p-Index From 2021 - 2026
12.861
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Bumi Lestari Jurnal Pendidikan dan Pengajaran JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vokasi: Jurnal Riset Akuntansi Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Media Komunikasi FPIPS Krisna: Kumpulan Riset Akuntansi Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Akuntansi Profesi Kompak : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Jurnal Kajian Bali MUDRA Jurnal Seni Budaya Jurnal Akuntansi Aktual SAR (Soedirman Accounting Review): Journal of Accounting and Business Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi International Journal of Social Science and Business Jurnal Samudra Ekonomi dan Bisnis JIA (Jurnal Ilmiah Akuntansi) Jurnal Aplikasi Akuntansi Jurnal Riset Akuntansi Aksioma JURNAL PENDIDIKAN MIPA Keberlanjutan : Jurnal Manajemen dan Jurnal Akuntansi Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Widya Akuntansi dan Keuangan Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Filsafat Indonesia Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (DIJEFA) International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Jurnal Puruhita Indonesian Journal of Business Analytics (IJBA) Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains International Journal Of Economics Social And Technology Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Internet of Things and Artificial Intelligence Journal JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Ekuitas Jurnal Pnedidikan Ekonomi Journal of Social Work and Science Education International Journal of Economics, Business and Innovation Research IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education Open Access DRIVERset Proceeding of The International Conference on Economics, Accounting, and Taxation
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementation of Whistleblowing System in a Hierarchical Public Organization: Evidence from Indonesian Customs Tasya Alya Salsabila; Anantawikrama Tungga Atmadja; Putu Sukma Kurniawan
International Journal Of Economics Social And Technology Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/ijest.v5i1.1757

Abstract

Whistleblowing systems have become an essential governance mechanism for detecting and preventing misconduct in public sector organizations. However, their effectiveness is frequently constrained by hierarchical organizational structures and workplace culture, resulting in a gap between the formal availability of reporting mechanisms and their actual utilization. This study aims to examine the implementation of the whistleblowing system and identify the organizational barriers affecting its utilization within a hierarchical public organization. The study offers a novel contribution by explaining how hierarchical authority, informal communication practices, and organizational culture interact to shape employees’ reporting behavior, thereby extending existing whistleblowing research beyond individual reporting intention toward organizational implementation. A qualitative case study was conducted at the Ngurah Rai Customs and Excise Office (KPPBC Ngurah Rai), Indonesia. Data were collected through semi-structured interviews, observations, and document analysis and analyzed using thematic analysis. The findings reveal that although the whistleblowing system has been formally integrated into the organization's internal control framework, it functions primarily as a last-resort reporting mechanism rather than an early warning system. This limited utilization is driven by organizational barriers, including limited transparency in report follow-up, inadequate understanding of reporting procedures, low employee awareness, the absence of incentives for whistleblowers, concerns over workplace relationships, and hierarchical power dynamics that discourage formal reporting. The study demonstrates that the effectiveness of whistleblowing systems depends not only on the availability of reporting channels but also on organizational trust, transparency, leadership support, and a strong ethical culture that encourages speak-up behavior. The findings contribute theoretically by advancing the understanding of whistleblowing implementation in hierarchical public organizations and provide practical recommendations for strengthening reporting mechanisms and improving organizational integrity within government institutions.
Corporate Social Responsibility Sebagai Pemoderasi: Determinan Efisiensi Investasi Ni Luh Ayu Asih Tirta Devi; Nyoman Ari Surya Darmawan; Anantawikrama Tungga Atmadja
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 9 No. 3 (2025): Research Articles July 2025
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v9i3.2733

Abstract

This study aims to analyze the effect of ownership structure, financial reporting quality, and corporate governance on investment efficiency, and to test the role of Corporate Social Responsibility (CSR) as a moderating variable in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2018–2022 period. The results of the study indicate that ownership structure and financial reporting quality do not have a significant effect on investment efficiency. This condition is thought to be influenced by concentrated ownership, weak monitoring mechanisms, and low reliability of accounting information due to information asymmetry and financial reporting manipulation. In contrast, corporate governance has a positive and significant effect on investment efficiency, indicating the importance of effective managerial supervision. CSR is unable to moderate the relationship between ownership structure and financial reporting quality with investment efficiency, because its implementation is still symbolic and not strategic. However, CSR is able to moderate the relationship between governance and investment efficiency, indicating its role as a governance strengthening tool that encourages transparency, accountability, and more efficient investment decision making. This study presents novelty by showing that CSR is only effective as a moderator in the relationship between governance and investment efficiency, but not in ownership structure and financial reporting quality. The implication is that CSR needs to be integrated strategically to truly strengthen corporate governance and investment efficiency.
Pengaruh Financial Literacy, Locus Of Control, Dan Financial Self-Efficacy Terhadap Personal Financial Distress Pada Mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha Ni Putu Listia Agustini; Anantawikrama Tungga Atmadja; Nyoman Trisna Herawati
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/1hsekj09

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial literacy, locus of control, dan financial self-efficacy terhadap personal financial distress pada mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif kausal. Sampel penelitian berjumlah 388 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan didistribusikan secara proporsional pada setiap fakultas. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert lima poin, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial literacy, locus of control, dan financial self-efficacy secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap personal financial distress pada Mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap personal financial distress, yang menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan, kemampuan mengendalikan diri, serta keyakinan dalam mengelola keuangan mampu menurunkan tingkat tekanan keuangan yang dialami oleh Mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan aspek pengetahuan keuangan dan faktor psikologis penting dalam membentuk perilaku keuangan yang sehat serta meningkatkan kesejahteraan finansial mahasiswa.
Konsep Paras Paros Dalam Penyaluran Kredit (Studi Kasus Gapoktan Mrih Amertha Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Buleleng) Gede Yudha Adi Pranatha; Anantawikrama Tungga Atmadja
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v15i01.53150

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen dalam penelitian ini berupa draft wawancara. Penelitian ini bertujua2n untuk mengetahui konsep paras paros dan penyaluran kredit pada Gapoktan Mrih Amertha Keluruahan Kampung Baru Kecamatan Buleleng. Subjek dalam penelitian ini adalah anggota Gapoktan Mrih Amertha. Hasil penelitian ini yaitu 1) Proses penyaluran kredit pada Gapoktan Mrih Amertha Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Buleleng melalui beberapa tahap. Dimulai dari pengajuan amprahan atas kredit kepada pengurus poktan, selanjutnya pengurus poktan menyampaikan kepada pengurus Gapoktan untuk dicatat dalam daftar amprahan kredit yang diajukan pada setiap pertemuan rutin setiap bulannya, 2) Implementasi konsep Paras-Paros pada proses penyaluran kredit Gapoktan Mrih Amertha Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Buleleng yakni melalui musyawarah atau pertemuan rutin untuk mencapai kesepakatan dengan seluruh anggota Gapoktan Mrih Amertha Kebon Sari Buleleng, dan 3) Konsep Paras-Paros sebagai konsep tradisional yang berkembang dalam Gapoktan Mrih Amertha Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Buleleng tetap bisa mempertahankan profitabilitasnya karena pada pelaksanaannya melibatkan kegiatan musyawarah sebelum menentukan keputusan dan mengatasi permasalahan. Kata kunci: Gapoktan, Konsep Paras Paros, Penyaluran Kredit.    
Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Kinerja UMKM: Peran Mediasi Citra Perushaan Dan Inovasi Model Bisnis Ni Komang Ayu Indah Widiantari; Anantawikrama Tungga Atmadja
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 16 No. 04 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v16i04.83144

Abstract

Penbelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak dari penerapan tanggung jawab sosial terhadap kinerja UMKM, dengan peran mediasi citra perusahaan dan inovasi model bisnis. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif yang berlokasi di wilayah Kintamani. Populasi digunakan dalam penelitian ini adalah UMKM pertanian di Kintamani dengan jumlah sampel sebanyak 35-50 UMKM. Responden dipilih dengan menggunakn Teknik purposive sampling yaitu dipilih secara acak dan memenuhi kriteria penelitian dengan menggunakan versi skala likert lima poin. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah smart-PLS. hasil penelitian menunjukan bahwa CSR memiliki pengaruh terhadap kinerja UMKM, serta citra perusahaan dan inovasi model bisnis mampu mempengaruhi hubungan antara corporate social responsibility terhadap kinerja UMKM.
Efektivitas Ketaatan Aturan Akuntansi, Kesempatan, Rasionalisasi Dan Kolusi Pada Kecenderungan Kecurangan: Dimoderasi Moralitas Manajemen Putu Ida Purnama Dewi Suartana; Anantawikrama Tungga Atmadja; I Nyoman Ari Surya Darmawan
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 1 (2026): Article Research Maret 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i1.8006

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus penyimpangan pengelolaan keuangan pada Lembaga Perkreditan Desa (LPD) yang mengindikasikan masih lemahnya tata kelola dan pengendalian internal, sehingga diperlukan kajian empiris mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kecenderungan kecurangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas ketaatan aturan akuntansi, kesempatan, rasionalisasi, dan kolusi terhadap kecenderungan kecurangan dengan moralitas manajemen sebagai variabel moderasi pada LPD Kabupaten Badung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal, data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert kepada pengurus dan karyawan LPD yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda serta Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas ketaatan aturan akuntansi berpengaruh negatif signifikan terhadap kecenderungan kecurangan, sedangkan kesempatan, rasionalisasi, dan kolusi berpengaruh positif signifikan, dengan kolusi sebagai faktor paling dominan, serta moralitas manajemen terbukti memoderasi seluruh hubungan variabel independen terhadap kecenderungan kecurangan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pencegahan kecurangan pada LPD tidak hanya memerlukan penguatan sistem dan kepatuhan aturan akuntansi, tetapi juga peningkatan moralitas dan integritas manajemen sebagai fondasi tata kelola yang berkelanjutan
The Role of Gender in the Audit Committee as a Moderator on the Determinants of Indications of Financial Statement Fraud in Banking: A Fraud Hexagon Perspective I Wayan Juliarta; Anantawikrama Tungga Atmadja; Desak Nyoman Sri Werastuti
SAR (Soedirman Accounting Review) : Journal of Accounting and Business Vol 9 No 2 (2024): December 2024
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi & Bisnis Univesitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32424/1.sar.2024.9.02.14848

Abstract

This research aims to empirically prove the factors that lead the board of directors to commit financial statement fraud. These factors are explained and interpreted based on the elements found in the fraud hexagon theory. The study also aims to empirically demonstrate that the gender of the audit committee within the company can weaken the actions of the board of directors that lead to fraudulent behavior in financial statements. The research sample was selected using purposive sampling techniques, resulting in 41 companies that met the criteria, with observations over a period of 5 years from 2019 to 2023. Data were collected by downloading annual reports and audited annual financial statements. The data analysis technique employed binary logistic regression, analyzed using Stata software. The results indicate that capability and opportunity have a positive effect on indications of financial statement fraud. Stimulus, collusion, rationalization, and ego do not have an effect on indications of financial statement fraud. The gender of the audit committee does not moderate the influence of stimulus, capability, collusion, opportunity, rationalization, and ego on indications of financial statement fraud.
Transformasi Literasi Sains di Era Kecerdasan Buatan: Analisis dalam Perspektif Konstruktivisme Agustinasari Agustinasari; I Wayan Suastra; Anantawikrama Tungga Atmadja; I Nyoman Tika
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3911

Abstract

Penelitian ini dilandasi pertanyaan kritis dalam kerangka teori konstruktivisme, yakni apakah kehadiran AI benar-benar mendorong proses belajar yang aktif dan reflektif, atau justru cenderung menempatkan siswa sebagai penerima pasif terhadap keluaran AI terutama dalam pembelajaran sains. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji bagaimana kecerdasan buatan (AI) dapat dijadikan basis penguatan literasi sains sekaligus pendorong transformasi pembelajaran IPA yang relevan dengan tuntutan Era Global, dengan pendekatan analisis dalam perspektif konstruktivisme. Metode penelitian yang digunakan adalah kepustakaan (library research). Dalam penelitian ini dianalisis enam artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional terbitan 2021–2025 yang membahas integrasi AI dalam pembelajaran IPA. Data dianalisis melalui evaluasi kritis, pengelompokan tematik dan analisis konten untuk mengungkap pola, hubungan, dan kesenjangan dalam penelitian, yang kemudian dikembangkan menjadi analisis dari perspektif konstruktivis mengenai hakikat dan tujuan pembelajaran IPA di era kecerdasan buatan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI dalam pendidikan sains secara umum memiliki dampak positif terhadap literasi sains. AI berfungsi sebagai pendekatan pembelajaran, co-designer dan co-assessor yang memberikan pengalaman belajar yang bervariasi, memperbaiki pemahaman konseptual, keterampilan berpikir kritis, serta motivasi untuk belajar.
Does Financial Distress Delay Financial Reporting? The Moderating Role of Corporate Governance in Property and Real Estate Firms Anak Agung Putu Gede Bagus Arie Susandya; Anantawikrama Tungga Atmadja; I Made Pradana Adiputra; Desak Nyoman Sri Werastuti; Putu Sukma Kurniawan
Indonesian Journal of Business Analytics Vol. 6 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijba.v6i3.16603

Abstract

This study examines whether financial distress delays financial reporting and whether corporate governance moderates this relationship in Indonesian listed property and real estate firms. Financial reporting delay (FRD) is measured using audit report lag, defined as the number of days between the fiscal year-end and the date of the independent auditor’s report. A higher FRD value indicates longer reporting delay and lower financial reporting timeliness. Financial distress is measured using a dummy variable based on the modified Altman Z-Score classification, while corporate governance is measured using a Corporate Governance Index based on ASEAN Corporate Governance Scorecard dimensions. Using 216 firm-year observations from Indonesian listed property and real estate companies during 2022–2024, the study applies moderated regression analysis. The findings show that financial distress has a positive and significant effect on FRD, indicating that distressed firms experience longer reporting delays. Corporate Governance Index has a negative and significant effect on FRD, suggesting that stronger governance reduces reporting delay. Moreover, the interaction between financial distress and corporate governance is negative and significant, indicating that corporate governance weakens the delay effect of financial distress. These findings highlight the importance of governance quality in maintaining timely audited reporting under financial pressure.
MINAT MAHASISWA AKUNTANSI DALAM MERAIH SERTIFIKASI CHARTERED ACCOUNTANT (CA) (STUDI KASUS PADA MAHASISWA S1 AKUNTANSI UNVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA) Ni Made Dwi Darmayanti; Anantawikrama Tungga Atmadja; Putu Eka Dianita Marvilianti Dewi
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 2 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/atvrhe48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ketertarikan mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi Universitas Pendidikan Ganesha dalam meraih sertifikasi Chartered Accountant (CA), mengidentifikasi faktor penyebab rendahnya minat, serta merumuskan strategi peningkatannya oleh kampus dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa minat mahasiswa terhadap sertifikasi CA masih rendah meskipun CA dipandang penting bagi pengembangan karier profesional. Penelitian ini menemukan adanya kesenjangan antara pengakuan normatif atas pentingnya sertifikasi CA dengan kesiapan aktual mahasiswa untuk menempuh sertifikasi tersebut, baik dari aspek pemahaman, kesiapan finansial, maupun perencanaan karier. Rendahnya minat mahasiswa dipengaruhi oleh hambatan struktural berupa keterbatasan informasi dan sosialisasi serta tingginya biaya, dan hambatan psikologis berupa persepsi tingkat kesulitan ujian serta prioritas karier jangka pendek yang masih berfokus pada penyelesaian studi dan pencarian pengalaman kerja. Strategi peningkatan minat memerlukan sinergi kampus dan IAI melalui sosialisasi, integrasi kurikulum, dukungan akademik dan finansial, program beasiswa, pelatihan ujian, serta optimalisasi peran IAI Muda. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar dalam meningkatkan partisipasi mahasiswa akuntansi meraih sertifikasi Chartered Accountant (CA).
Co-Authors 1Luh Natalia Anggri Aprianti Adik Diantini Agus Buda Parwata Agustinasari Agustinasari Ak. S.E. Desak Nyoman Sri Werastuti . Anak Agung Putu Gede Bagus Arie Susandya Andani, Ni Ketut Sri Antari, Ni Wayan Indah Aprianti, 1Luh Natalia Anggri Ari Surya Darmawan Ariani, Ketut Putri Ariawan, Gede Asih, Ni Kadek Wiwiek Widhi Bayuna, Gede Riko Cahyaningsih, Ni Ketut Candraningsih, Komang Eni Dani, Nufera Lupika Darmawan, I Gede Darmawan Dea Adela Giofanny Desak Nyoman Sri Werastuti Dewantara, I Made Adwityam Dewi A., Putu Novi Anesya Dewi Diah Kumalawati Dewi, Diah Chandra Dewi, Gusti Ayu Ketut Rencana Sari Dewi, Made Diah Chandra Dewi, Putu Eka Dianita Marvilianti Dewi, Putu Lusiana Dharma Cahyadi Diah Chandra Dewi Diantini, Adik Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Dr. Tuty Maryati,M.Pd . Edwin Edwin Edy Sujana Eko Sudarmanto Erawati, Made Erliyani, Putu Esa Pradnyani, Ida Ayu Gede Danika Febrianty, Komang Fifi Fitriana Sari, Fifi Fitriana Gede Adi Yuniarta Gede Hendra Eka Saputra Gede Mandirta Tama Gede Riko Bayuna Gede Yudha Adi Pranatha Gunawan, I Nyoman Adi Gusti Ayu Ketut Rencana Sari Dewi Gusti Ayu Ketut Rencana Sari Dewi Handayani, Ni Wayan Nanik Hendrawan, I Wayan Eka Herawati, Trisna Hidayatulloh, A.Nururrochman I Gusti Agung Wahyu Krisna Mukti Pratama I Gusti Ayu Desy Juliantari I Gusti Ayu Purnamawati I Kadek Pebri Artana I Kadek Yoga Sanjaya I Made Adi Suhendra I Made Adwityam Dewantara I Made Anjol Wiguna I Made Pageh I Made Pradana Adiputra I Made Pradana Adiputra I Nyoman Adi Gunawan I Nyoman Ari Surya Darmawan I Nyoman Putra Yasa I Putu Edy Arizona I Putu Gede Diatmika I Putu Hendra Martadinata . I Putu Julianto I Putu Sriartha I Putu Sujanayasa I Putu Wisna Ariawan I Wayan Juliarta I Wayan Kertih I Wayan Lasmawan I Wayan Pardi I Wayan Suastra Ida Ayu Gede Danika Esa Pradnyani Ida Ayu Gede Danika Esa Pradnyani Ida Ayu Purnama Bestari Ida Ayu Triska Pradnyani Pidada Intan Milania Intan Milania Juliantari, I Gusti Ayu Desy K Nugraha Kadek Arik Suprayoga Kadek Nurdarmasih KADEK YUDISTA WITRAGUNA Witraguna Kartika Tika Ketut Puteri Lestari Ketut Putri Ariani Komang Adi Kurniawan Saputra Komang Darma Triyasa Komang Eni Candraningsih Komang Eni Candraningsih Komang Erna Andriani Komang Febrianty Komang Intan Pradiska Komang Lia Mahartini Koswara, Made Kony Krismayanti, Ni Made Ayu Kumalawati, Dewi Diah Lestari, Ketut Puteri Lisa, Kadek Lucy Sri Musmini Luh Ari Meiningsih Luh Deni Sri Wahyuni Luh Putu Erlina Ariya Wati Luh Putu Ginda Prabhawati Luh Putu Sri Ariyani Luh Weda Laksmi Purnama M. Rudi Irwansyah Made Aristia Prayudi Made Erawati Made Kony Koswara Made Ngurah Duwipantara Made Roby Pratama Purna Made Sutrasmini Made Yogi Astuti Mahalliani, Ni Putu Putri Mahartini, Komang Lia Marvilianti Dewi, Putu Ekadianita Meiningsih, Luh Ari Muhammad Wahyu Setiyadi Nengah Bawa Atmadja Nengah Bawa Atmadja Nengah Bawa Atmadja Nengah Bawa Atmaja Ni Kadek Aprina Asriani Ni Kadek Dewi Sukasih Ni Kadek Fera Wati Ni Kadek Sinarwati Ni Kadek Wiwiek Widhi Asih Ni Komang Ayu Indah Widiantari Ni Komang Laksmi Mahesvari Ni Komang Suwini Ni Luh Ayu Asih Tirta Devi Ni Made Ayu Krismayanti Ni Made Dwi Darmayanti Ni Made kamani Partari Ni Made Mira Sanita Ni Nyoman Parwati Ni Nyoman Trisna Herawati Ni Putu Dwi Sucita Dartini Ni Putu Listia Agustini Ni Putu Ristiati Ni Putu Widiasih Ni Wayan Nanik Handayani Ni Wayan Nanik Handayani Ni Wayan Tirta Wahyuni Ni Wayan Wulan Tari Nopiani, Wayan Nugraha, Gede Made Ananda Cipta Nugraha, K Nurdarmasih, Kadek Nyoman Tika, I Nyoman Trisna Herawati Nyoman Trisna Kartini Putri Nyoman Widya Astuti Pande Komang Ayu Sinta Lestari Paradila, Pradnyana Partari, Ni Made kamani Parwata, Agus Buda Pidada, Ida Ayu Triska Pradnyani Prabhawati, Luh Putu Ginda Pradnyana Paradila Pratama, I Gusti Agung Wahyu Krisna Mukti Purna, Made Roby Pratama Purnama, Luh Weda Laksmi PURWANTI PURWANTI Putri, WP Kartika Putu Budi Adnyana Putu Ekadianita Marvilianti Dewi Putu Ida Purnama Dewi Suartana Putu Lusiana Dewi Putu Novi Anesya Dewi A. Putu Sukma Kurniawan Putu Sukma Kurniawan Putu Sukma Kurniawan, Putu Sukma Putu Yunartha Pradnyana Putra SAFITRI, NABILA Sanita, Ni Made Mira Sapiruddin Sapiruddin Saputri Dewi, Ni Komang Sastrini, Kadekerimandasastrini Satriawan, I Made Selamat, I Ketut suar08 suardani Sukarmayasa, Ketut Sukarmiasih, Ni Made Sulistyowati, Nur Wahyuning Suprayoga, Kadek Arik Suryanthi, I Gusti Ayu Eka Sutoto, Agung Suwini, Ni Komang Tama, Gede Mandirta Taroyana, Gede Ery Patra Tasya Alya Salsabila Trisna Herawati Triyasa, Komang Darma Tuty Maryati Utami, Ni Ketut Widya Veronika, Kadek Ayu Wahyuni, Luh Deni Sri Wayan Nopiani Wayan Suastra, I Wereastuti, Desak Nyoman Sri Widiantari, Putu Wahyu Wiranata, Ni Made Peramini Sagita WP Kartika Putri Yasa, Ni Nyoman Putra Yudha Wardana