Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Kerentanan kesehatan penyintas bencana terhadap perubahan iklim Fikri, Mohammad; Firmansyah, Firmansyah; Krisnasari, Sendhy; Ashari, Muhammad Rizki; Megasari, Anitatia Ratna; Afdhal, Muhammad Ridha
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 7 (2025): December Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i7.1833

Abstract

Background: Global climate change has increased the frequency and intensity of natural disasters, including in previously affected areas such as Palu City. Disaster-affected communities relocated to the Tondo Permanent Housing (Huntap) continue to face potential disaster risks. Purpose: To examine the health vulnerability of disaster survivors to the impacts of climate change in Huntap Tondo. Method: . A qualitative approach with a case study design was employed, and data were collected through in-depth interviews using the snowball sampling technique. Data analysis was conducted using content analysis supported by NVIVO 12 software. Data validity was ensured through source triangulation and peer debriefing. Results: Communities still face the potential for disasters such as mudflows, strong winds, and the risk of landslides, which impact access to clean water and environmental conditions. Infrastructure, such as drainage, is deemed inadequate, while building structures raise doubts about their durability. However, mitigating behaviors such as community service and social adjustment are emerging within the community. Conclusion: Although residents have been relocated to permanent housing, they remain vulnerable to the impacts of climate change and require strengthened mitigation systems and supporting infrastructure   Keywords: Climate Change; Survivor; Susceptibility.   Pendahuluan: Perubahan iklim global telah meningkatkan frekuensi dan intensitas bencana alam, termasuk di wilayah yang telah terdampak sebelumnya seperti Kota Palu. Masyarakat penyintas bencana yang direlokasi ke Hunian Tetap (Huntap) Tondo masih menghadapi potensi risiko bencana. Tujuan: Untuk mengkaji kerentanan kesehatan masyarakat penyintas terhadap dampak perubahan iklim di Huntap Tondo. Metode: Penelitian kualitatif dengan desain studi kasus dan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan teknik snowball sampling. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan analisis isi (content analysis) menggunakan aplikasi NVIVO 12. Validitas data diuji melalui triangulasi sumber dan peer debriefing Hasil: Masyarakat masih menghadapi potensi bencana seperti banjir lumpur, angin kencang, dan risiko tanah longsor yang memengaruhi akses terhadap air bersih dan kondisi lingkungan. Infrastruktur seperti drainase dinilai belum memadai, sementara struktur bangunan menimbulkan keraguan terhadap ketahanannya. Meski demikian, terdapat perilaku mitigatif seperti kerja bakti dan penyesuaian sosial yang tumbuh di kalangan masyarakat Simpulan: Meskipun telah direlokasi ke hunian tetap, masyarakat masih mengalami kerentanan terhadap dampak perubahan iklim dan perlu penguatan sistem mitigasi serta infrastruktur pendukung.   Kata Kunci : Kerentanan; Penyintas; Perubahan Iklim.
Perilaku Perawat dalam Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran di RSUD Undata : Fire Disaster Preparednessin Undata Hospital Central Sulawesi Province Sadli Syam; Arwan; Muhammad Sabri Syahrir; Muhammad Aji Satria; Muhammad Rizki Ashari; Ayu Lestari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i1.2870

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit merupakan salah satu gedung yang memiliki resiko kebakaran dan apabila terjadi kebakaran akan membawa dampak yang sangat luas. Dalam penggolongan risiko kebakaran, rumah sakit termasuk klasifikasi ringan namun rumah sakit berpotensi terjadinya kebakaran pada skala besar mengingat aktivitas rumah sakit yang menggunakan daya listrik yang besar karena beroperasi 24 jam, menggunakan tabung gas bertekanan dan menggunakan bahan bahan kimia yang mudah terbakar dan meledak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapsiagaan penanggulangan bencana kebakaran pada RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan rancangan cross sectional study. Populasi penelitian ini yaitu pekerja di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah dengan sampel yang diambil berdasarkan total sampling dengan jumlah 33 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan univariat dan bivariate dengan menggunakan uji chi-square dan uji fisher sebagai alternative uji chi-square. Hasil: Penelitian ini menunjukkan dari variabel yang diteliti, bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p=0.005) dan Tindakan (p=0,028) dengan kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah, serta tidak ada hubungan antara Sikap (p=1,33) dan Pelatihan (p=0,692) dengan kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Saran: Peneliti menyarankan kepada pihak Puskesmas Kota Palu agar meningkatkan pengetahuan dan tindakan dalam mengatasi kebakaran para karyawannya.
Kesiapan Mentality, Morality Dan Ethos Kerja dalam Dunia Industri Penyulihan di SMK Fatahillah 1 Cilegon Mahpudin, Tatang; Wulan, Titis Sri; Rachmadani, Silvia; Ashari, Muhammad Rizki; Khofifa, Siti May
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.7566

Abstract

Kesiapan mental, moral, dan etos kerja merupakan fondasi penting yang harus dimiliki siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam menghadapi tuntutan dunia industri yang semakin kompetitif. Ketiga aspek tersebut bukan hanya menjadi penunjang keterampilan teknis, melainkan juga penentu keberhasilan siswa dalam beradaptasi dengan dinamika kerja nyata. Mentalitas yang kuat membantu siswa menghadapi tekanan dan tantangan industri, moralitas yang baik membentuk integritas serta tanggung jawab dalam bekerja, sedangkan etos kerja yang tinggi mendorong kedisiplinan, produktivitas, dan profesionalisme. Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat kesiapan mental, moralitas, dan etos kerja siswa serta menilai perubahan pemahaman dan sikap kerja peserta melalui evaluasi pretest–posttest dan observasi selama simulasi. Berdasarkan urgensi tersebut, tim pengabdian masyarakat melaksanakan kegiatan penyuluhan di SMK Fatahillah 1 Cilegon dengan tema “Kesiapan Mentality, Morality, & Ethos Kerja dalam Dunia Industri”. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif dan diskusi kelompok. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya moralitas sebagai dasar pembentukan etos kerja, serta kesiapan mental dalam menghadapi dunia kerja yang penuh persaingan. Penyuluhan ini berkontribusi dalam memperkuat karakter siswa agar lebih adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi perubahan di era industri 4.0 menuju 5.0. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyiapkan lulusan SMK yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga matang secara mental, bermoral, dan beretos kerja tinggi sehingga mampu bersaing di dunia kerja global.
Implementation of Drug Logistics Management in Disaster Preparedness at Tipo Public Health Center Palu City Ashari, Muhammad Rizki; Sulaiman, Miftahul Haerati; Firmansyah, Firmansyah; Ilham, Mohammad; Nasir, Muhammad
Buletin Penelitian Kesehatan Vol. 54 No. 1 (2026)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/bpk.v54i1.4137

Abstract

Background: Reliable pharmaceutical logistics is essential for continuous access to essential medicines, particularly in disaster-prone settings. This study assessed drug logistics management for disaster preparedness at Tipo Public Health Center, Palu City, Indonesia. Methods: A qualitative case study used in-depth interviews, document review, and observation. Informants included the head of the health center, the pharmacist/person in charge, and pharmaceutical unit staff. Data were triangulated and analyzed with content analysis. Results: Drug planning is conducted quarterly through a multidisciplinary process guided by stock evaluation, consumption trends, and local disease patterns. Constraints included uncertainty in patient volume and case mix, network disruptions affecting the electronic ordering system, and discrepancies between quantities requested (LPLPO) and supplies received from the district warehouse, limiting buffer stocks for emergencies. Conclusion: Although collaborative planning aligns medicines with community needs, technological and supply-chain constraints hinder procurement and disaster readiness. Strengthening network infrastructure, improving coordination with the health office and warehouse, and establishing contingency plans and flexible stock adjustments are needed to ensure timely medicine availability during disasters.