Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Analisis Vegetasi dan Pengamatan Satwa Liar di Desa Cimara Kecamatan Cibeureum, Kuningan Hendrayana, Yayan; Kosasih, Dede; Nasihin, Iing; Adhya, Ilham; Herlina, Nina; Ismail, Agus Yadi; Deni, Deni; Nurlaila, Ai; Nurdin, Nurdin; Karyaningsih, Ika; Supartono, Toto; Fujiman, Heris; Hidayatullah, Robby Ardiansah
Empowerment Vol. 6 No. 03 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i03.7252

Abstract

The Tilu Daun community group, Cimara Village, Kuningan Regency has the goal of realizing the Mount Tilu forest area which has the potential for biological natural resources, both flora and fauna. Apart from this, this regional group also utilizes natural resources to become special interest tourism. The purpose of this community service activity is to hold training on vegetation analysis and wildlife observation for the Tilu Daun group so that their capacity to utilize Mount Tilu's natural resources increases. This activity was carried out in Cimara Village which involved members of the Tilu Daun community group by training the participants' skills in vegetation analysis and wildlife observation activities starting from the preparation stage to the appearance of observations in the field. This training activity received a good response from the activity participants and must continue to be carried out on an on going basisKelompok masyarakat Tilu Daun Desa Cimara Kabupaten Kuningan mempunyai tujuan melestarikan kawasan hutan Gunung Tilu yang mempunyai potensi sumberdaya alam beranekaragam baik flora maupun fauna. Selain melestarikan kawasan kelompok ini juga memanfaatkan sumberdaya alam menjadi wisata minat khusus. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengadakan pelatihan analisis vegetasi dan pengamatan satwa liar bagi kelompok Tilu Daun sehingga kapasitas dalam memanfaatkan sumberdaya alam Gunung Tilu meningkat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Cimara yang melibatkan anggota kelompok masyarakat Tilu Daun dengan melatih kemampuan peserta dalam kegiatan analisis vegetasi dan pengamatan satwa liar mulai dari tahap persiapan sampai pada pelaksanaan pengamatan di lapangan. Kegiatan pelatihan ini mendapat respon yang baik dari peserta kegiatan dan harus terus dilakukan secara berkesinambungan.
Pengadaan Sarana Penunjang Kegiatan Pelestarian Sumberdaya Alam Kawasan Hutan Gunung Tilu di Desa Cimara Kecamatan Cibeureum, Kuningan Jawa Barat Adhya, Ilham; Hendrayana, Yayan; Supartono, Toto; Herlina, Nina; Nasihin, Iing; Nurdin, Nurdin; Waniatri, Wina; Nurlaila, Ai; Fujiman, Heris; Syahban, Fahrul Shobarudin; Althaaf, Naufal
Empowerment Vol. 6 No. 02 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i02.7424

Abstract

Preserving natural resources besides requiring the collaboration of all parties in its implementation, also requires supporting facilities and infrastructure, one of the efforts to preserve forest resources in the Mount Tilu forest area requires the existence of a meeting hall that can be used by all people who are active around Mount Tilu. Saung Kehati is a collaboration of the local community and the Faculty of Forestry, University of Kuningan. The presence of Saung Kehati is expected to be a means of supporting the preservation of Mount Tilu's natural resources. The implementation method uses the observation approach to the need for supporting facilities for forest resource conservation activities and facilitation of facilities and socialization regarding the use of meeting halls/saung/shelters. The target of this community service is the people of Cimara Village. The activity location is located on community-owned land bordering the Mount Tilu Forest area and the Tilu Mountain Forest area. The community service activities carried out in Cimara Village, Cibeureum District, Kuningan Regency ran smoothly and the participation of the community in participating in these activities was quite high, the existence of Saung Kehati increased activities related to the preservation of natural resources in the Mount Tilu forest area. Pelestarian sumberdaya alam disamping memerlukan kolaborasi semua pihak dalam pelaksanaannya, juga memerlukan sarana dan prasarana penunjang, salah satu upaya pelestarian sumberdaya hutan pada kawasan hutan Gunung Tilu memerlukan adanya balai sarana  pertemuan yang dapat digunakan oleh seluruh masyarakat yang beraktivitas di sekitar Gunung Tilu. Saung Kehati ini merupakan kolaborasi dari masyarakat setempat dan Fakultas Kehutanan Universitas Kuningan. Kehadiran Saung Kehati diharapkan menjadi sarana pendukung pelestarian sumberdaya alam Gunung Tilu. Metode pelaksanaan dengan pendekatan observasi kebutuhan sarana penunjang kegiatan pelestarian sumberdaya hutan dan fasilitasi sarana serta sosialisasi mengenai pemanfaatan balai pertemuan/saung/shelter. Sasaran pengabdian kepada masyarakat ini adalah masyarakat Desa Cimara. Lokasi kegiatan terletak di lahan milik masyarakat yang berbatasan dengan kawasan Hutan Gunung Tilu dan kawasan Hutan Gunung Tilu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Desa Cimara Kecamatan Cibeureum Kabupaten Kuningan berjalan dengan lancar dan peran serta masyarakat dalam mengikuti kegiatan tersebut cukup tinggi, keberadaan Saung Kehati meningkatkan aktivitas yang berkaitan dengan pelestarian sumberdaya alam kawasan hutan Gunung Tilu.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Perintisan Destinasi Wisata Minat Khusus di Desa Hutan Jabranti, Kuningan Windayani, Silma; Mandurroh, Resti Sri; Maulida, Alwi Zulfa; Fauzian, Mardiatul; Nugraha, Amalia; Pangestu, Aistu Nur Cahya; Friana, Danda; Richard, Fahri Syach; Hidayat, Farhan; Jaya, Genta Adha; Anjani, Lidia Tamia; Ibrahim, Maulana; Akbar, Muhamad Fathoni; Hamdani, Muhammad Habib; Bain, Unan Nur; Hendrayana, Yayan
Empowerment Vol. 7 No. 02 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v7i02.10654

Abstract

Jabranti Village, located in Kuningan Regency, is the focus of the Student Organization Capacity Strengthening Program (PPK Ormawa) for Nature Lovers Forestry Students (MAHAKUPALA) with the topic Forest Village. This area is rich in biodiversity, including the presence of flora, various fauna as well as local wisdom and the existence of cultural sites. The aim of this activity is to increase the use of local wisdom and natural resources by the community, create new groups, increase community competence in resource management, and form special interest educational tourism destinations based on environmental preservation and local culture. The method of implementing activities is providing outreach, biodiversity inventory, interviews, training and mentoring to local communities and special interest educational tourism management groups as well as non-timber forest product management groups. This series of activities received a good response from participants, providing a very significant increase, creating a new source of income and making Jabranti Village a center for forest conservation in Kuningan Regency.
Pelatihan Pembuatan Bibit Stek Batang Kiara Karasak (Ficus Kurzii King) untuk Rehabilitasi di Desa Cimara Kecamatan Cibeureum, Kuningan Hendrayana, Yayan; Adhya, Ilham; Supartono, Toto; Herlina, Nina; Siti Tamala; Unan Nur Abain; Alwi Zulva Maulida; Danda Priyana
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 01 (2025): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v8i01.10887

Abstract

Cimara Village, Cibeureum District, Kuningan Regency, faces the problem of critical land which is at risk of environmental degradation due to erosion and reduced natural vegetation. This condition threatens soil fertility and reduces ecosystem function in maintaining environmental balance. One step that can be taken to restore this condition is land rehabilitation using local plants such as kiara karasak (Ficus kurzii King), which has high adaptability to the local environment and plays an important role in preventing soil erosion. The aim of this service is to provide training to the community regarding techniques for making Kiara Karasak stem cuttings, which is expected to support sustainable land rehabilitation programs. Methods for carrying out activities include introducing kiara karasak plants, training in selecting healthy stems suitable for cuttings, correct cutting techniques, use of root-stimulating hormones, as well as sowing and caring for seedlings so that they grow optimally. The approach used is participatory with direct practice in the field, so that participants can apply each stage independently. In this training, participants are also trained in caring for seedlings until they are ready to be moved to rehabilitation land. The results of the service showed that participants experienced a significant increase in their understanding and technical skills in making cuttings. They feel better prepared to produce Kiara Karasak seeds independently and contribute to land rehabilitation in Cimara Village. This activity is expected to have a long-term positive impact on improving environmental quality and increasing public awareness in maintaining the sustainability of the local ecosystem
Pendugaan Potensi Tumbuhan Berkayu di Sekitar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Universitas Kuningan Jaya, Ramdhan Risnur; Supartono, Toto; Hendrayana, Yayan
Wana Raksa Vol. 18 No. 01 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/wanaraksa.v18i01.9306

Abstract

Forest potential is characterized by vegetation diversity because it is the most dominant resource from the forest component. The presence of community wood plantations in private forests and community land can provide a positive role both economically and ecologically. Types of local wood such as White Teak, Sengon, Jabon, Acacia, Mahogany and others. These types have been cultivated by farmers for a long time and are managed traditionally. It's just that the potential amount of wood contributed from woody plants is not yet known for certain. In fact, data on wood potential is needed to provide information on wood availability to communities where the wood supply is not enough to meet their needs, especially if they only rely on natural forests. If potential information is known, the government can take policies regarding the development of woody plants, especially from mixed gardens. On this basis, research was conducted on Estimating Timber Potential in the Faculty of Forestry and Environment, Kuningan University Potensi hutan dicirikan oleh keanekaragaman vegetasi karena merupakan sumber daya yang paling dominan dari komponen hutan. Kehadiran hutan tanaman rakyat di hutan milik dan lahan masyarakat dapat memberikan peran positif baik secara ekonomi maupun ekologis. Jenis kayu lokal seperti Jati Putih, Sengon, Jabon, Akasia, Mahoni dan lain-lain. Jenis ini sudah lama dibudidayakan oleh petani dan dikelola secara tradisional. Hanya saja potensi kontribusi kayu dari tanaman berkayu belum diketahui secara pasti. Padahal, data potensi kayu diperlukan untuk memberikan informasi ketersediaan kayu kepada masyarakat yang pasokan kayunya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhannya, apalagi jika hanya mengandalkan hutan alam. Jika diketahui informasi potensinya, pemerintah dapat mengambil kebijakan terkait pengembangan tanaman berkayu, khususnya yang berasal dari kebun campuran. Atas dasar itulah dilakukan penelitian Pendugaan Potensi Kayu di Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Universitas Kuningan
Analysis Organoleptik Eco Enzim From Organic Waste Based on Fruits and Vegetables Ismail, Agus Yadi; Adhya, Ilham; Hendrayana, Yayan; Nurdin, Nurdin; Nurlaila, Ai; Herlina, Nina; Kosasih, Dede; Dzulfannazhir, Fauzan; Sofyan, Hadiyan Nur; Aminudin, Sukron
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 12, No 2: October 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v12i2.17445

Abstract

Waste processing, especially organic waste, which in practice is still not optimal in Indonesia. One method of processing organic waste is using eco enzymes, which are made by fermenting vegetable and fruit waste combined with water and sugar. The raw materials for making eco enzymes vary and have different characteristics so they have high potential to be used in various fields. This research aims to examine the properties of organoleptic eco enzymes their raw materials and their application to human requirements. This study used an experimental method by repeating twice for each raw material including vegetables, a mixture of fruit peels (mango, pineapple, durian), pineapple peel, banana peel, and orange peel. Then the eco enzyme data is analyzed for characteristics based on parameters such as color, aroma, taste, and pH. According to the findings, the eco enzyme has a distinct brown color that ranges from light brown to dark brown, the aroma and taste produced show from very sour and smelly to a slightly sour and characteristic smell, and than the pH levels range from 2.98 to 3.50. The characteristics that have been analyzed organoleptic in this study indicate that the eco enzymes produced are very good, namely brown color, sour aroma, slightly doormat taste, and a pH value of 4. Eco enzymes are used in various fields such as household needs as cleaning fluids, the environment as a wastewater purifier, health is used to improve well water quality, and agriculture as a fertilizer and plant disinfectants
Pengembangan Objek Wisata Alam Ciung Wanara Di Kabupaten Ciamis Rio Senjaya Akbar; Yayan Hendrayana; Nina Herlina
Edubiologica Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Sekolah Pascasarjana Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/edubiologica.v12i2.11657

Abstract

Objek Wisata Alam Ciung Wanara merupakan wisata yang strategis karena letak lokasi berada di jalur lintas Jawa Barat dan Jawa Tengah akan tetapi wisata ini jarang menjadi tujuan utama untuk para wisatawan berkunjung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi yang ada di kawasan dan menyusun strategi pengembangan Objek Wisata Alam Ciung Wanara. Penelitian ini menggunkan metode analisis deskriptif terhadap potensi yang ada di Objek Wisata Alam Ciung Wanara sedang metode analisis data strategi pengembangan menggunakan metode analisis SWOT yang mana menggabungkan aspek kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam menentukan arah Pengembangan Objek Wisata Alam Ciung Wanara. Berdasarkan hasil pengamatan Objek Wisata Alam Ciung Wanara memiliki potensi vegetasi yang di jumpai di sekitar kawasan, potensi satwa di kawasan di dominasi dengan monyet ekor panjang, potensi aksesibilitas menuju ke Objek Wisata Alam Ciung Wanara ini sangat mudah diakses, akomodasi Objek Wisata Alam Ciung Wanara hanya ada di luar kawasan untuk penginapan dan strategi pengembangan berada di kategori peluang dan kelemahan yang terdapat pada kuadaran III yang memiliki karakteristik strategi pengembangan yang memperkecil kelemahan untuk memanfaatkan peluang, artinya pengelola harus meningkatkan promosi dan pemasaran lebih efektif dan tertaget, meningkatkan kualitas dan kuantitas fasilitas pendukung, mengembangkan wisata yang menarik bagi anak muda.
Karakteristik Habitat (Parameria laevigata) Di Hutan Gunung Tilu Kabupaten Kuningan Jawa Barat : Habitat Chracteristics Of Kayu Rapat (Parameria laevigata) In The Gunung Tilu Forest Of Kuningan District West Java Herlina, Nina; Hendrayana, Yayan; Adhya, Ilham; Supartono, Toto; Fujiman, Heris
HUTAN TROPIKA Vol 19 No 2 (2024): Volume 19 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jht.v19i2.15600

Abstract

Gunung Tilu is one of the lowland mountains in Kuningan Regency, West Java. The abundant potential for flora and fauna makes the Gunung Tilu area a source of utilization for local communities. The utilization of medicinal plants has been going on for a long time for personal use or sale. One of the most widely used plants by the community is rapet wood (Parameria laevigata). The purpose of this study was to examine the characteristics of habitat with environmental conditions in the Gunung Tilu Forest Area. The method used was the cruising method. Environmental factors measured are temperature, humidity, light intensity, and soil pH. The tools used included GPS, thermometer, altimeter, measuring tape, mine, cleaver, tally sheet, pen, camera, and notebook. Data analysis used is quantitative descriptive. Based on the results in the field, 103 individuals were obtained from 18 rapet wood plant plots. Characteristics of rapet wood habitat in Gunung Tilu forest, growing at temperatures ranging from 25-280C with an average value of 260C and soil pH between 6.01 - 7.29 with an average value of 7, sunlight intensity between 121-987 with an average of 473 while humidity between 81-91% with an average of 94%. The rapet wood plants found were creeping on several tree species including Jelutung (Dyera costulata), Jati (Tectona grandis), and Dahu (Dracontomelon dao).
Keanekaragaman Jenis Kelelawar di Areal Pertambangan PT. Indocement Tunggal Prakarsa Unit Pelimanan Nasihin, Iing; Nurdin, Nurdin; Hendrayana, Yayan; Chandra, Rufidi; Kristanto, Martinus Ari; Suswanto, Suswanto
LOGIKA : Jurnal Penelitian Universitas Kuningan Vol 15 No 01 (2024)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/logika.v15i01.9407

Abstract

The rate of deforestation and tropical forest fragmentation continues to increase. Bats have an important role in helping the succession of tropical forests that are disturbed due to deforestation and fragmentation. This research aims to determine the diversity and types of bat food that are used in the mining area of PT. Indocement Tunggal Prakarsa Palimanan Unit as a residence (roost). The method used is a survey method and the analysis carried out includes analysis of the species richness index, species diversity index, and species evenness index. The research results show that in the area of PT. Indocement Tunggal Prakarsa Palimanan Unit found 9 species and came from 3 families, namely Pteropodidae (5 species), Hipposideridae (2 species), and Vespertilionidae (2 species). Margalef Index (DMg), Species Diversity Index (H'), and Species Density Index (E1) of bats at PT. Indocemen Tunggal Prakarsa Unit Palimanan respectively were 1,423; 1,912; and 0.870.Laju deforestasi dan fragmentasi hutan tropis terus meningkat. Kelelawar mempunyai peranan penting dalam membantu suksesi hutan tropis yang terganggu akibat deforestasi dan fragmentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kenaekaragaman dan jenis pakan kelelawar yang memanfaatakan areal pertambangan PT. Indocement Tunggal Prakarsa Unit Palimanan sebagai tempat tinggal (roost). Metode yang dilakukan adalah dengan metode survei dan analisis yang dilakukan meliputi analisis indeks kekayaan spesies, indeks keanekaragaman spesies dan indeks kemerataan spesies. Hasil penelitian menunjukan bahawa di areal PT. Indocement Tunggal Prakarsa Unit Palimanan ditemukan sebanyak 9 jenis dan berasal dari 3 famili, yaitu Pteropodidae (5 jenis), Hipposideridae (2 jenis), dan Vespertilionidae (2 jenis). Indeks Margalef (DMg),  Indeks Keanekaragaman Jenis (H’), dan  Indeks kemeratan Jenis (E1) kelelawar di PT. Indocemen Tunggal Prakarsa Unit Palimanan secara berturut-turut adalah 1,423; 1,912; dan 0,870.
Pemetaan Karakteristik Tanah di PT Indocement Tunggal Prakarsa Unit Rembang, Tegal dan Brebes Nurdin, Nurdin; Nasihin, Iing; Kosasih, Dede; Hendrayana, Yayan; Chandra, Rufidi; Kristanto, Martinus Ari; Suswanto, Suswanto
LOGIKA : Jurnal Penelitian Universitas Kuningan Vol 15 No 01 (2024)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/logika.v15i01.9410

Abstract

Soil as a very valuable natural resource has an important role in supporting various human activities, especially in the context of industry, agriculture and environmental conservation. Mapping of soil characteristics at PT Indocement Tunggal Prakarsa Rembang, Tegal and Brebes Units was carried out to analyze soil distribution based on physical and chemical soil properties in an industrial context. This research method uses sampling, then spatial analysis is carried out based on the distribution of coordinate points and the values of physical and chemical soil parameters in the samples measured from the results of field measurements to form a distribution map. The results of the research show that the three locations have pellic pertisol soil types, the highest top soil at the Brebes Unit location is 0-26 cm, the soil pH at all Angara locations is 6 to 7, the soil texture is noble from coarse to fine, the CEC is low to medium. The results of this mapping provide valuable information for land and environmental management at PT Indocement Tunggal Prakarsa and the surrounding area. Practical implications of this research include the development of more specific and sustainable land management strategies to support industrial productivity and environmental conservation.Tanah sebagai sumber daya alam yang sangat berharga memiliki peran penting dalam mendukung berbagai aktivitas manusia, terutama dalam konteks industri, pertanian, dan pelestarian lingkungan. Pemetaan karakteristik tanah di PT Indocement Tunggal Prakarsa Unit Rembang, Tegal, dan Brebes dilakukan untuk menganalisis distribusi tanah berdasarkan sifat fisik dan kimia tanah dalam konteks industri. Metode penelitian ini menggunakan sampling selanjutnya dilakukan analisis spasial berdasarkan sebaran titik koordinat dan nilai parameter fisik dan kimia tanah pada sampel yang diukur dari hasil pengukuran lapangan terbentuk peta sebarannya . Hasil penelitian menunjukan bahwa pada ketiga lokasi tersebut memiliki jenis tanah pellic pertisol, Top soil tertinggi pada lokasi Unit brebes yaitu 0-26 cm, pH tanah pada semua lokasi angara 6 hingga 7, tekstur tanah mulia dari kasar hingga halus, KTK rendah sampai sedang. Hasil pemetaan ini memberikan informasi yang berharga bagi manajemen tanah dan lingkungan di PT Indocement Tunggal Prakarsa serta area sekitarnya. Implikasi praktis dari penelitian ini termasuk pengembangan strategi manajemen tanah yang lebih spesifik dan berkelanjutan untuk mendukung produktivitas industri dan pelestarian lingkungan.
Co-Authors Ade Muhammad Irsyad Habibi Agus Yuniawan Isyanto Agustiana, Hendri Syulis Agustiana, Reki Ai Nurlaila Ai Nurlaila Ai Nurlaila, Ai Akbar, Muhamad Fathoni Alfandi, Ivan Ali Jabar Rangga Wijaya Alimah, Elma Althaaf, Naufal Alwi Zulva Maulida Amellya Clanandika Aminudin, Sukron Anggayuda Pratama , Bayu Angrita Anggrita Anjani, Lidia Tamia Bain, Unan Nur Bima Aria Indra Prahasta Chandra, Rufidi Danda Priyana Dede Kosasih Deni Deni Deni Deni Dian Teja Permana Dzulfannazhir, Fauzan Erwin Nurfansyah Fahrul Shobarudin Syahban Fahrul Shobarudin Syahban Fahrul Shohbarudin Syahban Fauzian, Mardiatul Febri Ramdani Friana, Danda Fujiman, Heris Hamdani, Muhammad Habib Helfia Noor Khotimah Hermawan, Riki Hidayat, Farhan Hidayat, Feri Hidayatullah, Robby Ardiansah Ibnu Fajar Sistiadi Ibrahim, Maulana Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Karyaningsih Ilham Adhya ISMAIL, AGUS YADI Jaya, Genta Adha Jaya, Ramdhan Risnur Julianti, Gina Kartika Sari Khairunisa Amalia Kristanto, Martinus Ari Mandurroh, Resti Sri Mardiatul Fauzian Martinus Ari Kristanto Maulida, Alwi Zulfa Mawangi, Rindi Nasihin, Iing Naufal Althaaf Naufal Althaf Nina Herlina Nina Herlina NINA HERLINA Nugraha, Amalia Nugraha, Yogha Adhie Nurdin Dwinoer Herdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurlaela, Ai Pangestu, Aistu Nur Cahya Pasha, Listi Surenra Pebriyanty, Santy Pratama, Reynaldi Purnama, Asep Iman Rahman Hidayat Saputra Ramadhan, Mohamad Fajri Rani Mardiani Hardinah Restri Sri Maduroh Rhaisya Hayatul Hamidah Richard, Fahri Syach Ridwan Purnama, Ridwan Rio Senjaya Akbar Rizal Rusdianto Rufidi Chandra Rusdiyanto, Edi Shobarudin Syahban, Fahrul SITI MARYAM Siti Tamala Sodikin Sodikin Sofyan, Hadiyan Nur Sonya Maalaysali Haqq, Melia sri ayu andayani, sri ayu Supartono, Toto Suswanto Suswanto Suswanto, Suswanto Syahban, Fahrul Shobarudin Trisno Trisno Unan Nur Abain Waniatri, Wina Wendra Wendra Windayani, Silma Yadi Ismail, Agus Zillan Zalila