Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Kesiapan Mentality, Morality Dan Ethos Kerja dalam Dunia Industri Penyulihan di SMK Fatahillah 1 Cilegon Mahpudin, Tatang; Wulan, Titis Sri; Rachmadani, Silvia; Ashari, Muhammad Rizki; Khofifa, Siti May
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.7566

Abstract

Kesiapan mental, moral, dan etos kerja merupakan fondasi penting yang harus dimiliki siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam menghadapi tuntutan dunia industri yang semakin kompetitif. Ketiga aspek tersebut bukan hanya menjadi penunjang keterampilan teknis, melainkan juga penentu keberhasilan siswa dalam beradaptasi dengan dinamika kerja nyata. Mentalitas yang kuat membantu siswa menghadapi tekanan dan tantangan industri, moralitas yang baik membentuk integritas serta tanggung jawab dalam bekerja, sedangkan etos kerja yang tinggi mendorong kedisiplinan, produktivitas, dan profesionalisme. Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat kesiapan mental, moralitas, dan etos kerja siswa serta menilai perubahan pemahaman dan sikap kerja peserta melalui evaluasi pretest–posttest dan observasi selama simulasi. Berdasarkan urgensi tersebut, tim pengabdian masyarakat melaksanakan kegiatan penyuluhan di SMK Fatahillah 1 Cilegon dengan tema “Kesiapan Mentality, Morality, & Ethos Kerja dalam Dunia Industri”. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif dan diskusi kelompok. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya moralitas sebagai dasar pembentukan etos kerja, serta kesiapan mental dalam menghadapi dunia kerja yang penuh persaingan. Penyuluhan ini berkontribusi dalam memperkuat karakter siswa agar lebih adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi perubahan di era industri 4.0 menuju 5.0. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyiapkan lulusan SMK yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga matang secara mental, bermoral, dan beretos kerja tinggi sehingga mampu bersaing di dunia kerja global.
Perilaku Perawat dalam Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran di RSUD Undata : Fire Disaster Preparednessin Undata Hospital Central Sulawesi Province Sadli Syam; Arwan; Muhammad Sabri Syahrir; Muhammad Aji Satria; Muhammad Rizki Ashari; Ayu Lestari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i1.2870

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit merupakan salah satu gedung yang memiliki resiko kebakaran dan apabila terjadi kebakaran akan membawa dampak yang sangat luas. Dalam penggolongan risiko kebakaran, rumah sakit termasuk klasifikasi ringan namun rumah sakit berpotensi terjadinya kebakaran pada skala besar mengingat aktivitas rumah sakit yang menggunakan daya listrik yang besar karena beroperasi 24 jam, menggunakan tabung gas bertekanan dan menggunakan bahan bahan kimia yang mudah terbakar dan meledak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapsiagaan penanggulangan bencana kebakaran pada RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan rancangan cross sectional study. Populasi penelitian ini yaitu pekerja di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah dengan sampel yang diambil berdasarkan total sampling dengan jumlah 33 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan univariat dan bivariate dengan menggunakan uji chi-square dan uji fisher sebagai alternative uji chi-square. Hasil: Penelitian ini menunjukkan dari variabel yang diteliti, bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p=0.005) dan Tindakan (p=0,028) dengan kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah, serta tidak ada hubungan antara Sikap (p=1,33) dan Pelatihan (p=0,692) dengan kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Saran: Peneliti menyarankan kepada pihak Puskesmas Kota Palu agar meningkatkan pengetahuan dan tindakan dalam mengatasi kebakaran para karyawannya.
Pengembangan Media Komunikasi, Edukasi dan Informasi Melalui Pemasangan X-Banner, Pembagian Leaflet dan Poster Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana di Puskesmas Lere Kota Palu : Development of Communication, Education, and Information Media Through the Installation of X-Banners, Distribution of Leaflets, and Disaster Preparedness Posters at the Lere Health Center in Palu City Muhammad Rizki Ashari; Miftahul Haerati Sulaiman; Firmansyah Firmansyah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6217

Abstract

Indonesia sangat rentan terhadap bencana alam dan bencana karena letak geografisnya yang berada di daerah tropis. Pada tahun 2018, bencana gempa bumi berkekuatan 7,4 SR yang diikuti tsunami dan likuifaksi melanda Sulawesi Tengah menyebabkan 3.474 orang meninggal dunia, 4.438 orang luka-luka, dan 212.719 orang mengungsi. Bencana tersebut menyebabkan 74 fasilitas pelayanan kesehatan rusak parah, meliputi 1 unit rumah sakit, 50 puskesmas, 18 puskesmas, dan 5 pos kesehatan desa. Puskesmas Lere merupakan salah satu Puskesmas yang berada di zona rawan bencana alam. Fasilitasnya yang memadai, termasuk ruang tunggu, pendaftaran, dan konsultasi, mendukung kegiatan pengabdian melalui penyebaran media edukasi terkait kesiapsiagaan bencana. Adapun metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ialah melakukan pemasangan x-banner serta pembagian leaflet dan poster di Puskesmas Lere. Adapun luaran dalam bentuk publikasi ilmiah/artikel pengabdian masyarakat pada jurnal pengabdian. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di Puskesmas Lere telah terlaksana dengan baik. Dapat dilihat dari terdisbusi dan terpasangnya x-banner, leaflet dan poster kesiapsiagaan menghadapi bencana di Puskesmas Lere yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya persiapan menghadapi bencana. Melalui kegiatan PKM ini diharapkan dapat lebih memperkuat pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang langkah-langkah yang perlu diambil saat terjadi bencana, serta meningkatkan partisipasi dalam kegiatan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam khususnya gempa bumi.