Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Epistemological Obstacle Siswa SMA pada Materi Turunan Siti Nur Maulidia; Agus Subaidi
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.5242

Abstract

Sebagian besar siswa cenderung menggunakan aturan turunan yang bersifat praktis saat diminta menyelesaikan soal dengan menggunakan definisi turunan secara langsung. Mereka mengalami kesulitan ketika menyelesaikan soal dengan definisi turunan. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan jenis dan penyebab epistemological obstacle yang dialami siswa SMA dalam memahami materi turunan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian yaitu 1 siswa laki-laki dan 1 siswa perempuan yang dipilih dari 27 siswa kelas XI-6 SMA Negeri 3 Sampang. Instrumen pada penelitian yaitu tes epistemological obstacle dan wawancara. Teknik analisis data pada penelitian yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengambilan data dilakukan dengan menganalisis tes epistemological obstacle, selanjutnya mengetahui lebih dalam melalui wawancara kepada 1 subjek laki-laki dan 1 subjek perempuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketiga jenis epistemological obstacle yang terjadi pada siswa meliputi epistemological obstacle konseptual, karena siswa belum mampu mengaitkan konsep turunan dengan gagasan dasar yang berkaitan dengan definisi turunan; epistemological obstacle prosedural, ketika siswa mengalami kesulitan dalam menerapkan langkah-langkah penyelesaian menggunakan definisi turunan secara sistematis dan tepat; epistemological obstacle teknik operasional, yaitu ketika siswa mengalami kesalahan dan ketidaktelitian dalam menyelesaikan soal turunan.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMA PADA MATERI FUNGSI KOMPOSISI DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF REFLEKTIF DAN IMPULSIF Halawatun Nufus Nufus; Chairul Fajar Tafrilyanto; Agus Subaidi; Septi Dariyatul Aini
SIGMA Vol. 11 No. 2 (2026): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa SMA bergaya kognitif reflektif dan impulsif pada materi fungsi komposisi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa tes MFFT, tes kemampuan pemecahan masalah yang terdiri dari satu soal sesuai indikator, dan wawancara semi terstruktur. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, Identifikasi masalah (Mengidentifikasi masalah), Tentukan tujuan (Menentukan tujuan), Jelajahi kemungkinan strategi (Menentukan strategi), Bertindak atas strategi (Melaksanakan strategi), Melihat kembali dan Belajar (Memeriksa kembali dan belajar). Hasil penelitian menunjukkan siswa bergaya kognitif reflektif memenuhi 5 indikator, yaitu Identifikasi masalah (Mengidentifikasi masalah) dengan menyatakan apa yang diketahui soal, Definisikan tujuan (Menentukan tujuan) dengan menyatakan apa yang ditanyakan soal, Jelajahi kemungkinan strategi (Menentukan strategi) dengan menentukan strategi yang akan digunakan dengan tepat, Act on the strategy (Melaksanakan strategi) dengan menjalankan strategi yang dipilih dengan tepat, Look back and Learn (Memeriksa kembali dan belajar) dimana siswa dapat memahami hasil pengerjaanya dan dapat mempelajari dari masalah yang diselesaikan. Siswa bergaya kognitif impulsif hanya memenuhi 3 indikator, yaitu Identifikasi masalah, Tentukan tujuan, Jelajahi kemungkinan strategi, dan tidak memenuhi indikator Bertindak pada strategi serta Lihat kembali dan Pelajari karena melakukan kesalahan perhitungan dan kurang teliti saat memeriksa kembali pengerjaannya
Literasi Matematika Siswa Sekolah Dasar pada Materi Pecahan Ditinjau dari Kemampuan Matematika Agus Subaidi; Aan Hidayat
INTERAKSI : Jurnal Kependidikan Vol. 21 No. 1 (2026): Pembelajaran dan Terapan Matematika
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian ini yaitu kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan literasi matematika siswa Sekolah Dasar ditinjau dari kemampuan matematika dalam menyelesaikan masalah pecahan. Subjek penelitian ialah 3 siswa kelas V SDN Polagan II Pamekasan yang masing-masing berkemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Penelitian diawali dengan pemberian TKM pada siswa kelas V sebagai acuan pemilihan subjek penelitian. Setelah didapat subjek penelitian, selanjutnya pemberian TLM dan wawancara untuk mengetahui literasi matematis siswa dalam menyelesaikan masalah pecahan. Data hasil TLM dan wawancara kemudiaan dicek keabsahannya menggunakan triangulasi waktu. Setelah valid, maka data dianalisis berdasarkan tiga tahap yaitu reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator merumuskan masalah, terdapat aktivitas ketiga subjek menyederhanakan situasi nyata dengan cara mengartikan permasalahan sesuai dengan pemahaman siswa, menentukan cara untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi, dan merumuskan masalah dalam model matematika. Pada indikator menerapkan konsep, terdapat aktivitas subjek berkemampuan matematika tinggi dan sedang dalam merancang strategi untuk menyelesaikan permasalahan yang diberikan. Hanya subjek berkemampuan tinggi yang dapat menerapkan konsep-konsep matematika, fakta, prosedur dan penalaran, serta menyelesaikan masalah dengan tepat. Pada indikator menafsirkan hasil penyelesaian, tidak terdapat aktivitas ketiga subjek dalam menafsirkan hasil akhir pemecahan masalah dengan konteks nyata maupun menyimpulkan hasil penyelesaian masalah yang paling tepat.
Pelatihan Strategi Pengembangan Perpustakaan Sekolah Tingkatan Menengah Se-Kecamatan Tlanakan Agus Subaidi; Moh Zayyadi
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 1 (2018): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.911 KB) | DOI: 10.21067/jpm.v3i1.2722

Abstract

The library is part of school facilities that must be managed properly. But in reality, in the field there are still many school libraries that are still not good in the management system such as reading room arrangement that is not comfortable, books that are not labeled so that it is difficult for readers to look for it, it is difficult to know the availability of books (administrative services using manuals) and there are still many librarians who Not yet qualified in their fields, there are even librarians who are not purely library subjects, so there is a need for training and education for librarians and providers in the school library. We see the need for library development in several schools in Tlanakan sub-district. Because it can increase interest in visiting and reading students. So that the target in achieving is the increase of librarian's knowledge and ability in managing the school library properly so that the library becomes a maximum means of supporting student learning. The findings of this activity are the participants responded well. They get a lot of previously unknown knowledge about library management and are motivated to develop libraries in their schools and plan to follow other trainings that support their knowledge in managing the library.
Pelatihan Blended Learning bagi Guru di Lingkungan Madrasah Tsanawiyah Negeri Sumber Bungur Agus Subaidi; Moh Zayyadi; Sri Indriati Hasanah; Durroh Halim
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2019): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.98 KB) | DOI: 10.21067/jpm.v4i2.3699

Abstract

Not all teachers in Madrasah Tsanawiyah (MTs)’s public of Sumber Bungur have the ability to adapt to Information and Communication of Technology(ICT) development. Especially in the management of technology-based applications.Whereas with the rapid development of technology, teachers ' knowledge of technology must be mastered in order to support success in learning. The goal of this devotion is to introduce blended learning and motivate teachers to apply technology in learning.The participants of the devotion are representatives of the teacher teachers in the subjects at MTs Sumber Bunga as many as 14 people. Before the devotion carried out the participants were given Pretests aims to know the initial knowledge of participants related to the model of learning, utilization of ICT and blended learning, the result teachers are less utilizing ICT in learning and yet Know about blended learning. Whilethe results of the dedication gained data that the participants experienced an increase in knowledge about blended learning. Participants can also utilize the app Edmodo and quiz creator that supports teachers to apply blended learning. The poll stated that participants responded well to the implementation of devotion. They want to apply blended learning in learning after knowing its usefulness.