p-Index From 2021 - 2026
12.861
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Bumi Lestari Jurnal Pendidikan dan Pengajaran JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vokasi: Jurnal Riset Akuntansi Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Media Komunikasi FPIPS Krisna: Kumpulan Riset Akuntansi Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Akuntansi Profesi Kompak : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Jurnal Kajian Bali MUDRA Jurnal Seni Budaya Jurnal Akuntansi Aktual SAR (Soedirman Accounting Review): Journal of Accounting and Business Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi International Journal of Social Science and Business Jurnal Samudra Ekonomi dan Bisnis JIA (Jurnal Ilmiah Akuntansi) Jurnal Aplikasi Akuntansi Jurnal Riset Akuntansi Aksioma JURNAL PENDIDIKAN MIPA Keberlanjutan : Jurnal Manajemen dan Jurnal Akuntansi Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Widya Akuntansi dan Keuangan Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Filsafat Indonesia Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (DIJEFA) International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Puruhita Indonesian Journal of Business Analytics (IJBA) Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains International Journal Of Economics Social And Technology Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Internet of Things and Artificial Intelligence Journal JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Ekuitas Jurnal Pnedidikan Ekonomi Journal of Social Work and Science Education International Journal of Economics, Business and Innovation Research IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education Open Access DRIVERset Proceeding of The International Conference on Economics, Accounting, and Taxation
Claim Missing Document
Check
Articles

Pembelajaran Matematika Era Digital di Sekolah Dasar: Perspektif Filsafat Kontemporer Kadek Yudista Witraguna Witraguna; Anantawikrama Tungga Atmadja; I Nyoman Tika; I Wayan Suastra
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 15 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v15i1.5543

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma pembelajaran matematika di sekolah dasar dari aktivitas berbasis manipulasi konkret menuju pengalaman belajar yang bersifat virtual dan interaktif. Perubahan ini menimbulkan tantangan terhadap karakteristik kognitif anak usia operasional konkret yang masih membutuhkan pengalaman belajar nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi pengetahuan matematika anak sekolah dasar di era digital melalui perspektif filsafat konstruktivisme dan pendidikan kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan terhadap literatur primer dan sekunder yang terbit antara tahun 2015–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital dalam pembelajaran matematika dapat memperkaya pengalaman belajar jika digunakan secara integratif dengan pengalaman konkret serta didukung oleh bimbingan guru sebagai fasilitator dan mediator pengetahuan. Selain itu, filsafat pendidikan kontemporer seperti gagasan ethic of care dari Nel Noddings dan pandangan Ki Hadjar Dewantara tentang pendidikan sebagai proses “menuntun kodrat anak” menegaskan pentingnya dimensi kemanusiaan dalam penggunaan teknologi. Dengan demikian, pembelajaran matematika di era digital harus menyeimbangkan inovasi teknologi dengan nilai-nilai humanistik agar mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya cakap secara kognitif, tetapi juga reflektif, beretika, dan berkarakter.
Gender-Based Violence di Lingkungan Pendidikan: Analisis Literatur Sistematis tentang Keadilan, Etika, dan Tanggungjawab Pendidikan Sapiruddin Sapiruddin; I Wayan Suastra; Anantawikrama Tungga Atmadja; I Nyoman Tika
Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/literasi.v5i1.2647

Abstract

Gender-Based Violence (GBV) di lingkungan pendidikan menjadi isu mendesak yang memengaruhi keselamatan, martabat, dan perkembangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, karakteristik, serta faktor penyebab terjadinya GBV di sekolah dan perguruan tinggi di Indonesia, dengan fokus pada relasi kuasa, budaya patriarki, dan mekanisme pelaporan yang ada. Metode penelitian meliputi tinjauan pustaka sistematis (SLR) dan analisis konseptual. Data diperoleh data based Scopus yang diseleksi menjadi 19 artikel relevan. Hasil analisis literatur dari 19 artikel menunjukkan bahwa GBV terjadi dalam berbagai bentuk, seperti kekerasan seksual, bullying berbasis gender, serta penyalahgunaan otoritas oleh guru dan dosen. Faktor penyebab utama termasuk ketimpangan relasi kuasa, norma patriarki, dan kelemahan dalam mekanisme pelaporan. Selain itu, kultur diam dan stigma sosial juga memperburuk situasi, menjadikan pelaporan kasus GBV sulit dilakukan. Institusi pendidikan memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk menciptakan ruang yang aman dan inklusif. Namun, banyak institusi gagal dalam implementasi kebijakan pencegahan dan penanganan GBV. Rekomendasi untuk mengatasi masalah ini adalah meliputi peningkatan kesadaran gender, reformasi kebijakan yang lebih tegas, serta penyediaan sistem pelaporan yang aman dan ramah korban. Upaya preventif dan integrasi pendidikan kesadaran gender dalam kurikulum menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari GBV
PROGRAM PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN TATA KELOLA KEUANGAN BAGI PENGELOLA UNIT PASAR PADA PERUMDA PASAR DAN PANGAN MANGU GIRI SEDANA I Made Anjol Wiguna; Anantawikrama Tungga Atmadja; I Made Pradana Adiputra; Gusti Ayu Ketut Rencana Sari Dewi
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i2.20888

Abstract

Pengelolaan keuangan yang akuntabel menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan tata kelola pasar tradisional. Namun, pengelola unit pasar pada Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana masih menghadapi keterbatasan dalam pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan sederhana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola unit pasar melalui pelatihan dan pendampingan pembukuan sederhana. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelatihan, praktik dan pendampingan, serta evaluasi. Materi yang diberikan mencakup konsep tata kelola keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai prinsip transparansi dan akuntabilitas keuangan yang ditunjukkan melalui peningkatan hasil pre-test 65% ke post-test 80%. Program ini berkontribusi dalam memperkuat kapasitas pengelola unit pasar sehingga mendukung terwujudnya tata kelola keuangan pasar yang lebih efektif, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Kata kunci: tata kelola keuangan; pengelola unit pasar; pelatihan dan pendampingan; akuntabilitas. Abstract Accountable financial management is a key factor in improving the governance of traditional markets. However, the market unit managers at Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana still face limitations in recording financial transactions and preparing simple financial reports. This community service program aimed to enhance the knowledge and skills of market unit managers through training and mentoring in basic bookkeeping practices. The implementation method consisted of four stages: preparation, training, practical exercises and mentoring, and evaluation. The training materials covered fundamental concepts of financial governance. The results indicated an improvement in participants' understanding of the principles of financial transparency and accountability, as reflected in the increase in pre-test scores from 65% to 80% in the post-test. The program contributed to strengthening the capacity of market unit managers, thereby supporting the implementation of more effective, transparent, accountable, and sustainable market financial governance. Keywords: financial governance; market unit managers; training and mentoring; accountability.
Invisible Sustainability: Decoupling ESG Sustainability Reporting from Tri Hita Karana Practices in Rural Banks in Bali I Putu Edy Arizona; Anantawikrama Tungga Atmadja; Lucy Sri Musmini; I Made Pradana Adiputra; I Gusti Ayu Purnamawati
Proceeding of the International Conference on Economics, Accounting, and Taxation Vol. 3 No. 1 (2026): Proceeding of the International Conference on Economics, Accounting, and Taxati
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/iceat.v3i1.212

Abstract

This study investigates the decoupling phenomenon between ESG (Environmental, Social, and Governance) sustainability reporting and communal Tri Hita Karana (THK) sustainability practices in a Rural Bank in Bali. Through Ethnographic Content Analysis (ECA) of official documents from BPR Luhur Damai covering 2023–2025, this study identifies that the Sustainability Report (SR), prepared strictly according to Financial Services Authority Regulation (POJK) 51/2017, does not incorporate substantial THK practices, namely banten (ceremonial offerings) Rp131.6 million, dana punia (religious donations) Rp8.5 million, and monthly banjar (communal community unit) contributions, producing a Hindu religious expenditure to formal Social and Environmental Responsibility (SER) ratio of 10:1. Drawing on the Institutional Logics perspective, this study identifies four decoupling mechanisms: (1) cognitive, namely THK as taken-for-granted, not perceived as “sustainability”; (2) administrative, namely departmental silos between Compliance and General Affairs; (3) template, namely POJK 51/2017 provides no space for local wisdom; and (4) capacity, namely limited Human Resources (HR) and institutional capacity. These findings lead to the concept of “invisible sustainability,” that is, real sustainability contributions that are invisible to conventional reporting frameworks, and “cultural accounting gap,” that is, the absence of accounting categories for local cultural-religious contributions. The theoretical contribution is demonstrating that decoupling in Global South contexts is not merely symbolic compliance but results from structural misalignment between transnational and communal logics that renders local sustainability contributions institutionally invisible.
Uncovering the Deviation Practices in Tax Consultant Decision Making I Putu Sujanayasa; Anantawikrama Tungga Atmadja; Lucy Sri Musmini
International Journal of Economics, Business and Innovation Research Vol. 5 No. 05 (2026): International Journal of Economics, Business and Innovation Research( IJEBIR)
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijebir.v5i05.5905

Abstract

This study aims to determine the forms of deviation committed by tax consultants. The main problem involves tax consultants, taxpayers, and the government regarding violations committed by several tax consultants because tax consultants do not adhere to the tax consultant's code of ethics regarding relations with taxpayers. An external factor that can cause taxpayers not to implement the rules is trust in the government, especially regarding tax cases and compliance that are very often discussed recently. The formulation of the problem includes questions regarding the forms of deviation, processes, and action suggestions that can be given to overcome the deviations committed by tax consultants. The purpose of the study involves understanding the forms of deviation, processes, and actions that can be taken so that these deviations do not recur. In conclusion, forms of deviation committed were found, one of which concerns gray regulations that place consultants in a dilemma and are demanded to work in accordance with the law, as well as the consultant's feeling of sympathy for the taxpayer client.
Co-Authors 1Luh Natalia Anggri Aprianti Adik Diantini Agus Buda Parwata Agustinasari Agustinasari Ak. S.E. Desak Nyoman Sri Werastuti . Anak Agung Putu Gede Bagus Arie Susandya Andani, Ni Ketut Sri Antari, Ni Wayan Indah Aprianti, 1Luh Natalia Anggri Ari Surya Darmawan Ariani, Ketut Putri Ariawan, Gede Asih, Ni Kadek Wiwiek Widhi Bayuna, Gede Riko Cahyaningsih, Ni Ketut Candraningsih, Komang Eni Dani, Nufera Lupika Darmawan, I Gede Darmawan Dea Adela Giofanny Desak Nyoman Sri Werastuti Dewantara, I Made Adwityam Dewi A., Putu Novi Anesya Dewi Diah Kumalawati Dewi, Diah Chandra Dewi, Gusti Ayu Ketut Rencana Sari Dewi, Made Diah Chandra Dewi, Putu Eka Dianita Marvilianti Dewi, Putu Lusiana Dharma Cahyadi Diah Chandra Dewi Diantini, Adik Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Dr. Tuty Maryati,M.Pd . Edwin Edwin Edy Sujana Eko Sudarmanto Erawati, Made Erliyani, Putu Esa Pradnyani, Ida Ayu Gede Danika Febrianty, Komang Fifi Fitriana Sari, Fifi Fitriana Gede Adi Yuniarta Gede Hendra Eka Saputra Gede Mandirta Tama Gede Riko Bayuna Gede Yudha Adi Pranatha Gunawan, I Nyoman Adi Gusti Ayu Ketut Rencana Sari Dewi Gusti Ayu Ketut Rencana Sari Dewi Handayani, Ni Wayan Nanik Hendrawan, I Wayan Eka Herawati, Trisna Hidayatulloh, A.Nururrochman I Gusti Agung Wahyu Krisna Mukti Pratama I Gusti Ayu Desy Juliantari I Gusti Ayu Purnamawati I Kadek Pebri Artana I Kadek Yoga Sanjaya I Made Adi Suhendra I Made Adwityam Dewantara I Made Anjol Wiguna I Made Pageh I Made Pradana Adiputra I Made Pradana Adiputra I Nyoman Adi Gunawan I Nyoman Ari Surya Darmawan I Nyoman Putra Yasa I Putu Edy Arizona I Putu Gede Diatmika I Putu Hendra Martadinata . I Putu Julianto I Putu Sriartha I Putu Sujanayasa I Putu Wisna Ariawan I Wayan Juliarta I Wayan Kertih I Wayan Lasmawan I Wayan Pardi I Wayan Suastra Ida Ayu Gede Danika Esa Pradnyani Ida Ayu Gede Danika Esa Pradnyani Ida Ayu Purnama Bestari Ida Ayu Triska Pradnyani Pidada Intan Milania Intan Milania Juliantari, I Gusti Ayu Desy K Nugraha Kadek Arik Suprayoga Kadek Nurdarmasih KADEK YUDISTA WITRAGUNA Witraguna Kartika Tika Ketut Puteri Lestari Ketut Putri Ariani Komang Adi Kurniawan Saputra Komang Darma Triyasa Komang Eni Candraningsih Komang Eni Candraningsih Komang Erna Andriani Komang Febrianty Komang Intan Pradiska Komang Lia Mahartini Koswara, Made Kony Krismayanti, Ni Made Ayu Kumalawati, Dewi Diah Lestari, Ketut Puteri Lisa, Kadek Lucy Sri Musmini Luh Ari Meiningsih Luh Deni Sri Wahyuni Luh Putu Erlina Ariya Wati Luh Putu Ginda Prabhawati Luh Putu Sri Ariyani Luh Weda Laksmi Purnama M. Rudi Irwansyah Made Aristia Prayudi Made Erawati Made Kony Koswara Made Ngurah Duwipantara Made Roby Pratama Purna Made Sutrasmini Made Yogi Astuti Mahalliani, Ni Putu Putri Mahartini, Komang Lia Marvilianti Dewi, Putu Ekadianita Meiningsih, Luh Ari Muhammad Wahyu Setiyadi Nengah Bawa Atmadja Nengah Bawa Atmadja Nengah Bawa Atmadja Nengah Bawa Atmaja Ni Kadek Aprina Asriani Ni Kadek Dewi Sukasih Ni Kadek Fera Wati Ni Kadek Sinarwati Ni Kadek Wiwiek Widhi Asih Ni Komang Ayu Indah Widiantari Ni Komang Laksmi Mahesvari Ni Komang Suwini Ni Luh Ayu Asih Tirta Devi Ni Made Ayu Krismayanti Ni Made Dwi Darmayanti Ni Made kamani Partari Ni Made Mira Sanita Ni Nyoman Parwati Ni Nyoman Trisna Herawati Ni Putu Dwi Sucita Dartini Ni Putu Listia Agustini Ni Putu Ristiati Ni Putu Widiasih Ni Wayan Nanik Handayani Ni Wayan Nanik Handayani Ni Wayan Tirta Wahyuni Ni Wayan Wulan Tari Nopiani, Wayan Nugraha, Gede Made Ananda Cipta Nugraha, K Nurdarmasih, Kadek Nyoman Tika, I Nyoman Trisna Herawati Nyoman Trisna Kartini Putri Nyoman Widya Astuti Pande Komang Ayu Sinta Lestari Paradila, Pradnyana Partari, Ni Made kamani Parwata, Agus Buda Pidada, Ida Ayu Triska Pradnyani Prabhawati, Luh Putu Ginda Pradnyana Paradila Pratama, I Gusti Agung Wahyu Krisna Mukti Purna, Made Roby Pratama Purnama, Luh Weda Laksmi PURWANTI PURWANTI Putri, WP Kartika Putu Budi Adnyana Putu Ekadianita Marvilianti Dewi Putu Ida Purnama Dewi Suartana Putu Lusiana Dewi Putu Novi Anesya Dewi A. Putu Sukma Kurniawan Putu Sukma Kurniawan Putu Sukma Kurniawan, Putu Sukma Putu Yunartha Pradnyana Putra SAFITRI, NABILA Sanita, Ni Made Mira Sapiruddin Sapiruddin Saputri Dewi, Ni Komang Sastrini, Kadekerimandasastrini Satriawan, I Made Selamat, I Ketut suar08 suardani Sukarmayasa, Ketut Sukarmiasih, Ni Made Sulistyowati, Nur Wahyuning Suprayoga, Kadek Arik Suryanthi, I Gusti Ayu Eka Sutoto, Agung Suwini, Ni Komang Tama, Gede Mandirta Taroyana, Gede Ery Patra Tasya Alya Salsabila Trisna Herawati Triyasa, Komang Darma Tuty Maryati Utami, Ni Ketut Widya Veronika, Kadek Ayu Wahyuni, Luh Deni Sri Wayan Nopiani Wayan Suastra, I Wereastuti, Desak Nyoman Sri Widiantari, Putu Wahyu Wiranata, Ni Made Peramini Sagita WP Kartika Putri Yasa, Ni Nyoman Putra Yudha Wardana