Claim Missing Document
Check
Articles

PERUBAHAN POLA PENCITRAAN RIDWAN KAMIL DALAM PILWAKOT BANDUNG 2013 DAN PEMILIHAN GUBERNUR JAWA BARAT 2018 Abie Besman; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja Vol 43 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengkajian Strategi Pemerintahan (LRPSP), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (951.562 KB) | DOI: 10.33701/jipwp.v43i2.53

Abstract

This study will analyze the changes of imagery on Twitter account @ridwankamil between the time of Pilwakot Bandung Campaign 2013 and pre-campaign West Java pre-campaign 2018, using discourse analysis of Teun Adrianus Van Dijk. This study aims to find the changes of image displaying by Ridwan Kamil on his Twitter with perspective of The strongmanship by Charles Manz and Henry Sims. The research method used is Discourse Analysis Model Van Dijk with qualitative paradigm - constructivism. Van Dijk Discourse Model mandated three steps of data collection and analysis on tweets that appear in the account @ridwankamil. First, the analysis found a textual construction by Ridwan Kamil to persuade tweet readers Discourse of social cognition showed Ridwan Kamil saw himself as a The Strongman who positioned to provide a solution to the problem of Bandung. Discourse of the social context shows Ridwan Kamil foundation of communication in the world of Twitter is to use an emotional approach to persuade and directed image of Ridwan Kamil. The researchers concluded the significance changes within most of the Tweets uploaded by this account campaign period is to use the image of Ridwan Kamil, at the Pilwakot campaign, Ridwan Kamil uses a Visionary Hero, but at the West Java pre-campaign, Ridwan Kamil uses the Strongmanship, to bring new way of relationship, using a trust and social responsibility to deflect a negative issue, such as religion and racism issue These results prove that Ridwan Kamil is a leader who can change his image, in social media effectively with an emotional approach to get the impression of the character more of a functional leader than structurally. Keywords: Ridwan Kamil; Campaign; Twitter; Discourse Analysis; Van Dijk; image
PELAYANAN PANTI WERDHA TERHADAP ADAPTASI LANSIA Ari Afriansyah; Meilanny Budiarti Santoso
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 2, No 4 (2019): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.394 KB) | DOI: 10.24198/responsive.v2i3.22925

Abstract

Abstrak            Jumlah lansia di Indonesia mengalami peningkatan secara konsisten setiap tahunnya. Meski demikian tidak semua lansia beruntung bisa tinggal bersama keluarga di masa tuanya, hal itu bisa disebabkan oleh bermacam hal sehingga lansia ditempatkan di tempat penitipan lanjut usia atau biasa disebut dengan panti werdha. Panti werdha merupakan bentuk perhatian yang diberikan oleh pemerintah kepada lansia yang berfungsi untuk menampung lansia di Indonesia. Namun, kehidupan lansia di Panti Werdha tidak semuanya berjalan dengan lancar, tercatat menurut penelitian yang pernah dilakukan di Panti Griya Sehat Bahagia Palur Karanganyar bahwa sebanyak 94,5% lansia mengalami depresi di Panti karena berbagai hal. Oleh karena itu sudah menjadi tugas panti untuk memberikan pelayanan-pelayanan bagi lansia untuk membantu proses adaptasi lansia dengan memenuhi syarat dasar melangsungkan kehidupan mereka (syarat fisik, kejiwaan dan sosial). Penelitian ini menggunakan metode studi literatur, dimana penulis melakukan kajian terhadap berbagai sumber tertulis, baik berupa buku-buku, arsip, majalah, artikel, dan jurnal, atau dokumen-dokumen yang relevan dengan permasalahan yang dikaji. Dan dari kajian yang telah dilakukan ditemukan bahwa upaya pelayanan lansia telah diatur dalam undang-undang nomor 13 tahun 1998 pasal 3 yang menyatakan bahwa upaya meningkatkan kesejahteraan sosial lanjut usia meliputi pelaksanaan pelayanan bimbingan fisik, pelayanan bimbingan keagamaan/ mental spiritual, pelayanan bimbingan sosial serta bimbingan keterampilan dan telah mencakup segala aspek yang dibutuhkan lansia untuk memenuhi aspek yang diperlukan untuk beradaptasi.Kata Kunci : Lansia, Adaptasi, Panti Werdha, Pelayanan Panti Werdha.Abstract            Numbers of elderly people in Indonesia has increased consistently. However, not all elderly people are fortunate to be able to live with their families in their old age, this can be caused by a variety of things so that the elderly are placed in a nursing home. Nursing homes are a attention given by the government to the elderly. However, the lives of the elderly in the Nursing Home didn’t all go smoothly, according to a study conducted at the Griya Sehat Bahagia Nursing Home that 94.5% of the elderly had depression. Therefore it has become the duty of the orphanage to provide services for the elderly to assist the process of adaptation of the elderly by fulfilling the basic requirements for carrying out their lives (physical, psychological and social conditions). This study uses the literature study method. And from the studies, it was found that the service efforts of the elderly have been regulated in law number 13 (1998) article 3 which states that efforts to improve elderly social welfare include the implementation of physical, mental, skill and social guidance services. It all includes all aspects needed by the elderly to fulfill the aspects needed to adapt.Key Words : Elderly, Adapt, Nursing Home, Nursing Home Services.
PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL UNTUK MENUNJANG PELAKSANAAN TUGAS KADER POSYANDU ((Kasus di Desa Sukamaju, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung) Sri Sulastri; Meilanny Budiarti Santoso; Arie Surya Gutama
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.2142-2151

Abstract

Media digital, seperti halaman web dan media sosial banyak digunakan untuk berbagi informasi, termasuk informasi kesehatan. Informasi dari sumber terpercaya dapat mengedukasi penggunanya. Kader kesehatan yang mengelola Pos Pelayanan Terpadu dapat memanfaatkan informasi di media digital untuk kebutuhan informasi bagi dirinya dan kelompok sasaran pelayanannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan media digital kepada Kader Kesehatan melalui metode pendidikan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini sedikitnya 20 peserta terpapar informasi tentang manfaat media digital, dan dua peserta terampil mengakses informasi di media sosial dan berbagi informasi melalui media percakapan. Beberapa kader lainnya sudah mulai membentuk grup WhatsApp dengan anggota kelompok sasarannya dan berbagi informasi tentang imunisasi. Terbentuknya grup WhatsApp mendapat respon positif dari para anggotanya. Kader yang terampil dalam mengakses informasi di media digital dapat berperan sebagai pencari informasi yang dibutuhkan oleh seluruh kader kesehatan, dan kader lainnya dapat meminta informasi yang mereka butuhkan.
KONTROL SOSIAL KELUARGA DALAM UPAYA MENGATASI KENAKALAN REMAJA Fikri Anarta; Rizki Muhammad Fauzi; Suci Rahmadhani; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i3.37834

Abstract

Kenakalan remaja merupakan perilaku remaja yang tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku dalam suatu masyarakat atau disebut juga perilaku menyimpang. Hai ini bisa terjadi karena masa remaja merupakan proses pencarian jati diri yang disertasi kondisi ketidakstabilan emosi pada diri remaja, sehingga berpotensi mendorong remaja melakukan tindak kriminal di dalam masyarakat dan hal ini tentunya tak lepas dari adanya peran kontrol keluarga, yang merupakan lingkungan terdekat dari remaja tersebut. Fenomena ini diangkat untuk menguraikan bagaimana peran keluarga dalam melakukan pengawasan terhadap anak sehingga tergerak untuk melakukan kenakalan remaja. Untuk membahas hal tersebut kita bisa menggunakan teori Kontrol Sosial serta menggunakan jenis/ pendekatan penelitian berupa studi kepustakaan untuk metode penelitiannya. Data yang diambil adalah data yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga dapat menjadi acuan baru di kemudian hari.  Hasilnya adalah dengan menggunakan teori Kontrol Sosial, muncul sebuah pemahaman bahwa lingkungan sekitar, terutama keluarga, berperan dalam melakukan kontrol sosial terhadap remaja sebagai bentuk pengawasan terhadap kenakalan remaja. Sehingga solusi dalam mengatasi permasalahan kenakalan remaja tersebut yaitu dengan melibatkan peran keluarga di dalamnya.
LESSON LEARNED CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY INTEGRATED TERMINAL TANJUNG WANGI PADA PROGRAM JEMPARING WANGI DI KAMPOENG BATARA M. Andhika Putra; Andy Yudha Hutama; Gatot Sudarsono; Maya Lutviana Aulia; Pipit Ratnawati; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i2.35000

Abstract

Lesson learned yang diberikan melalui pelaksanaan program corporate social responsibility (CSR) selalu mendatangkan manfaat bagi berbagai pihak yang memiliki focus of interest terhadap keberadaan program CSR. Baik yang diperoleh berdasarkan best practice program maupun pembelajaran yang diberikan oleh kegagalan dari pelaksanaan program. Sejatinya pelaksanaan CSR mendatangkan outcome dan impact bagi para stakeholder baik dalam bidang ekonomi, sosial dan lingkungan. Hal ini sejalan dengan trend penilaian PROPER terhadap pelaksanaan program CSR dan menjadi pendorong bagi perusahaan untuk melaksanakan program CSR berdasarkan skema pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi litelatur terhadap berbagai sumber referensi yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program CSR Jemparing Wangi (Jelajah Edukasi Masyarakat Pegiat Bambu Papring) yang dilaksanakan dengan mendukung kegiatan Kampoeng Batara dilakukan berdasarkan data hasil social mapping dengan mempertimbangkan permasalahan dan potensi yang dimiliki oleh masyarakat. Hal ini menjadi pendukung bagi keberlanjutan pelaksanaan program dan keberadaan road map program yang dilaksanakan akan memperjelas tahapan pencapaian dari tujuan program yang sudah dicanangkan dalam proses perencanaan.
EDUKASI PENANGANAN COVID-19 BAGI ORANG TUA DENGAN ANAK DISABILITAS DALAM MASA PPKM DARURAT DI DESA TEGALLUAR KABUPATEN BANDUNG Moch Zaenuddin; Dessy Hasanah Siti Asiah; Meilanny Budiarti Santoso; Aldi Ahmad Rifa'i
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i3.37358

Abstract

Lonjakan kasus pandemi COVID-19 terjadi di Indonesia yang mendorong pemerintah untuk memberlakukan PPKM Darurat di seluruh Pulau Jawa dan Bali pada bulan Juli 2021. Pemberlakukan masa pembatasan memaksa berlanjutnya penutupan sekolah dan berbagai fasilitas publik. Dalam masa pembatasan ini, Anak Dengan Disabilitas sebagai salah satu kelompok rentan menjadi salah satu kelompok paling terdampak yang menyebabkan semakin besarnya hambatan bagi mereka untuk bertahan dan berkembang. Penanganan COVID-19 bagi Anak Dengan Disabilitas dibutuhkan karena mereka menjadi kelompok yang terabaikan dalam situasi krisis. Sehingga dibutuhkan suatu upaya edukasi bagi pendamping Anak Dengan Disabilitas terutama orang tua untuk mendampingi anaknya agar mampu melaksanakan protokol kesehatan dan tetap berkembang selama berada di rumah. Desa Tegalluar menjadi lokasi dilaksanakannya kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) dikarenakan terdapat orang tua dan ADD yang terdampak dari pemberlakuan PPKM Darurat. Hasil dari pelaksanaan edukasi secara daring didapatkan bahwa orang tua telah mampu mendampingi ADD untuk menangani COVID-19 dalam masa PPKM Darurat.
MENUMBUHKAN KESADARAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI KEBIASAAN HIDUP BARU DI MASA PANDEMI COVID-19 Meilanny Budiarti Santoso; Moch Zainuddin; Dessy Hasanah Siti Asiah
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i2.32769

Abstract

Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) masih menjadi ancaman bagi masyarakat dunia termasuk Indonesia. Peningkatan kasus belum memperlihatkan adanya penurunan angka penyebaran virus. Pemerintah dalam menanggapi krisis kesehatan telah melakukan beberapa kebijakan untuk menekan penyebaran infeksi COVID-19. Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) menjadi salah satu kebijakan baru yang dikeluarkan oleh pemerintah dalam merespon situasi pandemi. AKB bertujuan agar masyarakat dapat melaksanakan protokol kesehatan ketika terpaksa beraktivitas di luar rumah dalam masa pandemi COVID-19. Upaya preventif dan promosi ini harus disebarluaskan kepada setiap masyarakat agar semakin banyak masyarakat menjalankan protokol kesehatan. Kegiatan sosialisasi secara daring melalui media sosial menjadi metode yang ditempuh dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di masa pandemi COVID-19. Tingginya intensitas penggunaan media sosial menjadi media paling efektif dalam penyebaran edukasi mengenai AKB.
PENDAMPINGAN MENGATASI PIKIRAN NEGATIF PADA REMAJA KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DENGAN TEKNIK CLIENT-CENTERED THERAPY Farrelia Azzahra; Meilanny Budiarti Santoso; Santoso Tri Raharjo
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i2.35129

Abstract

Hubungan orang tua yang harmonis akan menjadikan anak bertingkah laku dan mempunyai mindsetyang baik pula. Artikel ini mengungkap proses pendampingan terhadap remaja yang tumbuh dalamlingkungan keluarga dengan tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan olehseorang kepala keluarga. Metode pendampingan yang digunakan penulis dalam artikel ini adalahmetode deskriptif dengan riset aksi dan studi kepustakaan. Kegiatan dan aksi dilakukan setelah melaluiproses asesmen terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan perancangan kegiatan, dan evaluasi.Studi kepustakaan merujuk pada referensi yang diambil dari beberapa artikel dan buku yangmembahas tentang teknik intervensi Client-centered therapy yang digunakan dalam proses intervensipermasalahan klien diatas. Berdasarkan kajian konseptual, intervensi dengan metode Client-centeredtherapy dipadang efektif dalam proses pendampingan terhadap klien dengan pikiran negatif sebagaikorban KDRT. Setelah dilakukan proses pendampingan selama lebih kurang delapan minggu,diperoleh hasil bahwa klien memiliki permasalahan negative mindset (pikiran negatif). Prosespendampingan berjalan baik sesuai dengan kesepakatan yang dibangun antara pendamping denganklien. Klien bersikap proaktif dalam menjalani proses pendampingan, sehingga terjadi kolaborasi yangbaik antara pendamping dengan klien dalam proses intervensi. Begitupun dengan proses treatmentdapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun dan dapat membantu klien menanganipermasalahan yang sedang dihadapinya.
PROGRAM TANTE SISKA: STRATEGI INOVASI SOSIAL REVITALISASI LAHAN PASCATAMBANG BATUBARA DI WILAYAH KUTAI KERTANEGARA Naomi Shinta Pasila; Arsy Adziem Wal Hamdir; Sarah Dhea Pratiwi; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i2.34666

Abstract

Kutai Kertanegara merupakan salah satu wilayah yang mengalami peralihan tata guna lahan, dari sekotor agraris menjadi ekstraktif dengan berkembangnya pertambangan batubara yang jumlahnya terus meningkat untuk setiap tahunnya. Dalam aktivitasnya, tidak semua proses penambangan batubara berwawasan lingkungan, sehingga meninggalkan kerusakan lahan pascatambang yang ditinggalkan begitu saja oleh pengusaha tambang, seperti yang terjadi di Kelurahan Sarijaya Kecamatan Sangasanga Kabupaten Kutai Kertanegara. Artikel ini bertujuan mengungkap strategi inovasi sosial pada Program Pertanian Terpadu Sistem Inovasi Sosial Kelompok Setaria (Program TANTE SISKA) yang dilakukan oleh Tim CSR PT. Pertamina EP Asset 5 Sangasanga Field bekerjasama dengan berbagai stakeholder dalam menangani permasalahan kerusakan lahan pascatambang batubara. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur yang bersumber dari berbagai sumber referensi yang dapat diakses dan berbagai dokumen laporan pelaksanaan program. Hasil studi menunjukkan bahwa Program TANTE SISKA dengan konfigurasi inovasi sosial yang dilakukan didalamnya telah menunjukkan hasil yang positif dalam memperbaiki kondisi lahan pascatambang dan dapat menciptakan dampak positif bagi para anggota kelompok yang bergabung di dalamnya, baik dalam aspek ekonomi, sosial maupun lingkungan. Berbagai dampak positif tersebut antara lain berupa perbaikan taraf hidup masyarakat, meningkatkan pendapatan anggota kelompok, terciptanya peluang untuk melakukan replikasi pengetahuan oleh anggota kelompok dengan menjadi narasumber mengenai manajemen pertanian terpadu, mengurangi emisi gas rumah kaca dan dilakukannya pencegahan terjadinya bencana pada lahan pascatambang.
EKSISTENSI BISNIS ONLINE DI MASA PANDEMI COVID-19: PERSPEKTIF KOGNITIF SOSIAL Meilanny Budiarti Santoso; Moch Zainuddin; Dessy Hasanah Siti Asiah
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i2.33380

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan eksistensi bisnis online di masa pandemi yang dilihat dari perspektif kognitif sosial serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan didukung oleh sumber data sekunder yang bersumber dari referensi hasil riset serupa, referensi berupa studi literatur dan pemberitaan online yang terkait dengan topik penelitian ini. Pengumpulan data dilaksanakan rentang waktu bulan Juni-Agustus 2020, dengan teknik survei menggunakan intrumen kuesioner yang disebar melalui media sosial dan forward chat. Responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini berjumlah 147 masyarakat yang berdomisili di Provinsi Jawa Barat. Hasil temuan menunjukka bahwa 55,2% masyarakat memiliki minat berbisnis online di masa pandemi. Hal ini dipengaruhi oleh dua faktor yang faktor sosial dan faktor kognitif. Faktor sosial meliputi faktor aktivitas dan kebiasaan masyarakat selama pandemi dan faktor cakupan yang meluas melalui inovasi fitur kewirausahaan online di berbagai media platform kewirausahaan. Sedangkan faktor kognitif meliputi faktor resiliensi masyarakat di masa pandemi dan faktor efikasi diri dalam pengembangan usaha pada aspek individu.
Co-Authors Abie Besman Agus Wahyudi Riana Aisyah Roziika Aldi Ahmad Rifa'i Aldi Ahmad Rifai Alma Amarthatia Azzahra Andy Yudha Hutama Anisa Anisa Annasjla Byandra Haer Annisa N. Fadhlillah Ari Afriansyah Arie Surya Gutama Arik Anfasa Salsabil Arsy Adziem Wal Hamdir Bimby Gita Rama Putri Budhi Wibhawa budhi wubhawa Budi Muhammad Taftazani Chenia Ilma Kirana Cita Insaniah Muhammad Dede Rahmaida Nurlaeli Dessy Hasanah S Dessy Hasanah Siti Asiah Destin Putri Dinda Azzahra Syauqina Diva Salma Hanifah Dudi Dudi Elprida Ryanny Syalis Farrelia Azzahra Fikri Anarta franzeska venty Gatot Sudarsono Gevia Nur Isna Deraputri Hadiyanto A. Rachim Hadiyanto Abdul Rachim Hanifiyatus Shamhah Hendri Mulyono Hendri Mulyono Herni Wulandari HERY WIBOWO Hetty krisnani Idim Mumajad Ifani Hadrasari Ishartono ishartono Jihan Kamilla Azhar Julian Rizky Luthfiansyah Hadi Ismail M. Andhika Putra mahda diva dwinata Maulana Irfan Maya Lutviana Aulia Mia Uswatun Hasanah moch zaenuddin Moch Zaenudiin Moch Zainuddin Moch. Zainuddin Moch. Zainudiin Moch. Zainudin Muhammad Fedryansyah Mutiara Ayu Lestari Nabila Nur Arsyila Nadira Putri Kowara Naomi Shinta Pasila nunung nurwati Nurliana Cipta Apsari Pipit Ratnawati Rachim, Hadiyanto Abdul Ragil Abimayu Ridwan Mawala Kurnia Rini Rizkiawati Rivani Rivani Rizki Muhammad Fauzi rizky adrian assidiq Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi salsabila wahyu hadianti Santoso Tri Raharjo Sarah Dhea Pratiwi Saraswati Widuri Silva Amanda Durratul Hikmah Silvia Dwi Astuti Mailani Slamet Usman Ismanto Sri Sulastri Suci Rahmadhani Theresia Vania Radhitya Widiandari Vini Oktaviani Yessi Rachmasari Yolanda Triana Siregar Yustika Tri Dewi