Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Kesehatan Reproduksi

DETERMINAN KEJADIAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD KOJA, JAKARTA UTARA Thresya Febrianti; Nasro Abdullahi Omar; Mizna Sabilla; Rusman Efendi; Arum Ariasih
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 13 No 2 (2022): JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI VOLUME 13 NOMOR 2 TAHUN 2022
Publisher : IAKMI South Tangerang Branch

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58185/jkr.v13i2.43

Abstract

Abstract Background: Globally, it is estimated that 15–20% of all births, or >20 million newborns annually, are low birth weight infants. Low- and middle-income countries account for a disproportionate burden of LBW. Objective: The aim of this study was to determine the associated risk factors of LBW in Koja Hospital Method: This study used a cross-sectional study. The sample consisted of 233 respondents from 4,169 total population of mothers giving birth at the Koja Regional General Hospital in 2019. The dependent variable was LBW and the independent variables were anemia, chronic energy deficiency (CED), maternal age, and pregnancy distance. The sampling technique was systematic random sampling. Data analysis used a Chi-Square Test. Result: The prevalence was 48.1% for LBW. The factors associated with LBW in Koja Hospital were age and CED (p value= 0.009 and 0.001). Anemia and pregnancy spacing was no significant relationship with LBW in Koja Hospital (p value=0.308 and 0.544). Conclusion: There was a significant relationship between CED and the age of maternal and LBW in Koja Hospital. Mothers who experience CED during pregnancy can improve and maintain nutritional intake and increase the amount of consumption, especially to consume of energy-containing foods.  Keywords: LBW, age of maternal, chronic energy deficiency, anemia.
The PENGARUH KONSELING TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG GIZI DAN KEAMANAN PANGAN PADA IBU HAMIL Rusman Efendi; Norhasanah Norhasanah; Siti Aisyah Solechah; Nany Suryani
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 14 No 1 (2023): JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI VOLUME 14 NOMOR 1 TAHUN 2023
Publisher : IAKMI South Tangerang Branch

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58185/jkr.v14i1.80

Abstract

Abstract Background: Pregnant women are a nutritionally vulnerable group that requires adequate nutrition for the health of the mother and fetus. Efforts to increase the knowledge and attitudes of pregnant women about nutrition and food safety can be done through counselling. Objective: This study aims to find out the effectiveness of counselling to increase the knowledge and attitudes of pregnant women regarding nutrition and food safety. Method: The research method used was quasi-experimental. The sample is pregnant women in the Landasan Ulin area, Banjarbaru with as many as 30 respondents. The research was conducted from March to December 2022. Data was collected by interview using a questionnaire. Variable measurements were carried out before and after counselling. Data were analyzed statistically by t test, at significance α=0.05. Result: There are significant differences in the value of knowledge and attitude values before and after counselling. A significant increase in knowledge was found on 4 knowledge items, namely about a balanced menu, sources of vitamins, separating raw and cooked equipment, and substitute foods. Over all there is an increase in the value of the attitude before and after counselling. Conclusion: There are significant differences in knowledge and attitudes about nutrition and food safety before and after counselling which shows a positive effect on pregnant women. Keywords: Counselling, Knowledge, Attitudes, Nutrition, Food Safety   Abstrak Latar belakang: Ibu hamil merupakan kelompok rawan gizi yang memerlukan gizi cukup untuk kesehatan ibu dan janinnya. Upaya peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang gizi dan keamanan pangan salah satunya dapat dilakukan dengan konseling. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas konseling terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang gizi dan keamanan pangan. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen, dengan desian one group pre-test and post-test. Sampel adalah ibu hamil di wilayah Landasan Ulin, Banjarbaru sebanyak 30 responden. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret – Desember 2022. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner. pengukuran pengetahuan dan sikap dilakukan 2 kali yaitu sebelum dan sesudah konseling dengan rentang waktu 10 hari. Data dianalisis secara statistik dengan uji t berpasangan (paired t-test), pada kemaknaan α=0.05. Hasil: Terdapat perbedaan signifikan nilai pengetahuan sebelum dan sesudah konseling (nilai p=0,001). Terdapat perbedaan signifikan nilai sikap sebelum dan sesudah konseling (nilai p=0,000). Ditemukan peningkatan pengetahuan secara signifikan pada 4 item pengetahuan yaitu tentang menu seimbang, sumber vitamin, memisahkan peralatan mentah dan matang, dan makanan pengganti. Secara keseluruhan terdapat peningkatan nilai sikap dari sebelum dan sesudah konseling. Kesimpulan: Terdapat perbedaan signifikan pengetahuan dan sikap tentang gizi dan keamanan pangan sebelum dan sesudah dilakukan konseling yang menunjukan pengaruh positif pada ibu hamil. Petugas kesehatan disarankan memberikan konseling rutin dengan beragam media yang mudah dipahami. Kata kunci: Konseling, Pengetahuan, Sikap, Gizi, Keamanan Pangan