Claim Missing Document
Check
Articles

Fasilitas Skatepark di Taman Brantas terhadap Kebutuhan dan Standar Perancangan Aisyah, A; Astuti, Dyah Widi; Raidi, Syamsudin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak skateboard booming di Indonesia pada tahun 1990-an, perkembangan skateboard semakin pesat. Hal ini juga berlaku di Kota Kediri, dan ditunjukkan dengan munculnya komunitas skateboard yang mampu menghadirkan pemain handal dalam mengikuti berbagai kompetisi bergengsi baik nasional maupun internasional. Dengan penggabungan RTH dan area skatepark di Taman Brantas membuat Kota Kediri berkembang dalam bidang tata pengelolaan ruang publik. Sayangnya, observasi awal menunjukkan bahwa area skatepark di Taman Brantas, yang merupakan area yang populer di Kota Kediri, sepertinya kurang dapat menarik minat dari komunitas tersebut. Berdasarkan pertimbangan di atas, penelitian ini berupaya untuk mengidentifikasi fasilitas skatepark berdasarkan kebutuhan dan standar skatepark sebagai wadah pengembangan kegiatan skateboard yang semakin maju dan berdaya saing terutama di Kota Kediri. Secara spesifik, mengetahui kesesuaian kondisi fasilitas skatepark di Taman Brantas dengan tuntutan pengguna terkait fasilitas yang ada sesuai kebutuhan dan standar skatepark yang ideal merupakan tujuan dari penelitian ini. Metode deskriptif kuanlitatif, dipergunakan dalam menganalisis data yang dikumpulkan melalui teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, kuisioner dan interview. Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi fasilitas skatepark yang ada di Taman Brantas masih belum sesuai dengan tuntutan kebutuhan pengguna, sehingga memerlukan perbaikan, penambahan dan pengembangan fasilitas. Alternatif redesign bisa dikembangkan sebagai solusinya.
PENINGKATAN PRODUKTIFITAS PENGRAJIN DIFABEL BATIK SHIBORI DAN BATIK CIPRAT MELALUI INOVASI RAMAH DISABILITAS Astuti, Dyah Widi; Pratiwi , Indah; Nugrahaini , Fadhilla Tri; Manunggal , Mangku Setyo; Adi , Wahyu Purnomo
Abdi Teknoyasa Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyandang disabilitas merupakan bagian dari masyarakat yang seringkali terpinggirkan, dan memerlukan perhatian khusus. Salah satu organisasi yang selama ini bergerak menaungi para penyandang disabilitas tersebut adalah PPDK (Persatuan Penyandang Disabilitas Klaten), yang menjadi mitra dalam pengabdian ini.. Salah satu fokus area pengembangan program PPDK adalah memberikan advokasi dan meningkatkan pemberdayaan bagi kaum disabilitas di wilayahnya, untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Usaha pembuatan Batik Shibori dan Batik Ciprat merupakan salah satu unit usahanya yang sangat potensial untuk dikembangkan. Sayangnya, keterbatasan keterampilan dan keterbatasan kondisi fisik saat ini menjadi kendala dalam pengembangannya. Pengabdian ini ditujukan untuk membantu menyelesaikan permasalahan mitra tersebut, diantaranya melalui inovasi alat bantu ramah disabilitas pada proses produksi, serta peningkatan kapasitas dalam pemasarannya. Program kegiatan yang diselenggarakan meliputi tahapan sosialisasi desain dan alat bantu produksi yang ergonomis, pelatihan pemanfaatan alat bantu produksi, pelatihan inovasi produk, serta pelatihan inovasi konten digital dan pemasaran. Selain itu, aspek keberlanjutan program juga menjadi prioritas dengan menginisiasi sejak awal kerjasama dengan komunitas batik yang lebih besar. Melalui program tersebut, kualitas dan kuantitas produk bisa meningkat, produk bisa dikenal lebih luas, dan pada akhirnya kemandirian kaum difabel akan tercapai.
PENDAMPINGAN PERENCANAAN DESAIN PONDOK PESANTREN AL-HIKMAH ASYUHADA DI KABUPATEN SUKOHARJO Fadhilla Tri Nugrahaini; Indrawati; Nurhasan; Dyah Widi Astuti; Alfia Magfirona
Empowerment Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v6i1.2371

Abstract

Islamic boarding schools (pondok pesantren) play a vital role as educational and religious institutions, requiring adequate physical facilities to support their activities. Historically, the construction of these facilities has often been carried out incrementally with assistance from various stakeholders. Therefore, developing a comprehensive building design plan is essential to ensure construction efficiency that aligns with short-, medium-, and long-term development strategies. This situation underscores the need for design planning assistance that integrates specific spatial needs with phased development planning. This community service program aims to assist the planning and design development process of the Al-Hikmah Asyuhada Islamic Boarding School in Sukoharjo Regency. The methods utilized include field surveys, literature reviews, interviews, and Focus Group Discussions (FGDs) to identify design requirements and formulate planning concepts. The result of this program is a comprehensive architectural design document encompassing spatial concepts, design development drawings, and architectural visualizations, which serves as a definitive reference for the institution's physical development. The direct impact experienced by the partner is the acquisition of an architectural design blueprint that functions as a guiding document for construction. The existence of this document effectively transforms the partner's development plan from a previously unguided approach into a structured, phased construction process that complies with spatial layout and building regulations.
Analisis Ruang Responsif Desain Spasial untuk Tindakan Medis Rumah Sakit Permata Blora Hana Wahyu Fadhila; Dyah Widi Astuti
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain ruang rumah sakit memainkan peran penting dalam efektivitas tindakan medis dan tingkat kepuasan pasien. Penelitian ini berfokus pada analisis desain ruang di Rumah Sakit Permata Blora, yang mengalami tantangan signifikan terkait pemisahan area bersih dan kotor, serta alur kerja yang kurang efisien. Melalui pendekatan kualitatif yang mencakup observasi, studi pustaka, dan wawancara, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah dalam desain ruang dan memberikan rekomendasi berbasis data untuk perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakoptimalan desain berdampak pada keterlambatan penanganan pasien dan peningkatan risiko infeksi. Selain itu, wawancara dengan tenaga medis mengungkapkan frustrasi terkait desain yang tidak mendukung interaksi yang efektif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya revisi desain ruang yang responsif dan terintegrasi untuk meningkatkan pengalaman pasien dan efisiensi pelayanan medis. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan standar desain ruang rumah sakit yang lebih baik, tidak hanya untuk Rumah Sakit Permata Blora, tetapi juga untuk institusi kesehatan lainnya.
Analisis Hubungan Konfigurasi Ruang terhadap Pola Sirkulasi dan Interaksi Sosial Hunian Kos: Studi Kasus KL Live Kleco Diyah Aryani Nurhakim; Dyah Widi Astuti
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laju urbanisasi yang tinggi menyebabkan pertumbuhan hunian kos di Kota Surakarta sehingga mendorong berkembangnya desain yang lebih berorientasi pada efisiensi ruang, sementara itu aspek sosial dan perilaku penghuni seringkali kurang diperhatikan. Kondisi ini berpotensi mempengaruhi pola sirkulasi serta kualitas interaksi sosial di dalam hunian kos. Penelitian ini membahas hubungan antara konfigurasi ruang dengan pola sirkulasi dan interaksi sosial penghuni pada hunian kos, dengan studi kasus Kos KL Live Kleco di Surakarta. Metode yang digunakan adalah analisis space syntax untuk mengidentifikasi nilai integrasi, konektivitas, dan intelligibility ruang. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi denah bangunan, observasi, wawancara dengan arsitek dan penghuni. Hasil analisis menunjukkan bahwa ruang dengan nilai integrasi tinggi, seperti koridor utama, tidak selalu berfungsi sebagai pusat interaksi sosial. Sebaliknya, kamar kos dengan nilai konektivitas rendah cenderung bersifat individual dan mendukung privasi penghuni. Temuan ini menunjukkan bahwa konfigurasi ruang berpengaruh terhadap pola sirkulasi dan interaksi sosial di dalam hunian kos, namun pengaruh tersebut juga dipengaruhi oleh faktor lain, seperti visibilitas ruang dan jenis aktivitas penghuni.
Pendekatan Restorative Environment pada Desain Interior Klinik sebagai Upaya Pemulihan Psikologis Pasien (Studi Kasus: Klinik WD House) Fatony, Chlarisya Nur Aqila; Astuti, Dyah Widi
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan fisik fasilitas kesehatan berperan penting dalam membentuk pengalaman psikologis pasien, khususnya pada klinik skala kecil yang memiliki keterbatasan ruang dan bukaan. Suasana interior yang terlalu klinis, tertutup, dan minim elemen visual penenang berpotensi meningkatkan tingkat stres dan kecemasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip Restorative Environment pada desain interior Klinik WD House sebagai upaya mendukung kenyamanan dan pemulihan psikologis pasien. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pendekatan literatur, yang mengintegrasikan analisis kondisi aktual desain interior klinik dengan kajian teori dan penelitian terdahulu. Analisis dilakukan melalui evaluasi visual dan spasial ruang tunggu dan ruang periksa dengan membandingkan kondisi eksisting interior terhadap parameter desain restoratif yang disusun berdasarkan konsep affective response dan environmental comfort. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interior Klinik WD House belum sepenuhnya mendukung pengalaman restoratif akibat dominasi warna putih, pencahayaan buatan yang kuat, minimnya elemen alami, serta keterbatasan visual. Namun demikian, klinik ini memiliki potensi untuk ditingkatkan kualitas restoratifnya melalui intervensi desain interior yang sederhana dan terarah.
Analisis Kelayakan Tapak Rencana Pembangunan Creative Hub pada Lahan Eks Taman Kuliner Masykuri, Nizar Adiyatyasena; Astuti, Dyah Widi
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi kreatif merupakan salah satu faktor pendorong perkembangan perkotaan yang berkelanjutan. Dengan tersedianya ruang kreatif yang memadai menjadi salah satu faktor pendukung pengembangan ekonomi kreatif. Lahan eks Taman Kuliner yang tidak lagi berfungsi optimal memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi creative hub yang mampu mewadahi aktivitas komunitas kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan tapak rencana creative hub pada lahan eks Taman Kuliner ditinjau dari aspek fisik, aksesibilitas, karaketer sosial, serta kesesuaian tata ruang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif melalui studi literatur dan studi perseden, serta analisis kesesuaian tapak berdasarkan kriteria perencanaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tapak memiliki tingkat kelayakan yang cukup baik, terutama dari aspek lokasi dan aksesibilitas, namun memerlukan penyesuaian pada aspek lingkungan dan penyediaan infrastruktur pendukung. Dengan demikian, lahan eks Taman Kuliner dinilai layak untuk dikembangkan sebagai creative hub dengan beberapa rekomendasi perbaikan desain dan pengelolaan tapak.
Evaluasi Sirkulasi pada Instalasi Bedah Rumah Sakit Umum Permata Blora Alya Niarisa Amora; Dyah Widi Astuti
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi Bedah Sentral (IBS) merupakan fasilitas utama rumah sakit yang memerlukan pengaturan sirkulasi pasien, petugas, dan barang secara terpisah untuk menjamin keselamatan dan mencegah infeksi silang. Permasalahan yang sering ditemukan adalah ketidaksesuaian pola sirkulasi dengan standar teknis serta potensi tumpang tindih antar zona. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem sirkulasi IBS berdasarkan prinsip zoning dan pengendalian infeksi. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi lapangan, studi literatur terhadap regulasi dan standar rumah sakit, serta studi preseden pada fasilitas sejenis. Hasil yang diharapkan berupa identifikasi tingkat kesesuaian sirkulasi IBS dengan standar serta rekomendasi perbaikan tata ruang. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi sebagai acuan perencanaan dan evaluasi desain IBS yang lebih efektif, aman, dan sesuai standar pelayanan rumah sakit.
Analisis Kesesuaian Dimensi Furnitur Interior Rumah Tinggal terhadap Antropometri Pengguna Indonesia Alvin Sakti Wirayuda; Dyah Widi Astuti
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam praktik perancangan interior rumah tinggal, penentuan dimensi furnitur sering dilakukan dengan mengacu pada referensi desain yang diperoleh dari internet. Referensi tersebut umumnya menampilkan ukuran furnitur secara umum tanpa disertai penjelasan mengenai konteks antropometri pengguna yang menjadi dasar perancangannya. Kondisi ini berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian antara dimensi furnitur dan karakter fisik pengguna apabila diterapkan tanpa proses verifikasi ergonomi sejak tahap perancangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian dimensi furnitur interior rumah tinggal terhadap antropometri pengguna Indonesia. Penelitian dilakukan pada desain interior rumah tinggal yang belum terbangun dengan pendekatan design-based research pada tahap evaluasi desain. Metode penelitian bersifat kualitatif deskriptif melalui simulasi penggunaan furnitur. Elemen yang dianalisis meliputi kursi duduk, meja, countertop dapur, jangkauan rak, dan lebar sirkulasi ruang. Simulasi dilakukan oleh empat responden dewasa Indonesia yang dipilih berdasarkan variasi tinggi badan dan berada pada rentang antropometri pengguna dewasa Indonesia, sehingga tidak berada pada kondisi ekstrem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dimensi furnitur berada pada kategori mendekati sesuai, yang berarti masih dapat digunakan secara fungsional namun belum sepenuhnya optimal dari sisi ergonomi. Elemen countertop dapur dan jangkauan rak menunjukkan tingkat ketidaksesuaian paling tinggi dibandingkan elemen lainnya. Penelitian ini bersifat eksploratif dan tidak ditujukan untuk generalisasi luas, namun memberikan gambaran mengenai pentingnya evaluasi kesesuaian dimensi furnitur berbasis antropometri pengguna Indonesia sebagai bagian dari proses perancangan interior rumah tinggal.
Arsitektur Reduksi sebagai Manifestasi Responsible Design dalam Desain Hunian Rumah Tinggal M. Amirudin Lutfi; Dyah Widi Astuti
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik arsitektur saat ini menunjukkan kecenderungan penggunaan sumber daya yang kurang efisien akibat pendekatan desain yang terlalu menumpuk elemen visual dan teknis tanpa kebutuhan yang jelas, sehingga meningkatkan beban lingkungan. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini mengkaji Arsitektur Reduksi sebagai sikap perancangan yang menempatkan proses pengurangan sebagai dasar pengambilan keputusan desain, bukan sekadar sebagai gaya minimalis. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui analisis dokumen perancangan bangunan hunian yang menerapkan prinsip reduksi secara konsisten. Analisis difokuskan pada pembentukan massa, penggunaan struktur grid modular, dan penerapan material dalam konstruksi untuk melihat pengaruh keputusan desain yang bersifat pengurangan terhadap kinerja ekologis bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip reduksi berperan dalam menekan penggunaan material, mendukung efisiensi energi, serta membentuk hunian yang lebih sederhana, adaptif, dan berkelanjutan.