Articles
Pembelajaran Matematika Selama Masa Pandemi di Sekolah Dasar
Luthfi Hamdani Maula
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3642
Mata pelajaran matematika adalah pelajaran yang sukar untuk siswa sekolah dasar. dengan pembelajaran daring ini, mata pelajaran matematika menjadi fokus guru terkait hasil belajar mata pelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran mata pelajaran matematika selama pandemic yang berlangsung lebih dari satu tahun ini. Pengumpulan data menggunakan Teknik wawancara dengan dua guru kelas empat sekolah dasar di kota Jakarta dan kota Sukabumi menggunakan whatsapp voice dan google meet. Pembelajaran daring mata pelajaran matematika di awal pandemic berjalan dengan menggunakan whatsapp group dan pemberian video. Lambat laun seiring dengan fasilitas pendukung mulai terpenuhi tatap maya dilakukan secara rutin dua hari selama seminggu. Adapun jadwal tatap maya ini dilaksanakan sesuai kesepakatan antara guru dan siswa terkait fasilitas pendukung. Menurut guru pembelajaran daring secara tatap maya lebih efektif ketimbang pemberian video materi. Hasil penelitian ini mendukung beberapa penelitian sebelumnya terkait hubungan dan efektifitas tatap maya terhadap hasil belajar matematika secara signifikan meningkat.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Nyaring Siswa SD melalui Media Pembelajaran Diorama Lingkungan
Sarah Nur Layyinna Syahid;
Luthfi Hamdani Maula;
Irna Khaleda Nurmeta;
Ati Sulastri;
Ruslani Ruslani
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3076
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca nyaring siswa dengan menggunakan media pembelajaran diorama lingkungan di SDN 2 Sagaranten. Metode penelitian yang di gunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus diawali dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi guru dan siswa serta tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran diorama lingkungan dapat meningkatkan kemampuan membaca nyaring siswa di SDN 2 Sagaranten. Hal ini dapat dilihat dari hasil olah data yang diperoleh pada siklus 1, sebanyak 14 siswa dari 28 jumlah seluruh siswa kelas 3 memiliki kemampuan membaca nyaring, sedangkan 14 siswa lainnya belum memiliki kemampuan membaca nyaring, sehingga presentase kemampuan membaca nyaring mencapai 50% dengan nilai rata-rata 69,1. Pada siklus 2 hasil olah data yang diperoleh yaitu 28 siswa dari 28 jumlah keseluruhan siswa memiliki kemampuan membaca nyaring dengan presentase 100% dan nilai rata-rata nya adalah 73.6.
Peningkatan Kemampuan Berhitung Perkalian melalui Metode Jarimatika pada Siswa Kelas Rendah
Rahmi Apriani;
Astri Sutisnawati;
Luthfi Hamdani Maula
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5429
Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Gunung Jaya dan subjek dalam penelitian ini sebanyak 29 siswa. Saat mengamati pembelajaran matematika materi perkalian di kelas II, selama proses belajar matematika Guru masih menggunakan konsep matematika yang kurang tepat dan pembelajaran pun menjadi membosankan. Selain itu, guru juga belum memakai metode berhitung yang memudahkan siswa dalam belajar perkalian. Siswa menjadi terbebani ingatannya dalam menghafal perkalian. Siswa terlihat terpaksa sehingga kemampuan berhitung perkalian siswa masih rendah dan pembelajaran dirasa membosankan. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti tertarik menggunakan Jarimatika untuk mengatasi masalah tersebut. Hasil penelitian memperlihatkan proses belajar matematika menggunakan metode Jarimatika mampu menaikkan kemampuan dalam berhitung perkalian siswa kelas II di SD Negeri Gunung Jaya. Berdasarkan pengaruh belajar matematika pada kemampuan berhitung perkalian siswa melalui metode Jarimatika, pada siklus I yaitu mencapai 72,41%, sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan yaitu 82,75. Dengan peningkatan tersebut bisa ditarik kesimpulan, metode Jarimatika berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan berhitung perkalian siswa. Hal ini menunjukkan beberapa poin bahwa penggunaan Jarimatika dapat didorong sebagai metode alternatif guna menaikkan keterampilan siswa dalam menghadapi masalah perkalian berhitung serta membuat pembelajaran jadi lebih menarik memakai berbagai metode.
Penggunaan Media Gambar untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Bahasa Indonesia di Kelas 1 Sekolah Dasar
Imas Masitoh;
Astri Sutisnawati;
Luthfi Hamdani Maula
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5669
Membaca tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Kegiatan membaca sangat diperlukan dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca permulaan menggunakan metode gambar pada siswa kelas 1 SD Negeri Campaka. PTK ini dilaksanakan melalui dua siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas 1 yang berjumlah 10 siswa. Objek penelitiannya adalah proses pembelajaran membaca permulaan. Teknik pengumpulan data yaitu metode prosedural dan sistematis untuk mendapatkan data yang valid. Tekhnik pengumpulan data melalui metode observasi, dokumentasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukan pada prasiklus nilai rata-rata yang diperoleh adalah 66,8, sedangkan yang telah mencapai ketuntasan sebanyak 5 orang peserta didik, sehingga kemampuan belajar siswa pada prasiklus masuk dalam kriteria kurang. Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh adalah 74,5 dan masuk dalam kriteria baik. Siklus II nilai rata-ratanya adalah 83,1, yang telah mencapai ketuntasan sebanyak 9 orang peserta didik dan yang belum tuntas 1 orang, sehingga masuk dalam kriteria sangat baik. Karena telah mencapai KKM yang sudah di tentukan oleh sekolah yaitu 70. Berdasarkan hasil refleksi dan evaluasi dari prasiklus, siklus I, dan siklus II ,Penerapan media gambar ini dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa sehingga tercermin dalam indikator keberhasilan yang telah dicapai.
Analisis Proses Pembelajaran dalam Jaringan (DARING) Masa Pandemi Covid- 19 Pada Guru Sekolah Dasar
Putria, Hilna;
Maula, Luthfi Hamdani;
Uswatun, Din Azwar
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.460
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran dalam jaringan (daring), faktor-faktor pendukung serta faktor-faktor penghambat guru dalam melaksanakan pembelajaran daring di masa pandemi covid-19. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Baros Kencana CBM Kota Sukabumi yang terhitung pada bulan April hingga Juli. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian metode kualitatif deskriptif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah guru sekolah dasar di SDN Baros Kencana CBM. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket terbuka, wawancara semi terstruktur, dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil dari penelitian ini adalah pandemi covid-19 membawa dampak yang sangat besar terhadap proses pembelajaran, pembelajaran yang biasanya dilaksanakan secara langsung kini dialihkan menjadi pembelajaran daring. Peserta didik merasa jenuh dan bosan selama melaksanakan pembelajaran. Pembelajaran daring yang dilakukan untuk anak usia sekolah dasar dirasa kurang efektif. Ada beberapa faktor pendukung guru dalam proses pembelajaran daring yaitu ketersediannya handphone, kuota dan jaringan internet yang stabil. Selain adanya faktor yang mendukung dalam pembelajaran daring terdapat juga beberapa faktor penghambat guru dalam pembelajaran daring. Faktor penghambat tersebut diantaranya adalah belum semua peserta didik memiliki handphone dan masih banyak orang tua sibuk bekerja.Â
Meningkatkan Kemampuan Membaca Nyaring Siswa SD melalui Media Pembelajaran Diorama Lingkungan
Syahid, Sarah Nur Layyinna;
Maula, Luthfi Hamdani;
Nurmeta, Irna Khaleda;
Sulastri, Ati;
Ruslani, Ruslani
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3076
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca nyaring siswa dengan menggunakan media pembelajaran diorama lingkungan di SDN 2 Sagaranten. Metode penelitian yang di gunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus diawali dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi guru dan siswa serta tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran diorama lingkungan dapat meningkatkan kemampuan membaca nyaring siswa di SDN 2 Sagaranten. Hal ini dapat dilihat dari hasil olah data yang diperoleh pada siklus 1, sebanyak 14 siswa dari 28 jumlah seluruh siswa kelas 3 memiliki kemampuan membaca nyaring, sedangkan 14 siswa lainnya belum memiliki kemampuan membaca nyaring, sehingga presentase kemampuan membaca nyaring mencapai 50% dengan nilai rata-rata 69,1. Pada siklus 2 hasil olah data yang diperoleh yaitu 28 siswa dari 28 jumlah keseluruhan siswa memiliki kemampuan membaca nyaring dengan presentase 100% dan nilai rata-rata nya adalah 73.6.
Upaya Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Menggunakan Media Big Book Sukuraga di Sekolah Dasar
Mardiyanti, Lesi;
Maula, Luthfi Hamdani;
Amalia, Arsyi Rizqia;
Heryadi, Dede;
Ramdani, Iqbal
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3227
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses penerapan pembelajaran menggunakan media big book sukuraga dan peningkatan kemampuan membaca pemahaman menggunakan media big book sukuraga di kelas III SDN Cibaregbeg. Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilakukan pada siswa kelas III SDN Cibaregbeg Kabupaten Sukabumi yaitu 17 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan dengan total 35 siswa. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa penggunaan media big book sukuraga dapat meningkatkan pemahaman membaca siswa, yang dibuktikan dengan soal tes pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia sebelum menerapkan media big book sukuraga persentasenya masih rendah, yaitu 20%. Sementara itu, SDN Cibaregbeg mengalami peningkatan yang cukup signifikan di Kelas III setelah diterapkannya media big book sukugara. Pada siklus I persentase siswa 51%, sedangkan pada siklus II hasil belajar siswa meningkat lagi sebesar 83% Â siswa yang tuntas sebanyak 29 dari 35 siswa Kelas III SDN Cibaregbeg. Dengan demikian, pada siklus II pemahaman membaca siswa dianggap berhasil ketika mencapai KKM 70.
Pembelajaran Matematika Selama Masa Pandemi di Sekolah Dasar
Maula, Luthfi Hamdani
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3642
Mata pelajaran matematika adalah pelajaran yang sukar untuk siswa sekolah dasar. dengan pembelajaran daring ini, mata pelajaran matematika menjadi fokus guru terkait hasil belajar mata pelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran mata pelajaran matematika selama pandemic yang berlangsung lebih dari satu tahun ini. Pengumpulan data menggunakan Teknik wawancara dengan dua guru kelas empat sekolah dasar di kota Jakarta dan kota Sukabumi menggunakan whatsapp voice dan google meet. Pembelajaran daring mata pelajaran matematika di awal pandemic berjalan dengan menggunakan whatsapp group dan pemberian video. Lambat laun seiring dengan fasilitas pendukung mulai terpenuhi tatap maya dilakukan secara rutin dua hari selama seminggu. Adapun jadwal tatap maya ini dilaksanakan sesuai kesepakatan antara guru dan siswa terkait fasilitas pendukung. Menurut guru pembelajaran daring secara tatap maya lebih efektif ketimbang pemberian video materi. Hasil penelitian ini mendukung beberapa penelitian sebelumnya terkait hubungan dan efektifitas tatap maya terhadap hasil belajar matematika secara signifikan meningkat.
Peningkatan Kemampuan Berhitung Perkalian melalui Metode Jarimatika pada Siswa Kelas Rendah
Apriani, Rahmi;
Sutisnawati, Astri;
Maula, Luthfi Hamdani
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5429
Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Gunung Jaya dan subjek  dalam penelitian ini sebanyak 29 siswa. Saat mengamati pembelajaran matematika materi perkalian di kelas II, selama proses belajar matematika Guru masih menggunakan konsep matematika yang kurang tepat dan pembelajaran pun menjadi membosankan. Selain itu, guru juga belum memakai metode berhitung yang memudahkan siswa dalam belajar perkalian. Siswa menjadi terbebani ingatannya dalam menghafal perkalian. Siswa terlihat terpaksa sehingga kemampuan berhitung perkalian siswa masih rendah dan pembelajaran dirasa membosankan. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti tertarik menggunakan Jarimatika untuk mengatasi masalah tersebut. Hasil penelitian memperlihatkan proses belajar matematika menggunakan metode Jarimatika mampu menaikkan kemampuan dalam berhitung perkalian siswa kelas II di SD Negeri Gunung Jaya. Berdasarkan pengaruh belajar matematika pada kemampuan berhitung perkalian siswa melalui metode Jarimatika, pada siklus I yaitu mencapai 72,41%, sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan yaitu 82,75. Dengan peningkatan tersebut bisa ditarik kesimpulan, metode Jarimatika berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan berhitung perkalian siswa. Hal ini menunjukkan beberapa poin bahwa penggunaan Jarimatika dapat didorong sebagai metode alternatif guna menaikkan keterampilan siswa dalam menghadapi masalah perkalian berhitung serta membuat pembelajaran jadi lebih menarik memakai berbagai metode.
Penggunaan Media Gambar untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Bahasa Indonesia di Kelas 1 Sekolah Dasar
Masitoh, Imas;
Sutisnawati, Astri;
Maula, Luthfi Hamdani
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5669
Membaca tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Kegiatan membaca sangat diperlukan dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca permulaan menggunakan metode gambar pada siswa kelas 1 SD Negeri Campaka. PTK ini dilaksanakan melalui dua siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas 1 yang berjumlah 10 siswa. Objek penelitiannya adalah proses pembelajaran membaca permulaan. Teknik pengumpulan data yaitu metode prosedural dan sistematis untuk mendapatkan data yang valid. Tekhnik pengumpulan data melalui metode observasi, dokumentasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukan pada prasiklus nilai rata-rata yang diperoleh adalah 66,8, sedangkan yang telah mencapai ketuntasan sebanyak 5 orang peserta didik, sehingga kemampuan belajar siswa pada prasiklus masuk dalam kriteria kurang. Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh adalah 74,5 dan masuk dalam kriteria baik. Siklus II nilai rata-ratanya adalah 83,1, yang telah mencapai ketuntasan sebanyak  9 orang peserta didik dan yang belum tuntas 1 orang, sehingga masuk dalam kriteria sangat baik. Karena telah mencapai KKM yang sudah di tentukan oleh sekolah yaitu 70. Berdasarkan hasil refleksi dan evaluasi dari prasiklus, siklus I, dan siklus II ,Penerapan media gambar ini dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa sehingga tercermin dalam indikator keberhasilan yang telah dicapai.