Claim Missing Document
Check
Articles

FENOLOGI PEMBUNGAAN DAN PEMBUAHAN JENIS Goniothalamus macrophyllus DI HUTAN DATARAN RENDAH KABUPATEN KUNINGAN JAWA BARAT Adhya, Ilham; Supartono, Toto; Hendrayana, Yayan; Yadi Ismail, Agus; Herlina, Nina; Syahban, Fahrul Shobarudin
Berita Biologi Vol 23 No 3 (2024): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/berita_biologi.2024.3633

Abstract

Goniothalamus macrophyllus (Blume) Hook.f. & Thomson merupakan jenis tumbuhan dari keluarga annonaceae yang memiliki banyak manfaat dengan populasi yang sedikit dan penyebaran yang terbatas habitat alaminya.  Tujuan penelitian ini adalah mengetahui fenologi pembungaan dan pembuahan Goniothalamus macrophyllus (Blume) Hook.f. & Thomson pada habitat alaminya di hutan dataran rendah Gunung Tilu Kabupaten Kuningan. Hasil dari penelitian ini adalah periode pembungaan dan pembuahan membutuhkan rata-rata ±180 hari atau 6 bulan dengan dimulai dari fase kuncup bunga kecil – fase buah. Fase kuncup bunga kecil (B1) - fase kuncup bunga besar (B2) membutuhkan rata-rata 10 hari, fase kuncup bunga besar (B2) – fase bunga mekar (B3) 10 hari, fase bunga mekar (F3) - fase buah (B4) 11 hari, dan dari fase buah (B4) hingga buah matang 30 hari. Moroflogi G. macrophyllus (Blume) Hook.f. & Thomson dibandingkan dengan jenis Goniothalamus lainnya memiliki morfologi bunga dan buah yang relatif lebih kecil.  
Diversity and Potential of Medicinal Plants at PT Indocement Tunggal Prakarsa Cirebon Indonesia Yayan Hendrayana; Nina Herlina; Iing Nasihin; Ilham Adhya; Rufidi Chandra; Martinus Ari Kristanto; Suswanto
Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 17 No 2 (2025): QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v17i2.388

Abstract

Medicinal plants have high value and have long been used in traditional medicine. Indonesia is rich in plants with medicinal potential, but their utilization faces challenges such as environmental degradation and lack of research. PT Indocement Tunggal Prakarsa Palimanan Cirebon is committed to maintaining biodiversity amidst the impacts of its industry. The surrounding area remains a habitat for medicinal plants and ecosystems that support life. This study aims to determine the diversity and potential of medicinal plants in several ecosystems or land cover. Data collection used the grid path method by making observation plots at each location for undergrowth, seedlings, stakes, poles and trees, then analyzed for diversity and potential. The results of the study inform that the diversity of undergrowth dominates each ecosystem and the location of the Blindis Mountain Conservation Area has higher diversity compared to other areas. There are 29 types of undergrowth that have medicinal potential and 31 types of tree habitus at each location that have medicinal potential. These results are important information for companies to manage their areas, especially for plants that have medicinal properties.
Teknologi Eco Enzyme pada Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Urin Kambing Nurdin Nurdin; Ilham Adhya; Nina Herlina; Toto Supartono; Yayan Hendrayana
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v3i2.63

Abstract

Kelompok peternak domba bale riung di Desa Ciomas Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan Jawa Barat belum memiliki pengetahuan dan keterampilan mengolah urin kambing menjadi pupuk organik cair. Tujuan kegiatan pengambian kepada masyarakat adalah untuk tranfer teknologi tepat guna mengolah urin kambing menjadi pupuk oganik cair menggunakan teknologi eko enzyme. Metode yang digunalan adalah Partisipatory Rural Appraisal dan Technology Transfer. Pelaksanaan kegiatan hasilnya memuaskan sesuai dengan jadwal yang telah disusun dan memberikan peningkatan wawasan, pengetahuan dan keterampilan masyarakat mitra terhadap manfaat limbah urin kambing. Mitra secara mandiri telah memproduksi pupuk organik cair berbahan baku urin kambing dapat berdampak positif terhadap ketergantungan terhadap pupuk kimia dan mengaplikasikannya pada lahan pertanian dan perkebunan mitra sehingga hasil pertanian meningkat dan biaya pembelian pupuk dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan lainnya. Peternak dapat menggunakan teknologi ramah lingkungan sehingga pendapatan ekonomi keluarga dapat ditingkatkan.
Tumbuh Bersama Alam: Demplot Tanaman Semusim dengan Pupuk Organik Cair Berbasis Mikroorganisme untuk Kesejahteraan Lingkungan Ilham Adhya; Toto Supartono; Yayan Hendrayana; Nina Herlina; Ai Nurlaila; Fahrul Shobarudin Syahban; Naufal Althaf
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v4i3.93

Abstract

Penggunaan pupuk organik cair berbahan mikroorganisme lokal telah menjadi topik penting dalam konteks pertanian berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki manfaat penggunaan pupuk organik cair tersebut dalam meningkatkan produktivitas tanaman dan kesejahteraan ekonomi petani. Metode penelitian melibatkan penerapan pupuk organik cair berbahan mikroorganisme lokal pada demplot tanaman semusim di lab rumah kaca Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Universitas Kuningan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik cair berbahan mikroorganisme lokal menghasilkan tanaman yang lebih sehat, meningkatkan kesuburan tanah, dan meningkatkan daya tahan tanaman terhadap hama dan penyakit. Selain itu, penggunaan pupuk organik cair juga mengurangi biaya produksi dan meningkatkan kemandirian ekonomi petani. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik cair berbahan mikroorganisme lokal memiliki potensi besar dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Etika Lingkungan dalam Tradisi Cingcowong pada Masyarakat Luragung Landeuh, Kecamatan Luragung Wina Waniatri; Ilham Adhya; Nina Herlina; Nurdin Nurdin; Anoydya Firsha Az-zikra; Fadly Alamsyah
Hidroponik : Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman Vol. 2 No. 3 (2025): November : Hidroponik : Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/hidroponik.v2i3.541

Abstract

Environmental ethics assumes that nature has human values ​​that must be respected. Various forms of embedding can be done, such as the traditional Cingcowong ceremony. The Cingcowong tradition is a traditional ritual originating from the agricultural community of Luragung Landeuh Village, Kuningan Regency. This tradition is a form of collective community activity that is based on belief in supernatural spirits who are believed to have the power to bring rain to overcome drought, especially on agricultural land caused by prolonged drought. Cingcowong reflects the close relationship between culture, nature, and spiritual practices in certain societies. In the context of environmental ethics, this tradition can be seen as a form of local wisdom that shows respect for nature, an understanding of the importance of ecosystem balance, and an awareness of human dependence on weather conditions. Therefore, this tradition can be considered as a concrete manifestation of environmental ethics that encourages humans to appreciate nature more and understand the interaction between spiritual, cultural, and environmental factors.
Peningkatan Kapasitas Masyarakat Dalam Pengelolaan Ekowisata Hutan Gunung Tilu Kabupaten Kuningan Jawa Barat Herlina, NIna; Hendrayana, Yayan; Adhya, Ilham; Nurdin; Supartono, Toto; Farras, Muhammad Razan; Puspatriyani, Ossa Yuniar
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.16700

Abstract

Gunung Tilu di Desa Cimara, Kecamatan Cibeureum, merupakan kawasan hutan dengan potensi ekowisata yang tinggi, namun belum dikelola secara optimal akibat rendahnya kapasitas masyarakat, minimnya fasilitas pendukung, serta belum adanya kelompok pengelola. Permasalahan tersebut berdampak pada belum berkembangnya potensi wisata dan kurangnya kontribusi ekonomi bagi masyarakat lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan ekowisata berkelanjutan, membentuk kelompok pengelola, serta mendorong keterlibatan pemuda dalam pengembangan wisata berbasis potensi lokal. Metode pelaksanaan mencakup penyuluhan, pelatihan, pembentukan kelompok pengelola, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test, observasi, dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman masyarakat mengenai konsep ekowisata, konservasi, dan penyusunan paket wisata, disertai perubahan sikap yang lebih positif dan meningkatnya partisipasi warga. Kelompok pengelola ekowisata berhasil dibentuk sebagai dasar kelembagaan untuk keberlanjutan program. Secara keseluruhan, kegiatan ini mampu membangun fondasi awal pengembangan ekowisata berbasis masyarakat di Gunung Tilu, namun diperlukan pendampingan lanjutan untuk memperkuat kelembagaan, promosi digital, dan pengembangan ekonomi kreatif masyarakat.
Penguatan Kapasitas Kelompok Masyarakat Melalui Pembuatan Bibit Stek Batang Loa (Ficus rasemosa) di Desa Cimara Kabupaten Kuningan Yayan Hendrayana; Toto Supartono; Ilham Adhya; Nina Herlina
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v5i1.202

Abstract

The problem of degraded land that has the potential to experience environmental deterioration due to erosion and the decline of natural vegetation cover occurs in Cimara Village, Kuningan Regency. This condition can lead to reduced soil fertility and a decline in ecosystem functions in maintaining environmental balance. One effort that can be undertaken to improve this condition is land rehabilitation by utilizing local tree species such as loa (Ficus racemosa), which is known for its high adaptability to local environmental conditions and its important role in reducing soil erosion. This community service activity aims to provide training to the local community on techniques for producing seedlings through the stem cutting method of kiara karasak, which is expected to support sustainable land rehabilitation programs. The implementation methods include an introduction to the kiara karasak plant, training on selecting healthy and suitable stems for cuttings, proper cutting techniques, the use of root growth hormones, as well as seedling propagation and maintenance to ensure optimal growth. The approach used in this activity is participatory, involving direct field practice so that participants can understand and independently apply each stage of the process. During the training, participants were also provided with knowledge on seedling maintenance techniques until the seedlings are ready to be planted in rehabilitation areas. The results of the activity indicate a significant improvement in participants’ understanding and technical skills in producing seedlings through stem cuttings. Participants are now better prepared to produce loa tree seedlings independently and actively contribute to land rehabilitation efforts in Cimara Village. This activity is expected to generate long-term positive impacts on environmental quality improvement while also increasing community awareness of the importance of maintaining ecosystem sustainability in the area.
Pemanfaatan Eceng Gondok (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms) Menjadi Pakan Ternak Alternatif Produksi Rumah Tangga Nurdin Nurdin; Dede Kosasih; Iing Nasihin; Ika Karyaningsih; Ilham Adhya; Nina Herlina; Wina Waniatri
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v5i2.204

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian kelompok peternak Simpur Makmur di Desa Ciomas, Kabupaten Kuningan, melalui pemanfaatan eceng gondok sebagai pakan ternak alternatif serta penataan manajemen keuangan dan pengarsipan data usaha. Permasalahan mitra meliputi ketergantungan pakan hijauan di musim kemarau dan lemahnya administrasi usaha yang menghambat pengembangan bisnis. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal yang dipadukan dengan Focus Group Discussion untuk menggali potensi dan kebutuhan mitra, dilanjutkan dengan pelatihan teknis pembuatan pakan fermentasi berbasis eceng gondok serta pendampingan pencatatan keuangan dan produksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam memproduksi pakan bernutrisi tinggi dari bahan baku lokal yang melimpah, serta tersusunnya sistem administrasi usaha yang lebih tertib. Program ini berdampak pada penguatan kapasitas usaha peternakan sekaligus berkontribusi pada pengendalian gulma air secara ekologis. Keberlanjutan program direkomendasikan melalui pendampingan berkala oleh perguruan tinggi, penguatan jejaring pemasaran, dan dukungan kebijakan desa melalui alokasi dana desa untuk pengembangan usaha peternakan terpadu.
Co-Authors Agus Yuniawan Isyanto Ai Nurlaila Ai Nurlaila Ai Nurlaila, Ai Alfandi, Ivan Ali Jabar Rangga Wijaya Alifah Sari Alimah, Elma Althaaf, Naufal Alwi Zulva Maulida Amalia, Lidya Nur Aminudin, Sukron Anggayuda Pratama , Bayu Anjani, Lidia Tamia Anoydya Firsha Az-zikra Ayu Sri Rahayu Bambang Yudayana Bima Aria Indra Prahasta Chandra, Rufidi Danda Priyana Dede Kosasih Deni Deni Deni Rusdeni Dian Teja Permana Diaz Aprilian Kosasih Dzulfannazhir, Fauzan Engkos Koswara Erwin Nurfansyah Fadly Alamsyah Fahrul Shobarudin Syahban Fahrul Shobarudin Syahban Fahrul Shohbarudin Syahban Faizal Muhamad Fasa Farras, Muhammad Razan Fina Nadia Silma Fujiman, Heris Galang Aulia Prasetya Helfia Noor Khotimah Herdrayana, Yayan Hermawan, Riki Hidayatullah, Robby Ardiansah Ibnu Fajar Sistiadi Ibrahim, Maulana Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ida Marina, Ida Ika Karyaningsih Indra, Dikki ISMAIL, AGUS YADI Julianti, Gina Kristanto, Martinus Ari Lina Karlina Mardiatul Fauzian Martinus Ari Kristanto Mohamda Arisona Muhamad Rijal Nasihin, Iing Naufal Althaaf Naufal Althaf Nina Herlina NINA HERLINA Nina Herlina Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurlaela, Ai Ossa Yuniar Pupatriyani Pasha, Listi Surenra Prasetya, Galang Aulia Pratama, Renaldy Pratama, Reynaldi Purnama, Rofi Puspatriyani, Osa Yuniar Puspatriyani, Ossa Yuniar Ranitasari Pransiska Restri Sri Maduroh Rhaisya Hayatul Hamidah Ridwan Purnama, Ridwan Ripani Maliabarkah Rizal Rusdianto Rufidi Chandra Sari, Alifah Shobarudin Syahban, Fahrul Siti Tamala Sofyan, Hadiyan Nur sri ayu andayani, sri ayu Sukron Aminudin Supartono, Toto Suswanto Suswanto Suswanto, Suswanto Syahban, Fahrul Shobarudin Toto Supartono Trisno Trisno Unan Nur Abain Waniatri, Wina Wendra Wendra Wina Waniatri Wina Waniatri Windayani, Silma Yadi Ismail, Agus Yayan Hendrayana Yovi Mustikasari Elis Zakaria, Zein Zillan Zalila