Claim Missing Document
Check
Articles

Teknologi Eco Enzyme pada Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Urin Kambing Nurdin, Nurdin; Ilham Adhya; Nina Herlina; Toto Supartono; Yayan Hendrayana
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v3i2.63

Abstract

Kelompok peternak domba bale riung di Desa Ciomas Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan Jawa Barat belum memiliki pengetahuan dan keterampilan mengolah urin kambing menjadi pupuk organik cair. Tujuan kegiatan pengambian kepada masyarakat adalah untuk tranfer teknologi tepat guna mengolah urin kambing menjadi pupuk oganik cair menggunakan teknologi eko enzyme. Metode yang digunalan adalah Partisipatory Rural Appraisal dan Technology Transfer. Pelaksanaan kegiatan hasilnya memuaskan sesuai dengan jadwal yang telah disusun dan memberikan peningkatan wawasan, pengetahuan dan keterampilan masyarakat mitra terhadap manfaat limbah urin kambing. Mitra secara mandiri telah memproduksi pupuk organik cair berbahan baku urin kambing dapat berdampak positif terhadap ketergantungan terhadap pupuk kimia dan mengaplikasikannya pada lahan pertanian dan perkebunan mitra sehingga hasil pertanian meningkat dan biaya pembelian pupuk dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan lainnya. Peternak dapat menggunakan teknologi ramah lingkungan sehingga pendapatan ekonomi keluarga dapat ditingkatkan.
Pembuatan Demplot Tumbuhan Obat Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Cimara Kecamatan Cibeureum Kabupaten Kuningan Nina Herlina; Ilham Adhya; Yayan Hendrayana; Toto Supartono
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v3i1.66

Abstract

Masyarakat Desa Cimara sudah terbiasa melakukan pengobatan secara sendiri dengan memanfaatkan jenis-jenis tumbuhan obat di sekitar kawasan hutan. Adanya pemanfaatan secara berlebihan tanpa upaya konservasi dapat mengakibatkan kepunahan secara lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan membuat demplot tumbuhan obat sangat diperlukan. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dalam pemanfaatan tumbuhan obat dan mampu membuat percontohan demplot tumbuhan obat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan praktek pembuatan demplot dengan sasarannya kelokpok Tilu Daun. Setelah melaksanakan kegiatan ini, kelompok Tilu Daun memahami dan menambah pengetahuan tentang tumbuhan obat dan cara membuat demplot.Kegiatan ini dapat berkelanjutan hinggai peningkatan ekonomi masyarakat dengan mengahasilkan beberapa jenis tumbuhan obat hasil dari budidaya tanaman tersebut
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman Tumbuhan Obat Pada Masyarakat Desa Cimara Herlina, Nina; Adhya, Ilham; Hendrayana, Yayan; Nurdin, Nurdin; Supartono, Toto; Ibrahim, Maulana; Pratama, Reynaldi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i1.10488

Abstract

Desa Cimara merupakan salah satu desa yang berbatasan dengan kawasan Hutan Gunung Tilu di Kabupaten Kuningan. Keberadaan Hutan Gunung Tilu memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat yang hidup pada perbatasan hutan.  Pemanfaatan jenis-jenis tumbuhan khususnya tumbuhan obat sudah dilakukan oleh masyarakat Desa Cimara sejak zaman dahulu, namun seiring dengan perkembangan zaman informasi atau pengetahuan pemanfaatan tumbuhan obat bagi generasi muda banyak yang belum diketahui, sehingga kegiatan Pemberdayaan Masyarakat perlu dilaksanakan. Metode yang dilakukan dengan penyampaian materi melalui penyuluhan dan praktik pembuatan persemaian jenis tumbuhan obat. Tujuannya yaitu meningkatkan pengetahuan Kelompok Tilu Daun dalam memanfaatkan jenis-jenis tumbuhan obat dan mampu membuat persemaian jenis-jenis tumbuhan obat. Selama kegiatan berlangsung, peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, hal ini dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan seputar pemanfaatan jenis tumbuhan obat yang ada di kawasan Hutan Gunung Tilu dan cara-cara budidaya yang akan dipraktikan. Selama kegiatan juga kami tidak mengalami hambatan karena pelaksanaan penyampaian materi sekaligus melaksanakan praktek di lapangan. Adanya pengetahuan yang dimiliki oleh Kelompok Tilu Daun diharapkan dapat dijaga keberlanjutannya sehingga upaya konservasi ex-situ yang diharapkan dapat terwujud
Diversifikasi Olahan Produk Tanaman Obat dalam Rangka Meningkatkan Permintaan dan Nilai Jual Ismail, Agus Yadi; Adhya, Ilham; Nurlaela, Ai; Marina, Ida; Koswara, Engkos; Isyanto, Agus Yuniawan; Amalia, Lidya Nur
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.12985

Abstract

Masyarakat Desa Kagok Kecamatan Banjaran Kabupaten Majalengka sejak dulu sudah melakukan kegiatan budidaya tanaman obat di pekarangan rumah dan juga telah membuat produk olahan dari tanaman tersebut. Pengembangan produk olahan tanaman obat dengan diversifikasi produk mampu menghasilkan variasi komoditi yang bisa meningkatkan nilai jual dan pendapatan sehingga meningkatkan kesejahtraan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan produk olahan tanaman obat yang bervariasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah praktik secara langsung pembuatan olahan produk hingga proses pengemasan. Kegiatan ini bekerjasama dengan mitra kerja dari KWT Flamboyan berjumlah 15 orang. Hasil dari kegiatan ini adalah dihasilakannya 3 produk olahan tanaman obat berupa teh telang, teh jalang, dan jemelah. Kegiatan ini secara langsung berdampak terhadap keterampilan dan pengetahuan peserta terhadap produk olahan tanaman obat mulai dari tahapan produksi hingga pengemasan.
PENGGUNAAN MIKROOGANISME LOKAL UNTUK PENINGKATAN KUALITAS TANAH Supartono, Toto; Adhya, Ilham; Hendrayana, Yayan; Pasha, Listi Surenra; Julianti, Gina; Alimah, Elma
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v6i1.42771

Abstract

Masyarakat Desa Cimara sebagaimana masyarakat desa pada umumnya memiliki ketergantungan yang cukup tinggi terhadap pupuk sintetis.  Akan tetapi, masyarakat desa ini di sisi lain memiliki keterbatasan kemampuan dalam membeli pupuk tersebut meskipun terdapat subsidi untuk pembelian pupuk.  Oleh karena itu, perlu ada upaya pemanfaatan sumber daya lokal yang dapat dijadikan sebagai pengganti peran pupuk sintetis, salah satunya adalah budidaya mikroorganisme lokal karena mikroorganisme di dalam tanah dapat berperan dalam membantu kesuburan tanah.  Peningkatakan kapasitas melalui pelatihan sudah dilaksanakan kepada kelompok tani Daun Tilu yang berada di Desa Cimara.  Kegiatan pelatihan telah meningkatkan pemahaman para anggota kelompok tani terkait peranan mikroorganisme tanah dan meningkatkan kemampuan dalam melakukan pembiakannya.
Pemberdayaan Kelompok Masyarakat dalam Pembuatan Persemaian Tendani (Goniothalamus Macrophyllus) di Desa Legokherang, Cilebak Kabupaten Kuningan Adhya, Ilham; Supartono, Toto; Hendrayana, Yayan
Empowerment Vol. 5 No. 03 (2022): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v5i03.5187

Abstract

Efforts to preserve biodiversity, in this case Tendani (Goniothalamus macrophyllus) as a medicinal plant, are not only the responsibility of the manager of an area but also the responsibility of all of us, because collaborative efforts will provide maximum results. real efforts are needed, especially from the surrounding community to get to know the existing natural resources as well as efforts to preserve them through plant cultivation activities in nurseries, this activity is expected to increase awareness of the preservation of natural resources and improve the community's economy. The purpose of this activity is to preserve tendani, increase public knowledge about the benefits and cultivate tendani as medicinal plants
Peningkatan Kapasitas Kelompok Tilu Daun dalam Pemanfaatan Sumberdaya Alam di Desa Cimara Cibeureum, Kuningan Hendrayana, Yayan; Adhya, Ilham; Herlina, Nina; Althaaf, Naufal; Syahban, Fahrul Shobarudin; Windayani, Silma; Anjani, Lidia Tamia
Empowerment Vol. 6 No. 02 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i02.6773

Abstract

The Mount Tilu forest area has the potential for various natural resources, starting from the existence of flora and various kinds of fauna found in it. The purpose of this community service activity is to hold counseling in the form of training for community groups to increase capacity in utilizing Mount Tilu's natural resources. The method of implementing community service activities is providing counseling in the form of lectures to members of the Tilu Daun group as well as interactive discussions. The implementation of this activity was carried out in Cimara Village which involved members of the Tilu Daun community group by training the participants' skills in bird observation activities, starting from preparation to carrying out field observations. This training activity received a good response from the activity participants even though there were still some obstacles encountered.Kawasan hutan Gunung Tilu mempunyai potensi sumberdaya alam yang beraneka ragam mulai dari keberadaan flora dan bermacam-macam fauna yang terdapat di dalamnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengadakan penyuluhan berupa pelatihan kepada kelompok masyarakat untuk meningkatkan kapasitas dalam memanfaatkan sumberdaya alam Gunung Tilu. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian yaitu memberikan penyuluhan berupa ceramah kepada anggota kelompok Tilu Daun serta diskusi interaktif. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan di Desa Cimara yang melibatkan anggota kelompok masyarakat Tilu Daun dengan melatih kemampuan peserta dalam kegiatan pengamatan burung, mulai dari persiapan sampai pada pelaksanaan pengamatan di lapangan. Kegiatan pelatihan ini mendapat respon yang baik dari peserta kegiatan meski masih ada beberapa kendala yang dihadapi.
Pelatihan Analisis Vegetasi dan Pengamatan Satwa Liar di Desa Cimara Kecamatan Cibeureum, Kuningan Hendrayana, Yayan; Kosasih, Dede; Nasihin, Iing; Adhya, Ilham; Herlina, Nina; Ismail, Agus Yadi; Deni, Deni; Nurlaila, Ai; Nurdin, Nurdin; Karyaningsih, Ika; Supartono, Toto; Fujiman, Heris; Hidayatullah, Robby Ardiansah
Empowerment Vol. 6 No. 03 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i03.7252

Abstract

The Tilu Daun community group, Cimara Village, Kuningan Regency has the goal of realizing the Mount Tilu forest area which has the potential for biological natural resources, both flora and fauna. Apart from this, this regional group also utilizes natural resources to become special interest tourism. The purpose of this community service activity is to hold training on vegetation analysis and wildlife observation for the Tilu Daun group so that their capacity to utilize Mount Tilu's natural resources increases. This activity was carried out in Cimara Village which involved members of the Tilu Daun community group by training the participants' skills in vegetation analysis and wildlife observation activities starting from the preparation stage to the appearance of observations in the field. This training activity received a good response from the activity participants and must continue to be carried out on an on going basisKelompok masyarakat Tilu Daun Desa Cimara Kabupaten Kuningan mempunyai tujuan melestarikan kawasan hutan Gunung Tilu yang mempunyai potensi sumberdaya alam beranekaragam baik flora maupun fauna. Selain melestarikan kawasan kelompok ini juga memanfaatkan sumberdaya alam menjadi wisata minat khusus. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengadakan pelatihan analisis vegetasi dan pengamatan satwa liar bagi kelompok Tilu Daun sehingga kapasitas dalam memanfaatkan sumberdaya alam Gunung Tilu meningkat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Cimara yang melibatkan anggota kelompok masyarakat Tilu Daun dengan melatih kemampuan peserta dalam kegiatan analisis vegetasi dan pengamatan satwa liar mulai dari tahap persiapan sampai pada pelaksanaan pengamatan di lapangan. Kegiatan pelatihan ini mendapat respon yang baik dari peserta kegiatan dan harus terus dilakukan secara berkesinambungan.
Pengadaan Sarana Penunjang Kegiatan Pelestarian Sumberdaya Alam Kawasan Hutan Gunung Tilu di Desa Cimara Kecamatan Cibeureum, Kuningan Jawa Barat Adhya, Ilham; Hendrayana, Yayan; Supartono, Toto; Herlina, Nina; Nasihin, Iing; Nurdin, Nurdin; Waniatri, Wina; Nurlaila, Ai; Fujiman, Heris; Syahban, Fahrul Shobarudin; Althaaf, Naufal
Empowerment Vol. 6 No. 02 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i02.7424

Abstract

Preserving natural resources besides requiring the collaboration of all parties in its implementation, also requires supporting facilities and infrastructure, one of the efforts to preserve forest resources in the Mount Tilu forest area requires the existence of a meeting hall that can be used by all people who are active around Mount Tilu. Saung Kehati is a collaboration of the local community and the Faculty of Forestry, University of Kuningan. The presence of Saung Kehati is expected to be a means of supporting the preservation of Mount Tilu's natural resources. The implementation method uses the observation approach to the need for supporting facilities for forest resource conservation activities and facilitation of facilities and socialization regarding the use of meeting halls/saung/shelters. The target of this community service is the people of Cimara Village. The activity location is located on community-owned land bordering the Mount Tilu Forest area and the Tilu Mountain Forest area. The community service activities carried out in Cimara Village, Cibeureum District, Kuningan Regency ran smoothly and the participation of the community in participating in these activities was quite high, the existence of Saung Kehati increased activities related to the preservation of natural resources in the Mount Tilu forest area. Pelestarian sumberdaya alam disamping memerlukan kolaborasi semua pihak dalam pelaksanaannya, juga memerlukan sarana dan prasarana penunjang, salah satu upaya pelestarian sumberdaya hutan pada kawasan hutan Gunung Tilu memerlukan adanya balai sarana  pertemuan yang dapat digunakan oleh seluruh masyarakat yang beraktivitas di sekitar Gunung Tilu. Saung Kehati ini merupakan kolaborasi dari masyarakat setempat dan Fakultas Kehutanan Universitas Kuningan. Kehadiran Saung Kehati diharapkan menjadi sarana pendukung pelestarian sumberdaya alam Gunung Tilu. Metode pelaksanaan dengan pendekatan observasi kebutuhan sarana penunjang kegiatan pelestarian sumberdaya hutan dan fasilitasi sarana serta sosialisasi mengenai pemanfaatan balai pertemuan/saung/shelter. Sasaran pengabdian kepada masyarakat ini adalah masyarakat Desa Cimara. Lokasi kegiatan terletak di lahan milik masyarakat yang berbatasan dengan kawasan Hutan Gunung Tilu dan kawasan Hutan Gunung Tilu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Desa Cimara Kecamatan Cibeureum Kabupaten Kuningan berjalan dengan lancar dan peran serta masyarakat dalam mengikuti kegiatan tersebut cukup tinggi, keberadaan Saung Kehati meningkatkan aktivitas yang berkaitan dengan pelestarian sumberdaya alam kawasan hutan Gunung Tilu.
Pelatihan Pembuatan Bibit Stek Batang Kiara Karasak (Ficus Kurzii King) untuk Rehabilitasi di Desa Cimara Kecamatan Cibeureum, Kuningan Hendrayana, Yayan; Adhya, Ilham; Supartono, Toto; Herlina, Nina; Siti Tamala; Unan Nur Abain; Alwi Zulva Maulida; Danda Priyana
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 01 (2025): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v8i01.10887

Abstract

Cimara Village, Cibeureum District, Kuningan Regency, faces the problem of critical land which is at risk of environmental degradation due to erosion and reduced natural vegetation. This condition threatens soil fertility and reduces ecosystem function in maintaining environmental balance. One step that can be taken to restore this condition is land rehabilitation using local plants such as kiara karasak (Ficus kurzii King), which has high adaptability to the local environment and plays an important role in preventing soil erosion. The aim of this service is to provide training to the community regarding techniques for making Kiara Karasak stem cuttings, which is expected to support sustainable land rehabilitation programs. Methods for carrying out activities include introducing kiara karasak plants, training in selecting healthy stems suitable for cuttings, correct cutting techniques, use of root-stimulating hormones, as well as sowing and caring for seedlings so that they grow optimally. The approach used is participatory with direct practice in the field, so that participants can apply each stage independently. In this training, participants are also trained in caring for seedlings until they are ready to be moved to rehabilitation land. The results of the service showed that participants experienced a significant increase in their understanding and technical skills in making cuttings. They feel better prepared to produce Kiara Karasak seeds independently and contribute to land rehabilitation in Cimara Village. This activity is expected to have a long-term positive impact on improving environmental quality and increasing public awareness in maintaining the sustainability of the local ecosystem
Co-Authors Agus Yuniawan Isyanto Ai Nurlaila Ai Nurlaila Ai Nurlaila, Ai Alfandi, Ivan Ali Jabar Rangga Wijaya Alifah Sari Alimah, Elma Althaaf, Naufal Althaf, Naufal Alwi Zulva Maulida Amalia, Lidya Nur Aminudin, Sukron Anggayuda Pratama , Bayu Anjani, Lidia Tamia Ayu Sri Rahayu Bambang Yudayana Bima Aria Indra Prahasta Chandra, Rufidi Danda Priyana Dede Kosasih Deni Deni Deni Rusdeni Dian Teja Permana Diaz Aprilian Kosasih Dzulfannazhir, Fauzan Erwin Nurfansyah Fahrul Shobarudin Syahban Fahrul Shohbarudin Syahban Faizal Muhamad Fasa Fina Nadia Silma Fujiman, Heris Galang Aulia Prasetya Helfia Noor Khotimah Herdrayana, Yayan Hermawan, Riki Hidayatullah, Robby Ardiansah Ibnu Fajar Sistiadi Ibrahim, Maulana Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ida Marina, Ida Ika Karyaningsih Indra, Dikki ISMAIL, AGUS YADI Julianti, Gina Koswara, Engkos Kristanto, Martinus Ari Lina Karlina Mardiatul Fauzian Martinus Ari Kristanto Mohamda Arisona Muhamad Rijal Nasihin, Iing Naufal Althaaf Nina Herlina Nina Herlina NINA HERLINA Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurlaela, Ai Ossa Yuniar Pupatriyani Pasha, Listi Surenra Prasetya, Galang Aulia Pratama, Renaldy Pratama, Reynaldi Purnama, Rofi Puspatriyani, Osa Yuniar Ranitasari Pransiska Restri Sri Maduroh Rhaisya Hayatul Hamidah Ridwan Purnama, Ridwan Ripani Maliabarkah Rizal Rusdianto Rufidi Chandra Sari, Alifah Shobarudin Syahban, Fahrul Siti Tamala Sofyan, Hadiyan Nur sri ayu andayani, sri ayu Sukron Aminudin Supartono, Toto Suswanto Suswanto Suswanto, Suswanto Syahban, Fahrul Shobarudin Toto Supartono Trisno Trisno Unan Nur Abain Waniatri, Wina Wendra Wendra Wina Waniatri Wina Waniatri Windayani, Silma Yadi Ismail, Agus Yayan Hendrayana Yovi Mustikasari Elis Zakaria, Zein Zillan Zalila