Claim Missing Document
Check
Articles

Estimation of Phosphorus Storage in Seagrass in the Coastal Waters of Eastern and Northen Bintan Island Luthvi Nurwulandari; Apriadi, Tri; Zulfikar, Andi
Journal of Marine and Coastal Science Vol. 14 No. 3 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jmcs.v14i3.72783

Abstract

The eastern and northern coastal waters of Bintan Island are seagrass conservation areas with high biodiversity and coverage. Seagrass is known to play an essential role in the carbon cycle and has the potential to store phosphorus, but limited information is available regarding its phosphorus reserves. This study aims to estimate phosphorus (P) storage in seagrass and analyze the relationship between seagrass ecological parameters and phosphorus content. A field survey and hierarchical sampling technique were conducted at six locations, with samples of seagrass, substrate, and water analyzed in laboratory. Results showed the highest seagrass density in Pengudang (816 shoots/m²) and the lowest in Berakit 2 (107 shoots/m²); the highest coverage in Teluk Bakau 1 (83.5%) and the lowest in Teluk Bakau 2 (43.1%); and the highest biomass in Pengudang (138.55 gr/m²) and the lowest in Berakit 2 (19.39 gr/m²). The highest phosphorus storage was recorded in Berakit 2 (0.321%) and the lowest in Teluk Bakau 2 (0.258%). A positive correlation was observed between coverage and phosphorus content, indicating that increased seagrass coverage potentially enhances phosphorus storage capacity. These findings offer new insights into the role of seagrass in the phosphorus cycle and its implications for sustainable coastal ecosystem management.
Laju Pertumbuhan Karang Acropora pulchra (Brook, 1891) yang Ditransplantasi dengan Substrat Berbeda di Perairan Bintan Samsudin, Samsudin; Kurniawan, Dedy; Apriadi, Tri
Akuatiklestari Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v9i1.7566

Abstract

Desa Teluk Bakau merupakan daerah dengan mayoritas penduduk bekerja sebagai nelayan. Di Desa Teluk Bakau juga terdapat beberapa lokasi pariwisata. Kondisi tersebut menjadikan Desa Teluk Bakau merupakan jalur lalu lintas kapal nelayan, penangkapan ikan, dan kegiatan pariwisata yang dapat memengaruhi kondisi alami terumbu karang. Tujuan penelitian untuk mengetahui pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan, dan tingkat kelangsungan hidup karang Acropora pulchra yang ditransplantasi dengan substrat berbeda di Perairan Bintan, Kepulauan Riau. Penelitian ini dilakukan pada bulan September sampai bulan Desember 2023 di Perairan Desa Teluk Bakau, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Media transplantasi karang menggunakan substrat karang mati, substrat semen, dan substrat botol kaca. Setiap substrat terdiri dari 5 sampel karang sebagai ulangan. Pengamatan karang dilakukan setiap 7 hari sekali, dengan memonitoring pertumbuhan, tingkat kelangsungan hidup, serta pembersihan pada media dan sampel karang. Berdasarkan hasil penelitian selama tiga bulan pengamatan didapatkan rata-rata pertumbuhan mutlak karang dengan media substrat karang mati sebesar 1,90 cm, media substrat semen sebesar 1,68 cm, dan media substrat botol kaca sebesar 1,63 cm. Laju pertumbuhan karang menggunakan media substrat karang mati sebesar 0,63 cm/bulan, media substrat semen sebesar 0,56 cm/bulan, dan media substrat botol kaca sebesar 0,54 cm/bulan. Tingkat kelangsungan hidup karang dengan media substrat karang mati sebesar 100%, media substrat semen dan media substrat botol kaca sebesar 80%.
Growth and biomass of Vallisneria giganteas leaf in Senggarang River flow, Tanjungpinang City, Riau Islands Nengsih, Listia; Apriadi, Tri; Muzammil, Wahyu
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Jurnal Ilmu Perairan, Vol. 8: No. 3 (December, 2021)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v8i3.3671

Abstract

The objective of this study were to determine the density, the growth rate, and growth of biomass of Vallisneria gigantea. This research was conducted on May-June 2020 in a river in Senggarang, Tanjungpinang City. This research was used random sampling method of 30 points using transect quadrant (50x50 cm). The results showed that V. gigantea had a density value of 148.80 ind/m2. The growth rate of V. gigantea was 0.06 cm/day and biomass growth were 21.71 gr/m2. Light intencity was the principle component of V. giganteas leaf growth rate while  pH, velocity, and temperatur were principle component for growth biomass leaf.Keywords: Density; Giant Vallisneria; Growth; Macrophyte; Productivity
STRUKTUR KOMUNITAS PERIFITON SEBAGAI PENENTU KUALITAS AIR DI PERAIRAN HUTAN MANGROVE KAMPUNG BULANG Abiyya, Nida’ Farah; Apriadi, Tri; Azizah, Diana
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i08.658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas perifiton dan mengetahui status kualitas air berdasarkan struktur komunitas perifiton yang terdapat pada perairan hutan mangrove Kampung Bulang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret – April 2023. Lokasi pengambilan sampel ditentukan dengan cara purposive sampling. Jumlah titik sampling sebanyak 15 titik yang setiap titk sampling didasari oleh zonasi mangrove yang berdekatan dengan laut serta oleh pasang surut air laut dan intesitas cahaya yang masih memungkinkan untuk pengambilan sampel. Pengambilan sampel diambil dari akar mangrove Rhizopora sp, yang setiap titik diambil 1 sampel dengan interval waktu 2 minggu. Sampel perfiton di akar mangrove diambil dengan cara dikerik menggunakan transek kerikan seluas 2x2 cm. Pada penelitian ini jenis perifiton yang dijumpai yaitu ada 6 kelas dengan jumlah 13 genera. Kelas yang memiliki genus terbanyak yaitu: Bacillariophyceae (8 genera). Nilai kelimpahan perifiton mulai dari 2,739 – 763 ind/cm² dengan nilai kelimpahan tertinggi pada minggu ke 1 kemudian minggu ke 2 dan minggu ke 3. Penurunan kelimpahan pada setiap minggunya disebabkan karena terjadi pengkikisan terhadap substrat pada akar. Nilai keanekaragaman perifiton berkisar 1,52 – 1, 95 dengan nilai keanekaragaman tertinggi mulai minggu ke 1 dan minggu ke 2, terrendah minggu ke 3, dengan kategori rendah. Tingkat kesuburan pada perairan hutan mangrove Kampung Bulang termasuk kategori ß/?-mesosaprobik yang artinya tingkat pencemaran zat organik dan anorganik sedang.
PENINGKATAN KESADARAN LINGKUNGAN DAN PARTISIPASI MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI KONDISI TERKINI EKOSISTEM PERAIRAN DI KELURAHAN SENGGARANG, KOTA TANJUNGPINANG Sabriyati, Deni; Apriadi, Tri; Melani, Winny Retna; Zulfikar, Andi
Abdi Panca Marga Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Abdi Panca Marga Edisi Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Panca Marga Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51747/abdipancamarga.v5i1.1904

Abstract

Coastal and small island ecosystems play a central role in the development and well-being of communities. In Senggarang Subdistrict, Tanjungpinang City, the condition of coastal ecosystems is a crucial focus for maintaining balance and productivity. Through community engagement activities, this initiative aims to enhance environmental awareness and knowledge among residents regarding the monitoring of the current conditions of the aquatic ecosystem in the area. The partners in this endeavor are the residents of Senggarang Subdistrict, living in proximity to the aquatic environment. The methods employed include Mapping waters condition, socialization (commencing with pre-tests and concluding with post-tests), dissemination of information through an e-catalog, and focus group discussions (FGDs). The outcomes of this initiative are mapping the potential of coastal and aquatic ecosystems, creating an e-catalog containing up-to-date information on water conditions, upgrading of community knowledge about it and identifying issues faced by the community. Through active communication with the community, challenges such as coastal cleanliness and flood disasters have been identified, requiring special attention. The significance of these engagement outcomes lies in the effort to enhance community awareness and knowledge of their environment for further actions in sustaining and managing aquatic ecosystems effectively. References Ginting, R.J., Apriadi, T. & Zulfikar, A. (2023). Kepadatan Perifiton Epifitik dan Kaitannya dengan Kualitas Perairan di Perairan Senggarang Besar Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau. Skripsi. UMRAH. Hanifah, P. N., Nugraha, A.H. & Zulfikar, A. (2023). Laju Pertumbuhan dan Produksi Biomassa Daun Lamun di Perairan Senggarang Besar, Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau.. Melani, W. R., Apriadi, T., Muzammil, W., Zulfikar, A., & Sabriyati, D. (2021). Penjaringan Isu Startegis Permasalahan Pengelolaan Waduk Sumber Air Baku di Pulau Bintan. Urnal Panrita Abdi, 5(3), 365–372. http://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi. Melani, W. R., Zulfikar, A., Apriadi, T., Muzammil, W., & Sabriyati, D. (2022). Characterization of hydrological aspects in Kolong Enam Retention Basin, Kijang, Bintan Island, Indonesia. In E3S Web of Conferences (Vol. 339, p. 02010). EDP Sciences. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202233902010. Muftadi, A., Melani, W. R. & Zulfikar, A. (2023). Tingkat Kesuburan Perairan di Senggarang Besar, Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau. Skripsi. UMRAH. Murray, N.J., Bunting, P., Canto, R.F., Hilarides, L., Kennedy, E.V., Lucas, R.M., Lyons, M.B., Navarro, A., Roelfsema, C.M., Rosenqvist, A., 2022. coastTrain: A Global Reference Library for Coastal Ecosystems. Remote Sens. 14, 5766. https://doi.org/10.3390/rs14225766. Muzammil, W., Apriadi, T., Melani, W. R., Oktavia, Y., Zahra, A., Ma'mun, A. & Zulfikar, A. (2022). Pengenalan Biota Laut Dilindungi melalui e-Book “Dugong & Friends” dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat terhadap Kelestarian Sumber Daya Perikanan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Maritim, 5(1), 11-19. Muzammil, W., Apriadi, T., Melani, W. R., Zulfikar, A.(2021). Pengenalan Biota Akuatik Aliran Sungai Senggarang dengan E-Katalog melalui pembelajaran tatap muka sesuai protokol kesehatan Covid-19. Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat, 2021–2032. https://doi.org/10.31258/unricsce.3.324-332. Nevertari, S. P. & Arumsari, R. Y., 2017. Perancangan Video Sosialisasi Taman-taman Tematik di Kota Bandung. E-proceeding of art & design. Vol 4(3) 547. Nurjannah, M., & Irawan, H. (2013). Keanekaragaman Gastropoda Di Padang Lamun Perairan Kelurahan Senggarang Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau. Repository UMRAH. Putra, R.A., Melani, R.M., & Suryanti, A. (2020). Makrozoobentos sebagai Bioindikator Kualitas Perairan di Senggarang Besar Kota Tanjungpinang. Jurnal Akuatiklestari, 4(1): 20-27. DOI: https://doi.org/10.31629/akuatiklestari.v4i1.2486. Rasip, A., Apriadi, T. & Azizah, D. (2023). Kelimpahan Zooplankton Berdasarkan Waktu dan Kedalaman di Perairan Senggarang Besar Tanjungpinang. Skripsi. UMRAH. Sinaga, M.V., Melani, W. R. & Zulfikar, A. (2023). Sampah Laut dan Kaitannya dengan Kepadatan Gastropoda di Perairan Senggarang Besar Kota Tanjungpinang. Skripsi. UMRAH. Skripsi. UMRAH. Undang-undang No 2 tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil. Yanti, E., Apriadi, T. & Zulfikar, A. (2023). Keanekaragaman Fitoplankton dan Kaitannya dengan Kondisi Perairan di Senggarang Besar Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau. Skripsi. UMRAH
Inventarisasi Mikrofungi Akuatik Pada Perairan Madong, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau Apriadi, Tri; Panjaitan, Andreas Bona Christian
Biospecies Vol. 12 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.319 KB) | DOI: 10.22437/biospecies.v12i1.5925

Abstract

Inventory of aquatic microfungi diversity needs to be done as a new information about specific types found in certain waters. The objective of this study was to determine the diversity of aquatic microfungi in Madong waters, Tanjungpinang City, Riau Islands. Research on diversity of microfungi was carried out through survey methods at three stations (mangrove areas, fishing settlements and floating net cages, and coastal of Madong villages). Samples were collected by taking litters from the waters (roots, leaves, and branches of mangrove, and also seaweed). Isolation and culture process of aquatic microfungi were carried out in the laboratory. Microfungi isolates that were grown and were successfully identified were: Aspergillus sp., Epicoccum sp., Colletotrichum sp., Penicillium sp., and Stemphylium sp. Key words: aquatic microfungi, consortium, inventory, isolates, Tanjungpinang
Komposisi dan Pola Sebaran Makroalga di Perairan Desa Mantang Baru, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau Pradana, Fendi; Apriadi, Tri; Suryanti, Ani
Biospecies Vol. 13 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v13i2.8513

Abstract

The objective of this study was to determine macroalgae composition, macroalgae distribution, and waters quality in Mantang Baru village, Bintan Regengy, Riau Islands. This research has done on March - May 2019. Sampling points were choosen by purposive sampling method. There were 3 stations based on the ecosystem; coral ecosystem, seagrass ecosystem, and area in front of mangrove ecosystem. Macroalgae were observed by line transect method. Transect was placed at each location for taking macroalgae as many as 3 lines of transect along 100 m, the determination of the first plot was based on the first point of discovery of macroalgae drawn vertical to the coastline between lines 100 m. The results showed that the highest composition in seagrass ecosystem was Chlorophyta (green algae) 59%. Phaeophyta (brown algae) was the higest composition in coral ecoystem and area in front of mangrove ecosystem, with value 69% and 44% respectively. The distribution pattern of macroalgae in Mantang Baru Village waters on each station included a grouping category with a range of values between 1.87 to 3.46. Water quality parametres in Mantang Baru Village met the water quality standard, except nitrate and phosphate.
ESTIMASI KANDUNGAN STOK KARBON PADA EKOSISTEM PADANG LAMUN DI PERAIRAN DOMPAK DAN BERAKIT, KEPULAUAN RIAU Hertyastuti, Putri Restu; Putra, Risandi Dwirama; Apriadi, Tri; Suhana, Mario Putra; Idris, Fadhliyah; Nugraha, Aditya Hikmat
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 3 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v12i3.32199

Abstract

Salah satu peran penting ekosistem lamun yaitu sebagai penyerap karbon yang berasal dari atmosfer. Pulau Bintan merupakan salah satu pulau dengan hamparan padang lamun yang cukup luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi kandungan karbon pada padang lamun yang berasal dari seluruh jenis lamun dan sedimen yang berada di perairan Berakit dan Dompak Pulau Bintan. Penentuan potensi cadangan karbon dilakukan dengan melihat estimasi cadangan karbon di dalam sedimen dan biomassa lamun meliputi bagian atas (daun dan pelepah daun) dan bagian bawah lamun (rhizome dan akar). Pengukuran stok karbon pada sedimen lamun dilakukan dengan menggunakan metode pengabuan kering atau Loss on Ignation (LOI) dan kandungan karbon pada biomassa lamun diukur menggunakan metode konversi dengan konstanta. Hasil penelitian menunjukkan pada stasiun Berakit estimasi total cadangan karbon sedimen sebesar 91 Mg Corg ha-1 dan 10,58 Mg C/m2 untuk estimasi kandungan karbon lamun, sedangkan stasiun Dompak nilai estimasi total cadangan karbon pada sedimen berkisar103,80 Mg Corg ha-1 dan 3,34 Mg C/m2 untuk estimasi kandungan karbon bagian lamun. Kandungan karbon pada substrat dipengaruhi oleh komposisi sedimen dan kandungan karbon pada lamun dipengaruhi oleh kerapatan lamun.
Makrozoobentos Sebagai Bioindikator Kualitas Perairan di Perairan Kelam Pagi Kelurahan Dompak, Kepulauan Riau Marcelino, Nico; Apriadi, Tri; Melani, Winny Retna
Akuatiklestari Vol 6 (2023): Jurnal Akuatiklestari - Edisi Khusus Seminar Nasional Perikanan Tangkap IX
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v6i.5171

Abstract

Makrozoobentos adalah organisme yang peka terhadap perubahan lingkungan perairan yang ditempatinya, sehingga sering dijadikan sebagai salah satu indikator biologis kualitas perairan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kondisi parameter fisika dan kimia perairan di Perairan Kelam Pagi, struktur komunitas makrozoobentos di Perairan Kelam Pagi, serta mengetahui kualitas perairan di Perairan Kelam Pagi berdasarkan indikator biologis makrozoobentos. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2022 yang berlokasi di Perairan Kelam Pagi Kelurahan Dompak. Penentuan lokasi penelitian menggunakan metode survey dan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, yang terdiri dari 40 titik. Pengambilan sampel makrozoobentos menggunakan transek kuadran berukuran 1x1 m. Hasil pengukuran parameter perairan di semua stasiun masih berada pada ambang batas baku mutu PP Republik Indonesia No 22 Tahun 2021 Lampiran VIII. Kelimpahan makrozoobentos tertinggi terdapat pada kelas Gastropoda, sedangkan kelimpahan terendah ialah kelas Sipunculidea. Kategori indeks keanekaragaman (H’) di Perairan Kelam Pagi dikategorikan “sedang”. Kategori keseragaman (E) dikategorikan “tinggi” kategori indeks dominansi (C) dikategorikan “rendah”. Kualitas perairan berdasarkan indikator biologis makrozoobentos berdasarkan indeks AMBI bahwa perairan di Kelam Pagi termasuk dalam kategori “sedikit tercemar”.
Biodiversitas Zooplankton di Perairan Pesisir Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau Ginting, Rio Junaydi; Apriadi, Tri; Melani, Winny Retna
Akuatiklestari Vol 6 (2023): Jurnal Akuatiklestari - Edisi Khusus Seminar Nasional Perikanan Tangkap IX
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v6i.4066

Abstract

Zooplankton berperan sebagai penghubung ke produsen ke tingkat trofik lebih tinggi yaitu pada ikan–ikan kecil maupun ikan karnivora. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis dan struktur komunitas zooplankton di Perairan Pesisir Kota Tanjungpinang. Titik sampling ditentukan menggunakan metode simple random sampling dan menghasilkan 30 titik sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April–Mei tahun 2021. Pengukuran parameter fisika perairan yang meliputi suhu, DO, pH, salinitas, kecepatan arus, kecerahan air, dan TDS dilakukan secara in situ sedangkan uji analisis yang meliputi kekeruhan, nitrat, fosfat dan kelimpahan zooplankton dilakukan di laboratorium. Pengambilan sampel plankton dilakukan dengan metode statis dan pencacahan dengan metode sensus. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 6 jenis dan 2 kelas yaitu kelas Crustacea sebanyak 1 jenis terdiri dari Nauplius sp., dan kelas Hexanauplia sebanyak 5 jenis terdiri dari Microcyclops sp., Oncaea sp., Eucalanus sp., Oithona sp., dan Euterpina sp. Jumlah kelimpahan totalnya mencapai 199,87 Ind/L dengan rata–rata kelimpahan tertinggi 132,45 Ind/L dimiliki oleh jenis Nauplius sp. Indeks keanekaragaman termasuk kategori rendah sedangkan indeks keseragaman dan nilai dominansi berada dalam kategori sedang, hal ini menunjukkan kondisi komunitas zooplankton yang ada di Perairan Pesisir Kota Tanjungpinang berada pada kondisi tertekan.
Co-Authors Abiyya, Nida’ Farah Aditya Hikmat Nugraha Adrian Damora Agung Dhamar Syakti Ahmad Fauzan Ahmad Zahid Ahmad Zahid Aji Purnama Akbar, R. M. Rachmad Rizal Aknes Safitri Al Haddad, Fatmah Aliati Iswantari Alief Kurnianto Alsha, Syahbana Adavani Amelia, Karla Andi Zulfikar Ani Suryanti Ardiansyah, Zulfi Arpas, Heru Diwan Ashari, Irvan Hasan Ayu, Inna Puspa Billa, Nur Salsa Cris Kuntadi Dedy Kurniawan Dhamanda, Fariz Dhanar Syahrizal Akhmad Diana Azizah Dwi Yuni Wulandari Dwita, Dwita Efrina Yanti Fadhil Dwi Prakoso Fadhliyah Idris Febrianti Lestari Fendi Pradana Fitri, Nurul Fitria Ulfah Ginanjar Pratama Ginting, Rio Junaydi Haryoko, Ilham Hasniar, Raja Hertyastuti, Putri Restu Hetty Sari Marlina Silitonga Hidayani, Siti Husna Anisa Indriyani, Yuri Irvan Hasan Ashari Irvan Hasan Ashari Ismail jumiah, jumiah Karla Amelia Kurnia Dwi Handayani Kurniadi, Zefri Khalik Kurnianto, Alief Listia Ningsih Luthvi Nurwulandari M, Niken T Majariana Krisanti Marcelino, Nico Mario Putra Suhana Maulidina, Azzahra Mita Hasteti Muhammad, Fachry Mulyadi Mulyadi Mustaromin, Endang Nengsih, Listia Nida Mardhiyah Ramdhani Nida’ Farah Abiyya Niken T.M. Pratiwi Niken TM Pratiwi Niken Tunjung Murti Pratiwi Normalasari Normalasari, Normalasari Novi Fatmayanti Novita MZ Novrianto Gunawan Nugraha, Tito Aria Nuralim Pasisingi Nurhidayah Rahmah Nurwulandari, Luthvi Ompsunggu, Putri Juniaty Br Panjaitan, Andreas Bona Christian Pratiwi, Wahyuning Purnama, Aji Purwoko, Agus R Luki Karunia R. M. Rachmad Rizal Akbar Rani Fitmadiniyah Reza Ilham Rika Kurniawan Rima Aryani Rio Junaydi Ginting Risandi Dwirama Putra Rizki Aulia Ansari Rizkia Nurul Fadilla Rudiansyah Rudiansyah Rusmiati Rusmiati Sabriyati, Deni Salahuddin Salahuddin Samsudin Samsudin Sigid Hariyadi Sulasteri Sulasteri Sunartri Agung Susiana Susiana Susiana Syafriani, Ria Tina Sitorus Tito Aria Nugraha W R Melani Wahyu Muzammil Widia Kartika Di Sari Putri Winny Retna Melani Y Rosdatina Yoga Oktaliandi Saputra Yulianti, Ismi Dwi Yunita Magrima Anzani Zulfikar, Andi