Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Kerentanan kesehatan penyintas bencana terhadap perubahan iklim Fikri, Mohammad; Firmansyah, Firmansyah; Krisnasari, Sendhy; Ashari, Muhammad Rizki; Megasari, Anitatia Ratna; Afdhal, Muhammad Ridha
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 7 (2025): December Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i7.1833

Abstract

Background: Global climate change has increased the frequency and intensity of natural disasters, including in previously affected areas such as Palu City. Disaster-affected communities relocated to the Tondo Permanent Housing (Huntap) continue to face potential disaster risks. Purpose: To examine the health vulnerability of disaster survivors to the impacts of climate change in Huntap Tondo. Method: . A qualitative approach with a case study design was employed, and data were collected through in-depth interviews using the snowball sampling technique. Data analysis was conducted using content analysis supported by NVIVO 12 software. Data validity was ensured through source triangulation and peer debriefing. Results: Communities still face the potential for disasters such as mudflows, strong winds, and the risk of landslides, which impact access to clean water and environmental conditions. Infrastructure, such as drainage, is deemed inadequate, while building structures raise doubts about their durability. However, mitigating behaviors such as community service and social adjustment are emerging within the community. Conclusion: Although residents have been relocated to permanent housing, they remain vulnerable to the impacts of climate change and require strengthened mitigation systems and supporting infrastructure   Keywords: Climate Change; Survivor; Susceptibility.   Pendahuluan: Perubahan iklim global telah meningkatkan frekuensi dan intensitas bencana alam, termasuk di wilayah yang telah terdampak sebelumnya seperti Kota Palu. Masyarakat penyintas bencana yang direlokasi ke Hunian Tetap (Huntap) Tondo masih menghadapi potensi risiko bencana. Tujuan: Untuk mengkaji kerentanan kesehatan masyarakat penyintas terhadap dampak perubahan iklim di Huntap Tondo. Metode: Penelitian kualitatif dengan desain studi kasus dan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan teknik snowball sampling. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan analisis isi (content analysis) menggunakan aplikasi NVIVO 12. Validitas data diuji melalui triangulasi sumber dan peer debriefing Hasil: Masyarakat masih menghadapi potensi bencana seperti banjir lumpur, angin kencang, dan risiko tanah longsor yang memengaruhi akses terhadap air bersih dan kondisi lingkungan. Infrastruktur seperti drainase dinilai belum memadai, sementara struktur bangunan menimbulkan keraguan terhadap ketahanannya. Meski demikian, terdapat perilaku mitigatif seperti kerja bakti dan penyesuaian sosial yang tumbuh di kalangan masyarakat Simpulan: Meskipun telah direlokasi ke hunian tetap, masyarakat masih mengalami kerentanan terhadap dampak perubahan iklim dan perlu penguatan sistem mitigasi serta infrastruktur pendukung.   Kata Kunci : Kerentanan; Penyintas; Perubahan Iklim.
Perilaku Perawat dalam Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran di RSUD Undata : Fire Disaster Preparednessin Undata Hospital Central Sulawesi Province Sadli Syam; Arwan; Muhammad Sabri Syahrir; Muhammad Aji Satria; Muhammad Rizki Ashari; Ayu Lestari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i1.2870

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit merupakan salah satu gedung yang memiliki resiko kebakaran dan apabila terjadi kebakaran akan membawa dampak yang sangat luas. Dalam penggolongan risiko kebakaran, rumah sakit termasuk klasifikasi ringan namun rumah sakit berpotensi terjadinya kebakaran pada skala besar mengingat aktivitas rumah sakit yang menggunakan daya listrik yang besar karena beroperasi 24 jam, menggunakan tabung gas bertekanan dan menggunakan bahan bahan kimia yang mudah terbakar dan meledak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapsiagaan penanggulangan bencana kebakaran pada RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan rancangan cross sectional study. Populasi penelitian ini yaitu pekerja di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah dengan sampel yang diambil berdasarkan total sampling dengan jumlah 33 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan univariat dan bivariate dengan menggunakan uji chi-square dan uji fisher sebagai alternative uji chi-square. Hasil: Penelitian ini menunjukkan dari variabel yang diteliti, bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p=0.005) dan Tindakan (p=0,028) dengan kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah, serta tidak ada hubungan antara Sikap (p=1,33) dan Pelatihan (p=0,692) dengan kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Saran: Peneliti menyarankan kepada pihak Puskesmas Kota Palu agar meningkatkan pengetahuan dan tindakan dalam mengatasi kebakaran para karyawannya.
Kesiapan Mentality, Morality Dan Ethos Kerja dalam Dunia Industri Penyulihan di SMK Fatahillah 1 Cilegon Mahpudin, Tatang; Wulan, Titis Sri; Rachmadani, Silvia; Ashari, Muhammad Rizki; Khofifa, Siti May
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.7566

Abstract

Kesiapan mental, moral, dan etos kerja merupakan fondasi penting yang harus dimiliki siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam menghadapi tuntutan dunia industri yang semakin kompetitif. Ketiga aspek tersebut bukan hanya menjadi penunjang keterampilan teknis, melainkan juga penentu keberhasilan siswa dalam beradaptasi dengan dinamika kerja nyata. Mentalitas yang kuat membantu siswa menghadapi tekanan dan tantangan industri, moralitas yang baik membentuk integritas serta tanggung jawab dalam bekerja, sedangkan etos kerja yang tinggi mendorong kedisiplinan, produktivitas, dan profesionalisme. Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat kesiapan mental, moralitas, dan etos kerja siswa serta menilai perubahan pemahaman dan sikap kerja peserta melalui evaluasi pretest–posttest dan observasi selama simulasi. Berdasarkan urgensi tersebut, tim pengabdian masyarakat melaksanakan kegiatan penyuluhan di SMK Fatahillah 1 Cilegon dengan tema “Kesiapan Mentality, Morality, & Ethos Kerja dalam Dunia Industri”. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif dan diskusi kelompok. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya moralitas sebagai dasar pembentukan etos kerja, serta kesiapan mental dalam menghadapi dunia kerja yang penuh persaingan. Penyuluhan ini berkontribusi dalam memperkuat karakter siswa agar lebih adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi perubahan di era industri 4.0 menuju 5.0. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyiapkan lulusan SMK yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga matang secara mental, bermoral, dan beretos kerja tinggi sehingga mampu bersaing di dunia kerja global.
Implementation of Drug Logistics Management in Disaster Preparedness at Tipo Public Health Center Palu City Ashari, Muhammad Rizki; Sulaiman, Miftahul Haerati; Firmansyah, Firmansyah; Ilham, Mohammad; Nasir, Muhammad
Buletin Penelitian Kesehatan Vol. 54 No. 1 (2026)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/bpk.v54i1.4137

Abstract

Background: Effective drug logistics management is essential to ensure the availability, continuity, and timely distribution of medicines, particularly in disaster-prone areas. Tipo Public Health Center in Palu City faces challenges related to essential drug availability, procurement delays, and stock discrepancies, which may affect routine services and disaster preparedness.Methods: This study used a qualitative case study design. Data were collected through in-depth interviews, observation, and document review. Informants included the person in charge of the pharmaceutical unit, the head of the Public Health Center, and pharmaceutical staff. Data validity was strengthened through source and method triangulation, and data were analyzed using content analysis.Results: Drug logistics planning was conducted periodically based on stock evaluation, previous drug use, disease patterns, and estimated patient needs. The process involved collaboration among pharmacists, pharmaceutical staff, health workers, epidemiology personnel, and management. However, several challenges were identified, including uncertainty in patient numbers and disease trends, limited stock availability at the Health Office pharmaceutical warehouse, discrepancies between requested and received medicines, and technical problems in the e-catalogue system. Disaster preparedness was integrated through emergency stock considerations, although contingency planning and coordination still require strengthening.Conclusion: Drug logistics management at Tipo Public Health Center has been implemented through collaborative and needs-based planning, but procurement constraints, stock mismatches, and technological barriers reduce its effectiveness. Strengthening coordination, improving digital infrastructure, and developing clear emergency drug contingency plans are necessary to support routine services and disaster preparedness.
Optimizing the Role of Kiai in Preparing Competitive Santripreneurs Ahmad Agus Hidayat; Imam Buchori; Agustin Mila Arlina; Mohammad Dliyaul Muflihin; Muhammad Rizki Ashari
Islamic Economics Journal Vol. 10 No. 02 (2024): Islamic Economics Journal
Publisher : Faculty of Economics and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/iej.v10i02.33

Abstract

Pesantren economics has increasingly gained attention from various circles, moving away from the traditional stigma of being solely traditional educational institutions. This article explores the role of the Kiai of Darul Pesantren, Menganti, in developing and preparing santripreneurs. This article employs qualitative research with a case study approach. Use the triangulation method. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and verification. The validity of the findings was ensured through extended observation and methodological triangulation. The study’s findings reveal that the role of the Kiai in preparing santripreneurs is carried out through several methods: a) Doctrination of students through the learning process, b) Aligning students areas of expertise with their interests and talents, c) Establishing partnerships and collaborations with third parties, d) Incorporating santripreneur education into extracurricular activities at the pesantren, e) Providing educational scholarships for students, f) Requiring all students to have savings in the pesantren through BMT (Baitul Maal wa Tamwil). On the other hand, the challenges faced include: a) A lack of motivation among students to learn entrepreneurship, b) Time constraints for both students and instructors, c) Limited entrepreneurial capital, d) A shortage of human resources within the pesantren.
Mentality Readiness, Morality, and Work Ethic in the Industrial World: A Counseling Program at SMK Fatahillah 1 Cilegon Tatang Mahpudin; Titis Sri Wulan; Silvia Rachmadani; Muhammad Rizki Ashari; Siti May Khofifa
Journal of Education Psychology and Social Development Vol 2, No 1 (2026): June 2026
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mental, moral, and work ethic readiness are important foundations that Vocational High School (SMK) students must have in facing the demands of an increasingly competitive industrial world. These three aspects not only support technical skills, but also determine students' success in adapting to real work dynamics. A strong mentality helps students face the pressures and challenges of industry, good morality forms integrity and responsibility in work, while a strong work ethic encourages discipline, productivity, and professionalism. Based on this urgency, the community service team carried out counseling activities at SMK Fatahillah 1 Cilegon with the theme "Mentality, Morality, & Work Ethic Readiness in the Industrial World". This activity was carried out through interactive lectures and group discussions. The results of the implementation showed that students gained a deeper understanding of the importance of morality as a basis for forming a work ethic, as well as mental readiness in facing a competitive world of work. This counseling contributed to strengthening students' character to be more adaptive, competitive, and ready to face changes in the industrial era 4.0 towards 5.0. Thus, this activity is a strategic step in preparing vocational high school graduates who are not only technically proficient but also mentally mature, morally upright, and possess a strong work ethic, enabling them to compete in the global workforce.