Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENANGANAN DEPRESI GUNA MENJAGA KESEHATAN MENTAL PADA LANSIA DI GRIYA SEHAT BAHAGIA PALUR Arini, Liss Dyah Dewi; Saryadi, Saryadi; Musta'in, Musta'in; Elizar, Dian; Khoirunnisak, Arifatul
ABDIMASNU: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2022): ABDIMASNU
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47710/abdimasnu.v2i3.167

Abstract

Partner problems include that most of the elderly at Griya Sehat Bahagia experience depression and the treatment implemented by the Griya Sehat Bahagia Panti for elderly patients who experience depression is still very limited. So far, the treatment provided by the orphanage is manifested in several forms including self-talk, sedatives and closeness to Allah swt. The treatment given to the elderly aims to maintain mental health for the elderly so that they are all enthusiastic and motivated to live life at an age that is no longer productive. Mental health that is maintained will lead to a prosperous life both mentally, physically, spiritually and socially. The solution to the problems in partners is through counseling, training, monitoring, evaluation, providing skills and providing facilities that better support the lives of the elderly at Griya Sehat Bahagia. It is hoped that this community service activity can contribute to the restoration of the health of the elderly in the orphanage. From the socialization and also the training provided to the elderly at Griya Sehat Bahagia showed positive results, it was proven that the elderly were very enthusiastic about participating in activities and were more motivated than before. Keywords:  elderly, depression, mental health, well-being
PENGARUH KAPABILITAS DINAMIK KOMPETENSI DAN MOTIVASI TERHADAP PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI (STUDI PADA TENAGA KEPERAWATAN DI RSST KLATEN) Saryadi, Saryadi; Arini, Liss Dyah Dewi
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2023 : SIKesNas 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.2855

Abstract

Era informasi digital, membuat semua organisasi harus mengembangkan inovasi dan kemampuan Pelayanan rumah sakit yang mengacu keselamatan pasien berbasis teknologi informasi sangat penting dalam eksistensi rumah sakit. Penelitian ini bertujuan memahami pengaruh parsial maupun simultan kapabilitas dinamik, kompetensi dan motivasi terhadap pemanfaatan teknologi informasi. Jumlah populasi sebanyak 410 tenaga keperawatan dan diambil sebesar 10%, sehingga jumlah sampel sebanyak 41 tenaga keperawatan di RSST Klaten. Penyebaran melalui google form yang ditujukan kepada tenaga keperawatan yang memberikan respon terhadap angket. Metode dengan menggunakan uji kualitas data, t-test, F-test, regresi linier berganda, koefisien determinasi, serta asumsi klasik. Hasil menunjukkan bahwa data valid dan reliabel serta tidak ada permasalahan asumsi klasik. Penelitian menghasilkan informasi bahwa kapabilitas dinamik memiliki koefisien regresi sebesar 0,206 dengan t-test sebesar 2,634 serta signifikansi 0,012<0,05. Kompetensi memiliki koefisien regresi sebesar 0,376 dengan t-test sebesar 4,498 serta signifikansi 0,000<0,05. Motivasi memiliki koefisien regresi sebesar 0,486 dengan t-test sebesar 5.445 serta signifikansi 0,000<0,05. F-test menghasilkan nilai 75.351 signifikan 0,000<0,05. Penelitian menunjukkan kapabilitas dinamik, kompetensi dan motivasi, berpengaruh positif signifikan secara parsial maupun simultan terhadap pemanfaatan teknologi informasi di RSST Klaten. Motivasi memiliki pengaruh paling dominan dalam mempengaruhi pemanfaatan teknologi informasi, kemudian kompetensi dan terakhir kapabilitas dinamik dilihat dari besarnya koefisien regresi. Koefisien determinasi sebesar 0,859 atau 85,9%. Artinya variabilitas dari kapabilitas dinamik, kompetensi dan motivasi mampu mempengaruhi pemanfaatan teknologi informasi sebesar 85,9% sisanya sebesar 14,1% dipengaruhi variabel lain yang tidak masuk dalam model.
METODE BERMAIN ORIGAMI MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI Ifalahma, Darah; Asri, Novia Kartika Hayu; Artika, Melati; Arini, Liss Dyah Dewi
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2023 : SIKesNas 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.2957

Abstract

Anak usia dini adalah individu yang unik dimana ia memiliki pola pertumbuhan dan perkembangan dalam aspek fisik, kognitif, sosioemosional, kreativitas, bahasa dan komunikasi yang khusus yang sesuai dengan tahapan yang sedang dilalui. Usia dini merupakan usia yang efektif untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki anak, dalam perkembangan fisiknya sangat berkaitan dengan perkembangan motorik. Perkembangan motorik terdiri dari motorik kasar dan motorik halus. Perkembangan motorik halus menekankan koordinasi kelenturan tangan seperti keterampilan menggunakan jemari tangan dan pergerakan pergelangan tangan yang tepat contohnya menulis, melipat, menggambar dan memegang sesuatu dengan ibu jari dan telunjuk. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektifitas metode bermain origami terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia dini. Desain penelitian adalah kuantitatif eksperiment one grup pre-post test. Variabel independen adalah metode bermain origami, variabel dependen adalah kemampuan motorik halus anak. Populasi penelitian adalah siswa TK Aisyiyah Premulung Surakarta. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian adalah siswa kelompok A (4-5 tahun) sebanyak 23 anak. Instrumen yang digunakan adalah kertas origami berbagai ukuran dan warna, serta lembar observasi/penilaian kemampuan motorik halus (sesuai kurikulum sekolah). Analisis yang digunakan adalah Uji t-test. Hasil penelitian sebelum diberikan metode bermain origami kemampuan motorik halus anak mayoritas dalam kategori Mulai Berkembang (MB) (65,2%), dan sesudah diberikan metode bermain origami kemampuan motorik halus anak mayoritas dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) (47,8%). Perhitungan t-Hitung = 7,39 dan t-Tabel = 2,017, maka t-Hitung > t-Table yakni 7,39 > 2,017 artinya terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan motorik halus anak sebelum dan sesudah diberikan metode bermain origami. Kesimpulan adalah metode bermain origami efektif meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini
POTENSI ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL MENIRAN (Phyllanthus urinaria) TERHADAP BAKTERI Campylobacter jejuni DAN Clostridium difficile Arini, Liss Dyah Dewi; Margono, Margono; Pramonodjati, F. Pramonodjati; Wijaya, Silvia Monika
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2024: SIKesNas 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.3881

Abstract

Meniran (Phyllanthus urinaria) mengandung senyawa bioaktif yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri (antibakteri) dan membunuh bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak tumbuhan meniran (Phyllanthus urinaria) dan konsentrasi efektif tumbuhan meniran (Phyllanthus urinaria) yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri Campylobacter jejuni dan Clostridium difficile. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Universitas Sebelas Maret Surakarta dan untuk ekstraksi tumbuhan meniran (Phyllanthus urinaria) dilaksanakan di Laboratorium Farmasi Universitas Sebelas Maret Surakarta. Bakteri uji yang digunakan adalah bakteri Campylobacter jejuni dan Clostridium difficile yang didapat dari Laboratorium Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 11 perlakuan yang terdiri dari konsentrasi ekstrak 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80% ,90% dan 100% dengan 3 kali ulangan pada masing-masing bakteri. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis menggunakan Anava Tunggal dan Uji lanjut menggunakan BNT 5%. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian ekstrak tumbuhan meniran (Phyllanthus urinaria) terhadap pertumbuhan bakteri Campylobacter jejuni dan Clostridium difficile dan konsentrasi ekstrak tumbuhan meniran yang efektif menghambat pertumbuhan bakteri Campylobacter jejuni adalah 80% sedangkan konsentrasi yang efektif mampu menghambat pertumbuhan bakteri Clostridium difficile adalah 90%.
ANALYSIS OF THE INFLUENCE OF HBSAG DETECTION RESULTS ON THE INTERPRETATION OF ANTI-HBC RESULTS IN THE DIAGNOSIS OF HEPATITIS B INFECTION Pramonodjati, Fredericus; Arini, Liss Dyah Dewi; Martins, Santana; Pasha, Erlanda Islami
Proceeding of the International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) 2025: Proceeding of the 6th International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/78ywbv17

Abstract

This study aims to analyze the relationship between Hepatitis C Virus Antibody (anti-HCV) test results using the ELISA method and Hepatitis B surface Antigen (HBsAg) test results using the rapid test method. HBV and HCV co-infection is a clinically relevant issue as it can accelerate the progression of chronic liver disease. Data from 62 patient samples were analyzed using the Chi-Square test to examine the significance of the relationship between these two categorical variables. The statistical analysis revealed a Chi-Square value of 3.89 with a P-value of 0.048, which is below the 0.05 significance level. This finding indicates a statistically significant association between the HBsAg and anti-HCV test results. This study concludes that in the sampled population, a reactive result on one test is associated with reactivity on the other, highlighting the importance of dual screening for both viruses in high-risk populations.
MICROBIAL SAFETY OF STREET FOOD SAUCES : DETECTION OF ESCHERICHIA COLI AMONG VENDORS IN KLATEN REGENCY Arini, Liss Dyah Dewi; Pramonodjati, Fredericus; Fitria, Azizah Zahra Nur
Proceeding of the International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) 2025: Proceeding of the 6th International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/n3tpt073

Abstract

Egg rolls are one type of food that requires additional ingredients in the form of sauce. Many egg sellers use bicycles or two-wheeled vehicles, with merchandise placed behind the bicycle or motorbike. However, the cleanliness of egg rolls is often ignored, one of the causes is exposure to dust and air that enters the food. This study aims to test for contamination of Eschericia coli bacteria and identify the presence of these bacteria in the sauce used in egg rolls. The method used in this study was a field survey with random and descriptive sampling techniques to determine the presence or absence of Eschericia coli in several types of sauces sold with egg rolls. Sampling was carried out by selecting 10 types of sauces from egg roll food sold around in Klaten Regency. Tests for Eschericia coli bacteria were carried out at the Biology Laboratory of Sebelas Maret University, Surakarta, and one sample as a negative control using the most probable number (MPN) method, Escherichia coli test and gram staining. The results of the Most Probabe Number test and confirmation test showed that there was Eschericia coli, while from the results of gram staining, the detected bacteria were included in the gram-negative category. The results of the biochemical test showed that the bacteria in the sample included the Enterobacter and Escherichia coli species. The tests carried out showed that all results did not meet the standards set in SNI 01-3546-2004, which regulates the maximum limit of the Total Plate Count (TPC) in tomato sauce is 2 x 10² colonies/g, while according to the Regulation of the Head of the Food and Drug Supervisory Agency of the Republic of Indonesia number HK. 00. 06. 1. 52. 401, the maximum limit of the Most Probable Number (MPN) Coliform in tomato sauce is 100 colonies/g.
STUDI LITERATUR : PENATALAKSANAAN PENYAKIT KANKER PADA SISTEM PENCERNAAN Arini, Liss Dyah Dewi; Saryadi; Musta’in; Kurniawan , Aditya; Suwanto
Jurnal Osadhawedyah Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Osadhawedyah | Agustus-Oktober
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Kanker merupakan penyakit tidak menular yang ditandai dengan adanya sel/jaringan abnormal yang bersifat ganas, tumbuh cepat tidak terkendali dan dapat menyebar ke tempat lain dalam tubuh penderita. Sel kanker bersifat ganas dan dapat menginvasi serta merusak fungsi jaringan tersebut Kanker pencernaan, disebut juga kanker gastrointestinal, menyerang organ sistem pencernaan. Kanker pencernaan juga termasuk kanker gastrointestinal, kanker hati, kanker lambung, kanker kolorektal, dan kanker pancreas. Faktor risiko kanker pencernaan sangat beragam karena banyak organ berbeda yang dapat terpengaruh. Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap kanker di seluruh sistem pencernaan meliputi usia, peminum berat (alcohol), perokok, dan penderita diabetes. Tipe kanker hati merupakan kanker yang tumbuh pada sel hati. Kanker hati merupakan jenis kanker yang menempati urutan kedua sebagai kanker yang menyebabkan kematian terbanyak di dunia. Kanker lambung merupakan kelompok penyakit keganasan yang mempunyai penyebab multifaktorial yaitu dari faktor genetik, gaya hidup dan lingkungan. Gejala yang ditimbulkan oleh kanker lambung pada awalnya tidak khas seperti gejala pada keluhan pencernaan umumnya. Diagnosis kanker kolorektal dapat dilakukan secara bertahap, antara lain melalui anamnesis yang tepat, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang berupa pemeriksaan laboratorium, baik dari laboratorium klinik maupun laboratorium patologi anatomi. Etiologi kanker kolorektal hingga saat ini masih belum diketahui. Gejala dari kanker kolorektal bervariasi dan tidak spesifik. Keluhan utama pasien dengan kanker kolorektal berkaitan dengan besar dan lokasi dari tumornya. Tumor yang berada pada kolon kanan, di mana isi kolon berupa cairan, cenderung tetap tersamar hingga lanjut sekali.
Peningkatan Pengetahuan Ibu PKK Paguyuban RT 01 Krangan, Gondangrejo Mengenai Vaksinasi Covid-19 Arini, Liss Dyah Dewi; Nurhayati, Nurhayati; Fauziah, Ellen Nur; Chrisnasari, Gabriel
Bengawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Juni
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.876 KB) | DOI: 10.46808/jurnal_bengawan.v1i1.1

Abstract

Ibu rumah tangga mempunyai segudang aktivitas, baik sebagai pekerja atau karyawan maupun sebagai ibu rumah tangga yang mempersiapkan segala kebutuhan rumah tangga. Pengetahuan mengenai vaksinani Covid-19 pada ibu-ibu PKK Paguyuban RT 01 Kragan, Gondangrejo masih terbatas, karena selain virus ini merupakan virus yang membahayakan dan mematikan, banyak di antara mereka juga belum mengetahui meneganai vaksinansi Virus-19. Faktor yang lainnya adalah karena banyak di antara mereka yang masih terbatas pengetahuannya terhadap Covid-19. Pada kesempatan ini Pelaksana Pengabdian Pada Masyarakat Prodi D3 Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Duta Bangsa Surakarta akan telah melaksanakan kegiatan P2M kepada Ibu-Ibu PKK Paguyuban RT 01 Kragan, Gondangrejo mengenai Vaksinansi Virus-19.Pada kesempatan ini pelaksana Pengabdian Pada Masyarakat menyampaikan terimakasih kepada Ketua PKK Paguyuban RT 01 Kragan, Gondangrejo yang telah memberikan izin tempat untuk melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat.Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan Ibu-Ibu PKK Paguyuban RT 01 Kragan, Gondangrejo mengenai vaksinansi Covid-19 dengan harapan semoga pengetahuan mereka mengenai vaksinasi Covid-19 dan dengan kesadaran pribadi mempunyai kemauan untuk mengikuti kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh pemerintah. Luaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Ibu-ibu PKK Paguyuban RT 01 Kragan, Gondangrejo dapat meningkatkan pengetahuan mereka mengenai vaksinasi Covid-19 dan dengan kesadaran pribadi mempunyai kemauan untuk mengikuti kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh pemerintah.
The Effect of Self-Efficacy and Entrepreneurial Knowledge on Entrepreneurial Interest with Motivation as an Intervening Saryadi, Saryadi; Arini, Liss Dyah Dewi; Utomo, Bangun Prajadi Cipto
Journal of Social Entrepreneurship and Creative Technology Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/jseact.v1i2.1249

Abstract

Universities have a role in shaping students' specialization in entrepreneurship. The small interest of university alumni needs to be carried out in various studies. Factors that if they are influential need to be studied. The purpose of this study is to determine the direct and indirect influence of self-efficacy, entrepreneurial knowledge on entrepreneurial interest with motivation as an intervening variable.  The number of samples filled out were students of Duta Bangsa University Surakarta in the 3rd semester of the Faculty of Law and Business Management Study Program with 44 respondents, the Faculty of Health Sciences S1 ARS Study Program with 8 respondents and the RMIK Study Program with 53 respondents through google form so that the number of samples was 105. Data analysis through path analysis, data quality test/survival test and statistical test.  The results showed that self-efficacy and entrepreneurial knowledge had a significant positive effect on motivation. Self-efficacy and entrepreneurial knowledge have a significant positive effect on entrepreneurial interest. Motivation has a positive but not significant effect on entrepreneurial interest. The direct influence of self-efficacy is the most effective variable in influencing the interest in self-efficacy.