupengurangan reaktan, dan laju pembentukan produk.
Synthesis and Characterization of Calcium Oxide Nanoparticles and Their Application in the Adsorption of Indigo Carmine Maharani, Brigitta Stacia; Khoerunnisa, Fitri; Anwar, Budiman; Hendrawan, Hendrawan; Hamidah, Ida; Nurhayati, Mita; Sanjaya, Eli Hendrik
Jurnal Kartika Kimia Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Kartika Kimia
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Sciences and Informatics, University of Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jkk.v7i1.253

Abstract

This research aims to determine the optimum conditions for the synthesis of CaO nanoparticles using the coprecipitation method, determine the characteristics of the CaO nanoparticles synthesized, and determine the effect of the performance of CaO nanoparticles as an adsorbent for indigo carmine dyes. CaO nanoparticles were successfully synthesized using the coprecipitation method at the optimum conditions of 1 M NaOH concentration and formation temperature of 400+200℃ with the highest % yield reaching 74.56%. The successful formation of CaO nanoparticles was proven by the appearance of a 2-theta diffraction peak of 23.12°; 39.2°; 57.9°; and 67.2° which is identical to the lattice structure of CaO with hkl indices (200), (311), (422) and (600) and a crystal size of up to 4.96 nm. SEM images support the formation of CaO nanoparticles with an average particle size of 98.1 nm and a varying size distribution. The IR spectrum of the formation of CaO nanoparticles with the appearance of Ca-O peaks at wavelengths of 3640, 1400, 860, and 791 cm-1. The adsorption capacity of indigo carmine on CaO nanoparticles was greatest at an adsorbent dose of 10 mg, adsorbate concentration of 100 ppm and a contact time of 50 minutes. The most appropriate adsorption isotherm model and adsorption kinetics model was the Koble-Corrigan model and the pseudo second order model, respectively.
A Systematic Review: Chitosan/ Poly (vinyl alcohol) based Hydrogel composites for Drug Delivery Material Annifah, Riri Uswatun; Kadarohman, Asep; Khoerunnisa, Fitri; Nurhayati, Mita; Hendrawan, Hendrawan; Anwar, Budiman
Jurnal Kartika Kimia Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Kartika Kimia
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Sciences and Informatics, University of Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jkk.v7i1.254

Abstract

This review article aims to systematically describe the synthesis methods, characterization, and performances of CS/PVA based hydrogel composites as drug delivery materials. The literature review was conducted through ScienceDirect and Google Scholar, where the article selection is based on Scopus index in the Q1 and Q2 categories within the past 5 years. The synthesis of CS/PVA hydrogel was performed using various methods, including crosslinking, freeze-thaw, and sol-gel. The synthesis methods of hydrogel composites included crosslinking, freeze-thaw, and sol-gel. Characterization of hydrogel composites was conducted using FTIR spectroscopy, SEM, and swelling ratio measurement. CS/PVA-based hydrogel composites as drug delivery materials have been successfully synthesized using crosslinker, freeze-thaw and sol-gel methods. FTIR spectra indicated that drug was successfully loaded into CS/PVA based hydrogel composite matrix, involving the hydrogen bonding as predominant mechanism of interaction between precursors and drug functionalities. The best swelling capacity was obtained in the CS/PVA/Tetracycline based hydrogel composites, up to 949%. The SEM images indicated the homogeneous morphological structure and surface of hydrogel composites. The CS/PVA/Tetracycline based hydrogel composites exhibited the largest cumulative drug release of 99.44%. The drugs loaded CS/PVA hydrogel composites are promising as a drug delivery material.