Claim Missing Document
Check
Articles

METODE EDGE FEATURE DAN EIGENFACE UNTUK IDENTIFIKASI PENGENALAN WAJAH Marissa Utami; Erwin Dwika Putra
JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics) Vol 6 No 2 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jsai.v6i2.4998

Abstract

Sistem biometrik pengenalan wajah diperlukan sebagai salah satu alternatif identifikasi. Sistem ini melakukan pengenalan identitas seseorang dengan cara yang natural dan langsung berdasarkan wajah seseorang yang diambil dengan kamera. Dalam pengenalan wajah masalah yang kerap timbul ketika identifikasi wajah adalah keakurasian pengenalan wajah, pencahayaan pada wajah dan perubahan ekspresi wajah. Edge feature memproses gambar dalam kotak-kotak, dengan menggunkan nilai (threshold) tepi yang menandakan daerah gelap dan terang dengan mengurangkan daerah yang gelap dan daerah yang putih, jika perbedaannya berada di atas threshold maka dikatakan fitur itu ada. Dalam proses pengenalan wajah yang tidak ditemukan akibat pencahayaan pada suatu objek wajah membuat proses pengenalan wajah tidak jelas atau cacat. Dalam hal ini edge feature digunakan untuk mengubah objek wajah dengan nilai threshold yaitu mengubah gambar berwarna menjadi gambar hitam putih dengan tingkat kontras yang sangat tinggi. Pada pengujian sistem ini hasil yang didapatkan pada saat penelitian dan perhitungan menggunkan Confusion Matrix seperti yang dijelaskan pada hasil diatas adalah Precission sebesar 75%, Recall sebesar 90%, dan Accuracy sebesar 80.5% untuk metode penggabungan Edge Feature dan Eigenface. Precission sebesar 85%, Recall sebesar 93%, dan Accuracy sebesar 86.5% untuk metode Eigenface yang didaptakan dengan hasil prediksi dan actual (hasil sebenarnya) antara pengguna dan system.
Model Sequential Resnet50 Untuk Pengenalan Tulisan Tangan Aksara Arab Sarwati Rahayu; Sulis Sandiwarno; Erwin Dwika Putra; Marissa Utami; Hadiguna Setiawan
JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics) Vol 6 No 2 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jsai.v6i2.5379

Abstract

Research for Arabic handwriting recognition is still limited. The number of public datasets regarding Arabic script is still limited for this type of public dataset. Therefore, each study usually uses its dataset to conduct research. However, recently public datasets have become available and become research opportunities to compare methods with the same dataset. This study aimed to determine the implementation of the transfer learning model with the best accuracy for handwriting recognition in Arabic script. The results of the experiment using ResNet50 are as follows: training accuracy is 91.63%, validation accuracy is 91.82%, and the testing accuracy is 95.03%.
Workshop Rancang Bangun Jaringan Berdasarkan SKKNI Level 2 Bagi Siswa Kelas XII Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan SMKN 1 Kota Bengkulu Yetman Erwadi; Erwin Dwika Putra; Monsya Juansen
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.778 KB)

Abstract

Since UKK is conducted by LSP, LSP is under the auspices of the National Professional Certification Agency (BNSP), meaning that the certificate issued by LSP is a national standard certificate. conducted by IDUKA. From the information we received from the head of the TKJ expertise program at SMKN 1 Bengkulu city, the average student pass for UKK from 2018 – 2022 is 45%, meaning that very many students fail. To overcome this problem the school has made various efforts, one of the efforts made is to bring guest teachers to the school where this activity is in the form of a workshop. The aim of this workshop is to improve hard skills as well as mental provision, tips and tricks when facing exams. The method used first is Needs Analysis At this stage an analysis of what is needed, both physical and non-physical needs, so that nothing is forgotten during the implementation of activities, or this stage can also be called concept maturation, Instrument Preparation (materials and practical tools) This stage is the holding of preparation and making of any material that will be delivered, and preparing what tools are needed to support practical activities, Implementation of Activities Activities take place in the TKJ Expertise Program Labor room, activities last for 2 days. As previously stated, the method of activity is the lecture, discussion, and practice method. Students listen to the theoretical material delivered, after the theoretical material is delivered then enter the practical session, where in this practice session at the same time discussions are held if there are things that are asked by students related to the practical activities carried out. Then to measure the ability of each student a simulation exam is held at the end of the session, the evaluation stage is held to evaluate the entire series of activities, the results of this evaluation will become material for future follow-up plans. The hope for class XII students majoring in TKJ can improve their hard skills and be able to do UKK well.
PENGEMBANGAN SDM DALAM PENGETAHUAN TEKNOLOGI SEKOLAH DASAR NEGERI 85 KOTA BENGKULU Marissa Utami; Erwin Dwika Putra; Anisya Sonita; M Khairunnas; Charles Roenal Krisubiyantoro; Jefri Zulkarnain; Rio Eka Prayuda
JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbarukan) Vol. 1 No. 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Penerbitan dan Percetakan Indonesian Scholar Khiar Wafi (LPPMPP IKHAFI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54650/jpmtt.v1i1.339

Abstract

Pandemi COVID-19 memberikan dampak pada banyak pihak, kondisi ini merambah pada dunia pendidikan, pemerintah pusat sampai pada tingkat daerah memberikan kebijakan untuk meliburkan seluruh lembaga pendidikan. Hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah meluasnya penularan COVID-19. Salah satu yang terdampak adalah Sekolah Dasar Negeri 85 Kota Bengkulu yang mulai menerapkan pembelajaran media daring. Namun, guru di Sekolah Dasar Negeri  85 Kota Bengkulu sebagian besar belum memahami cara menggunakan aplikasi pembelajaran daring yang baik dan benar. Dimana sebelumnya konsep belajar mengajar masih dilakukan secara tatap muka, namun dikondisi saat ini guru dituntut untuk dapat menggunakan dan mengaplikasikan media pembelajaran daring. Dalam menghadapi situasi ini, penulis merencakan dan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia dewan guru agar lebih memahami menggunakan media pembelajaran daring dengan memberikan pelatihan. Adapun pelatihan yang diberikan adalah pelatihan Microsoft Office Word, Excel, PowerPoint, Google Classroom dan Google Workspace Seperti Google Dokumen, Google Spreadsheet dan Google Drive. Adapun hasil dari pelatihan menunjukkan keberhasilan dengan tingginya antusiasme peserta pada setiap pelatihan. Kata Kunci: Pelatihan, Media Pembelajaran Daring, Teknologi
Pembinaan Kampung Internet Untuk Mendukung Kegiatan Belajar During Pada Masyarakat Erwin Dwika Putra; Marissa Utami
JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbarukan) Vol. 1 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Penerbitan dan Percetakan Indonesian Scholar Khiar Wafi (LPPMPP IKHAFI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54650/jpmtt.v1i2.345

Abstract

Beberapa tahun terakhir ini penggunaa Wireless LAN mengalami peningkatan yang pesat. Peningkatan ini juga dibarengi dengan banyaknya ISP (Internet Service Provider) yang menggunakan Wireless LAN sebagai sarana koneksi internet ke client, banyaknya zona hotspot di tempat-tempat umum, perkantoran maupun perguruan tinggi. Walaupun sudah banyaknya cara untuk bisa akses ke internet,untuk bisa akses internet dengan nyaman di rumah dengan kecepatan tinggi nampaknya masih mahal karena tarif yang ditawarkan oleh ISP atau penyadia layanan internet resmi masih cukup mahal yang menurunkan minat sebagian orang untuk ber-internet. Kebutuhan akan Internet di tengah Pandemi untuk akses media pembelajaran secara during dari rumah Masih mahalnya berlangganan internet. Keinginan masyarakat sekitar untuk mendapatkan layanan akses internet yang mudah dan murahKata Kunci : ISP; Internet; Murah
Analsisi Kebutuhan Jaringan Internet Di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Bengkulu Erwin Dwika Putra; Marissa Utami
JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbarukan) Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Penerbitan dan Percetakan Indonesian Scholar Khiar Wafi (LPPMPP IKHAFI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54650/jpmtt.v2i1.443

Abstract

Dari Obserbasi yang kami lakukan terkhususnya terhadap sistem jaringan yang digunakan di Sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu yaitu: Hub/swich  yang digunakan 3COM 16 dan 3COM 24port yang masing-masing mempunyai kecepatan transfer data 10/100Mpbs. Hub/swich terbagi 2 macam yang digunakan yaitu, 16 port  berada di gedung pimpinan karena kamputer yang digunakan hanya 6 client dan 1 server. Sedangkan untuk 24 port digunakan di gedung Sekretariat  DPRD karena ada 24 client dan 1 server. Koneksi client ke jaringan dan penggunaan aplikasi karyawan yang        membutuhkan hubungan ke server sering mengalami gangguan karena traffic dan banyaknya pengguna yang mengakses. Setelah melakukan manajemen bandwith pada Sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu jaringan internet diharapkan menjadi lebih stabil, Router mikrotik dapat mengatur bandwith sesuai keperluan yang ada pada tiap-tiap divisi. Pemerataan bandwith yang sesuai pada saat kondisi traffic dengan begitu tidak akan adalgi yang menghabiskan semua bandwith unuk hal yang kurang perlu. Kata Kunci: Bandwith, transfer data, traffic 
SOSIALISASI BAHAYA PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK SEKOLAH DASAR Erwin Dwika Putra; Marissa Utami
JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbarukan) Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Penerbitan dan Percetakan Indonesian Scholar Khiar Wafi (LPPMPP IKHAFI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54650/jpmtt.v2i2.477

Abstract

Pada era digital saat ini, perkembangan anak-anak menggunakan teknologi digital sangat berpengaruh besar. Terutama pada penggunaan internet pada anak-anak usia dini dan sekolah dasar, kebijakan dan peran orang tua dalam penggunaan teknologi sehari-hari sangat berdampak pada anak-anak, dengan peran tersebut seharusnya menjadi peluang bagi orang tua untuk memberitahukan kepada anak-anak akan hal manfaat internet positif agar membentuk karakter anak yang baik. Pada penggunaan gadget juga sangat mempengaruhi perkembangan siswa dalam hal berinteraksi secara sosial. Hal ini disebabkan oleh durasi penggunaan gadget pada anak tergolong sangat terlalu lama, dengan durasi yang sangat panjang dalam penggunaan gadget setiap harinya, maka akan menyebabkan perkembangan pribadi anak yang antisosial. Berdasarkan permasalahan yang diangkat diatas yaitu tentang bahayanya menggunakan gadget terhadap anak maka berdasarkan hasil observasi yang dilakukan sebelum dan sesudah dari solusi yang diberikan kepada objek pengabdian yaitu SD Negeri 50 Kota Bengkulu maka dapat disimpulkan bahwa dampak dari likakukannya sosialiasi ini sangatlah bagus, dengan melihat hasil observasi setelah dilakukan sosialisasi yaitu anak-anak disekitar sekolah yang bersekolah pada SD Negeri 50 Kota Bengkulu, sudah banyak yang bermain dan juga melakukan aktifitas diluar rumah pada saat selesai jam sekolah berlangsung. Juga anak-anak melakukan kegiatan yang sangat positif yaitu dengan banyak melakukan kegiatan ibadah dimasjid dengan mengaji dan shalat secara berjamaah Kata Kunci: SD, Gadget, Dampak, Positif
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PROFIL SEKOLAH BERBASIS WEBSITE PADA SDN 4 KOTA BENGKULU Marissa Utami; Erwin Dwika Putra; Vendi Handoyo Handoyo; Rahmat Arif Ma’ruf; Fikri Agnesa Putra; Herianto Herianto
JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbarukan) Vol. 3 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Penerbitan dan Percetakan Indonesian Scholar Khiar Wafi (LPPMPP IKHAFI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54650/jpmtt.v3i1.487

Abstract

Sistem informasi banyak digunakan dalam suatu lembaga-lembaga. Misalnya dalam sebuah perusahaan, perkantoran dan pendidikan. Dalam lembaga pendidikan sistem informasi ini bertujuan untuk promosi atau memberikan gambaran umum mengenai profil lembaga pendidikan yang bersangkutan, administrasi, dan fasilitas yang lain,  Sekolah Dasar Negeri  ( SDN )  4  Kota  Bengkulu  merupakan salah satu Sekolah  di Kota Bengkulu , dalam memberikan informasi sekolah masih dilakukan secara manual yaitu pihak sekolah melakukan sosialisi dan interaksi kepada masyarkat luas seperti profil sekolah, data siswa, data guru, dan informasi jadwal pelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi profil sekolah berbasis web di  SDN 4 Kota Bengkulu . Data yang digunakan adalah data sekunder berupa dokumen-dokumen yang diperoleh langsung dari  SDN 4 Kota Bengkulu . Sistem ini menggunakan bahasa pemrograman HTML, PHP, CSS dan MySQL sebagai databasenya. Sistem ini diharapkan agar mempermudah pihak sekolah dalam memberikan informasi sekolah dan masyarakat dapat melihat Informasi sekolah dimana saja tanpa menunggu pihak sekolah melakukan Sosialisasi secara lansung
MEMANFAATKAN POTENSI TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PEMBELAJARAN SISWA/SISWI DI SMA N 1 LEBONG Erwin Dwika Putra; Dwita Deslianti; Ade Rangga Saputera; Moh. Rere Valentino Zantohar; Pitersa Susanto
JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbarukan) Vol. 3 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Penerbitan dan Percetakan Indonesian Scholar Khiar Wafi (LPPMPP IKHAFI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54650/jpmtt.v3i1.505

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran telah menjadi fenomena yang signifikan dalam dunia pendidikan saat ini. Oleh karena itu, jurnal ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran oleh siswa/siswi di SMA N 1 Lebong. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa/siswi di SMAN 1 Lebong telah memanfaatkan potensi teknologi informasi dalam pembelajaran melalui penggunaan perangkat keras, perangkat lunak, serta pemanfaatan internet dan media sosial sebagai sumber belajar. Penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran telah membawa manfaat, seperti peningkatan akses ke informasi, kreativitas siswa/siswi, serta interaksi dan keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Namun, terdapat pula tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur dan kualitas akses internet, serta kendala pengelolaan teknologi informasi. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan upaya yang perlu dilakukan untuk memperkuat pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran oleh siswa/siswi di SMA N 1 Lebong, termasuk peningkatan infrastruktur teknologi informasi, pelatihan bagi siswa/siswi dalam penggunaan teknologi informasi secara efektif, serta pengembangan kebijakan yang berfokus pada pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran di SMA. Kata kunci: Potensi, Teknologi Informasi, Pembelajaran, Siswa/Siswi, SMA N 1 Lebong.
METODE IDENTIFIKASI PENGENALAN WAJAH MENGGUNAKAN METODE HAAR FEATURE Marissa Utami; Erwin Dwika Putra
JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics) Vol 6 No 3 (2023): November
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jsai.v6i3.4997

Abstract

The face recognition process aims to identify some of the basic requirements of the system and learn the techniques required for the development of a realtime face recognition system. Facial recognition is one of the pattern recognition approaches for the purpose of identifying a person's face with a biometric approach. In this case Haar Feature is one of the methods to identify face recognition, Haar feature is used to recognize objects based on the simple value of a feature, not the pixel value contained in the object image. In testing this system, it is known that the success rate in the Confusion Matrix calculation on the image is between the actual and predicted values with a Precission value of 93%, meaning that the level of accuracy between the information requested by the user and the answer given by the system is the same. Recall results from the Precission value tend to be inverse to the results of the Recall value. If the Precission result is small then the Recall result is large, because the success rate of the Recall system in finding back a given information is 98%. Precission and Recall results are not the result of Accuracy. The difference is the level of closeness between the predicted results and the actual results of Precission and Recall. Where the actual results are the results found / relevant (True Positive) and the absence of true results / not found (True Negative) and these results are calculated based on the results found. The prediction results that users want, then the result of Accuarcy is 93% which is obtained based on the addition of actual results divided by the prediction results.