Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Potensi Ekonomi Keterdapatan Unsur Ni-Co Pada Endapan Nikel Laterit PT. RBP Kabupaten Konawe Utara Mili, Marwan Zam; Sahiddin, La Ode; Kadar, Muhammad Ilham
Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jeneral.v6i1.53689

Abstract

Nikel dan Kobalt merupakan elemen penting dalam industri baterai listrik karena berperan sebagai bahan utama dalam pembuatan katoda baterai lithium-ion. Logam-logam ini umumnya ditemukan pada endapan bijih nikel laterit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi nilai ekonomi dari kandungan nikel dan kobalt sebagai bahan baku baterai listrik pada endapan bijih nikel laterit milik PT. Rizqi Biokas Pratama yang berlokasi di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan nikel dan kobalt pada endapan nikel laterit memiliki potensi ekonomi yang signifikan. Untuk nikel, lapisan limonit memiliki potensi ekonomi sebesar USD 19.550.965 atau setara dengan Rp 310.917.430.537, sedangkan lapisan saprolit memiliki potensi sebesar USD 1.978.843 atau setara dengan Rp 31.469.375.560. Sementara itu, untuk kobalt, lapisan limonit memiliki potensi ekonomi mencapai USD 60.211.426 atau setara dengan Rp 957.537.484.403, sedangkan pada lapisan saprolit mencapai USD 103.792.752 atau setara dengan Rp 1.650.607.831.636.
Perencanaan Kemajuan Tambang Berdasarkan Target Produksi Perbulan pada Pit C Blok Samaenre Pt. Ceria Nugraha Indotama Kecamatan Wolo Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara Rahman, Rahman; Anshari, Erwin; Kadar, Muhammad Ilham
Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 6 (2024): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v2i6.108

Abstract

PT. Ceria Nugraha Indotama merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan jenis komoditas nikel laterit dengan luas wilayah izin usaha pertambangan (IUP) 6.785 Ha. Rencananya perusahaan tersebut akan membuka lahan penambangan baru pada Pit C Blok Samaenre untuk mempertahankan produksinya. Target produksi bijih nikel pada Pit C Blok Samaenre sebesar 80.000 ton/bulan dengan kriteria nilai Cut Off Grade ≥1,50% Ni dan standar penjualan perusahaan sebesar 1,60% Ni. Dalam mencapai hal tersebut maka diperlukan perencanaan yang baik untuk mencapai target produksi yang diinginkan. Rancangan Pit Limit dibuat berdasarkan rekomendasi geometri jenjang penambangan berupa tinggi jenjang 5 meter, lebar jenjang 2 meter, sudut lereng jenjang dan lebar ramp 9 meter. Dengan menggunakan bantuan software Micromine dibuat rancangan Pit limit nya, kemudian berdasarkan rancangan Pit limit tersebut menghasilkan jumlah cadangan bijih nikel (ore) sebanyak 557.297,26 ton dengan kadar Ni 1,70% dan overburden/waste sebanyak 1.577.757,69 ton dengan nilai stripping ratio sebesar 3,15 : 1. Kemajuan tambang direncanakan sebanyak 6 tahap berdasarkan target produksinya, dengan berdasarkan kemajuan tambang ditentukan penjawalan produksi selama 6 bulan yang akan dimulai pada bulan Oktober 2024 sampai pada bulan Maret 2025. Umur tambang didapat dengan membagi jumlah cadangan dengan target produksi sehingga umur tambangnya selama 6 bulan lebih dan digenapkan menyesuaikan penjadwalan produksinya selama 6 bulan.
Analisis Pengaruh Pencampuran Fly Ash Terhadap Sifat Fisik Dan Geokimia Potensi Pembentukan Asam Pada Batuan Potential Acid Forming Melalui Uji Kinetik Dengan Metode Humidity Cell Test Kadar, Muhammad Ilham; Ambasari, Ika Sartika; Saputra, Irpan; Suriyaidulman, Mohammad
Jurnal of Mining Insight Vol 4 No 1 (2026): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v4i1.348

Abstract

Air Asam Tambang (AAT) merupakan isu lingkungan kritis yang sering muncul pada kegiatan pertambangan yang melibatkan batuan dengan kandungan mineral sulfida. Salah satu pendekatan pencegahan AAT yang banyak diterapkan adalah metode pencampuran, yaitu mengombinasikan material Potential Acid Forming (PAF) dengan material Non Acid Forming (NAF) yang berfungsi menetralisir potensi keasaman. Fly ash umumnya kaya akan mineral-mineral silikat dan oksida alkalin yang mampu meningkatkan kapasitas penetralan bila dicampurkan dengan batuan PAF. Tahapan penelitian mencakup karakterisasi fisik dan geokimia material, dan uji kinetik untuk mensimulasikan perilaku jangka panjang. Selanjutnya, percobaan pembentukan air lindian dilakukan melalui metode Humidity Cell Test (HCT) dengan variasi ukuran butir PAF (halus dan kasar) serta proporsi penambahan fly ash sebesar 5%, 10%, dan 20%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variasi ukuran butir PAF tidak memberikan pengaruh berarti terhadap parameter kualitas air lindian yang terbentuk selama periode pengamatan. Sebaliknya, peningkatan persentase fly ash secara konsisten berperan signifikan dalam menambah kapasitas alkalinitas campuran dan meningkatkan kemampuan sistem dalam meredam pembentukan AAT. Campuran PAF dengan 20% fly ash menunjukkan kinerja paling efektif selama 10 minggu pengujian, ditandai dengan pH air lindian yang stabil pada kondisi netral serta penurunan konsentrasi unsur-unsur indikator oksidasi mineral sulfida. Temuan ini mengindikasikan bahwa fly ash berpotensi kuat menjadi material amelioran alternatif pada pengelolaan batuan penutup PAF, terutama pada lokasi tambang dengan keterbatasan NAF alami.
Analisis Estimasi Biaya Reklamasi Bekas Tambang Pit 8 Blok B1 PT Anugrah Harisma Barakah Kabupaten Bombana Kalsum, Ummi; Kadar, Muhammad Ilham; Wahab, Wahab
Jurnal of Mining Insight Vol 4 No 1 (2026): Journal of Mining Insight
Publisher : CV Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jmi.v4i1.349

Abstract

PT. Anugrah Harisma Barakah merupakan perusahaan yang beroperasi di sektor pertambangan, dengan wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) seluas 2.527 ha. Saat ini, perusahaan telah menyelesaikan kegiatan penambangan di Pit 8 Blok B1 dan bersiap memasuki tahapan selanjutnya, yaitu tahapan reklamasi. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan atau memperhitungkan biaya pada lahan bekas tambang dengan luas kurang lebih 5,9 ha. Estimasi biaya ini mencakup berbagai komponen yaitu seperti luas lahan yang akan direklamasi, kebutuhan alat mekanis pada kegiatan penataan lahan, waktu kegiatan penataan lahan, upah tenaga kerja, serta biaya untuk kegiatan revegetasi. Pada kegiatan revegetasi, menggunakan tiga jenis tanaman yaitu tanaman penutup, tanaman pionir, dan tanaman lokal. Total biaya reklamasi untuk Pit 8 Blok B1 milik PT. Anugrah Harisma Barakah diperkirakan sebesar Rp 1.827.953.083,43.
Analisis Potensi Ekonomi Keterdapatan Unsur Ni-Co Pada Endapan Nikel Laterit PT. RBP Kabupaten Konawe Utara Mili, Marwan Zam; Sahiddin, La Ode; Kadar, Muhammad Ilham
Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jeneral.v6i1.53689

Abstract

Nikel dan Kobalt merupakan elemen penting dalam industri baterai listrik karena berperan sebagai bahan utama dalam pembuatan katoda baterai lithium-ion. Logam-logam ini umumnya ditemukan pada endapan bijih nikel laterit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi nilai ekonomi dari kandungan nikel dan kobalt sebagai bahan baku baterai listrik pada endapan bijih nikel laterit milik PT. Rizqi Biokas Pratama yang berlokasi di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan nikel dan kobalt pada endapan nikel laterit memiliki potensi ekonomi yang signifikan. Untuk nikel, lapisan limonit memiliki potensi ekonomi sebesar USD 19.550.965 atau setara dengan Rp 310.917.430.537, sedangkan lapisan saprolit memiliki potensi sebesar USD 1.978.843 atau setara dengan Rp 31.469.375.560. Sementara itu, untuk kobalt, lapisan limonit memiliki potensi ekonomi mencapai USD 60.211.426 atau setara dengan Rp 957.537.484.403, sedangkan pada lapisan saprolit mencapai USD 103.792.752 atau setara dengan Rp 1.650.607.831.636.