Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Sampah Dapur sebagai Pupuk Organik Cair dan Padat pada Tanaman Buah dalam Pot Toto Supartono; Ilham Adhya; Iing Nasihin; Alifah Sari; Galang Aulia Prasetya
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v5i2.14114

Abstract

Produksi sampah dapur masih menjadi permasalahan di banyak tempat. Banyak pihak yang masih menganggap bahwa sampah dapur merupakan barang yang tidak berguna. Oleh karena itu, perlu ada upaya untuk merubah pemahaman tersebut guna membantu dalam mengatasi permasalahan tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan sampah dapur menjadi pupuk organik, baik padat maupun cair, dengan lokasi kegiatan di Desa Tundagan, Kecamatan Hantara, Kabupaten Kuningan. Kegiatan dilakukan dengan penyuluhan yang disertai peragaan, dengan masyarakat sasaran adalah kelompok PKK dan KWT desa. Masyarakat sasaran sebelum ada kegiatan ini tidak mengetahui kedua teknik pemanfaatan sampah dapur sebagaimana yang disampaikan. Masyarakat tertarik terhadap materi teknik pemanfaatan sampah dapur dan dapat memahaminya. Kegiatan ini telah memberikan dampak pada peningkatan pengetahuan masyarakat dalam pemanfaatan sampah dapur. Penanganan sampah dengan metode lain juga perlu dilakukan pada program berikutnya, termasuk penanganan sampah non organik agar permasalahan lingkungan akibat sampah dapat dikurangi.
Keanekaragaman Tumbuhan Bawah dan Manfaatnya di Gunung Cakrabuana, Majalengka Yayan Hendrayana; Ibnu Fajar Sistiadi; Nurdin Nurdin; Ai Nurlaila; Ilham Adhya
LOGIKA : Jurnal Penelitian Universitas Kuningan Vol 13 No 01 (2022)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/logika.v13i01.6311

Abstract

Understorey is a sub-stratification community near the soil surface which has the function of being able to prevent soil erosion, keep water from entering the soil and resist surface runoff so that it plays a role in increasing soil organic matter. The purpose of this study was to determine the diversity of understorey plants and their benefits found on Mount Cakrabuana Petak 10A RPH Lemahsugih BKPH Talaga KPH Majalengka. The method used is a grid line measuring 1 m x 1 m with a total of 44 sample plots. All plant species included in the plot were counted and identified. There are 48 types of understorey plants from 33 families that have a high diversity index (3.27) and have benefits as understorey plants that have the potential as ornamental plants and medicinal plants. This information is very important especially for the management of protected areas bordering the community
Kajian Potensi Tumbuhan Sumber Pangan dan Pemanfaatannya di Gunung Tilu Kabupaten Kuningan Yayan Hendrayana; Ilham Adhya; Nina Herlina; Ai Nurlaila; Fahrul Shohbarudin Syahban; Ali Jabar Rangga Wijaya; Wendra Wendra
Quagga : Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 15, No 1 (2023): QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v15i1.7006

Abstract

The Mount Tilu forest area has a high biodiversity of both flora and fauna. In line with the ever-increasing population growth, the need for food sources has also increased. Food needs can be fulfilled because of the potential utilization of existing natural resources. Many plant species that have nutrients and other elements that are important for human food needs need to be studied further. The purpose of this research is to find out the potential of food plants and their utilization by the people around Mount Tilu. The research method used to determine the condition of the vegetation is using the Line Transect and Sample Plot Methods. Meanwhile, information on plant utilization was carried out by interviewing the community around the area. In the Tilu Mountain area, there were 4 types of plant sources of food sources of carbohydrates, 10 types of fruit-producing sources, 2 types of fatty oil producers, 4 types of dye sources, and 21 types of medicinal plant sources. Utilization of food source plants around Mount Tilu is consumed directly for one's own needs. Information regarding the existence of these food-source plants is very important as material for study for area managers and surrounding communities in the future
Kumpulan Burung dan Mamalia pada Kiara Bunut (Ficus virens) di Hutan Gunung Tilu Kabupaten Kuningan Yayan Hendrayana; Dian Teja Permana; Ai Nurlaila; Ilham Adhya; Toto Supartono
LOGIKA : Jurnal Penelitian Universitas Kuningan Vol 14 No 01 (2023)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/logika.v14i01.7276

Abstract

Ficus is the largest genus of the Moraceae family which is often found in Indonesia, both in the highland and in the lowlands. Kiara bunut (Ficus virens) is classified as one of the top ten Ficus species that attracts the most frugivorous species. The purpose of the study was to determine the diversity of bird and mammal species in kiara bunut (Ficus virens). The method used is the silent observer method (silent detection) which is counting the animals when the animals are not disturbed and the observation method where the observer approaches the animals are not quietly as possible (as silent as possible). There are 18 species of bird found in kiara bunut (Ficus virens) in the Mount Tilu forest, Kuningan Regency, consisting of frugivore, insectivore, nectarivore and grainivore and 2 species of mammals, namely surili (Prebytis comata) and squirrel (Callosciurus notatus) with an index diversity for bird species H’=2,355 is categorized as medium and mammals cpecies H’= 0,7 is catagorized as low. This information becomes important and can be use by forest managers to support biodiversity concervationFicus merupakan marga terbesar Famili Moraceae yang banyak dijumpai di Indonesia, baik di dataran tinggi maupun di dataran rendah. Kiara bunut (Ficus virens) digolongkan sebagai salah satu dari sepuluh spesies Ficus teratas yang menarik paling banyak spesies pemakan buah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman kumpulan jenis burung dan mamalia yang ada pada pohon kiara bunut (Ficus virens). Metode yang digunakan adalah metode pengamat diam (silent detection) adalah menghitung satwa ketika satwa tidak dalam keadaan terganggu dan metode pengamatan dimana pengamat mendekati satwa setenang mungkin (as silent as possible). Jenis burung dan mamalia yang ditemukan pada pohon kiara bunut (Ficus virens) di Hutan Gunung Tilu Kabupaten Kuningan sebanyak 18 jenis terdiri dari burung frugivora, insectivora, nectivora serta granivora dan 2 jenis mamalia yaitu surili (Presbytis comate dan tupai (Callosciurus notatus) dengan indeks keanekaragaman untuk jenis burung H’= 2.355 dikategorikan sedang dan jenis mamalia H’= 0.7 dikategorikan rendah. Informasi ini sangat penting yang dapat dimanfaatkan oleh pengelola kawasan untuk mendukung konservasi keanekaragaman hayati.
TEKNIK BUDIDAYA MIKROORGANISME TANAH UNTUK MENINGKATKAN KESUBURAN MEDIA TANAM Toto Supartono; Ilham Adhya; Yayan Hendrayana
Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): APTEKMAS Volume 6 Nomor 1 2023
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36257/apts.v6i1.6240

Abstract

Fertility of planting media is one of the critical success factors in plant production activities. The use of local microorganisms in increasing the fertility of planting media can be an alternative in the use of synthetic fertilizers and help realize the independence of rural communities in plant cultivation. The purpose of this activity is to provide knowledge about soil microorganism breeding techniques to increase the fertility of the growing media. The target groups in this activity are the Women Farmers Group (KWT) and the Mandapajaya Village Community, Cilebak District, Kuningan Regency. In accordance with the expected target, the activity was attended by KWT and representatives of farmers. All participants who attended followed the activity until it was finished. The participants also asked several questions related to the material presented during the discussion session. At the end of the discussion, the participants also said that they understood the material that had been delivered and planned to implement the material. Keywords: cultivation, fertility, microorganisms, soil, plants
Penyuluhan Konservasi Tanah dan Air di Desa Cikondang Kabupaten Kuningan Yayan Hendrayana; Ilham Adhya; Nina Herlina; Naufal Althaaf; Fahrul Shobarudin Syahban; Mardiatul Fauzian; Restri Sri Maduroh
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.069 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i2.4421

Abstract

Pemahaman petani terhadap konservasi tanah dan air saat ini masih rendah sehingga rendah pula penerapan di lapangan yang mengakibatkan areal hutan, kebun dan sawah rentan terhadap erosi yang pada akhirnya menurukan produktivitas lahah. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada para petani mengenai pentingnya konservasi tanah dan air. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa penyuluhan kepada petani mengenai pentingnya penerapan konservasi tanah dan air di Desa Cikondang Kecamatan Hantara Kabupaten Kuningan. Berdasarkan hasil data kuisioner yang telah dianalisis dapat disimpulkan pada awalnya peserta penyuluhan memiliki pengetahuan yang minim tentang wawasan konservasi tanah dan air baik itu tujuan, hubungan, metode konservasi serta penerapan di lapangan. Setelah dilakukan penyuluhan terlihat adanya peningkatan wawasan serta keinginan petani untuk menjaga areal hutan, kebun dan pertanian agar terhindar dari bencana erosi dan longsor.
Identification of Diversity of Medicinal Plants in Bukit Mayana Forest Area, Kuningan Regency Agus Yadi Ismail; Sukron Aminudin; Ilham Adhya; Ai Nurlaila; Nurdin
Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 15 No 2 (2023): QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v15i2.47

Abstract

Bukit Mayana Forest Area is a forest area in Kuningan Regency with an area of ±43 ha with a diversity of medicinal plant species that have not been fully identified. The purpose of this study was to identify the diversity of medicinal plants in the Bukit Mayana Forest Area, Kuningan Regency. The method used is a single-plot method that is placed by purposive sampling with a size of 100 x 80 meters which is divided into sub-plots with a total of 20 plots. The data obtained are then analyzed using the important value index (INP), species diversity index (H'), species richness index (R'). The results showed that medicinal plants were found in 34 types from 23 families.  The highest important value index (INP) at the tree, pole, and stake levels is Ficus fistulosa with index values of 38.16%, 91.13%, and 64.68% and seedling levels are Coffea with an index value of 15.26%.  The species diversity index (H') is medium with values of 1 < H' > 3 and the species wealth index is low with R' < 3.5.
Peran Masyarakat terhadap Rehabilitasi Hutan dan Lahan: Studi di Desa Dukuhdalem, Japara, Kuningan Rhaisya Hayatul Hamidah; Ilham Adhya; Deni Deni; Yayan Hendrayana; Toto Supartono
LOGIKA : Jurnal Penelitian Universitas Kuningan Vol 14 No 02 (2023)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/logika.v14i02.7843

Abstract

Forest and land rehabilitation is an effort to restore, maintain and improve the function of forests and land so that their carrying capacity, productivity and their role in supporting life support systems are maintained. Community involvement should be a stimulus for community participation and a driving force for successful forest rehabilitation. This study aims to find out the role of the community in forest and land rehabilitation activities. The method used is in the form of observation and in-depth interviews, then analyzed with a qualitative descriptive method. The community's role in the vegetative forest and land rehabilitation activities carried out is still not participatory, especially during the monitoring and evaluation stages because program implementation tends to take place only as a project that needs to be completed..Rehabilitasi hutan dan lahan merupakan suatu upaya untuk memulihkan, mempertahankan dan meningkatkan fungsi hutan dan lahan sehingga daya dukung, produktivitas dan peranannya dalam mendukung sistem penyangga kehidupan tetap terjaga, keterlibatan masyarakat seharusnya menjadi stimulus partisipasi masyarakat dan pendorong keberhasilan rehabilitasi hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran masyarakat dalam kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan. Metode yang digunakan berupa observasi dan wawancara mendalam, selanjutnya dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Peran masyarakat terhadap kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan secara vegetatif yang dilakukan masih bersifat kurang partisipatif terutama pada tahap pengawasan dan tahap evaluasi karena pelaksanaan program cenderung berlangsung hanya sebagai sebuah proyek yang perlu diselesaikan.
Analisis Produktivitas Lahan Sawah di Kawasan Pertambangan Pasir Desa Luragung Landeuh, Kuningan Jawa Barat Wina Waniatri; Nurdin Nurdin; Ilham Adhya; Iing Nasihin; Nina Herlina
LOGIKA : Jurnal Penelitian Universitas Kuningan Vol 14 No 02 (2023)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/logika.v14i02.8441

Abstract

Mining resource management that is not guided by ecological principles can cause high environmental damage. PT. Anggun Jaya Mandiri is a sand mining business activity located in Luragung Landeuh Village, Luragung District, Kuningan Regency, West Java. Luragung Landeuh Village is one of the villages in Kuningan Regency which has large agricultural land. The purpose of this study was to determine the productivity of agricultural land in Lurangung Landeuh Village. This study uses a quantitative descriptive analysis method. Based on the results of the research that has been done, the authors can conclude that sand mining activities in Luragung Landeuh Village, Luragung District, Kuningan Regency do not affect the productivity of the surrounding agricultural land. This is because the mining activities carried out by the company have followed appropriate procedures such as making sludge settling ponds so that they can maintain the quality of the environment around the mining area.Pengelolaan sumber daya pertambangan yang tidak berpedoman pada prinsip ekologi dapat menyebabkan kerusakan lingkungan yang tinggi. PT. Anggun Jaya Mandiri merupakan kegiatan usaha pertambangan pasir yang berada di Desa Luragung Landeuh, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Desa Luragung Landeuh merupakan salah satu desa di Kabupaten Kuningan yang memiliki lahan pertanian yang luas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas lahan pertanian di Desa Lurangung Landeuh. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan pada hasil penelitian yang telah dilakukan, maka penulis dapat menyimpulkan yaitu bahwa kegiatan pertambangan pasir di Desa luragung Landeuh Kecamatan Luragung Kabupaten Kuningan tidak mempengaruhi produktivitas lahan pertanian di sekitarnya. Hal ini disebabkan karena kegiatan pertambangan yang dilakukan oleh pihak perusahaan telah mengikuti prosedur yang sesuai seperti pembuatan kolam pengendapan lumpur sehingga dapat tetap menjaga kualitas lingkungan sekitar daerah pertambangan.
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ALAM KAMPUNG PASUNDAN CISAMAYA DI DESA PASAWAHAN KABUPATEN KUNINGAN Rizal Rusdianto; Ilham Adhya; Yayan Hendrayana
Journal of Forestry And Environment Vol 6, No 1 (2023): Journal of Forestry and Environment
Publisher : Faculty of Forestry and Environment, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jfe.v6i1.9071

Abstract

This study aims to determine the potential and development strategies of the Natural Tourism Object of Pasundan Cisamaya Village, because there has been no previous research. Database collection techniques are carried out by means of tourism potential, tourism demand potential, survey methods, documentation methods and literature studies. The data analysis technique uses quantitative descriptive analysis techniques.The strategy for developing the Natural Tourism Object in Pasundan Cisamaya Village is formulated through a SWOT analysis which includes internal factors, namely there are 5 strengths and 4 weaknesses as well as external factors there are 4 opportunities and 2 threats resulting from direct observations in the field and interviews with the managers of the Natural Tourism Objects of Pasundan Cisamaya Village.Based on the internal and external factors of the Pasundan Cisamaya Village Nature Tourism Object, the most appropriate strategy to use is the SO (Strengths Opportunity) strategy, SO strategies that can be used are: 1) Increasing cooperation with community groups. 2) Utilization of traditional dances as educational tours. 3) Opening up business opportunities for the surrounding community. 4) Developing all the potential that is owned, working together between managers, communities and visitors Keyword: Pasundan Village Cisamaya, Potency, Development Strategy.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan strategi pengembangan Objek Wisata Alam Kampung Pasundan Cisamaya, karena belum ada penelitian sebelumnya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan studi literatur. Teknik analisis data menggunakan teknis analisis deskriptif kuantitatif. Data hasil penelitian yang telah dikumpulkan terkait dengan kondisi fisik, kondisi sosial, sarana dan prasarana, faktor pendukung, faktor penghambat, dan potensi yang ada, Strategi pengembangan Objek Wisata Alam Kampung Pasundan  Cisamaya  dirumuskan  melalui  analisis  SWOT  yang  meliputi  faktor  internal  yaitu terdapat 5 kekuatan dan 4 kelemahan serta faktor eksternal terdapat 4 peluang dan 2 ancaman yang dihasilkan dari pengamatan langsung dilapangan serta wawancara kepada pengelola Objek Wisata Alam Kampung Pasundan Cisamaya. Berdasarkan faktor internal dan eksternal Obyek Wisata Alam Kampung Pasundan Cisamaya strategi yang paling tepat untuk digunakan adalah strategi SO (Strengths Opportunity), Strategi SO yang dapat digunakan yaitu :   1) Meningkatkan kerjasama dengan  kelompok  masyarakat.  2)  Pemanfaatan tari  tradisional sebagai  wisata  pendidikan.  3) Membuka  peluang  usaha  bagi  masyarakat  sekitar.  4)  Mengembangkan  semua  potensi  yang dimiliki, bekerjasama antar pihak pengelola, masyarakat dan pengunjung
Co-Authors Agus Yuniawan Isyanto Ai Nurlaila Ai Nurlaila Ai Nurlaila, Ai Alfandi, Ivan Ali Jabar Rangga Wijaya Alifah Sari Alimah, Elma Althaaf, Naufal Alwi Zulva Maulida Amalia, Lidya Nur Aminudin, Sukron Anggayuda Pratama , Bayu Anjani, Lidia Tamia Anoydya Firsha Az-zikra Ayu Sri Rahayu Bambang Yudayana Bima Aria Indra Prahasta Chandra, Rufidi Danda Priyana Dede Kosasih Deni Deni Deni Rusdeni Dian Teja Permana Diaz Aprilian Kosasih Dzulfannazhir, Fauzan Erwin Nurfansyah Fadly Alamsyah Fahrul Shobarudin Syahban Fahrul Shobarudin Syahban Fahrul Shohbarudin Syahban Faizal Muhamad Fasa Fina Nadia Silma Fujiman, Heris Galang Aulia Prasetya Helfia Noor Khotimah Herdrayana, Yayan Hermawan, Riki Hidayatullah, Robby Ardiansah Ibnu Fajar Sistiadi Ibrahim, Maulana Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ida Marina, Ida Ika Karyaningsih Indra, Dikki ISMAIL, AGUS YADI Julianti, Gina Koswara, Engkos Kristanto, Martinus Ari Lina Karlina Mardiatul Fauzian Martinus Ari Kristanto Mohamda Arisona Muhamad Rijal Nasihin, Iing Naufal Althaaf Naufal Althaf Nina Herlina NINA HERLINA Nina Herlina Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurlaela, Ai Ossa Yuniar Pupatriyani Pasha, Listi Surenra Prasetya, Galang Aulia Pratama, Renaldy Pratama, Reynaldi Purnama, Rofi Puspatriyani, Osa Yuniar Ranitasari Pransiska Restri Sri Maduroh Rhaisya Hayatul Hamidah Ridwan Purnama, Ridwan Ripani Maliabarkah Rizal Rusdianto Rufidi Chandra Sari, Alifah Shobarudin Syahban, Fahrul Siti Tamala Sofyan, Hadiyan Nur sri ayu andayani, sri ayu Sukron Aminudin Supartono, Toto Suswanto Suswanto Suswanto, Suswanto Syahban, Fahrul Shobarudin Toto Supartono Trisno Trisno Unan Nur Abain Waniatri, Wina Wendra Wendra Wina Waniatri Wina Waniatri Windayani, Silma Yadi Ismail, Agus Yayan Hendrayana Yovi Mustikasari Elis Zakaria, Zein Zillan Zalila